
Tiga hari sudah berlalu kini acara pernikahan Bernando dan Amor akan diadakan di salah satu berbintang lima yang ada di kota Manila. Di kamar yang sangat mewah dan megah, tampak tiga orang MUA datang menghampiri Amor untuk merias Amor.
Melihat kedatangan tiga orang MUA menghampiri Amor di kamar Megah dan mewah itu, Amor tampak tersenyum melihat tingkah seseorang MUA yang bersifat Ala perempuan, Walaupun dia sebenarnya seorang laki-laki. Tetapi ia merasa terhibur akan kehadiran MUA yang ada di sana.
Setelah selesai dirias, dan memakai baju pengantin yang sudah dipesan khusus dari perancang terkenal, terlihat Amor sangat cantik dan anggun. Bagai Miss universe tahun 2020. "Wow cantik banget."gumam salah satu MUA yang bertugas merias Amor.
Terlihat Bernando, Nyonya Alena dan Qori datang menghampiri Amor.
Melihat kecantikan Amor, Bernando sangat terpesona. "Kamu cantik banget Sayang, nggak sabar Mas ingin melahap kamu." bisik Bernando kepada Amor, untuk menjahili Amor. Membuat Amor sedikit merinding, dan seketika wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
Setelah selesai acara pemberkatan nikah di salah satu gereja, yang lokasinya tidak jauh dari rumah yang ditempati oleh Bernando dan juga Nyonya Alena akhir-akhir ini, seluruh anggota keluarga, kedua belah pihak langsung menuju hotel tempat di mana diadakannya resepsi pernikahan Amor dan juga Bernando. Tetapi sayangnya keluarga dari Amor sendiri, tidak bersedia hadir di acara pesta pernikahan itu.
Para kolega bisnis Tuan Bernardo, ikut serta menghadiri resepsi pernikahan Bernando tidak terkecuali dengan Tuan Gani yang datang langsung dari kota Moskow menghadiri pesta pernikahan Bernando dan juga Amor. Qori yang sudah tiba untuk menghadiri pernikahan seorang penolong dirinya langsung menuju lokasi resepsi pernikahan.
"Ia melihat semua serba mewah.
"Akhirnya Amor dan Bernando berjodoh. orang yang baik berjodoh dengan orang yang baik pula."gumam Qori di dalam hati.
Sementara di tempat lain, tampak Nyonya Yuan merencanakan sesuatu yang ingin menghancurkan acara pernikahan Bernando dan juga Amor. Tetapi Bernando dan nyonya Alena yang sudah memprediksi itu akan terjadi, memperketat penjagaan di sekeliling Hotel dan juga di dalam Hotel. Puluhan personil Kepolisian dan juga anak buah Bernardo sudah berjaga di sana.
Karena sebelumnya, Bernando sudah meminta kepada salah satu rekannya yang kebetulan bertugas di dinas Kepolisian. Sehingga gerak-gerik Nyonya Yuan lie tidak leluasa. Tetapi Nyonya Yuan yang sangat licik, memanfaatkan berbagai macam cara untuk dapat masuk ke lokasi acara resepsi pernikahan itu diadakan.
"Dasar wanita licik! kau memang harus diberikan pelajaran. Aku akan mengirimkan video putrimu yang kami sekap di salah satu ruang tertutup. "Fauzan langsung mengarahkan anak buahnya untuk mengawasi gerak-gerik Nyonya Yuan dan para anak buahnya.
__ADS_1
Nyonya Yuan lie yang berpura-pura sebagai pelayan yang akan menghantarkan minuman kepada Bernando dan juga Amor
"Biarkan saya saja yang menghantarkan minumannya. Lebih baik kamu mengerjakan yang lain, aku pasti bisa menghantarkannya kepada bos." ucap Nyonya Yuan lie kepada pelayan itu. Terlihat Nyonya Yuan mengalihkan perhatian pelayan itu. Sehingga pelayan itu meletakkan minuman itu begitu saja. Yang akan dihantarkannya kepada Bernando dan juga Amor.
Di saat perhatian pelayan itu teralihkan, kini Nyonya Yuan lie memasukkan sesuatu ke minuman yang akan diminum oleh Bernando dan juga Amor. Kemudian pelayan itu menghantarkan minuman yang sudah di sabotase oleh Nyonya Yuan lie.
"Aku pastikan Kalian pasti mampus, kau memang tidak sayang dengan nyawamu. Sehingga kamu lebih memilih menyelamatkan aset milikmu, daripada menyelamatkan wanita yang kau cintai." ucap Nyonya Yuan. Kalau saja kau bersedia pengalihan nama harta warisan itu, Kau pasti Hidup baik-baik saja tidak harus seperti ini."
