
cuaca hari ini begitu cerah seperti suasana hati chesa.
ia sudah tidak sabar akan memberikan kejutan untuk suaminya.
4 hari lagi suaminya akan berulang tahun.
hari ini ia pergi ke rumah sakit dimana dia memeriksa kandungannya beberapa hari yang lalu.
mengingat kondisinya yang tadi pagi muntah-muntah terus dan badannya sedikit hangat chesa pergi ke dokter untuk memeriksa dan juga berkonsultasi dengan dokter kandungan yang menanganinya.
" tidak apa-apa Bu , itu hal wajar jika terjadi morning sickness diusia kandungan ibu sekarang ini.cuma untuk urusan ranjang untuk sementara cuti dulu ya buk karena diusianya yang sekarang kandungan agak rentan buk " ucap dokter Airin
" begitu ya dok , terimakasih dok kalau begitu"
" sama-sama Bu , jangan lupa susu dan vitaminnya rutin diminum ya Bu " pesan dokter
" baik dok... permisi " pamit chesa.
saat keluar dari ruang pemeriksaan matanya mengedarkan pandangan disekitarnya, terlihat begitu banyak pasien yang datang dengan suaminya tapi chesa malah datang sendirian.
" tidak apa-apa sayang, bersabarlah tidak lama lagi papih juga akan menemani kita kesini " ucapnya sendiri sambil mengelus perutnya yang masih rata.
selesai dengan pemeriksaan ia pun pergi ke sekolah menjemput kennan pulang.
setelah menjemput Ken , entah kenapa chesa merasa ingin sekali memakan gimbap dan kepingin makan dimsum.
"mih kita kok ke mall ? " tanya kennan bingung.
" iya tidak apa-apa , mamih kepingin makan gimbap dan dimsum . Ken temani mamih makan ya "
"iya mih , ayo "
ibu dan anak ini berjalan dengan bergandengan menuju ke tempat makan siap saji.
sesampainya di sana ternyata tempatnya penuh dan diharuskan untuk menunggu salah satu meja pengunjung selesai .
seseorang melihat chesa yang tengah berdiri dan bersama seorang anak kecil yang berumur 6 tahun tengah berdiri di sisi kasir.
" chesa.. " panggil seseorang jalan menghampirinya
chesa mencari orang yang memanggilnya , ternyata yang memanggilnya adalah mantan suaminya serta mantan ibu mertuanya.
" sini gabung saja , kami juga baru duduk." tawar Nuri adalah mantan mertuanya yang begitu antusias senangnya melihat cucunya
" tidak apa-apa Bu ,biar kami antri saja paling sebentar lagi selesai" tolak chesa
" ayolah seenggaknya demi ken dan kandungan kamu " ucap Nuri
chesa langsung melihat Damian ,ia berpikir bagaimana mantan mertuanya bisa tahu tentang kehamilannya.
sedangkan Damian menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
" ayo duduk sini , Ken mau makan apa ? tanya Nuri
" terima kasih. , " ucap chesa
"ken mau makan apa ini menunnya " ucap Damian menyerahkan selembar kertas padanya
" ini om , terus mami mau pesan yang ini juga ini " ucap Ken sambil menunjukkan menu dalam kertas.
" sebentar om panggil"
Damian pun memanggil pelayan untuk mencatat pesanan mereka.
mereka berempat pun makan bersama , chesa yang diam diri sambil menikmati makanan yang diinginkan dari jauh hari.
sedangkan Tante Nuri dan Damian terus bercengkrama dengan kennan yang sudah kelihatan mulai terbiasa berbicara dengan mereka.
" mih ,Ken boleh makan es cream ?"
" boleh" jawab chesa.
" chesa , ibu ingin membeli pakaian untuk kennan ,tapi ibu tidak tahu ukuran bajunya boleh ibu bawa kennan ke toko baju dilantai bawah ? " Tante nur meminta ijin.
chesa melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 2 sore , ia takut bila suaminya terlebih dahulu pulang.
