
sesuai janji temunya Alvian dengan orang yang meneleponnya tadi siang ,kini dia dan ketiga temannya sedang berada di cafe pinggiran jalan
suasana di cafe cukup rame apalagi ditemani alunan lagu pop Indonesia.
" hei bro sudah lama ? " tanya Edward yang baru tiba .
" nggak lah paling baru 5menitan gitu , sama siapa kesininya ?" tanya Alvian .
" sendirian, kenapa ?"jawab Edward
"nggak lah tanya doang , kirain bawa ibu negara" ledek Alvian
" sialan Lu , mana bisa , semenjak hamil dia tuh bawaan malas kemana-mana "
" waduh isi lagi bini Lu !, emang top cer juga lu " seru Gilang.
" anak keberapa tuh " timpal Gilang.
" anak ke 3 , mudah-mudahan saja cewek " ucapnya.
" syukuri saja , jika tuhan memberikan anak laki-laki ya sudah terima aja , 1tahun kemudian cetak lagi ,dan kalau dapat anak laki-laki ya sudah gitu lagi " usul David
" lu kira bini gue percetakan anak " dumel Edward.
" oh ya bro ini gue mau ngasih ini ke kalian. gue harap kalian harus datang ya " Alvian membagikan kartu undangan ke tiga temannya.
" wah akhirnya lu nyusul , oh ya dengar-dengar calon lu singel parents ?" tanya Gilang
" iya , janda beranak 1 " jawab Alvian
" wahh gilak , gak dapat gadis janda pun jadi , bravo bro " Gilang menepuk-nepuk bahu Alvian.
" jadi lu kapan undang kita ke pernikahan lu " tanya Gilang pada David.
" segera " jawab David
********
" hallo , iya.. kenapa Van ? " tanya chesa pada Vania
.........
" belum ,hmm boleh deh kalau begitu aku siap-siap dulu ya ."
.......
" oke , bye " .
chesa mendapat telepon dari Vania , adiknya Alvian memintanya untuk menemani mencari hadiah untuk seseorang.
setelah selesai berbelanja Vania mengajak chesa untuk makan terlebih dahulu ,lalu setelah itu baru mengantarnya pulang.
" kakak mau pesan apa ?" tanya Vania yang sedang melihat menu.
" aku mau pesan steak dan minumnya jus jeruk saja." jawab chesa.
Vania pun memanggil pelayan cafe dan menyebutkan makanan yang mereka pesan juga minuman.
" kak, sebentar ya aku kesana dulu " ucap Vania
Vania yang tadi memicingkan matanya dari kejauhan dia seperti mengenal keempat lelaki yang sedang duduk di pojokan.
karena suara tawa mereka membuat Vania beralih melihat mereka .
" Abang " panggil Vania pada Alvian.
" Vania , kamu sama siapa kesini ?" tanya Alvian.
" tuh , hei sayang ," sapa vania pada David .
David dan Vania adalah sepasang kekasih , awalnya Alvian begitu membentang hubungan vania pada David .
dikarenakan David seorang playboy dan setiap malam David selalu Nongkrong di club' malam bersama Edward dan Gilang.
namun sejak David jatuh cinta pada Vania ,dan dia juga menunjukkan ke Alvian terutama kedua orangtuanya Alvian bahwa dia sudah berubah dan dia juga serius dengan. Vania.
kembali ke cerita tadi.
setelah Vania menunjukkan dengan siapa dia datang , seulas senyuman muncul di bibirnya Alvian.
rasanya dia begitu merindukan chesa ,pada hal baru tadi sore mereka bertemu namun sekarang dia merindukan chesa lagi.
chess yang tidak tahu kalau Alvian sudah berdiri dibelakangnya pun berjalan mendekat.
" hei, lagi apa ches " sapanya.
" kak Alvian kok bisa disini ?" tanya chesa
" td lagi kasih mereka undangan sekalian nongkrong , kamu sudah makan " Alvian menggenggam tangan chesa
" lagi pesan, kakak sudah makan ?" tanya balik chesa.
" sudah tadi bareng mereka " Alvian menunjuk ke temannya.
" woii main solo ya , sini barengan duduknya " teriak gilang.
" yuk gabung sama mereka , sekalian mau aku kenalin "
chesa menganggukkan kepalanya , Alvian pun mengajaknya untuk duduk bergabung bersama teman-temannya.
chesa duduk bersebelahan dengan Alvian juga Vania
Alvian pun memperkenalkan chesa pada temannya
dan mereka menyambutnya dengan hangat.
lalu pesanan Vania dan chesa pun datang.
__ADS_1
"ya sudah kalau begitu gue pamit pulang dulu ya and thanks ya Al buat traktirannya" Edward pamit pulang.
" kalau gitu gue juga pamit ya semuanya" Gilang pun undur diri.
" oke , jangan lupa ya kalian harus hadir " pesan Alvian.
" dek nanti kamu pulangnya sama aku aja. chesa nanti pulangnya sama Abang " ucap David yang sudah berdiri
" ya sudah kalau begitu , hati-hati dijalan ya bang bye kak chesa " Vania melambaikan tangannya.
