Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 64. AMOR MELAHIRKAN _HTMA


__ADS_3

Kini usai kandungan Amor sudah genap sembilan bulan. Tapi belum ada tanda mau melahirkan. Hingga Amor dan Bernando pergi ke sebuah mall berniat untuk membeli keperluan yang di inginkan Amor. Tapi saat mereka sudah membeli beberapa barang,


Tiba-tiba suara rintihan Amor terdengar jelas di telinga para orang yang ada di sana


Membuat Bernando sedikit panik mendengar rintihan Amor. Padahal Bernardo dan Amor baru saja ingin meninggalkan mall setelah selesai membayar barang belanjaan mereka.


"Auh.....sakit!" keluh Amor, karena merasakan rasa sakit yang amat sakit ia rasakan. Membuat setiap orang yang ada di sana pun melihat ke arah Amor. Salah satu ibu yang ada di sana pun menghampiri Amor "Nak.....sepertinya kamu sudah ingin melahirkan. Kamu harus segera dibawa ke rumah sakit." ucap Ibu paruh baya itu kepada Amor .


Sementara Bernardo sudah sangat panik melihat istrinya yang sudah merintih kesakitan di dalam pusat perbelanjaan itu. Tiba-tiba air keruh mengalir begitu saja dari ******** Amor, membuat Bernando semakin panik. Ia pun langsung menghubungi rumah sakit terdekat agar bersiap untuk membantu istrinya.


Security dan manajer yang bertugas di mall itu pun, membantu Bernando untuk membawa Amor ke rumah sakit. Sementara salah satu asisten rumah tangga yang kebetulan ikut mendampingi mereka juga sudah sangat panik melihat majikannya merintih kesakitan.


Ia bingung harus melakukan apa. Sehingga ART itu pun mengikuti Bernando dan dibantu oleh security dan manajer, naik ke dalam mobil. Untuk segera dibawa ke rumah sakit.


Di dalam mobil Mobil Terus meringis kesakitan. Air mengalir terus saja semakin deras. Membuat Bernardo menjadi khawatir, ia takut terjadi sesuatu kepada Amor dan anak yang ada di dalam kandungan Amor.


"Tahan ya sayang, sebentar lagi kita sampai dirumah sakit." ucap Bernando sambil mengecup kening Amor.


Amor terus merintih kesakitan terlihat keringat Amor sudah mengguyur seluruh tubuhnya. Karena menahan rasa sakit yang ia rasakan.


Tolong percepat mobilnya Pak!" saya tidak ingin terjadi sesuatu kepada istri saya." ucap Bernando kepada manajer itu. Yang kebetulan manajer itu menggantikan Bernando untuk menyetir mobil milik Bernando menuju rumah sakit.


Setelah tiba di rumah sakit, terlihat petugas rumah sakit dan dokter sudah bersiap menunggu kedatangan Amor. Karena sebelumnya Bernando sudah menghubungi pihak rumah sakit.


Bernando sangat gelisah Ketika istrinya sudah berada di ruang bersalin dan diperiksa oleh dokter kandungan dan perawat yang bertugas di sana. "Ya Allah lancarkanlah persalinan istriku, semoga Amor dan anak kami sehat-sehat saja." doa Bernando di dalam hati.


Sementara ART itu, terus gelisah mondar-mandir di depan ruang bersalin. "Ya Allah selamatkanlah Nyonya Amor. Saya tidak tahu harus bagaimana jika terjadi sesuatu kepada Nyonya Amor dan anaknya ya Allah. lancarkanlah persalinan Nyonya Amor." doa ART di dalam hati sambil terus memandang ke arah ruang bersalin.

__ADS_1


"Dengan Tuan Bernando? tanya salah satu suster yang ikut bertugas menangani Amor


" Ia suster saya." jawab Bernandung


"Silahkan masuk pak..... istri anda menginginkan anda berada disampingnya selama persalinan berlangsung." ucap suster itu kepada Bernando


"Baik sus...." jawab Bernando


"Bantu dalam dukungan doa ya, agar persalinan istri saya berjalan dengan lancar. Ucap Damian kepada ART, dibalas anggukan dari wanita yang sudah lama bekerja di rumah Tuannya . pertanda dirinya paham maksudnya.