" baiklah bu ,tapi jangan lama lama ya Bu , aku harus segera pulang karena suamiku jam 4 sore sudah sampai rumah." ujar chesa.
kennan yang sudah selesai menikmati es creamnya di boyong mamanya Damian ke toko baju lantai bawah dan disusul chesa dari belakang.
saat mereka selesai makan dan berjalan keluar dari salah satu resto siap saji ,
seseorang melihat chesa sedang jalan bersamaan dengan Damian .
saat ia menuruni tangga eskalator seseorang memotretnya dengan diam-diam.
****
" Ken, langsung mandi ya" ucap chesa saat tiba di rumah.
" untung Alvian belum pulang " ucap chesa sendiri sambil melihat jam di dinding.
chesa yang baru selesai mandi dan langsung ke dapur untuk menyiapkan makan malam.
semenjak ia dan Alvian menempati rumah yang sekarang chesa menggunakan art namun urusan memasak ia sendiri yang turun tangan masak untuk suami dan anaknya.
setelah selesai berkutat di dapur chesa melihat' jam di dinding sudah menunjukkan pukul 18:00 dan melihat kearah pintu masuk tidak melihat tanda-tanda kepulangan suaminya.
"mih , Ken boleh makan ? soalnya aku sudah lapar " ucap kennan
" boleh , sebentar ya mama panggil Bi Mina dulu " chesa memanggil asisten rumah tangganya untuk menyuapi anaknya makan.
lama chesa menunggu kepulangan Alvian tetap membuatnya menunggu.
beberapa ia menghubungi ponsel Alvian namun tidak diangkat-angkat.
dan beberapa kali chesa mengirimkan pesan padanya juga tidak ada balasan.
hingga pukul 21:33 terdengar suara deru mesin mobil di depan rumahnya
chesa yang baru selesai menidurkan putranya , saat ini ia tengah duduk diruang tengah sambil menunggui kepulangan Alvian pun bangkit dari duduknya dan mengintip dari tirai kain jendela untuk melihat apakah itu Alvian yang pulang apa bukan.
chesa yang jalan terburu-buru untuk membukakan pintu untuk suaminya.
" dari mana yank ? kok jam segini baru pulang ?" tanya chesa
Alvian tidak menggubrisnya malah terus berjalan terus dan langsung naik ke lantai atas.
__ADS_1
chesa pun menyusulnya ke lantai atas.
terdengar gemericik air didalam kamar mandi , chesa pun langsung menyiapkan pakaian tidur Alvian dan duduk menunggunya keluar.
" kamu sudah makan yank ?" tanya chesa.
" sudah tadi makan bareng Edward dan Gilang " jawabnya
" tidurlah lebih dulu , masih banyak pekerjaan yang harus aku siapkan " Alvian keluar dari kamar dan langsung ke ruang kerjanya.
chesa bingung melihat Alvian berubah menjadi dingin , tidak ingin berpikiran buruk chesa pun ke dapur membuatkan minuman untuk suaminya.
" yank , ini aku buatkan kopi " ucap chesa.
" Hem" jawab Alvian.
chesa duduk memperhatikan suaminya yang begitu serius dengan laptopnya sampai tidak melirik ke arah chesa.
" pergilah tidur , aku akan lembur " ucap Alvian tanpa melirik chesa.
" tidak apa-apa ,aku akan menemanimu disini " balas chesa.
" tidak perlu pergilah ke kamar dan istirahat "
" iya tidak a.."
" aku bilang pergi ke kamar ya ke kamar , kamu itu kalau dikasih tahu tidak mau nurut" hardik Alvian
chesa terperanjat mendengar suaminya membentaknya hanya karena ingin menemaninya namun dia meminta chesa masuk kekamar.
ketika Alvian membentaknya tanpa mikir chesa pun langsung berlari keluar.
saat ia menaiki tangga chesa merasa perutnya sakit dan terasa keras di bagian perutnya.
berjalan pelan-pelan menaiki tangga sampai ke kamar ia membaringkan tubuhny.
terbaring sambil menangis mengingat kejadian tadi ketika Alvian membentaknya.
lamanya chesa menangis hingga ketiduran tanpa adanya Alvian disampingnya.
keesokan paginya chesa telah bangun dari tidurnya dengan matanya masih sembab.