*****
" kak ga singgah ?" tanya chesa ?
" nggak dulu ,aku mau cepat-cepat pulang dan istirahat , hari ini capek banget , besok aku juga kerja ." jelas Alvian
" ya sudah kalau begitu hati-hati dijalan kak" pesan chesa .
sebenarnya chesa berharap Alvian mau singgah ke apartemennya dan ia akan menanyakan siapa perempuan yang tadi siang merangkulnya.
tapi karena Alvian mengatakan hari ingin cepat-cepat pulang ia pun tidak dapat berbuat apa-apa.
pertemuan mereka yang semalam adalah pertemuan yang terakhirnya karena berdasarkan tradisi dari keluarga Alvian.
seminggu sebelum hari pernikahan tidak boleh bertemu dan tidak di perbolehkan keluyuran.
hari-hari mereka lalui dengan memberi kabar dari telepon atau Videocall.
apalagi chesa tidak diperbolehkan kemana-mana ,Naum hari ini dia tidak suntuk didalam apartemen dikarenakan kedua orangtuanya , beserta adiknya dan juga putranya datang hari ini.
karena pernikahannya dengan Alvian adalah hari esok.
suasana dalam apartemen juga ramai hari ini.
dan hari H nya pun tiba, disebuah ruangan seorang perempuan berdiri sedang menatap keluar jendela sedang melamun memikirkan bagaimana nanti kisah rumah tangganya.
dalam hati ia berharap besar semoga rumah tangganya kali ini dijauhkan dari hal-hal buruk.
tokk..tokk....
" masuk " jawab chesa
" wah anaknya mama cantik sekali , kamu kenapa sayang ?" tanya mama Meira
" tidak apa-apa ma , " chess menundukkan kepala.
mama Meira mengangkat dagunya chesa , ternyata air mata chesa telah mengalir membasahi di pipinya yang semu merah karena make up .
" hei kenapa sayang ? bilang sama mama " ujar mama sambil memeluk chesa.
" chesa sedih , nanti chesa bakal jauh dari mama sama papa juga Erik " Isak chesa
" kan zaman sekarang sudah canggih, kalau kamu kangen sama mama kan bisa Videocall " mama Meira sengaja berkata seperti itu agar dia tidak terlihat sedih.
empat tahun chesa tinggal bersama kedua orangtuanya juga adiknya
" sudah-sudah nanti kalau ada waktu mama kesini liatin kamu ya , sudah jangan nangis lagi nanti make-upnya luntur." mama Meira menghapus jejak air mata chesa.
" sudah yuk , kita sudah ditungguin sama yang lain ga enak sama suami kamu juga mertua kamu ."mama Meira menuntun chesa berjalan keluar.
acara pernikahan Alvian dan chesa diselenggarakan disebuah hotel mewah .
dan para tamu undangan juga banyak.
dulu pernikahan chesa dan mantan suaminya hanya biasa saja .
karena ekonomi yang terbatas.
setelah selesai mengucapkan janji suci , Alvian menuntun chesa dengan perlahan, dia memperkenalkan chesa dengan teman-teman sekolahnya dulu.
kennan yang begitu bahagia tidak berhenti berceloteh memamerkan ke teman yang baru dikenalnya.
kalau sekarang dia sudah punya papi baru.
hal itu tidak luput dari matanya chesa , sangking bahagianya kennan sampai chesa pun ikut tersenyum.
" selamat ya bro , wahh sudah ga menduda lagi anda selamat ngerasain nikmatnya cobek-cobek " ucap Gilang.
" kamu itu ya, kamu kirain Alvian seperti kamu ,dasar mesum" timpal istrinya Gilang bernama Kirana.
" br****3k lu, lu kira dia mau ngulek cabe " timpal Edward.
" by the way chesa kenalin ini istri saya, Kirana Maharani dan mau kenalan dengan saya ? " tanya Gilang dengan gaya coolnya.
" ga usah banyak gaya kamu , " Kirana mencubit suaminya.
Gilang yang mendapatkan cubitan dari istrinya auto diam.
"selamat ya , pantesan Alvian cepat nikah ternyata istrinya cantik gini " puji Kirana.
chesa tersenyum malu-malu mendengar pujian dari Kirana.
" selamat ya semoga cepat dapat momongan " ucap Julia istrinya Edward.
" kenalin aku Julia Chelsea istrinya Edward " imbuh Julia .
" terimakasih , " jawabnya.
" kalian sudah makan ? makan aja dulu ga apa-apa , oh ya gue kesana dulu ya dipanggil sama ortu gue " Alvian menggenggam tangan istrinya.
