Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 18. MEMINTA MAAF _HTMA


__ADS_3

"Terima kasih kau sudah membantuku. Aku tidak menyangka Soraya mampu melakukan itu semua. Amor Hanya menundukkan kepalanya. Bernando mengetahui apa yang ada di dalam pikiran Amor saat ini. Karena ia tahu yang melakukan itu semua adalah adik tiri Amor sendiri.


"Kau harus sabar. semua apa yang mereka perbuat akan mendapat balasannya. cepat atau lambat mereka akan mendapatkan segala ganjaran yang mereka lakukan. ucap Amor sambil mengelus pundak Qori.


"Apakah aku aman di sini? tanya Qori penuh selidik kepada Bernando.


"Kau aman di sini. Ini Rumah Sakit terbaik milik keluarga kami. Kau jangan khawatir selama kau dirawat di sini, Kau pasti aman." ucap Bernando membuat Qori mengembangkan senyumnya.


Qori sejenak melupakan apa yang terjadi antara Qori Dan Bernando beberapa minggu yang lalu. Tetapi karena Qori melihat kebaikan Bernando saat ini terhadapnya, Membuat dirinya lupa akan dendamnya kepada Bernando yang menolak dirinya mentah-mentah. Dia berjanji dalam hati untuk berubah menjadi lebih baik.


"Kenapa kau tidak memberitahukan kalau kecelakaan kepada Nyonya lara?" tanya Bernardo penuh selidik. Padahal Fauzan sudah mengatakan kalau Nyonya Lara yang meminta kepada seseorang untuk menghancurkan perusahaan Bernando. Tetapi untuk saat ini Bernando mengesampingkan rasa dendamnya terhadap Nyonya lara. Karena ia merasa tidak tega melihat kondisi Qori saat ini.


"Tidak ada yang peduli kepadaku. Untuk apa aku memberitahunya. Lebih baik aku hidup sendiri daripada memiliki kedua orang tua tapi sama sekali tidak mendapatkan kasih sayang dari mereka. Air bening memenuhi kedua kelopak mata Qori membuat Amor pun menatap qori dengan tatapan iba.


" Astaga Mengapa aku bertemu dengan orang-orang yang hampir sama seperti yang aku rasakan?" gumamnya di dalam hati sembari terus menatap Qori dengan tatapan iba.


Saat dokter sudah mengizinkan Qori pulang ke rumah. Qori begitu bahagia. Ia pun akan memulai aktivitasnya untuk bekerja di perusahaan milik ayahnya yang selama ini dikelola oleh nyonya lara .


Qori menghubungi Tuan Mark untuk mempercayakan perusahaan milik Tuan Mark kepada dirinya saja. bukan kepada Nyonya lara, karena ia juga sudah mengetahui apa yang dilakukan Nyonya lara ke perusahaan yang dipimpin oleh Bernando.


Sebelumnya Bernando sudah memberitahu kepada Qori, membuat Qori pun terhenyak. Ia pun meminta maaf kepada Bernando atas apa yang sudah dilakukan oleh Nyonya lara terhadap perusahaan Bernardo


Bernardo yang melihat ke sungguh-sungguhan dari Qori pun akhirnya mengurungkan niatnya dan meminta Fauzan untuk tidak melanjutkan misi mereka menghancurkan perusahaan milik Tuan Mark ayah kandung Qori yang selama ini dikelola oleh Nyonya lara.


****


"Kalian Dari mana saja, Mengapa baru pulang jam sekarang? tanya Nyonya Alena ketika melihat Amor dan Bernando pulang larut malam. Bernando dan Amor pun duduk di dekat Nyonya Alena. Perlahan Bernando menceritakan apa yang terjadi terhadap Qori membuat Nyonya Alena pun terhenyak.

__ADS_1


Bahkan Bernando juga memberitahu kepada Nyonya Alena, tentang apa yang dilakukan oleh Nyonya lara yang merupakan teman sosialitanya ke perusahaan milik mereka.


"Aku tidak menyangka Nyonya lara serendah itu". ucap Nyonya Alena kepada putranya dan juga Amor yang masih setia duduk di sana.


" Entahlah mom, aku juga tidak percaya begitu saja. Tapi bukti-bukti mengatakan kalau itu benar. Dan apa Mami mengetahui saat Qori mengalami kecelakaan dan maut hampir saja merenggut nyawanya qori, Nyonya lara seolah tidak peduli.


Bahkan dia tidak melihat Qori sama sekali saat berada di rumah sakit. Qori pun sengaja tidak memberitahu keadaannya kepada Nyonya lara. Membuat kami pun merasa bingung akhirnya Amor memberanikan diri bertanya kepada Qori.


