
Setelah hari sudah siang, anak-anak sekolah mulai keluar dari kelasnya, Farhan berjalan dengan teman-temannya lalu ia menunggu nenek untuk menjemputnya, Farhan berdiri di samping gerbang sekolah, ''Nenek kok belum datang?'' ucap Farhan pada dirinya sendiri sambil memainkan jari-jarinya.
''Farhan kamu belum pulang?'' tanya Evan kepada Farhan.
''Belum om nunggu nenek datang?'' balas Farhan sambil menoleh kearah Evan.
''Ini buat kamu sambil nunggu nenek datang?'' ucap Evan sambil memberikan batagor kepada Farhan.
''Makasih om'' balas Farhan sambil tersenyum kepada Evan.
Tak lama kemudian Bu Reni datang menghampiri Farhan dan mengajaknya pulang, Evan terkejut melihat Bu Reni, ''kenapa Bu Lina kesini?'' gumam Evan dalam hatinya, untung saja Bu Lina tidak melihat ke arah Evan, setelah Bu Lina pergi bersama Farhan ia pun segera membereskan dagangannya dan kembali pulang ke rumah kontrakan.
Hari semakin sore, Lala sudah sampai di depan rumahnya, ia langsung bergegas masuk kedalam kamar untuk menemui anaknya, ia tersenyum melihat anaknya sudah rapih dan sedang bermain dengan neneknya, ''hai sayang?'' ucap Lala sambil tersenyum kepada anaknya.
''Mah tadi farhan di kasih batagor?'' ucap Farhan sambil menunjukkan sisa batagor yang sudah dimakannya barusan.
''Di kasih sama siapa sayang? kamu jangan suka menerima pemberian orang yang tidak di kenal yah?'' balas Lala menasehati anaknya.
''Iya Mah, tapi om itu baik kok sama Farhan'' sahut Farhan sambil tersenyum kepada Mamahnya.
''Lain kali kalau di kasih sama orang yang tidak kita kenal, kamu jangan mau yah sayang?'' ucap Lala lagi menasehati Farhan sambil mengelus rambut anaknya tersebut.
__ADS_1
''Iya Mah'' balas Farhan sambil bermain sendiri.
Lala berjalan kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya sedangkan Farhan bersama dengan neneknya, setelah Lala selesai lalu ia menemui anaknya dan bermain bersama-sama.
Jauh dari rumah itu Fitri sedang menyiapkan makan malam untuk keluarganya, ia memanggil suaminya untuk makan malam bersama, ''mas ayo kita makan?!'' ucap Fitri kepada suaminya.
''Iya sayang'' jawab Dimas sambil berjalan menghampiri istrinya yang sudah menunggu dari tadi.
Mereka lalu menyantap makanan tersebut menikmati hidangan yang sudah dibuat oleh Fitri dan Ibunya, sambil mengobrol mereka terus menyantap makanan tersebut, ''mas besok kita main ke rumah Mamah ya?'' ucap Fitri mengajak suaminya untuk berkunjung ke rumah mertua atau orang tuanya Dimas.
''Iya sayang besok kita kesana?'' balas Dimas sambil tersenyum kepada istrinya tersebut.
Pagi hari menyambut Fitri dan Dimas yang sedang bersiap-siap menuju kerumah Mamah Maryam, Fitri membawa oleh-oleh untuk mertuanya tersebut, setelah semuanya beres mereka melaju dengan mobilnya menembus padatnya lalu lintas di pagi itu, tak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai dirumah tersebut.
Mereka berdua keluar dari mobil dan berjalan masuk yang disambut hangat oleh Mamah Maryam, ''halo sayang, Mamah kangen sama kalian, ayo masuk?'' ucap Mamah Maryam dan menyuruh mereka untuk masuk, Fitri dan Dimas pun masuk kedalam, mereka duduk di ruang tengah.
''Ini Mah aku bawa oleh-oleh buat Mamah?'' ucap Fitri sambil memberikan oleh-oleh tersebut kepada Mamah Maryam.
''Terima kasih sayang'' balas Mamah Maryam sambil tersenyum kepada menantunya tersebut, ''Bi Romlah ayo kesini?!'' Mamah Maryam memanggil asisten rumah tangganya.
''Iya Nyonya'' sahut Bi Romlah dan berjalan menghampiri mereka.
__ADS_1
''Kamu bawa ini kedapur dan buatkan minuman untuk mereka?'' ucap Mamah Maryam menyuruh asisten tersebut.
''Baik Nyonya'' balas Bi Romlah dan membawa oleh-oleh tersebut kedapur.
''Gimana kabar Ibu kamu sayang?'' Mamah Maryam bertanya kabar Ibunya Fitri.
''Ibu baik-baik saja Mah, beliau titip salam buat Mamah?'' jawab Fitri dan tersenyum kepada mertuanya tersebut.
''Papah mana Mah?'' tanya Dimas kepada Mamah nya.
''Papah sedang keluar kota, apa kamu tidak di kasih tau?'' jawab Mamah Maryam kepada anaknya tersebut.
''Kami baru pulang dari Bali Mah, kemarin kami bulan madu disana?'' balas Dimas memberitahu kepada Mamah nya tentang bulan madu mereka berdua.
''Baguslah kalau kalian sudah bulan madu, biar cepat kasih Mamah cucu?'' ucap Mamah Maryam sambil membelai rambut Fitri.
''Iya Mah semoga secepatnya kami bisa kasih Mamah cucu'' sahut Fitri sambil tersenyum kepada Mamah Maryam dan melirik kearah Dimas.
''Kalian menginap saja disini, biar Mamah gak kesepian?'' ucap Mamah Maryam menyuruh mereka berdua untuk menginap di rumahnya.
*Bersambung*
__ADS_1