Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 29. MERASA MENANG _HTMA


__ADS_3

Di tempat lain tepatnya di kota Antipolo provinsi Rizal, Filipina terlihat Soraya berada di kamar hotel sedang menikmati kesehariannya. Setelah ia melarikan diri dari kota Manila. Dengan bantuan Nyonya Iwan dia berhasil melarikan diri. Tetapi Bernando tidak akan tinggal diam. Ia tetap mencari keberadaan Soraya atas apa yang ia lakukan terhadap Qori Dan juga Amor.


"Kamu pikir kamu siapa Qori, Aku tidak akan membiarkan Alex jatuh ke pelukanmu." gumamnya Sambil tertawa, merasa dirinya menang saat ini. Karena ia berhasil melarikan diri dari kejaran Bernando saat ini. Nyonya Yuan lie berhasil menyogok pihak Kepolisian agar menyatakan kecelakaan yang menimpa Qori murni karena kecelakaan.


Dan pemberitaan itu pun beredar luas di media sosial dan media massa. Membuat Soraya mengembangkan senyumnya di kota Antipolo provinsi Rizal. "Aku tidak menyangka ternyata semudah ini melancarkan aksi ku. Makanya jangan macam macam kepada soraya Qori. Kau tidak ada apa apanya dibandingkan diriku.


Sebentar lagi aku juga akan dapat melenyapkan Tuan Gani, karena dia tak kunjung menyetujui pengalihan nama kepemilikan hotel dan harta kekayaan milik Papa Daniel. Kalau itu tidak bisa aku lakukan, Lebih baik aku menghancurkan perusahaan Papa Daniel sedikit demi sedikit aku nikmati saja di kota ini." gumamnya bermonolog sendiri sembari meneguk wine yang sudah ada di atas meja.


Soraya benar-benar sudah gila. Terlalu terobsesi. Tiba-tiba ia teringat dengan sosok Amor yang mereka usir saat hujan deras dan petir bergemuruh. "Semoga aja anak itu sudah enyah dari muka bumi ini. Agar tidak ada rintangan lagi untuk menguasai harta kekayaan Papa Daniel.


"Wah betapa enaknya jadi anak orang kaya memiliki segalanya. Hidup begitu nikmat mewah dan mendapatkan fasilitas terbaik di mana-mana. Soraya membayangkan betapa bahagianya dirinya saat ini dapat menikmati harta kekayaan Tuan Daniel.


Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Soraya. Ia melihat dari balik pintu Siapa yang mengetuk pintu kamarnya siang itu. Soraya melihat Nyonya Yuan Lie yang datang menghampirinya.


Soraya mengembangkan senyumnya, lalu membuka pintu kamar hotel itu memeluk Nyonya Yuan, Karena ia merasa merindukan Nyonya Yuan lie yang merupakan ibu kandungnya sendiri, dan karena nyonya Yuan Li lah maka Soraya dapat menikmati kemewahan seperti saat ini.


"Aku sangat merindukanmu mom." ucap Amor sambil memeluk Nyonya Yuan lie


"Mami juga sangat merindukanmu. Bagaimana kabarmu di sini apa kau baik-baik saja? tanya Nyonya Yuan kepada Soraya yang tampak tersenyum sumringah bahagia.


"Seperti yang Mama lihat, Amor sangat tampak happy menikmati kemewahan harta kekayaan yang dimiliki Papa Daniel. Kalau bukan Mami yang melakukan ini, kau tidak dapat menikmati kemewahan ini.

__ADS_1


"Maksud mami?


"Apa kau yakin kalau kecelakaan yang menimpa Nyonya Ellen itu merupakan kecelakaan murni? Oh tidak! sama seperti yang kau lakukan terhadap Qori.


Mami melakukan semua itu, agar Daniel menikahi Mami dan mami dapat menikmati harta kekayaan yang dimiliki papa Daniel. Saat kematian Nyonya Ellen, disitu mami mencari celah untuk dapat lebih dekat dengan Tuan Daniel. Dan ternyata perhatian yang mami berikan kepada Papa Daniel, membuat Papa Daniel menikahi mami.


Hingga kamu mendapatkan fasilitas ini semua. Jadi jangan kamu kira kita mendapatkan ini semua dengan mudah. butuh pemikiran yang cerdik dan licik agar mendapatkan segala apa yang kita impikan." ucap Nyonya Yuan.


