
💕 silahkan membaca 💕
ketiga sahabatnya juga asistennya pulang sudah Alvian pun masuk kedalam rumah dan masuk kedalam kamar.
Alvian melihat di kamarnya terdapat laptop yang masih menyala di meja kecil namun tidak ada orang disana.
" sayang.." panggil Alvian sambil melirik laptop yang menyala.
" yaa sebentar " jawab chesa yang sedang berada di kamar mandi.
Alvian menduduki dirinya di sofa sambil tersenyum melihat layar laptopnya.
" kenapa ?" tanya chesa yang sudah keluar dari kamar mandi
" kamu habis apa?" tanya Alvian
" ganti baju sama cuci muka dan gosok gigi , mau mandi ?"
" iya , kamu nggak bosan yank setiap hari lihatin mereka ?" Alvian menunjuk layar laptop video yang di pause chesa.
" nggak namanya juga suka lihat mereka , bentar aku siapin airnya"
" nggak usah kamu duduk aja , biar aku sendiri yang siapin " Alvian mengecup kepala istrinya
chesa menuruti ucapa Alvian yang memintanya untuk duduk.
selagi Alvian lagi mandi chesa pun melanjutkan video yang tadi di pausenya.
20 menit kemudian Alvian telah selesai mandi, seperti biasa Alvian menjelang tidur dia selalu memakai boxer
walaupun chesa telah mengatakan padanya untuk membiasakan diri untuk pakai piyama atau celana tidur karena chesa takut suatu saat Ken akan melihatnya.
tapi Alvian sering mencobanya namun dia tidak bisa
setiap dia mencoba memakai celana tidur pada biasa orang lain pakai , dia akan kesusahan untuk tidur dan merasa gerah.
Alhasil dia harus membuka celananya yang hanya menyisakan boxer saja barulah dia bisa tidur.
" sudah malam tidur yuk yank " ajak Alvian
" iya sebentar aku matiin dulu ." chesa meletakkan laptopnya di atas meja.
chesa yang langsung merebahkan dirinya di tangan Alvian yang pengganti bantal dan memeluk suaminya dan memejamkan matanya.
hal itu menjadi kebiasaan baginya.
dan Alvian pun suka bila setiap malam menjelang tidur chesa seperti itu.
malam ini keduanya tidur dengan pulas.
mungkin aktifitas keduanya hari ini melelahkan hingga tidak ada terjadi pergemulan .
keesokan paginya Alvian pun terbangun dan meraba-raba kasur disampingnya ,dia tidak menemukan chesa karena istrinya sudah bangun terlebih dahulu dan menyiapkan sarapan .
walaupun kedua mertuanya telah melarangnya untuk melakukan hal itu namun ia selalu membantahnya.
dengan berasalan dia sudah terbiasa.
" Ken , bekalnya sudah mamih masukkan kedalam tas ya sayang ,jangan lupa dimakan ." pesan chesa yang mencangklong tas ke punggung Ken
" iya mih "
" nanti siang aku jemput atau ketemu dirumah sakit ?" tanya Alvian
" tidak perlu jemput , nanti aku ke kantor saja tapi sebelumnya aku mau ke toko kue dulu ya yank setelah itu baru aku kekantor kamu " ucap chesa.
" ya sudah nanti aku minta tolong sama supirnya papa buat anterin kamu , mungkin untuk sementara Kris tidak bisa antar jemput kamu dulu, kamu tahukan yank kami sedang merencanakan sesuatu takutnya nanti dia akan bertemu dengan Nisya " jelas Alvian
" kamu tidak tanya kenapa aku ke toko kue ?"
" ya kan mau beli kue masa mau beli baju disana " gurau Alvian
" ya sudahlah,cepat kamu pergi sana kasihan Ken sudah nunggu di mobil "ucapnya
" Hem.. jangan ngambek dong sayang , ya sudah aku pergi dulu , hari ini ada meeting penting " Alvian langsung mengecup singkat bibirnya chesa dan masuk kedalam mobil yang sudah ditunggu puteranya yang sebelumnya dia sudah berpamitan dengan kedua orangtuanya.
chess mengantarkan suami dan anaknya hanya di depan teras rumah.
setelah melihat mobil suaminya telah melaju pergi ia pun masuk kedalam.
" ma , nanti siang aku pergi ke kantor kak Alvian ya sekalian makan siang bareng ." ucap chesa.
" ches, kamu hari ini tidak cek kandungan ? " tanya mama yang masih duduk menikmati roti panggangnya
" ada ma , cuma kak Alvian bilang hari ini dia mau temani aku, jadi kami sekalian makan siang bareng." jelas chesa.
" gitu.. ya sudah nanti kamu ikut Vania saja ,hari ini dia masuk shift siang."