Tetapi Fauzan yang sudah memperhatikan gerak-gerik yang dilakukan oleh Nyonya Yuan lie, yang dilakukan oleh Nyonya Yuan melalui CCTV yang terpasang di setiap sudut ruangan yang ada di hotel itu. Melalui CCTV terpasang di setiap sudut ruangan langsung berlari dan parkiran hotel.
Burk....!!!!
Fauzan sengaja menabrak pelayan, yang membawa minuman untuk kedua mempelai. dan minuman itupun jatuh ke lantai. "Maaf Ate, Maaf saya tidak sengaja. Fauzan sengaja menabrak agar minuman yang dia bawa pelayan itu, terjatuh dan tidak terminum oleh Bernando dan Anisa. "Oh tidak apa-apa Pak, saya akan mengganti minumannya jawab pelayan itu.
Di saat perhatian pelayan itu teralihkan Nyonya Yuan memasukkan sesuatu ke minuman Bernando dan juga Amor. Kemudian pelayan itu mengantarkan minuman yang sudah disabotase oleh Nyonya Yuan
"Aku yakin rencana aku kali ini akan berhasil.
Siapa suruh kalian ikut campur dalam urusanku, dengan wanita pembawa sial itu. Aku tidak menyangka ternyata Amor bernasib baik mendapat suami kaya raya seperti Bernando. Tetapi yang seharusnya yang menjadi pendamping Bernardo bukanlah Amor, melainkan putriku Soraya."
"Amor tidak pantas menjadi pendamping hidup Bernando. Itu sangat tidak pantas." kesel Nyonya Yuan, ketika mengetahui kalau hari ini pesta pernikahan Bernardo dengan Putri tirinya yang sudah ia usir Beberapa bulan yang lalu, dari rumah yang selama ini mereka tempati.
"Wanita pembawa sial! kau harus enyah dari permukaan bumi ini. Kau tidak pantas berada di samping Bernando. Kau ancaman bagiku. Aku kehilangan segalanya, hanya karena kehadiranmu. Lebih baik kau mati sekarang. Go to the hell..... ." ucap Nyonya Yuan dari kejauhan memperhatikan pelayan itu, menghantarkan minuman yang sudah ia sabotase sebelumnya.
__ADS_1
Tetapi, Fauzan yang sudah memperhatikan gerak-gerik Nyonya Yuan. Yang mana Nyonya Yuan lie merupakan Tamu Tak diundang di sana. Banyak dari kolega bisnis datang menghadiri pesta pernikahan Bernardo, dan juga Amor. Tetapi tak ada seorangpun yang menyadari kalau Indonesia sudah masuk ingin merencanakan pembunuhan terhadap Amor.
Untung saja, sebelumnya Fauzan terus memperhatikan gerak-gerik orang yang menghadiri pesta pernikahan Tuannya. Hingga Fauzan yang sudah memperhatikan itu, melalui CCTV yang terpasang di setiap sudut ruangan, langsung berlari menghampiri pelayan yang akan menghantarkan minuman untuk Amor.
Brukk.....
Fauzan sengaja menabrak pelayan yang membawa minuman, untuk kedua mempelai dan minuman itu pun jatuh ke lantai. Hingga suara pecahan gelas terdengar jelas di telinga para tamu undangan, yang hadir di sana."
"Maaf...maaf...., saya tidak sengaja." ucap Fauzan agar pelayan itu tidak mencurigai, kalau ia sengaja menabraknya. Agar minuman yang dibawa pelayan itu terjatuh dan tidak diminum oleh Amor.
"Oh tidak apa-apa Tuan, Saya akan mengganti minumannya." jawab pelayan itu sambil mengembangkan senyumnya.
"Tidak, Sudah Ate. Biar saya yang mengganti minumannya, dan langsung menghantarkannya kepada mereka Lagian. Saya yang menabrak adik jadi sebagai permintaan saya. Saya akan menggantikan minumannya dan langsung menghantarkannya." ucap Fauzan dibalas anggukkan dari pelayan itu, yang sudah ia tabrak sebelumnya.
Nyonya Iwan yang sudah mengetahui rencananya gagal total naik darah. "Sial!!!!gagal lagi, gagal lagi. Dasar tuh si Fauzan lelaki brengsek." gumam Nyonya Yuan lie dalam hati merutuki Fauzan.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1