
sepulang kedua mertuanya alvian kembali memikirkan istrinya.
dengan keberanian dirinya Alvian mencoba menghubungi istrinya namun sayang teleponnya tidak diangkat.
alvian pun mencobanya kembali namun sama saja hasilnya.
lalu dia mengetikkan sebuah pesan untuk chesa dan dikirimnya.
sedangkan disebuah apartemen mewah seorang wanita terbaring diatas spring bed yang berukuran besar
" kenapa fred lama sekali datangnya " gumam nisya.
ceklek..
" nisya , kita berangkat sekarang ya ayo " fred memapah nisya yang lemas
...
" chesa , dimana ken? '' tanya Aulia
" dia sedang liburan dengan Damian " jawab chesa
" ouh aku pikir sedang pergi dengan Alvian"
" ehem.. kak jadi hari ke rumah sakit ?tanya Erick
" jadi , sebentar lagi baru berangkat , kenapa kamu mau anterin kakak ?"
" aku nggak bisa kak , mau anterin Bella pulang dan tuh 2 ikut nebeng. "
" ya sudah bareng kita saja , aku pengen lihat putri kamu." tawar aulia
" iya , biar kami yang anterin kamu." ujar robin
" baiklah kalau begitu."
setelah selesai membahas mengenai siapa yang mengantar chesa ke rumah sakit , tidak lama kedua orang tuanya chesa pun tiba dirumah.
kedua orangtuanya chesa di sambut dengan hangat.
kini suasana rumah tengah ramai , saat kedua orangtuanya chesa dan lainnya menyanyikan lagu selamat ulang tahun tanpa mereka sadari seseorang berdiri menatap mereka.
" loh Alvian kok berdiri disitu, sini sini " Robin memanggil sepupunya untuk ikut bergabung.
" alvian " lirih chesa
" ngapain dia kesini " gumam erick
tangan erick di cegat oleh papa liam saat akan menghampiri Alvian.
" biarkan saja ." bisik papa pada erick
" tapi pa "
" Erick sudah." ujar mama meira
" muka lu kenapa al , terus hidung lu kok di lekatkan perban ? abis di tonjok sama cheaa ya ?" receh Robin karena melihat wajah Alvian terlihat agak lebam dan ada perban yang menempel di hidung Alvian.
" sudah sudah, chesa make a wish dulu ya sebelum tiup lilinnya." ujar aulia
chesa pun membuat sebuah doa sebelum ia meniup lilin yang ada di atas cake ulang tahunnya
semua orang yang ada disana bersorak dan bertepuk tangan bersama.
di lihatnya alvian sedang berbincang dengan papa , chesa pun pamit ke mama kalau ia akan kerumah sakit untuk menjenguk zoey bersama aulia dan robin , cheaa pun masuk ke kamar untuk bersiap-siap.
__ADS_1
alvian mengedar pandangan namun orang yang dicari tidak terlihat.
" ma , chesa mana ?" tanya Alvian pada mama Meira
" chesa sedang dikamar siap-siap.katanya mau pergi kerumah sakit bersama aulia dan robin " ujar mama
alvian hanya menganggukkan kepalanya dan kembali terdiam, namun manik matanya menangkap seorang wanita berpakaian rapi turun dari tangga dengan rambut yang di kuncir kuda yang memperlihatkan leher jenjangnya.
" ma , erick sama temannya kemana ?" tanya chesa
" sudah pulang katanya mau kumpul sama temannya yang lain." jawab mama
" kamu mau kemana chesa ?" tanya papa yang baru datang dari arah dapur
" mau kerumah sakit jenguk zoey pa , aulia sama Robin pengen lihat zoey " jawab chesa
" ya sudah , alvian kamu ikut bareng mereka saja sekalian lihat zoey ." ucap papa liam
" iya , benar lu ikut kita saja ." timpal robin
" aaa.. kak Alvian nggak bisa , dia sibuk sebentar lagi dia balik kantor ."
" aku sedang cuti , urusan kantor aku serahkan pada kris ." timpal alvian
" ya sudah ayo jalan sekarang." ajak robin
chesa menjadi gelagapan dan mau tidak mau chesa mengikuti robin.
dan hal itu di susul Alvian
" terimakasih pa " gumam Alvian dengan suara kecil dan papa liam hanya membalasnya dengan senyuman.
keempatnya pun berpamitan kpada papa liam dan mama Meira.
setelah berpamitan mereka berempat berjalan keluar.