Amor langsung tertawa ngakak dan memeluk Nyonya Yuan lie


"Berarti kepintaran Soraya berasal dari mami." ucapnya Sambil tertawa ngakak membuat Nyonya Yuan pun ikutan tertawa.


"Tidak, Mami tidak bisa lama-lama di sini. Mami datang ke sini, hanya untuk memastikan kau baik-baik saja di sini atau tidak. Mami akan segera kembali ke Manila. nikmati saja hari-harimu di sini sampai suasana tenang. Jika kau membutuhkan sesuatu, hubungi Mami." ujar Nyonya Yuli kepada putrinya.


Soraya mengembangkan senyumnya. Kau memang paling Mami the best untukku. Tahu saja yang Soraya inginkan. Ucapnya ketika Yuan lie memberikan paper bag kepada Soraya.


Tanpa mereka sadari anak buah Bernando sudah mengetahui Di mana keberadaan Soraya saat ini. Anak buah Bernardo menghubunginya saat itu. Maaf Tuan, kami sudah menemukan Di mana keberadaan Soraya saat ini. Dia berada di kota Antipolo provinsi Rizal. Dia menginap Di Hotel Timberland.


Sepertinya Nyonya Yuan lie datang menghampiri Soraya di hotel itu saat ini. "Bagaimana Tuan, Apa kami langsung melakukan penyergapan atau tunggu Nyonya Yuan lie meninggalkan Soraya?" tanya anak buah Bernando.


"Tangkap dia, dan bawa ke hadapanku. Aku ingin memberikan pelajaran kepada wanita itu. Teriak Bernando saat ia mendengar dari anak buahnya, kalau saat ini Soraya Sudah mereka temukan. Saat Bernando sudah selesai berbicara di dalam sambungan telepon selulernya, Ia pun kembali menemui Nyonya Alena dan Amor yang sedang duduk di ruang tamu.

__ADS_1


Hari ini Bernardo memilih untuk tidak masuk ke kantor dan mempercayakan segala urusan kantor kepada Fauzan. Fauzan sedikit kewalahan menangani kantor, karena ia harus bolak-balik ke rumah untuk meminta tanda tangan persetujuan jika mereka membutuhkan tanda tangan dari Bernando.


Tetapi itu tidak masalah bagi Fauzan. Yang penting sahabat sekaligus bosnya Fauzan itu merasa bahagia. Apalagi setelah ia mengetahui apa kejadian malam itu membuat Fauzan tidak ragu-ragu untuk loyalitas bekerja di perusahaan yang dipimpin oleh Bernando. karena baginya Bernando, bos yang selama ini mengetahui kesedihan dan selalu membantu dirinya jika saat kesulitan.


"Bagaimana tentang rencana pernikahan kalian, Mami ingin semuanya berjalan dengan lancar tanpa kekurangan satu apapun. Yang pasti kalian harus segera menikah." ucap Nyonya Alena di hadapan Bernando dan juga Amor.


"Kalau Bernando sendiri menikah sekarang juga Bernando bersedia ." ucapnya sambil merangkul tubuh Amor di hadapan Nyonya Alena. Seolah dirinya tidak sabar ingin sekali menikah dengan Amor.


Mami sudah mengurus segalanya, tinggal kalian mempersiapkan diri. Kau bawa Amor ke butik langganan Mami, untuk melakukan fitting baju. habis itu kalian foto prewedding. Mami sudah kirimkan nomor ponsel fotografer yang akan menangani foto prewedding kalian." ucap nyonya Alena membuat Amor Terhenyak.


"Mempersiapkan segalanya? apa semudah itu mempersiapkan acara pernikahan?


"Bagi Mami tidak ada yang sulit. Kamu tenang saja Sayang, tinggal persiapkan diri saja. Mami akan mengurusnya semua. Kamu sudah dengar bukan, sebelum ini juga Mami sudah mengatakan kepada kamu Kalau Mami yang akan mengurus pernikahan kalian. jika Mami sudah mengurusnya tidak perlu ragu. ucap Nyonya Alena kepada Amor dibalas anggukan dari Amor.


Bernando menatap Amor dengan tatapan penuh arti. Ia merasa bahagia tidak lama lagi Amor akan menjadi pendamping hidupnya. Tetapi Bernando tidak mengetahui apa Amor juga mencintainya atau tidak. Tapi ia tidak peduli. Yang penting Amor tetap berada di sampingnya, itu yang membuat dirinya bahagia. Dan sudah cukup baginya


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓

__ADS_1


__ADS_2