
terimakasih banyak yang udah like novel aku 🥰🥰🥰🥰
terkejut aku bakal banyak yang like cerita aku.
" chesa Olivia " seseorang memanggilnya.
satu orang yang dipanggil empat orang yang menoleh.
" alex " sapa chesa.
" apa kabar ?" tanya alex
" baik, kamu ?. sedang apa disini?" tanya chesa balik.
" ini lagi ambil hasil uji lab Kimmy. selamat ya atas kelahiran anak kedua mu ." alex mengulurkan tangannya.
" terimakasih." chesa menyambut uluran tangannya.
" itu bayi mu ?" tunjuk alex ke arah ruangan inkubator.
" iya , cantik seperti mommy nya ."puji alex
aulia dan Robin yang ada disana hanya saling melempar pandangan
sedangkan Alvian yang berdiri di samping chesa hanya bisa mengepalkan tangannya.
" baiklah ,aku pamit dulu lain kali baru kita berbincang lagi, ini kartu nama ku." alex memberikan selembar kertas pada chesa
" oke, hati-hati dijalan sampaikan salamku pada kimmy."
" baiklah ,sampai jumpa." pamit alex pada yang lainnya.
selesai menjenguk zoey keempatnya pergi menjenguk david yang juga dirawat dirumah sakit yang sama.
setelah selesai menjenguk david pergi ketempat salah satu mall , sesuai apa yang dikatakan aulia kini mereka berempat telah sampai disebuah mall.
" ngapain kita kesini " tanya chesa bingung, karena ia tidak tahu bila mereka akan ke mall
" ngadem nyari AC dulu lepas tuh pulang " canda robin
" ya jalan-jalan dong chesa , ini ibu anak udah dua masih saja nggak ngerti. kurang asupan apa sih" dumel Robin
" husst mulutnya itu loh , " sela Aulia
" yaaaa.. ngomong apa lu tadi ?" imbuh alvian
" sudah-sudah, sebenarnya kita kesini ngapain sih ?" tanya chesa
" maksud aku ngapain ke mall , entah mau makan atau belanja gitu. " sambung chesa.
" aku mau berbelanja di supermarket , sebentar ya ."
" ya sudah."
....
" kamu dengarkan apa yang dikatakan dokter ,kamu itu harus minum susu hamil dan makan makanan bergizi. " ujar fred sambil menyetir mobilnya
__ADS_1
" fred aku kita ke mall itu ya , aku ingin beli daging ikan salmon."
" siap laksanakan."
"ayo nyonya , " fred merangkul pundak nisya
setelah selesai membawa Nisya memeriksa kandungan mereka menyempatkan diri ke salah satu mall yang tersedia supermarket yang menjual produk dan bahan makanan yang lengkap
" Aulia , aku kesana ya nanti aku susul " ujar chesa
" oke aku ke bagian daging ya " ucap aulia dan di iyakan oleh chesa.
sedangkan Alvian mengikuti chesa berjalan, seperti seorang bodyguard yang tengah menjaga nyonya.
hal itu membuat chesa risih dan menjadi pusat perhatian oleh para pengunjung wanita.
" ngapain jalan dibelakang aku ?" ketus chesa
alvian segera berjalan mengimbangi chesa.
" kamu mau beli apa ?" tanya alvian dengan sopan.
" nggak lihat ini lagi dibagian mana ."
" susu " ralat alvian
" ya sudah berarti aku mau beli susu." chesa mengambil susu formula untuk kennan dan susu pelancar ASI
manik mata Alvian mengikuti gerak tangan apa yang chesa ambil.
lalu dering ponsel chesa menghentikan langkahnya.
" sebentar dok ." chesa menghenti pembicaraannya.
" kak , kamu pegangin ini dulu aku ambil keranjang dulu."
" siapa yang telepon?" tanya Alvian.
bukannya menjawab malahan chesa melengos pergi begitu saja meninggalkan Alvian diam mematung.
seperginya Chesa mengambil keranjang belanjaan.
