
Dukung terus karya author supaya lebih semangat untuk menulis cerita ini, jangan lupa follow dan kasih bintang lima. Terimakasih#.
Setelah Dimas mengantarkan barang ke toko pakaian milik Tante Fany, lalu Dimas kembali ke pangkalan ojek sambil menunggu untuk menjemput Fitri, Dimas duduk dan mengobrol bersama teman ojeknya.
"Bang tuh ada Ibu yang mau naik ojek?" Dimas berkata sambil menunjuk ke arah Ibu yang sedang mendekati pangkalan ojek.
"Giliran kamu mas, kami sudah narik dua kali sedangkan kamu belum?" Ucap temannya Dimas dan menyuruh untuk mengantarkan Ibu tersebut.
"Baiklah, aku permisi dulu?" Balas Dimas lalu pamit pada teman-temannya.
Dimas mendekati Ibu yang mau naik ojek tersebut "ayo Bu mau diantar kemana?" Dimas bertanya kepada Ibu tersebut.
"Anterin Ibu ke pasar yah?" Jawab Ibu tersebut sambil tersenyum kepada Dimas.
"Ayo naik Bu, pelan-pelan dan pegangan yang erat, ini helmnya di pakai dulu?" Dimas menyuruh Ibu itu untuk naik dan menggunakan helm tersebut.
Mereka lalu menuju ke pasar dengan mengendarai sepeda motor, sesampainya di pasar lalu Dimas menepikan motornya dan berhenti di tempat parkir, "sudah sampai Bu?" Ucap Dimas sambil tersenyum kepada Ibu tersebut.
"Makasih nak, ini ongkosnya?" Balas Ibu itu lalu memberikan uang untuk ongkos ojek.
__ADS_1
"Makasih Bu, hati-hati?" Dimas lalu menjalankan motornya menuju ke kampus untuk menjemput Fitri.
Didalam kelas, Fitri sedang membereskan buku-bukunya dan melihat Lala berjalan sambil bergandengan tangan dengan Evan "oh sekarang mereka berdua sudah jadian? Pantas saja aku dicuekin?" Gumam Fitri yang sedang menata bukunya kedalam tas.
"Ayo pulang?" Ucap Zaky dari belakang Fitri.
"Iya Zak, ini lagi beresin buku dulu" balas Fitri kepada Zaky.
"Ya udah gue duluan" Zaky lalu berjalan keluar dari kelasnya.
Setelah Fitri selesai membereskan bukunya lalu bergegas keluar dari kelasnya menuju dimana Dimas yang sudah menunggu dirinya.
"Iya mas" jawab Fitri sambil tersenyum kepada Dimas.
"Pak kami permisi dulu?" Pamit Dimas kepada Pak satpam.
"Iya mas hati-hati" jawab Pak satpam tersebut.
Mereka berdua lalu meninggalkan kampus tersebut dan melaju ke jalan raya, Fitri memegang pinggangnya Dimas sambil menyandarkan kepalanya di punggung lelaki itu.
__ADS_1
"Mau makan gak? Apa langsung pulang aja?" Dimas bertanya kepada Fitri sambil menoleh sebentar kearah Fitri.
"Langsung pulang aja mas, nanti makan dirumah aja ya?" Balas Fitri dan mengajak Dimas untuk makan dirumahnya.
"Oke" jawab Dimas singkat sambil memandangi jalan raya.
Sesampainya dirumah Fitri lalu mengajak Dimas untuk makan bersama, Fitri menyuruh Dimas untuk duduk, lalu Fitri mengambil nasi dan lauknya "ayo dimakan, kalau kurang bisa nambah lagi mas?" Ucap Fitri sambil memberikan piring yang berisi makanan tersebut.
"Segini aja cukup bikin perutku kenyang Fit" balas Dimas lalu menyuapkan makanan tersebut kedalam mulutnya.
Setelah Fitri mengambilkan nasi untuk Dimas lalu mengambil lagi buat dirinya sendiri, mereka berdua menikmati makanan tersebut sambil sesekali mengobrol.
"Mas, satu minggu lagi aku wisuda, kamu datang yah?" Ucap Fitri di sela-sela makannya sambil tersenyum melirik Dimas.
"Oke aku akan datang" jawab Dimas sambil memandang wajah Fitri. "Setelah wisuda kamu punya rencana mau ngelamar kerja dimana Fit?". Ucap Dimas menanyakan rencana Fitri setelah wisuda.
"Belum tau mas" jawab Fitri sambil melirik Dimas.
*Bersambung*
__ADS_1