
keesokan harinya chesa sudah diperbolehkan melihat putrinya .
dengan bantuan mamanya chesa pergi melihat putrinya yang saat ini dirawat di ruangan intensif.
" selamat siang nyonya , ini ada titipan dari pak Alvian " kris memberikan sebuah paper bag
" apa itu kris ?" tanya mama meira
" saya tidak tahu nyonya ,saya hanya disuruh tuan untuk mengantarkan ini."
" terimakasih kris ." ucap mama meira
" iya nyonya , kalau begitu saya pergi dulu ." kris undur diri baru beberapa langkah kris berjalan...
" kris , tunggu sebentar ada yang ingin aku tanyakan padamu." ujar chesa
" baik nyonya "
ketiganya berada di ruangan VIP saling diam .
chesa yang membaringkan dirinya di ranjang serta mama meira dan kris yang duduk di samping ranjang yang sudah tersedia didalam ruangan.
" kris , apa kamu mau berkata jujur padaku?." tanya chesa
" saya bersedia nyonya ." jawab kris
" apa kamu tahu tentang kejadian tuan mu dengan nisya dimalam itu ?" tanya chesa yang sudah menatap manik mata kris
" saya tidak tahu percis kejadian itu nyonya namun saya bisa memastikan pada anda kalau diantara pak alvian dan Nisya tidak ada terjadi , hanya saat kejadian itu pak alvian dijebak oleh Nisya."
"dijebak " seru mama meira
" iya nyonya , pak Alvian dijebak oleh nisya , pak Alvian diberikan obat perangsang olehnya agar membuat pak Alvian dan nisya melakukan hal tak senonoh."
" kamu ceritakan semuanya pada ku tanpa terkecuali. " ucap chesa
kris pun menceritakan kronologis kejadian alvian dan nisya walaupun dia tahu pada saat keesokan harinya melalu cerita dari atasannya.
****
tok..tok..
" kenapa kau lama sekali kris ," tanya Alvian yang masih sibuk dengan file-file ditangannya
" maaf pak , tadi ada masalah di jalan " bohong kris
" baiklah, segera siapkan semuanya nanti kita akan ada rapat ."
" baik pak."
" sebentar kris , apakah kau sudah memberikan apa yang saya suruh?.."
" sudah pak, saya berikan langsung pada istri Anda." jawab kris
__ADS_1
" benarkah?? , apa dia ada berkata sesuatu begitu?" tanya Alvian antusias
" tidak pak , karena tidak lama seorang perawat datang bertanya tentang nama bayi anda pak "
" apa kamu dengar chesa memberikan nama pada putriku?" tanya alvian
" tahu pak , karena ketika nyonya mengatakan namanya saat itu saya masih disana." jelas kris
" apa nama putriku yang diberikan chesa ?"
" Zoey Alvina "
senyum mereka menghiasai wajahnya alvian yang tadinya seperti sedang di selimuti awan pekat kini seperti diselimuti awan cerah yang bercampur dengan warna pelangi 🌈.
" baiklah persiapkan semuanya, sebentar lagi kita akan memulai rapatnya."
" baik pak ."
semenjak sekretarisnya alvian mengundurkan diri kris lah yang kini mengantikan posisinya sekaligus menjadi asistennya.
kris sangat tidak menyangka jika sekertaris yang berkerja pada Alvian harus mengundurkan diri dengan alasan ingin pulang ke kampung halamannya
tapi kenyataannya kris melihat sendiri jika perempuan yang menjabat sebagai sekretaris Alvian malah menikah dengan seorang pria kelihatan agak tua darinya
hal itu sangat disayangkan oleh Kris , karena dia sempat berpikir akan melamarnya namun tunggu waktu yang tepat
tapi ternyata hal itu tidak berpihak padanya.
kembali ke cerita chesa yang sudah mendengar semua penjelasan dari kris kini hanya diam mematung.
" kak ." sapa vania
" vania.. " chesa menyambutnya dengan gembira
"auhh... kangen banget sama kakak, selamat ya atas kelahiran putri Dharmawan " ucap vania
" terimakasih, kamu sudah lihat zoey ?"
