Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Bercanda


__ADS_3

Telah terbit novel terbaru ; ''Perjuangan wanita penghibur'' dan ''Lobang kenikmatan'', terima kasih atas dukungannya semoga karya author semakin berkembang#.


Tante Fany mengobrol bersama Zaky di dalam kamarnya sambil rebahan, Zaky membelai pipinya Tante Fany dengan lembut, Tante Fany juga mengelus dada milik Zaky sambil perlahan membuka kancing baju lelaki itu, Zaky mengusap-usap bibir Tante Fany dengan jempolnya dan tangan yang satunya mengelus dada wanita itu dengan lembut, ''Tante semakin hari tambah cantik aja?'' ucap Zaky sambil jempolnya mengusap-usap bibir wanita itu.


''Masa sih sayang?'' jawab Tante Fany sambil tersenyum dan tangannya masih mengelus-elus dada lelaki itu.


''Bener tan, aku gak bohong?'' balas Zaky sambil mendekatkan wajahnya.


Zaky memandangi wajah Tante Fany dengan penuh gairah, berlahan bibirnya mendekat ke bibir wanita itu lalu menciumnya dengan penuh kehangatan, Tante Fany sedikit menjulurkan lidahnya sambil membuka mulut, lidah Zaky bermain dengan lidah Tante Fany membasahi kedua bibir tersebut, Zaky memegang tengkuk leher wanita itu untuk memperdalam ciuman mereka.


Salah satu kaki Tante Fany diangkat dan di sampirkan di pinggangnya lelaki itu, Zaky terus menelusuri setiap sudut bibir manis wanita itu dengan lidahnya, kehangatan yang mereka rasakan membuat keduanya semakin memanas.


Sedangkan Dimas bersama dengan Fitri sedang membeli nasi goreng di pinggir jalan, ''mau makan di sini atau di bawa pulang aja sayang?'' tanya Fitri kepada Dimas.

__ADS_1


''Terserah kamu saja?'' jawab Dimas sambil tersenyum kepada Fitri.


''Ya udah di bungkus aja bang?'' ucap Fitri kepada penjual nasi goreng itu.


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan mereka sudah selesai di masak oleh penjual tersebut, penjual tersebut membungkusnya dengan rapi lalu memberikan kepada Fitri, ''ini Non nasinya? lima puluh ribu aja?'' ucap penjual tersebut sambil menyodorkan bungkusan itu kepada Fitri.


''Makasih bang, ini uangnya?'' jawab Fitri kepada penjual itu sambil menerima bungkusan tersebut.


''Sama-sama Non'' balas penjual itu kepada Fitri sambil tersenyum ramah.


Fitri berjalan ke dapur dan menyiapkan nasi goreng yang sudah di belinya ke dalam piring, Fitri kembali menemui Dimas sambil membawa makanan tersebut lalu menaruhnya di meja, ''sebentar yah mas, aku ambil minuman dulu?'' ucap Fitri setelah menaruh nasi goreng itu ke meja dan kembali ke dapur untuk mengambil minuman.


''Ayo mas kita makan?'' ucap Fitri setelah kembali mengambil minuman dari dapur dan duduk di sampingnya Dimas.

__ADS_1


Mereka berdua menyantap nasi goreng itu dengan lahap, sedangkan Ibunya Fitri sudah tertidur karena lelah seharian mengurusi rumah dan pekerjaanya. selesai makan Fitri membereskan meja itu dan kembali duduk di sampingnya Dimas, mereka mengobrol sambil bercanda tawa.


''Kamu nakal sih mas? kenapa cium aku tanpa permisi?'' ucap Fitri sambil pura-pura cemberut kepada Dimas.


''Ya udah kamu cium aku aja kalau kamu marah, hehehe..'' balas Dimas menjahili Fitri.


''Ih kamu nyebelin..nyebelin..nyebelin..'' ucap Fitri sambil memukul -mukul dada Dimas dengan pelan.


''Kalau kamu marah semakin cantik sayang, hehehe..'' balas Dimas lagi sambil tersenyum cengengesan menggoda Fitri.


Dimas lalu memeluk tubuh Fitri dengan penuh kehangatan, ''maaf yah kalau tadi aku cium kamu tanpa permisi?'' ucap Dimas sambil membelai rambutnya Fitri dengan lembut penuh kasih sayang.


''Iya aku sudah maafin kamu mas'' jawab Fitri yang masih ada di dalam pelukannya Dimas sambil memegang tangan lelaki itu dengan mesra.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2