" sya, kamu ambil ini dulu , aku mau ke parkiran ambil dompet aku ketinggalan, nanti aku susul ya." ucap fred lalu berbalik pergi.
nisya memikir ucapan dokter kandungan yang memeriksanya tadi yang mengatakan semasa hamil muda pasti akan adanya morning sick dan tidak hanya dipagi saja , terkadang hal itu bisa terjadi bila sang calon ini sedang makan dan beberapa saat akan mual atau muntah kembali.
namun dokter mengatakan padanya untuk makan buah atau minum susu agar calon bayinya tumbuh sehat.
nisya juga memikirkan bagaimana dia dulu saat hamil kimmy , ia selalu mengabaikan hal hal yang dikatakan dokter hingga Kimmy terlahir berbeda.
tidak ingin terjadi pada bayi yang dikandungnya nisya pun mengikuti saran dokter.
"aku lupa tanya pada dokter susu apa yang paling bagus untuk wanita hamil." ucapnya sambil melihat begitu banya deretan susu hamil
" yang ini saja , tapi.. kenapa mereka meletakkan begitu tinggi sih." nisya ingin mengambil susu hamil yang varian rasa coklat yang terletak di rak atas.
" ini , wanita hamil tidak boleh berjinjit." alvian memberikan kotak susu yang tadinya terletak di rak atas.
__ADS_1
" mas.. aaa Alvian. , Nisya " ucap keduanya saling terkejut.
nisya tidak menyangka akan bertemu dengan orang yang membantunya mengambil susu ternyata adalah mantan suaminya.
"wajahmu kenapa mas ?" tanya nisya
chesa yang barusan mengambil keranjang berdiri mematung dibelakang alvian dan dibelakangnya juga ada Fred yang sudah kembali setelah mengambil dompetnya yang tertinggal dimobil.
" ini susunya " alvian tidak ingin menjawab pertanyaan nisya
" terimakasih"
"fred" ujar nisya ketika melihat lelaki yang datang bersamanya kini berdiri dibelakang seorang wanita yang sedang memegang keranjang belanjaan.
" chesa" alvian terkejut melihat chesa berdiri dibelakangnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca
" kamu beli apa saja?" tanya fred yang berjalan melewati chesa dan alvian
" a.. aku beli ini sesuai anjuran dokter." ucap nisya dengan gagap.
" baguslah kalau begitu, hai al apa kabar " tanya fred yang berbalik menghadap Alvian.
" baik." jawabnya singkat
" berikan." chesa mengambil beberapa kota susu yang ada ditangan Alvian.
alvian terus menatap wajah istrinya yang terlihat merah padam , dia juga melihat chesa menyeka air matanya.
....
" chesa kemana ya , katanya dia mau nyusul kok belum datang datang." ucap aulia mengedarkan pandangannya mencari sahabatnya
"sudah biarin nanti dia nyusul juga , tenang aja dia nggak sendirian kok ada alvian yang temani dia." ucap robin
" aku coba telepon dia dulu deh , sebentar ya " aulia langsung menghubungi chesa
" ponsel ku lowbat , cova kamu hubungi Alvian tanyain mereka lagi dimana." ujar aulia pada robin.
" iya , sebentar kamu duduk dulu disini , wanita hamil nggak boleh lama-lama berdirinya." robin menuntun istrinya duduk.
" halo al.. lu lagi dimana,? " tanya robin alvian melalu telepon
" aku sedang urusan." jawab alvian
" urusan ? urusan apa ? " tanya Robin
" privasi"
" Halah sok privasi , lalu chesa dimana ?"
" oh.. ok ok , nanti aku kasih tahu Aulia good luck ya " ucap Robin diakhir pembicaraannya melalui telepon.
***sekian dulu cerita dari ku , semoga ceritaku ini bisa membuat kalian suka.
jangan lupa like dan komentarnya ya
pendapat kalian tentang cerita ku selama ini bagaimana.?
__ADS_1
terimakasih sudah menjawabnya.
............... bersambung***................