Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Hamil


__ADS_3

Keesokan harinya Dimas mengajak istrinya pergi ke dokter, Dimas duduk sambil menunggu istrinya yang sedang di periksa oleh dokter kandungan, tak lama kemudian Fitri datang menghampri, mereka berdua duduk di depan meja dokter tersebut.


''Selamat ya Bu? anda positif hamil dan usia kandungan Ibu sudah berjalan dua bulan?'' ucap Dokter tersebut sambil meresepkan obat dan vitamin untuk Fitri.


Fitri dan Dimas sangat senang mendengar berita tersebut, setelah menebus obat, mereka kembali kerumah dengan mengendarai mobil, ''mas nanti kita mampir beli buah-buahan?'' Fitri menyuruh suaminya untuk membeli buah-buahan yang segar.


Mereka kembali melanjutkan untuk pulang kerumah setelah membeli buah-buahan tersebut, Fitri segera bergegas menghampiri Ibunya yang sedang menonton film, ''Bu..Ibu..aku hamil Bu?!'' Fitri sangat kegirangan dan memeluk Ibunya.


''Syukurlah, kamu harus menjaga kandungan kamu dan jangan bekerja terlalu berat ya sayang?'' balas Bu Lina sambil mengelus punggung anaknya tersebut dan memberi nasehat kepadanya.


''Iya Bu? aku sangat senang sekali karena aku hamil Bu?'' sahut Fitri sambil tersenyum senang.


Sedangkan Dimas menelepon Mamahnya untuk memberi kabar tentang kehamilan istrinya tersebut.


''(Halo Mah?)'' sapa Dimas di sambungan telepon tersebut.


''(Iya sayang ada apa?)'' jawab Mama Mayang di seberang telepon


''(Mah Fitri hamil, sudah berjalan dua bulan)'' balas Dimas sambil tersenyum senang.

__ADS_1


''(Syukurlah, oke Mamah akan kesana sekarang?)'' sahut Mamah Mayang kepada anaknya tersebut.


Mereka pun mengakhiri sambungan telepon tersebut, Dimas berjalan menghampiri istri dan mertuanya di ruang tengah, mereka mengobrol seputar tentang kehamilan.


Mereka semua sangat senang dengan kehamilan Fitri, Dimas sangat bersyukur karena dirinya sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah, Mamah Mayang sedang dalam perjalanan menuju ke rumah Bu Lina, ia pun turut senang karena menantunya sedang hamil.


Di sekolahan anak-anak baru keluar dari kelasnya karena sudah waktunya jam istirahat, Evan celingak celinguk mencari keberadaan Farhan, tak lama kemudian Evan melihat Farhan sedang berjalan dengan teman-temannya hendak membeli jajanan.


''Farhan! kesini?'' Evan memanggil Farhan yang sedang berjalan sambil melambaikan tangannya.


Farhan pun datang menghampiri Evan ''iya om ada apa?'' tanya Farhan kepada Evan, ''ayo ikut? om mau kasih sesuatu buat kamu?'' Evan mengajak Farhan menuju ke dagangannya, ''ini buat kamu?!'' Evan memberikan sebuah kado yang berisi mainan anak-anak kepada Farhan.


''Nanti saja? membukanya kalau kamu sudah di rumah'' balas Evan sambil mengelus rambut Farhan, ''kamu mau batagor?'' Evan bertanya kepada Farhan.


Farhan hanya menganggukkan kepalanya, Evan pun membuatkan batagor yang lumayan banyak untuk Farhan, ''ini untuk kamu? kalau tidak habis kamu bisa bagikan kepada teman-temanmu yah?'' ucap Evan sambil memberikan batagor tersebut kepada Farhan.


''Makasih om'' ucap Farhan berterima kasih kepada Evan.


''Iya sama-sama, apa Ibu kamu akan menjemput lagi?'' jawab Evan dan bertanya kepada anak itu.

__ADS_1


''Gak tau om, kalau Mamah pulang cepat pasti akan menjemput aku?'' balas Farhan dan tersenyum kepada Evan.


''Ya sudah dimakan dulu batagornya bersama teman-teman kamu?'' Evan menyuruh Farhan kembali bersama teman-temannya.


''Iya om, makasih ya'' balas Farhan lalu berjalan menghampiri teman-temannya.


Evan tersenyum melihat kepergian Farhan, ia sangat yakin kalau Farhan adalah anaknya, ''kamu sekarang sudah besar nak? maafkan Ayah yang selama ini tidak mengurusi kamu?'' ucap Evan dengan sedih dan menyalahkan dirinya sendiri.


Sedangkan dirumah Bu Lina sudah kedatangan besan, Mamah Maryam menemui Fitri dan memeluknya, Fitri pun sangat senang karena Mamah mertuanya sangat menyayangi dirinya, ''jaga kandungan kamu ya sayang biar sehat terus?'' ucap Mamah Maryam sambil membelai rambut menantunya itu.


''Iya Mah, makasih ya sudah datang ke sini'' balas Fitri dan tersenyum kepada mertuanya tersebut.


''Mamah bawakan kamu buah-buahan nih? kamu makan ya sayang, biar kandungan kamu tetap sehat?'' Mamah Maryam memberikan buah-buahan tersebut kepada Fitri.


''Iya Mah makasih sudah repot-repot membawakan buah-buahan untuk aku?'' balas Fitri sambil tersenyum manis.


Mereka semua saling mengobrol dan bercanda ria seputar kehamilan.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2