" zoey ??, kakak berikan dia nama zoey, nama yang cantik. aku sudah melihatnya tapi kenapa wajahnya lebih dominan ke bapaknya." dumel vania
" namanya juga anaknya ya jelas mirip, masa harus mirip ke orang lain." ujar chesa
" oh ya bagaimana keadaan david ? " tanya chesa
" belum ada kemajuan kak , cuma kedua orangtuanya akan membawanya keluar negeri untuk mendapatkan perawatan lebih baik." ucap vania dengan lemas.
" loh, jadi kamu bagaimana?" timpal chesa
vania hanya menjawab dengan mengedikkan bahunya.
" oh ya van , bagaimana keadaan kimmy ?" tanya chesa yang tiba-tiba teringat dengan david.
pasalnya kejadian david kecelakaan bersamaan dengan Kimmy, karena david berlari menolong kimmy yang hampir tertabrak oleh mobil.
__ADS_1
namun naas mobil yang berarah dari kiri juga tepat menabrak David hingga terjadilah kecelakaan diantara keduanya (david dan Kimmy.)
" kimmy dibawa daddynya ke Jepang." ucap vania
" Jepang?, sejak kapan ? ah maksudku bukankah kemarin ketika aku menjenguknya dia masih belum sadarkan diri " ujar chesa
" iya , tapi malamnya ia sadar dari komanya, dan daddy-nya memaksakan diri pada dokter untuk meminta izin dan surat rujukan rawat disana, dan dokter pun akhirnya mengizinkan." jelas vania
chesa langsung terdiam.
" nisya bagaimana?" batin chesa
" ya sudah kalau begitu aku kembali berkerja dulu kak, kalau aku sudah senggang aku kesini lagi, istirahat ya kak " vania pun pergi
sudah dua hari chesa dirawat di rumah sakit tapi harus terpisah dengan putrinya namun hal itu demi kebaikan putrinya.
jangan tanyakan dimana kennan
saat ini kennan diasuh oleh damian yang tepat membawanya pergi berliburan bersama ibunya damian.
tapi sesekali damian ada melakukan video call dengan chesa.
dia tidak ingin terlihat egois, bagaimanapun dia harus memikirkan kebaikan chesa yang masih mengizinkannya untuk bertemu dengan putranya walaupun mereka sudah bercerai beberapa tahun yang lalu.
setiap pagi suster datang ke ruangan chesa dirawat dimana suster harus membantu chesa memompa A*i guna untuk membantu tumbuh kembang sikecil .
chesa sangat ingin menggendong putri kecilnya tapi dokter Adrian belum menyarankan jadi chesa harus rela bersabar.
" sus , kapan anak saya diperbolehkan pulang?" tanya chesa sambil memompa a*inya
" iya bu , sekarang tergantung Berat badan dedek bayinya bu, jika berat badannya dedek bayinya sudah cukup sesuai yang diharapkan dokter adrian maka dedek bayinya diperbolehkan pulang." jelas suster.
" berapa lama lagi sus ?" tanya chesa
" tidak lama lagi buk, karena berat badan dedek bayinya sudah ada kemajuan, ibu yang sabar ya."
" baiklah untuk a*i hari ini lumayan banyak buk, nanti siang saya kesini lagi oh ya jangan lupa diminum obat dan vitaminnya agar a*i ibu lancar, permisi buk kalau begitu."
suster pun melenggang pergi setelah selesai memompa a*i chesa.
namun tanpa sepengetahuan chesa ,alvian datang melihat putri kecilnya yang ada di inkubator.
dan tanpa sepengetahuan chesa , Alvian diam-diam mengintipnya dari pintu.
" hai... anaknya papi cepat tumbuh ya biar papi bisa gendong kamu." ucap Alvian sendirian sambil melihat putrinya yang sedang diberikan a*i melalui selang makanan.
................... bersambung...................
***terimakasih banyak atas dukungannya kalian semua.
dan sekian dulu cerita yang aku buat ini dan semoga aku bisa cepat up lagi karena aku sedang ingin membuat 1 cerita novel lagi namun saat ini aku ingin menyelesaikan cerita ini dulu
dukung terus yaa yeorobun 😘
__ADS_1
maaf bila aku lama upload karena kadang aku juga ada kesibukan dengan online shop aku.
sabar ya orang orang baik*** .