Diruang bersalin, Tampak Amor merintih kesakitan.


"Mas ......sakit." jerit Amor. Membuat hati Bernando bagai tersayat pisau tajam. Karna Bernando tidak tega melihat istrinya kesakitan. Tetapi Bernando tidak bisa berbuat apa apa. Ia hanya berharap kalau Amor dan bayinya sehat dan proses persalinannya lancar tanpa kendala apapun.


Dokter meriksa posisi bayi Amor . Yang ternyata Amor sudah pembukaan sempurna.


"Ayo Nyonya terus satu......dua.....tiga"Amor dipandu oleh dokter untuk mengejan. Tapi belum juga berhasil. Hal itu membuat amor kekurangan tenaga.


"Ayo sayang, kamu pasti bisa kamu wanitaku yang paling kuat dan mami the best buat putra putri kita." Ucap Bernando untuk menyemangati Amor sambil mengecup kening Amor.


Amor kembali bersemangat untuk mengejan agar bayinya segera lahir. "Satu ......dua.....tiga"dokter kembali memandu Amor mengejan. Sampai beberapa kali dokter memandu Amor mengejan. Tetapi belum juga lahir.


"Nyonya harus kuat kepala bayinya sudah kelihatan kasian bayinya terjepit, nyonya ngejan jangan setengah-setengah. mengejanya dengan napas panjang." ucap dokter memberitahu trik mengejan agar segera berhasil.


Amor melakukan instruksi dari dokter dan suster. Akhirnya perjuangan Amor tidak sia sia. "Oek.... oek ....oek " tangis bayi wanita terdengar jelas ditelinga Bernando membuat Bernando sangat bahagia akan kehadiran putrinya. "Selamat ya pak bayi anda laki laki ." kata dokter memberitahu kalau bayi Amor berjenis kelamin laki laki.


"Trimakasih dokter, trimakasih suster.....kalian sudah membantu persalinan istri saya." ucap Bernando berterimakasih kepada suster dan dokter yang menangani amor

__ADS_1


"Sama sama Tuan ....ini Sudah tugas kami kok."kata Dokter Bimo yang menangani persalinan Damian setelah membereskan persalinan saatnya Amor dipindahkan keruang rawat inap VIP yang berada dirumah sakit.


"Sayang..... trimakasih kamu sudah memberikan kado terindah buat mas." ucap Bernando sambil mengecup kening Amor


"Sama sama mas...." sahut Amor


"Oh iya mas, mama mana? tanya Amor kepada suaminya mencari keberadaan Nyonya Alena


"Mama ada diluar " sahut Bernando


"Ajak masuk aja mas."


"Belum bisa sayang, karna ini masih diruang bersalin. Sebentar lagi kamu dipindahkan keruang VIP. Mereka masih mempersiapkannya. kata Bernando kepada Amor .


Bernando benar-benar bahagia karena proses persalinan Amor berjalan dengan lancar


semua ini tidak luput dari kerjasama kita semua." ucap Amor kepada Bernando


Setelah Amor dipindahkan ke ruang rawat inap di ruang VIP, tampak Nyonya Alena langsung datang menghampirinya lalu memberikan pelukan kepada Amo. Karena Nyonya Alena sangat bahagia akan kehadiran cucu pertama untuk keluarga Bernando.


Dan terlihat Nyonya Alena tampak antusias menggendong tubuh mungil cucunya.


"Selamat ya sayang kamu sekarang sudah menjadi seorang Ibu. Jujur Mami sangat bahagia akan kabar gembira ini" ucap Nyonya Alena Langsung kembali memeluk Amor dan mengecup kening dan wajah tampan cucu dan putranya bernando. Yang di beri nama, Daniel Bernando.


Tamat...


hai hai readers yang baik author istirahat dulu Yach nanti kita lanjutkan lagi, dukung terus karya author dengan beri like coment dan votenya ya. kalau boleh di share juga agar rame yang baca 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏💓💓💓💓💓💓💓

__ADS_1


yuk mampir ke karya baru emak


__ADS_2