Aulia dan Robin pun tiba , mereka berdua langsung memberikan ucapan selamat kepada Alvian dan chesa setelah memberikan ucapan selamat Robin pun membawa Aulia menghampiri kedua orang tua Robin yang juga hadir di pesta pernikahan Alvian dan dia memperkenalkan Aulia kepada kedua orangtuanya juga memperkenalkan kepada saudara yang lain.
mama Rania memanggil kedua mempelai dan memperkenalkan chesa pada teman-teman arisannya.
sedangkan Alvian ngobrol dengan kolega papa Hans .
acara pernikahan diselenggarakan cukup ramai , tidak tanggung-tanggung tamu yang turut hadir ,
__ADS_1
manik mata Alvian menangkap seorang laki-laki yang datang bersama seorang perempuan.
" selamat ya Alvian, semoga langgeng dan cepat dapat momongan " Denny Syahputra bersalaman dengan Alvian.
" terimakasih pak sudah datang , silahkan dinikmati hidangannya" ucap chesa
chesa yang dari tadi menahan capeknya demi menyambut para tamu.
acara yang berlangsung hampir 3 jam lebih , namun ada beberapa teman Alvian yang belum pulang.
kedua orangtua mempelai sudah pamit pulang.
Alvian yang tidak tega melihat istrinya yang seperti sedang kecapekan.
saat Erick pamit pulang pada chesa lalu pamit pada Alvian.
namun sebelum Erick pulang Alvian tolong pada Erick untuk mengantarkan chesa ke kamar hotel yang berada di lantai 6
" kamu istirahat dulu ya biar Erick yang antar kamu, aku masih ada tamu tidak apa-apakan ?" ucap Alvian
" ya sudah aku istirahat dulu " chesa pun pergi bersama Erick .
Alvian pun kembali bergabung bersama teman-teman alumninya.
namun tanpa dia ketahui seorang perempuan berpakaian sengsi datang menghampirinya.
" selamat ya mas atas pernikahan mu " nisya memberikan ucapan selamat.
Alvian dan temannya yang lain terkejut melihat kedatangan Nisya
mereka semua saling melempar pandangan lalu mengangkat bahunya.
"terimakasih kasih " Alvian menjabat tangan Nisya
Nisya pun menarik Alvian mendekat lalu ia cipika-cipiki Alvian.
Alvian yang berdiri terdiam melihat kelakuan Nisya yang begitu kepadanya.
dan bila dibilang pakaian Nisya begitu seksi .
ia datang dengan memakai dress hitam yang panjangnya diatas lutut.
bagian bahu hanya seutas tali tipis dan bagian d4d4 terlihat begitu padat .
" bang , aku pulang dulu ya, yuk semua " pamit erick
" iya, thanks ya rick " ucap Alvian.
kedatangan Erick membuatnya tersadar sekarang sudah ada chesa disisinya.
Alvian pun mengabaikannya dengan berbicara dengan teman alumninya.
Nisya pun pamit pulang namun Alvian hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa berkata.
" eh bro ,lu undang dia ? ga salah lu?" ucap temannya
" Untung saja bini lu sudah pergi istirahat kalau tidak habis lah lu ga jadi malam pertama " ejek salah satu temannya
Alvian dan temannya yang lain tertawa mendengar lelucon yang di ucapkan temannya.
setelah semuanya sudah berpamitan pulang , Alvian pun pergi ke lantai 6 dimana dia dan istrinya menginap.
sebelumnya Alvian sudah lebih check-in kamar di hotel yang akan diselenggarakan acara pernikahannya.
Alvian berpikir kemungkinan acara pernikahannya akan berlangsung lama dan mungkin terlalu malam sekali baru selesai dan bila harus balik ke apartemen akan kecapekan.
makanya Alvian memutuskan check-in kamar hotel.
*****
sesampainya dikamar Alvian melihat ruangan kamarnya gelap dan hanya tv yang menyala namun yang menonton sudah ketiduran.
Alvian tersenyum melihat wajah chesa yang begitu menggemaskan.
Alvian pun membersihkan badannya yang terasa lengket.
selesai dengan ritual mandinya Alvian pun naik ke atas ranjang yang berukuran king size.
diselipkannya tangannya ke tekuk leher chesa sebagai ganti bantal.
lalu dia memeluk istrinya yang begitu lelap tidurnya.
" sepertinya malam pertama hari ini di cancel dulu " gumam Alvian lalu mengecup bibir chesa.
Alvian pun tidur sambil memeluk chesa, tanpa disadarinya ternyata chesa sedang pura-pura tidur saja .
sejak Alvian masuk ke kamar dan mandi ternyata chesa sudah terbangun dari tidurnya.
chesa yang ingin mengambil pakaian untuk Alvian pun diundurnya dikarenakan Alvian keluar dari kamar mandi hanya memakai boxer dan bertelanjang dada.
beruntung lampu dikamar tidak dihidupkan
chesa yang melihatnya Alvian berjalan menghampiri ranjang, segera ia memejamkan matanya dan mencoba menetralisir detak jantungnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***terimakasih untuk dukungan like dan komentarnya terimakasih banyak ..
maaf bila ada kesalahan typo,
jika cerita ku ini ada letak salah pengucapannya mohon beritahukan
karena ini cerita perdana ku.
terimakasih banyai semuanya.
terimakasih sudah banyak yang membacanya dan juga terimakasih sudah like .
__ADS_1
God bless you all***