" tidak apa-apa ma , nanti aku naik taksi online saja "
" tidak tidak mama nggak mau , mama lebih tenang kalau kamu perginya sama Vania "
" kenapa ma , kak ?" Vania yang baru bangun tidur.
" nanti siang kak chesa ikut kamu , tapi nanti kamu anterin dia ke toko kue ya " pinta mama Rania
__ADS_1
" iya ma " jawab Vania
" ini non susunya " mbok meletakkan segelas susu dimeja.
" dan ini non chesa susu hamilnya "
" terimakasih mbok " ucap chesa
" sama sama non " mbok pun kembali ke dapur.
"Vania , kapan David membawa kedua orang tuanya datang untuk ngelamar kamu " ucap mama setelah selesai sarapan
" katanya sih semingguan lagi , karena papanya lagi meeting diluar negeri ma , " jelas Vania
David dan Vania sudah lama pacaran walaupun awalnya Alvian sempat tidak menyetujui hubungan mereka.
Alvian takut jika David akan mempermainkan hati adik satu-satunya.
David dulunya seorang playboy namun saat berpacaran dengan Vania ,David menjadi sosok yang dingin dan pendiam .
tapi dia akan bersikap hangat dan romantis hanya pada Vania
seiring berjalannya waktu Alvian pun bisa menerimanya tapi dia selalu memantau David .
orang tuanya David adalah orang yang terpandang tidak beda jauh dengan orang tua Vania.
ayahnya seorang pengusaha sukses yang sudah memiliki beberapa cabang di setiap kota dan ada juga beberapa di luar negeri.
" ma , aku berangkat dulu ya ," pamit chesa lalu diikuti Vania
" iya , kalian hati-hati , Vania kamu nyetirnya pelan-pelan saja " pesan mama Rania
" iya ,mama tenang saja jangan khawatir , ya sudah kami pergi dulu , bye ma " pamit Vania
Vania dan chesa pun pergi bersama ,ketika didalam mobil Vania bertanya untuk apa ke toko kue.
" kakak ngidam ? " tanya Vania saat ia memarkirkan mobilnya
" tidak , 3 hari lagi Ken ulang tahun jadi aku mau pesan cake ulang tahun buat Ken " jelas chesa.
" benarkah , ya sudah yuk kak " ajak Vania yang terlihat
chesa merasa lucu meliputi tingkah adik iparnya yang moodnya cepat berubah.
chesa pun telah memesan cake yang akan diambilnya 3 hari lagi dan memberikan nomor ponselnya.
" kamu kenapa Vania ?" tanya chesa melihat Vania yang terlihat khawatir.
" ini kak ada teman yang minta aku gantikan dia ,karena temanku mengalami kecelakaan kecil jadi aku harus menggantikan dia."
" beneran kak ?, maaf ya kak kalau begitu ." ucap Vania
" iya , tidak apa-apa, sudah pergilah nanti kamu akan terlambat."
" iya kak aku pergi sekarang, kakak juga hati-hati kalau sudah sampe kantor Abang kabari ya "Vania langsung masuk kedalam mobilnya.
entah karena apa chesa membatalkan pesanan taksi onlinenya dan ia kembali melihat-lihatnya stand cake yang sudah tersusun rapi
sebuah cake yang dihias begitu indah dan membuatnya ingin memilikinya.
ia pun segera memanggil pelayan dan memintanya untuk membungkusnya.
tringg...
" selamat datang " sapa pelayan cake
" aku datang untuk mengambil pesanan saya , ini "
" kak Alex " panggil chesa saat ia samar-samar seperti mengenal suara laki-laki yang baru datag.
" hmm, sedang apa ?" tanya Alex
"habis pesan cake ulang tahun putra ku, dan beli ini"
tidak ada pembicaraan dikedua nya lagi chesa pun memilih pamit pergi
disaat chesa sedang menunggu kedatangan taksi online ,Alex pun telah selesai mengambil pesanannya dan menganggukkan kepalanya kepada chesa yang masih berdiri menunggu kedatangan taksi online.
tidak beberapa menit Alex pun kembali menghampiri chesa.
" kamu mau kemana ?" tanya Alex
" a.. aku mau ke kantor suamiku " jawab chesa bingung
" biar aku antar saja , " ucap Alex singkat
" tidak perlu kak, aku sudah pesan taksi online dan sudah perjalanan kesini." tolak chesa.