Ternyata Nyonya lara sama sekali tidak peduli kepada Qori. Hal itulah yang membuat Qori hidup urakan selama ini.


" Aku jadi kasihan melihatnya, tetapi bukan berarti aku kasihan Aku mencintainya. Aku sama sekali tidak mencintai Qori.


Jadi jangan sekali-sekali mami berniat menjodohkan aku kepada Qori. Karena Bernardo sudah memiliki pilihan sendiri.


"Benarkah?


Nanti juga Mami akan tahu. Mami Tenang saja." ucap Bernardo membuat Nyonya Alena semakin penasaran.


Nyonya Alena beralih bertanya kepada Amor. setidaknya Amor pasti mengetahui Siapa wanita yang sering ditemui Bernando. Padahal selama ini Amor tidak pernah melihat Bernando menemui seorang wanita selama dia menjadi asisten pribadi Bernando.


Amor mengerikan bahu nya. pertanda dia juga tidak mengetahui Siapa wanita yang dapat mencuri perhatian Bernando saat ini.


"Kau main rahasia-rahasiaan sama mami, itu tidak asik." ucap Nyonya Alena yang mampu membuat Bernando langsung terkekeh.


lalu ia pun beranjak dari tempat duduknya, ingin Langsung istirahat malam itu. Amor pun kembali ke kamarnya setelah berpamitan kepada Nyonya Alena. Setelah membersihkan diri, Amor kembali membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Bayang-bayang kecelakaan yang menimpa Qori saat itu membuat dirinya teringat dengan kecelakaan yang menimpa nyonya Ellen yang menimpa ibu kandungnya sendiri. Aku malah curiga. Mengapa kecurigaanku semakin kuat kalau kecelakaan mami itu rekayasa dari Nyonya Yuan lie? gumam. Amor di dalam hati.

__ADS_1


Pelan-pelan aku akan menyelidikannya nanti, aku yakin akan mendapatkan bukti-bukti nanti. walaupun kecelakaan itu sudah sekitar 15 tahun yang lalu ." gumamnya di dalam hati. lagi-lagi Amor tidak bisa memejamkan matanya.


Ia pun kembali meraih gitar yang menemani hari-harinya. Ia kembali memetik gitarnya perlahan Amor mengeluarkan suaranya. suara merdu yang mampu menghipnotis setiap orang yang mendengar dentuman lagu dari Amor.


Kali ini Amor menyanyikan lagu yang berjudul never enough. Membuat hatinya sedikit damai melupakan masa lalu yang terjadi. suara merdu Amor terdengar jelas di telinga Bernando, ia menempelkan telinganya ke dinding kamarnya ingin sekali lebih dekat mendengar suara merdu itu.


"Benar-benar gila, suaranya benar-benar enak didengar." gumam Bernando di dalam hati. beberapa judul lagu sudah dinyanyikan oleh Amor. baru Ia pun kembali merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Hingga menunggu beberapa menit kemudian, akhirnya Amor tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.


Sementara Bernardo di dalam kamarnya, masih merasakan mendengar suara Amor. "Ada apa denganku? Mengapa bayang-bayang wanita itu berada di dalam pikiranku?gumam. Bernardo di dalam hati. Beberapa hari belakangan ini hubungan Bernando dengan Amor semakin dekat.


Itu karena Amor sudah menjadi asisten pribadi Bernando. Tetapi Amor hanya menganggap Bernando itu merupakan Bosnya, tidak lebih dari itu. Ia tidak berpikir perhatian lebih yang diberikan Bernando kepadanya karena Bernando mencintainya.


"Kau satu-satunya wanita yang mampu membuat aku sulit untuk tidur. Kau harus ku hukum." gumam Bernando di dalam hati karena bayangan Amor selalu melekat di pikirannya, membuat dirinya tidak dapat tertidur pulas.


Keesokan paginya Amor mengetuk pintu kamar milik Bernando. Ia sengaja membangunkan Bernando hari ini, agak kesiangan mengingat hari ini, hari weekend. tentunya Bernando tidak masuk kantor dan waktunya untuk rehat, setelah beberapa hari melakukan aktivitasnya yang menguras tenaga dan pikiran.


Tok ...


tok ...


tok ...


Suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Bernando. Sebenarnya pagi ini Bernando sudah terbangun. Tetapi ia memilih untuk Diam tidak menjawab agar Amar masuk dengan sendirinya. Karena tak kunjung mendapat jawaban, Amor membuka pintu kamar yang ditempati oleh Bernando.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


__ADS_2