" terserah sih." jawab alvian
" dua mobil saja " sela chesa
" oke dua mobil saja " alvian mengiyakan ucapan chesa ,
" loh, kok lu disini ?, kok nggak satu mobil sama alvian ?" ujar robin
" nggak , aku ikut kalian saja "kata chesa
" jadi alvian gimana ?" timpal Aulia.
" sendirian kan bisa , ya sudah jalan saja yuk." chesa langsung masuk kedalam mobil robin
kedua suami istri diam mematung, bingung dia yang mengatakan bila berangkatnya pakai dua mobil tapi chesa malah ikut ke mobil mereka bukannya ke mobil suaminya.
" seperti mereka lagi berantem ,sayang " bisik Aulia
" iya , sepertinya, ya sudah ayo masuk." seru Robin
" sebentar, " ujar Aulia lalu menghampiri mobil alvian
" kak , ikut mobil kita saja, lagian chesa ikut mobil kita." ajak Aulia
" hah ?"
" kok bengong, ikut mobil kita saja sekalian nanti kita makan bersama." ajak Aulia
" i.. iya " jawab Alvian
__ADS_1
" ada apa ?" timpal Robin yang datang menghampiri
" ini aku nyuruh kak alvian ikut mobil kita saka, sekalian kita double date " ucap aulia
" hah ?, memangnya kita mau kemana , kita kan cuma mau kerumah sakit liat zoey ." robin mengerutkan keningnya
" ya , kan setelah selesai menjenguk zoey aku kepengennya ke mall sudah lama kita nggak jalan bareng " Aulia menyenggol lengan Robin
" oh.. boleh boleh kalau begitu, yuk ikut mobil kita saja" Robin menarik lengan alvian hingga Alvian mengikutinya.
chesa bingung kenapa alvian kok berjalan ke arahnya maksudnya berjalan kemobil Robin yang ia tumpangi.
ia membelalakkan matanya ketika alvian masuk dan duduk disampingnya.
namun sebelum Alvian masuk ke mobil robin dia terlebih dahulu menitipkan kunci mobilnya pada satpam yang berjaga dirumah orang tuanya chesa.
" sudah semuanya " tanya Robin yang sudah memakai seatbelt
"sudah , ayo berangkat." seru Aulia.
chesa hanya membuang pandangannya ke luar jendela yang ada disampingnya , sedangkan alvian terdiam namun sesekali dia melirik chesa.
mobil robin pun mulai melaju ketempat tujuan mereka.
saat perjalanan kerumah sakit keempat yang ada didalam mobil tidak ada yang bicara .
aulia dan Robin saling lirik ketika mobil mereka berhenti tepat saat rambu lalu lintas sedang berwarna merah.
" sa , hari ini kamu nggak ada kesibukankan." tanya aulia
" hmm , nggak ada , kenapa ?"
" setelah selesai menjenguk zoey kita pergi ke satu tempat ya " ajak aulia
" boleh , " chesa langsung menyetujuinya.
sesampainya di rumah sakit chesa di sambut hangat oleh para suster , namun ada juga orang melihat ke arah mereka yang tidak dimengerti.
" kamu seperti artis saja ya sa , nggak di kantor dulu juga gini " canda robin
" selamat siang sus , kami kesini mau lihat zoey " ucap chesa pada seorang suster yang sedang bertugas di ruangan zoey
" siang bu , oh silahkan bu." balas suster.
" iiih.. cantik banget anakmu sa , gemesnya " Aulia terus memuji kecantikan pada anaknya chesa
" kalian itu beruntung tahu kesininya ketepatan dia sedang bangun, setiap aku kesini dia selalu tidur " timpal alvian
chesa pura-pura tidak mendengar ucapan Alvian tapi telinganya sudah berdiri tegak.
" berarti lu yang nggak beruntung dong , kasihan banget sih lu al anak sendiri saja nggak mau lihat bapaknya" canda Robin tang langsung membuat alvian terdiam namun Aulia ikut tertawa.
" dasar lu."
keempat nya berdiri didepan kaca ruangan inkubator lalu seseorang datang menyapa chesa.
" chesa Olivia." seseorang memanggilnya.
satu orang yang dipanggil namun empat orang yang menoleh.
" Alex " balas chesa
chesa dan alex saling melempar senyum , tapi satu orang yang ada disamping chesa malah melihat ke chesa dan dokter riang bergantian.
dan robin dan aulia kembali melirik ke zoey.
__ADS_1
................... bersambung...................