
akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga.
ruangan yang sudah di sulap dengan didekorasi tema robot iron man karena itu adalah robot kesukaan kennan.
dan ruangan yang sudah ramai juga meriah karena kedatangan tamu yang mereka undang.
ada sebagian teman sekolah kennan juga ada juga sebagian teman dari chesa .
dan Alvian juga tidak lupa mengundang para sahabatnya Gilang , Edward yang datang bersama anak dan istri mereka.
sedangkan David sedang duduk manis menyaksikan acara bersama kekasihnya yaitu Vania
acara ulang tahunnya pun dimulai dengan nyanyian selamat ulang tahun yang dinyanyikan bersama-bersama dan juga di pandu MC yang sengaja papa Hans undang dan juga badut sebagai pengisi acara .
setelah acara tiup lilin dan potong kue serta foto-foto kini giliran badut yang menunjukkan aksi sulapnya.
" selamat ulang tahun kennan , ini om bawain kado buat kamu " ucap Damian
" ini dari Tante " ucap Fanny
" terimakasih kasih om , Tante " ucap kennan gembira.
" terimakasih sudah datang, silahkan dinikmati " tunjuk chesa pada meja yang sudah tersedia makanan dan minuman.
Damian dan Fanny pun mengambil kue dan duduk di kursi kosong.
tanpa chesa sadari ia mendapat kejutan dari seseorang yang sudah lama tidak berjumpa dengannya.
mata chesa berbinar ketika melihat perempuan yang berdiri menatapnya.
" Aulia " gumam chesa dan menghampirinya
" chesa , iiii i Miss you " ucap Aulia di pelukan mereka.
" i Miss you too" balas chesa
" haii.. kemana aja sih menghilang tiba-tiba " tanya chesa pada Robin
" jengjeng.." Robin dan Aulia menunjukkan jari mereka yang sudah tersemat oleh cincin.
chesa langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya ,ia tidak sangka teman yang dia kenal hanya berawal karena 1kerjaan dan menjadi sahabatnya kini akan segera menjadi saudaranya.
pasalnya Robin dan Alvian saudara sepupu.
chesa memeluk Aulia sekali lagi dan mengucapkan selamat.
" kamu ini ya nggak undang-undang " gerutu chesa
" maaf ches , kemarin aku mau undang , cuma kata Robin kamu sedang butuh istirahat banyak, tapi nanti kalau pernikahan aku pasti undang kamu " ucap Aulia
chesa pun memboyong aulia ke belakang rumah sebelumnya dia sudah permisi pada Robin untuk pinjam Aulia untuk melepaskan kerinduan mereka dengan bercengkrama
" permisi non , didepan ada tamu " imbuh mbok pada obrolan Vania dan David
" siapa ?" tanya Vania
" seorang laki-laki sama anak perempuan yang duduk di kursi roda" jelas mbok
" oh ya , ya sudah biar aku saja mbok " ucap Vania
" siapa dek ?" tanya David
" salah satu pasien aku , sebentar ya aku suruh mereka masuk dulu "
Vania mendorong kursi roda yang diduduki seorang anak perempuan yang berpakaian warna pink senada dengan bando dikepalanya
dan dibelakangnya seorang laki-laki berpakaian rapi .
setiap mata tamu yang melihat kearahnya serasa terhipnotis dengan wajahnya.
" Ken , kenalin ini kakak Kimmy , yang sering Tante ceritakan" Vania memperkenalkan pada kennan
" hallo kakak, aku kennan biasa di panggil ken" Ken mengulurkan tangannya pada Kimmy
Kimmy berbalik melihat Alex yang berdiri dibelakangnya.
Alex menganggukkan kepalanya seolah tanda mengatakan tidak apa-apa.
dan Kimmy pun membalas uluran tangannya kennan.
" dunia memang sempit ya Lex " sapa David yang menepuk bahunya.
" oh kamu , apa kabar ? wah suatu kebetulan bisa bertemu disini." ucap Alex
__ADS_1
Alex dan David saling menggenal , karena Alex sering mewakili tuannya untuk meeting dengan David.
hingga mereka jadi saling kenal dan cara mereka bicara juga santai.
