Godaan Teman Dan Ibu Kos

Godaan Teman Dan Ibu Kos
Penolong


__ADS_3

Evan meringis menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, karena sudah di serang habis-habisan oleh kelompok Yogi, tapi Evan bangkit lagi dan bersiap menghadapi mereka walaupun keadaan dirinya sudah babak belur.


"Wushh, wushh, bughh, bughh, bughhh, bughh, bughh, sreeet plak, dugghhh, bughh, bughh" satu persatu dari kelompok Yogi terjatuh ke tanah. Yogi menoleh dan melihat ada pemuda yang sudah membuat kelompoknya terjatuh.


"Siapa lu?!, Jangan ikut campur urusan gue?!." Yogi bertanya sambil membentak pemuda tersebut.


"Lu gak usah tau nama gue, lu pikirkan nasibmu sendiri?" Jawaban dari pemuda tersebut.


"Gue gak punya urusan sama lu!?, Kenapa lu ikut campur, hah!?." Yogi masih penasaran dengan pemuda tersebut.


"Dimana ada kejahatan disitu gue akan datang!, lihat teman-teman lu sudah tepar semua, kini giliran lu harus gue hajar biar tepar!" Pemuda itu langsung melompat dan melayangkan tinjunya kearah wajah Yogi "wushh, bughh, bughh, plak, dugghhh " Yogi langsung terjatuh dan pingsan.


Pemuda itu lalu mendekati Evan yang sudah babak belur dan membantu untuk berdiri, dan menyuruh Fitri untuk menghubungi keluarganya.

__ADS_1


"Kamu hubungi keluarganya? Atau kamu bawa temanmu ke rumah sakit. Aku pergi dulu." Lalu pemuda itu berjalan meninggalkan mereka berdua.


Fitri lalu menghubungi Lala dan Zaky untuk membantunya membawa ke rumah sakit. Setelah Lala dan Zaky datang lalu membawa Evan ke rumah sakit, tak butuh lama akhirnya mereka semua sampai di rumah sakit dan membawa Evan masuk untuk diperiksa oleh dokter. Mereka duduk sambil menunggu dokter yang sedang menangani Evan.


"Ceritanya gimana Fit? Kok sampai babak belur gitu?". Lala menanyakan tentang kejadian yang telah terjadi pada mereka berdua.


Fitri menceritakan semua kejadian yang telah menimpa dirinya dan Evan, Lala dan Zaky hanya manggut-manggut mendengarkan cerita dari Fitri, air mata Fitri jatuh ke pipinya, lalu Lala memeluk tubuh Fitri dan menenangkannya.


"Aku gak kenal dan gak tau siapa dia, dirinya datang secara tiba-tiba dan mengalahkan Yogi bersama kelompoknya" Fitri menjelaskan kalau ia tidak mengenal orang tersebut.


Dokter keluar dari ruangan IGD, Fitri langsung menanyakan keadaan Evan "gimana keadaannya Dok?."


"Sekarang pasien belum sadar mungkin satu jam lagi akan siuman" ucap Dokter tersebut

__ADS_1


"Apa kita bisa menemuinya Dok?" Tanya Lala kepada Dokter tersebut


"Boleh asal jangan berisik, biarkan dia istirahat dulu, saya permisi" ucap Dokter tersebut lalu pergi meninggalkan mereka semua. Fitri dan yang lain lalu masuk ke kamar rawat dimana Evan masih berbaring belum sadarkan diri.


Satu jam kemudian akhirnya Evan mulai membuka matanya dan dilihatnya Fitri dan yang lain. Evan hendak duduk tapi ditahan oleh Fitri "sudah kamu istirahat aja, jangan banyak bergerak"


"Fit, tolong hubungi Tanteku? Nomernya ada di handphone" ucap Evan lalu melirik ke handphone miliknya.


Fitri lalu menghubungi Tante Fany dan mengabarkan kalau Evan sedang rawat di rumah sakit. Tante Fany lalu bergegas menuju ke rumah sakit untuk menjenguk Evan yang sedang di rawat.


Zaky dan Lala membeli cemilan dan minuman untuk mereka dan kembali ke ruang rawat. Fitri masih duduk di kursi samping Evan. Lala dan Zaky lalu masuk dan memberi minum kepada Evan. Mereka semua mengobrol dengan santai sambil menunggu Tante Fany datang.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2