" pagi Bu , mau dibuatkan sarapan apa ?" tanya bi Mina
" tidak apa-apa bi , biar aku sendiri saja " jawab chesa
" maaf Bu, bapak sama den kennan sudah berangkat tadi mereka hanya membuat roti panggang saja " sambung bi Mina
chesa melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 07:35 .
tidak biasanya Alvian pergi kerja sepagi ini dan dia pergi juga tidak berpamitan kepada chesa terlebih dahulu.
" bu ... sini saya saja yang buatkan susunya " ucap bi Mina
" tidak apa-apa bi aku bisa sendiri " cegah chesa.
" tidak apa-apa Bu, saya tahu cara buat susu hamil bagaimana "
mendengar art nya berbicara seperti itu membuat chesa langsung menatapnya
" maaf Bu , kemarin aku lihat ibu buang kemasannya diluar dan kebetulan saat itu saya sedang mau berjalan masuk kerumah." jelas bi Mina.
" Bi kalau bisa hal ini jangan ketahuan sama bapak ya ".pesan chesa
" kenapa bu kan bagus bila bapak tahu berita ini " ucap bibi penasaran
" aku mau kasih kejutan sama bapak karena 3 hari lagi bapak sudah mau ulang tahun " jelas chesa.
" oh begitu ya bu, ini Bu diminum dulu susunya " bibi menyerahkan susu yang sudah dibuatnya.
sedangkan di lain tempat
Alvian yang tengah duduk di kursinya sedang memikirkan sesuatu yang sangat menganggu mood-nya
tokk..tokk..
".masuk " jawabnya.
Alvian melihat siapa yang masuk keruangannya ,dan ternyata yang datang adalah sahabat nya " Edward dan Gilang "
" ada apa " ketus Alvian
" kenapa lu pagi-pagi ketus banget " ujar Gilang.
" tidak apa-apa , ada apa kalian kesini pagi-pagi " tanya Alvian
" nih kita kesini cuma mau sampein aja , gua tahu lu pasti lupa kalau nanti malam ada acara reunian dengan teman SMU ya kan lu lupakan?" ujar Gilang
" jam berapa ?" tanya Alvian
" jam 7 malam , jangan telat ya bawa istri kamu sekalian " timpal Edward
" hmm.. " jawabnya.
" kalau begitu kami pamit dulu, ingat jangan lupa bawa chesa dan jangan sampai terlambat"pesan Edward sebelum dia dan Gilang pergi meninggalkan ruangan Alvian.
****
setelah selesai meeting dengan klien di siang harinya dia pun mengirim pesan kepada chesa.
" nanti malam temani aku ke acara reunian , acarnya jam 7 malam mulai , kamu siap-siap nanti aku jemput" 📨
^^^" iya " 📨^^^
setelah mendapatkan pesan dari Alvian, chesa pun segera memberitahukan artnya untuk menginap malam ini agar ada yang menjaga kennan dirumah.
karena malam ini ia dan suaminya akan pergi menghadiri acara reunian.
mendapatkan pesan dari sang suami chesa pun beranjak ke kamar mencari gaun untuk ke menghadiri acara reuni suaminya.
" tema acaranya apa ya ? " gumam chesa
lalu teringatnya ia pun menghubungi suaminya namun tidak diangkat .
lalu chesa mengirim pesan pada suaminya.
suaminya pun tidak membalas pesannya .
__ADS_1
disaat ia kebingungan mencari gaun apa yang akan dipakainya.
sebuah chat masuk.
" chesa ,ini aku Julia malam nanti kamu datangkan ?, untuk gaunnya kamu datang ke bridal aku ya , sudah aku siapkan " 📨
^^^"apakah tidak apa-apa ?";📨^^^
" iya datang saja , sekarang Kirana sedang berada disini, aku tunggu "📨
ia pun langsung bersiap-siap dan ia juga mengirimkan pesan pada Alvian untuk tidak menjemput Ken karena ia akan sekalian menjemputnya.