" kalian saling kenal?"tanya Vania
" iya , dia koleganya aku ." jelas David
" oh ya kenalin ini Vania , calon tunangan ku " David memperkenalkan Vania pada Alex
" kalau namanya aku tahu , tapi aku tidak tahu kalau dia itu calon tunangan mu , kalau begitu salam kenal Kakak ipar " ucap Alex yang diselingi canda
Vania menyambut uluran tangan Alex dan ikut tertawa karena candaannya membuatnya tersipu.
David mengajak Alex untuk duduk di gazebo yang berada dipinggiran kolam agar mereka bisa berbicara lebih santai disana.
" sayang, minum dulu ini " Alvian menyerahkan jus chesa .
" terimakasih" ucap chesa dan meminumnya.
manik mata Alvian melihat 2 orang laki-laki yang sedang ngobrol di gazebo dan yang membuatnya terkejut melihat laki-laki yang berada di samping David .
dia bingung kenapa laki-laki itu bisa datang ke pesta acara ulang tahun anaknya.
"apa chesa yang mengundangnya datang ?, tapi kalau chesa mengundangnya mereka sudah berbicara , semoga chesa tidak melihatnya" batin Alvian
wajah Alvian berubah menjadi kesal ketika dia melihat Alex hadir dipesta ulang tahun putranya.
" mih... baju Ken kotor kena minum " adu kennan
" ya sudah, yuk kita ke kamar ganti pakaian dulu " ajak chesa
" sama papih saja " ajak kennan
" ya sudah , sama papih saja " Alvian menuntun putrnya masuk kedalam rumah.
disaat Aulia dan chesa sedang berbicara dan tiba-tiba Robin datang.
" maaf ganggu , ches aku pinjam Aulia sebentar ya , mau kenalin ke Tante dan om juga kau kenalin ke orang tua kamu " ucap Robin
" oh ya sudah nggak apa-apa" jawab chesa
kini chesa duduk sendiri di ayunan kursi yang terletak di sekitar kolam renang.
sambil merenggangkan otot kakinya karena kebanyakan jalan mondar-mandir
" nggak perlu repot-repot sebentar lagi juga aku pamit pulang takut Kimmy kecapekan" ujar Alex
" iya nggak apa-apa, sebentar ya aku tinggal dulu "
angin sepoi-sepoi menerpa wajahnya chesa hingga helaian rambut panjangnya berterbangan.
memakai dress maroon yang panjangnya hanya selutut
duduk berayunan sambil mengelus perutnya.
sepasang mata terus menatapnya dari kejauhan, merasa ada yang melihatnya,chesa pun menoleh lalu melempar senyum pada orang yang menatapnya.
"hai..kamu di undang juga ?" tanya Alex yang sudah berdiri dihadapannya.
" nggak, ini acara ulangtahun putraku , dan kak datang sama siapa? " tanya chesa
" a.. aku datang sama Kimmy , tuh " tunjuknya
" berarti dokter Vania adik mu ?" tanya Alex
" bukan , dia adik ipar ku ,adikku laki-laki " jelas chesa
"dokter Vania mengundang Kimmy untuk datang ke pesta ulang tahun keponakannya katanya dan itu untuk melatih Kimmy agar bisa berbaur dengan orang sekitarnya" jelas Alex
" iya ,itu bagus juga "
mereka berdua tidak mengetahui seseorang telah melihat mereka dari jendela lantai atas.
keduanya tertawa entah apa yang mereka bicarakan.
hingga membuat dadanya bergemuruh.
" oh ya kak , kok aku tidak pernah melihat mamanya Kimmy " tanya chesa
Alex menghela nafas panjang
" maaf kalau itu privasi." ucap chesa
__ADS_1
" Kimmy itu bukan anak kandungku, aku hanya berkerja pada ayah kandungnya untuk menjaganya selama ayah kandungnya berada di luar negeri, dan mamanya...."