" masih jauh , tidak apa-apa biar aku antar saja , Kimmy ingin bertemu dengan mu " Alex membalikkan badannya dan menoleh ke parkiran mobil.
chesa pun mengikuti arah pandangan Alex , ternyata benar di sana sudah ada seorang gadis kecil melambai-lambaikan tangannya pada chesa.
melihat hal itu membuat chesa membalas lambaian tangan juga
" gimana ?" tanya Alex kembali
__ADS_1
"baiklah , sebentar aku cancel dulu " ucap chesa dengan tersenyum
Alex pun mempersilahkan chesa masuk kedalam mobilnya .
namun disaat chesa masuk kedalam mobilnya Alex , seseorang melihat itu dan mengepalkan tangannya yang menahan emosinya.
" gimana pak Alvian , apakah kita bisa memulai meetingnya " ?
" ya silahkan dimulai ." jawab Alvian .
******
Alex menghentikan mobilnya tepat didepan gedung perusahaan Alvian.
" Dharmawangsa" gumam Alex membaca tulisan didepan gedung.
" terimakasih kak untuk tumpangannya, thanks Kimmy bye see you " ucap chesa dan lalu turun dari mobil Alex
begitu juga dengan Alex , dia pun menginjak pedal gas dan keluar dari gedung perusahaan Alvian.
beberapa karyawan yang berpapasan jalan dengan chesa pun menyapanya , terutama saat chesa baru jalan masuk kedalam ia sudah disapa sama Hana seorang receptions dan sebaliknya chesa pun membalas sapaan mereka .
sesampainya ia dilantai 15 chesa hanya melihat viona yang sedang menatap layar monitornya.
tanpa viona sadari kedatangan chesa , ia pun terlonjak kaget dan berteriak.
begitu juga chesa ikut berteriak.
" huh.. ibu bikin saya terkejut " viona mengelus dadanya
" maaf kalau aku mengagetkan mu . " ucap chesa
" apa suami ku ada didalam ?" tanya chesa
" pak Alvian sedang meting dan bertemu klien diluar buk, paling sebentar lagi kembali .ibu tunggu saja didalam " ucap viona yang mempersilahkan chesa masuk dan duduk didalam sana.
30 menit chesa menunggu Alvian didalam ruangannya sampai-sampai ia tertidur di sofa dalam keadaan duduk dan kepalanya ia donggakkan keatas.
tanpa ia ketahui Alvian sudah kembali dan masuk kedalam ruangannya dan disusul oleh Kris
Alvian pun mengintruksikan kepada Kris untuk mengosongkan waktunya 3jam kedepan.
Kris pun melaksanakannya dan memberi tahukan pada viona.
merasa tidak sampai hati melihat istrinya yang tidur dalam keadaan seperti itu , dia pun merebahkan istrinya disofa tapi chesa terbangun dari tidurnya
" yank " panggil chesa dengan suara seraknya.
"hmm sudah bangun " Alvian mengambil air mineral untuk istrinya.
"hhmm" jawab chesa.
" sudah lama? " tanya Alvian
"lumayan "
"sudah makan ?" tanya Alvian
" belum , kalau kamu? chesa balik tanya.
" aku sudah tadi klien mengajakku makan siang., mau makan apa hmm. tanya Alvian
" aku ingin makan ini ," chesa menunjuk cake red Velvet yang tadi dibelinya
" sebentar aku akan meminta mereka membawa piring kesini."
setelah chesa selesai memakan red Velvetnya Alvian pun mengajak chesa pergi ke rumah sakit untuk cek kandungan.
mereka sudah membuat janji temu dengan dokter Airin
Alvian dan chesa perjalanan kerumah sakit , Alvian membuka suara.
" tadi kamu sama siapa kekantor " tanya Alvian yang masih fokus kedepan
" tadi aku ikut Vania ,tapi sebelumnya aku dan dia ke toko kue dulu, lalu ia mendapatkan telepon dan dia harus segera kerumah sakit untuk mengantikan temannya yang kecelakaan jadinya aku sendiri di toko kue " jawab chesa
" toko kue ?,lalu ?" tanya Alvian lagi beberapa kali dia melirik ke chesa
" lalu aku pesan kue dan beli redvelvet , terus aku ketemu dengan teman , dia menawarkan dirinya untuk mengantar Ku kekantor kamu " jelas chesa
"kenapa ?" tanya chesa balik
" tidak apa-apa, aku hanya ingin tahu saja " bohong Alvian.
ketika mobil berhenti di lampu merah ,Alvian menggenggam tangan istrinya dan mencium telapak tangannya.
" oh ya yank , 3 hari Ken akan berulang tahun ." ujar chesa.
" oh ya kenapa baru bilang , ya sudah nanti setelah selesai cek kandungan kita ke mall cari hadiah buat Ken " ucap Alvian lalu kembali menginjak pedal gasnya.
................... bersambung...................
🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀
terimakasih sudah datang mampir dan membacanya
__ADS_1
jangan lupa like , komentar dan votenya ya yeorobun