******
" tema kostum reuni malam ini apa Julia ?" tanya chesa sambil melihat beberapa gaun yang tergantung.
" all black clothes " jawab Julia
" ches, kamu sudah pilihkan Jas untuk Alvian? " tanya Kirana.
"belum ," jawabnya
" kamu tenang saja ,kalau soal pakaian untuk suami kita tuh gampang, nah sekarang kamu coba gaun ini dulu " Julia menyerah dress hitam untuk chesa.
" dan ini untuk kamu Kirana " Julia menyerahkan pada kirana
ketika chesa keluar dari ruang ganti kedua perempuan yang sedang duduk melihat-lihat buku majalah Malah terperanjat melihatnya.
" wow.. cocok sekali dengan mu " ucap Julia
" tapi aku takut Alvian akan marah pada ku " ujar chesa.
" tidak akan , biar kamu tahu ya mata Alvian tuh jelalatan tahu tidak ?" ujar Julia
" iya , makanya mantan pacarnya suka berpakaian seksi untuk menggodanya."
" memang kamu mau suami mu matanya kelayapan menatap wanita lain hmm " ujar Julia
" tidak "
" ya sudah kamu pakai gaun itu dan sekarang kita tinggal merias wajah kita." Julia menuntun kedua wanita duduk didepan kaca .
Julia mengirimkan pesan untuk suami chesa dan Kirana meminta mereka untuk berangkat terlebih dahulu.
karena ia akan berangkat dengan chesa dan Kirana
******
akhirnya acara yang ditunggu-tunggu pun datang dimana suasana acaranya begitu bagus dengan di temani lampu yang temaram yang terkesan romantis.
juga ada seorang aktris singer yang akan memeriahkan acara.
ketiga pria yang sedang menunggu kedatangan istri istri mereka sambil bercengkrama .
manik mata Alvian terus melihat seorang lelaki berpakaian jas hitam dan digandeng seorang perempuan yang berpakaian feminim.
" lu lihat apaan Al ? " tanya Edward
" tidak apa-apa " dia menggelengkan kepalanya dan meminum wine.
disaat ke-tiga suami yang sedang bercanda gurau dengan teman lainnya tanpa mereka sadari orang disekitar mereka telah memandang tiga wanita yang baru datang dengan dress hitam yang terlihat begitu elegan.
" Edward tuh lihat siapa yang datang " tunjuk salah satu temannya
kontan Edward, Gilang dan Alvian melihat ke arah yang temannya tunjukkan.
" sayang " panggil Edward
Julia menoleh dan mencari suara suaminya .
setelah melihat suaminya ia mengajak kedua wanita mengikutinya.
" wah.. ternyata ini istri lu Lang " tanya salah satu teman reuninya
" iya , kenalin ini Kirana" Gilang memperkenalkan istrinya
" dan ini siapa ? cantik banget " ucap temannya yang mengajak kenalan pada chesa.
" ehem.. dia istri gue ,"Alvian membuka suaranya.
" ha!! lu nikah nggak undang-undang ya , dasar lu itu ya suka banget nembak dalam dulu sebelum sah " canda temannya
" boleh kenalan ?" ucap temannya Alvian.
" boleh , tapi jabat tangan gue saja , namanya chesa " Alvian menyambut jabatan tangan temannya.
Edward dan Gilang ketawa melihat tingkah Alvian yang terkesan protektif.
tapi bagaimana tidak Alvian begitu karena chesa datang berpakaian begitu siapa yang tidak terbuai dan tergoda melihatnya
"ini pasti ide bini lu yang kasih bini gue baju ginian " bisik Alvian
" ha-ha-ha begitulah ,sorry ya bro " Edward menyunggingkan senyumnya
(drees Julia )
(dress Kirana)
(dress chesa)
🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀 Bersambung 🎀🎀🎀🎀🎀🎀
***terimakasih kasih yeorobun sudah mendukung cerita ku ini.
terimakasih sebanyak-banyaknya untuk kalian semua.
jangan lupa ya like and comment
God bless your all
😘😘😘😘😘😘😘***
__ADS_1