" permisi..." ucap Vania yang datang bersama Kimmy
" hei.. candynya papa , kenapa ?" tanya Alex
" sepertinya dia kecapek'an " jelas Vania
" ya sudah kalau begitu kita pulang ya " ucap Alex dengan lembut
" terimakasih atas undangannya dokter Vania , dan selamat ulang tahun untuk putra mu chesa , kami pamit pulang dulu " ujar Alex lalu mendorong kursi roda Kimmy yang diikuti Vania untuk mengantarnya sampai depan rumah.
chesa pun berjalan masuk kedalam untuk kembali bergabung dengan keluarga serta pada tamu lainnya.
tidak lama acara ulang tahun mulai sepi, tamu yang diundang sudah pada pulang.
hanya tersisa keluarga ke-dua pihak dan sahabat Alvian
chesa merasa dari tadi dia tidak melihat Alvian yang entah dimana.
saat ia akan menaiki tangga seseorang memanggilnya.
" hei bumil " panggil Julia
" kak...apa kabar " sapa chesa , ia begitu senang bisa bertemu dengan Julia juga Kirana
" baik , sudah berapa bulan ?" tanya Julia sambil mengelus perut chesa
" sudah 3 bulan , punya mu kak?.., wah.. bulat sekali "
" sudah mau masuk 6 bulan, kamu dari mana saja kok dari tadi aku nggak lihat kamu ." tanya Julia
" oh , tadi aku ngobrol sama teman di belakang , oh ya kak kirana kok nggak kelihatan , kok cuma Gilang saja yang terlihat ?''
" ada kok , paling lagi ke toilet " ucap Julia
" ya sudah sebentar ya kak , aku cari Alvian dulu , kakak dulu saja disana nanti aku nyusul."
" oke " ucap Julia
chesa mencari Alvian dikamarnya namun tidak ada siapapun disana, lalu ia mencari di segala ruang dan ternyata Alvian sedang berdiri di balkon menatap air kolam renang.
" ternyata kamu disini , dibawah masih ada tamu kamu " ujar chesa, hanya ingin tahu suaminya sedang apa.
" iya. '' ketus Alvian dan langsung berjalan melewati chesa begitu saja
chesa bingung melihat tingkah suaminya yang tiba-tiba berubah dingin padanya.
seperti sekarang dia berbicara singkat dan pergi meninggalkan chesa begitu saja.
chesa berjalan menghampiri Julia dan Kirana yang sedang duduk ngobrol dengan Vania
" hei bumil..." sapa Kirana
" apaan sih , sendirinya bumil panggil aku bumil "
" wah aku merasa seperti anak bawang disini " ledek Vania
" makanya cepat-cepat di halal'in sama David ," ujar Julia
" aku sih sudah siap , tapi kak davidnya yang belum ngelamar."
"curhat nih yeee " ejek Julia.
*****
" jangan lupa kabari aku terus sayang kalau kamu kesini lagi biar aku bisa menjemput mu " ujar Nisya pada seorang lelaki
" Yes, I'll tell you, I'm leaving first until we meet again" ucap Lucas
Nisya menyematkan sebuah ciuman di bibir Lucas sebagai tanda perpisahan.
mereka mengabaikan orang yang disekitar mereka yang melihat mereka dengan pandangan rendah.
Nisya terus melambaikan tangannya pada Lucas.
setelah memastikan Lucas sudah tidak dalam penglihatannya lagi Nisya mengeluarkan ponsel dari tasnya dan menekan nomor seseorang.
" hallo papi, maaf tadi mami tidak sempat angkat telepon papi ." ucap Nisya kepada pria diseberang sana .
" iya , papi tenang saja Kimmy baik-baik saja kok dan dia rutin check up sesuai jadwal, Papi kapan pulang ke Indonesia?" ucap Nisya dengan manja
" oke papi, mami tunggu ya love you so much papi" ucap Nisya sebelum menutup teleponnya.
__ADS_1
" its shopping time " ucap Nisya stelah melihat notifikasi masuk dari atm-nya yang ada mengirim uang padanya.
^^^bersambung....^^^