Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 57. WANITA IBLIS _HTMA


__ADS_3

Jack tidak dapat melakukan apa-apa, selain pasrah. Karena tubuhnya sudah sangat lemah, akibat hantaman keras yang dilakukan oleh anak buah Bernando. Hingga Jack berbaring lemah tidak berdaya. Karena anak buah Bernando berkali-kali melayangkan tinju ke wajah,rahang dan juga bagian perut anak buah Nyonya Yuan lie yang bernama Jack.


Qori Dan Bernando masuk melihat Nyonya Yuan yang masih menatap Amor dengan Tatapan membunuh. Ingin sekali dirinya melenyapkan Amor saat itu juga. Tetapi ia mengurungkan niatnya. Karna Soraya masih berada ditangan Bernando.


Prok....


Prok ....


Prok.....


Suara tepuk tangan dari Bernando terdengar jelas di telinga Nyonya Yuan lie.


"Kau memang wanita yang sangat luar biasa. mampu melakukan apapun untuk mencapai keinginanmu. Termasuk menghabisi nyawa seseorang.


"Kamu sudah tua, tapi tidak ada tobat tobatnya. Apa yang merasuki pikiranmu?" Nyonya Yuan, mungkin di hatimu hanya ada rasa iri dan dengki kepada setiap orang. Hentikan rencana busukmu. Kalau kau tidak ingin kehidupanmu dibayang-bayangi dengan dosa-dosa yang kamu lakukan di masa lalu.


Berhenti bermain-main denganku jika kau tidak ingin menyesal.


"Jika kau berani bermain-main dengan Bernando, maka siap-siaplah akan kehancuran kehidupanmu. Bernando berusaha mengingatkan Nyonya Yuan, agar tidak terlalu obsesi untuk menggapai keinginannya. Dan bernandu juga meminta kepada Nyonya Yuan, agar Nyonya Yuan segera membebaskan Amor dari genggamannya.


Tetapi sepertinya Nyonya Yuan lie sama sekali tidak bersedia, dan malah ingin menodongkan senjata ke bagian kepala Amor. Membuat Bernando sedikit khawatir. Nyonya Yuan akan melakukan tindakan yang gegabah. Kau berani melakukan seperti itu, kepada istriku? lakukan jika kau memang berani. Maka peluru anak buahku akan lebih dulu menembus otak anakmu Soraya." ucap Bernando kepada Nyonya Yuan sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


"Aku tidak peduli akan Soraya. Yang penting aku mendapatkan harta kekayaan milik suamiku.


"Ha....ha....ha tawa Nyonya Yuan membuat Bernando menggelengkan kepalanya.


" Ciuh...... dasar wanita iblis!!! bisa-bisanya kau tertawa seperti itu. Sekarang tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Aku tidak mempermasalahkan suara tawamu itu. Karena sebentar lagi tawamu itu akan berubah menjadi tangisan." ucap Bernando kepada Nyonya Yuan.


"Sayangnya, aku sama sekali tidak takut dengan ancamanmu itu. Aku tidak peduli sama sekali. Lebih baik kalian pergi dari sini. kalau tidak, peluru ini akan menembus kepala istri kamu." ucap Bernando membuat Bernando sangat kesal dan emosi mendengar ancaman dari Nyonya Yuan.


Qori melirik ke arah Bernando. Lalu mengedipkan matanya memberikan kode, agar Bernando bersiap menangkap Amor, jika Qori melakukan tindakan yang dapat membuat Nyonya Yuan melepaskan Amor begitu saja.


Qori langsung menghampiri Nyonya Yuan. Aku tidak menyangka wanita sosialita seperti Nyonya Yuan lie teman dekat dan teman lama dari mamiku Nyonya Lara. Tapi Mengapa Putri Nyonya Yuan, tega melakukan tindakan yang dapat merugikan aku? padahal aku sendiri putri dari teman sosialitanya? dan juga teman satu SMA-nya?" ucap Qori sambil menatap Nyonya Yuan dengan senyuman.


"Kau putrinya Lara?" tanya Nyonya Yuan lie penuh selidik.


" Iya, saya putrinya. Putri kandungnya. Mengapa anda seperti terkejut Nyonya? seharusnya anda tidak perlu terkejut seperti itu. Karena bisa dikatakan dua kali seminggu kalian akan bertemu, dengan ibuku. Jadi tidak perlu merasa sok terkejut seperti itu. Dan sekarang aku tanya mengapa Soraya tega melakukan tindakan ingin membunuhku pada saat itu? tanya Qori sambil terus mendekati Nyonya Yuan.


Di saat yang bersamaan, Qori langsung meraih pistol yang ada di tangan Nyonya Yuan. Hingga Pistol itu pun jatuh ke tangan Qori. Yang mampu membuat Nyonya Yuan sama sekali tidak berkutik.


Qori langsung mengarahkan pistol itu ke arah Nyonya Yuan lie dan saat ini, Bernando langsung melepaskan Amor dari ikatan tali yang begitu ketat dan itu dilakukan oleh anak buah Nyonya Yuan. Kau tidak bisa macam-macam lagi. Kau harus ikut dengan kami. ucap Qori dan Bernando berteriak memanggil anak buahnya untuk segera menangkap Nyonya Yuan lie dan mengikatnya.


Mereka ingin segera membawa Nyonya Yuan bertemu dengan Soraya. Yang mana Bernando dan Qori ingin memberikan pelajaran yang sangat berarti kepada Nyonya Yuan agar Nyonya Yuan tidak semena-mena melakukan sesuatu terhadap orang lain.

__ADS_1


Terlihat Nyonya Yuan berusaha memberontak. Tetapi anak buah Bernando seolah tidak peduli. Ia membiarkan begitu saja. Nyonya Yuan berteriak-teriak minta tolong, agar dilepaskan dari genggaman anak buah Tuan Bernando.


Tampak Tuan Bernardo dan Almaira tersenyum mendengar suara jeritan Nyonya Yuan. Sementara Amor yang masih sedikit trauma akan kondisi itu, terus memegangi Bernando. Seolah dirinya tidak ingin terpisah dari Bernando.


"Pastikan dia akan menyesal nantinya. Aku tidak akan akan pernah memaafkan Soraya dan Nyonya Yuan." gumam Amor dalam hati sembari terus mengikuti suaminya keluar dari gedung itu. Hingga mereka tiba di mobil.


Amor dan Bernando masuk ke dalam mobil yang sama. Sementara Alex dan Qori juga berada di mobil mereka. Dan nyonya Yuan saat ini sudah ditangani oleh anak buah Bernardo dan akan dibawa langsung ke markas bertemu dengan Soraya di sana.


Sungguh disayangkan. Wanita cantik seperti Soraya, harus mendapatkan hukuman yang setimpal. Karena apa yang dilakukannya sudah diluar batas.


Di sisi lain tampak Nyonya Alena masih setia menunggu kehadiran Putra dan menantunya. Ia pun merasa bersalah karena tidak mendengar apa yang dikatakan oleh putranya, agar menunda perjalanan bulan madu mereka saat ini. Karena acara bulan madu yang sudah disediakan oleh Nyonya Alena, sudah sirna begitu saja akibat perbuatan jahat Nyonya Yuan.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya emak


__ADS_1


__ADS_2