Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 7.AMARAH TUAN GANI_HTMA


__ADS_3

Setelah mendapatkan keterangan tentang siapa sosok Amor yang sebenarnya. Bernando mengembangkan senyumnya. "Aku sudah menduga kalau dia bukan wanita sembarangan."gumam Bernando di dalam hati. Sembari menyeruput kopi latte buatan Amor.


"Kopinya enak juga!" bajunya sambil menghabiskan kopi itu. lalu Bernando bangkit dari tempat duduknya masuk ke dalam kamar yang selama ini ia tempati. Mencari tahu tentangmu itu bukan sulit bagiku. Walaupun kau menutupi segalanya tentangmu aku pasti akan mengetahuinya. gumamnya sambil tersenyum miring.


Di tempat lain terlihat Nyonya Yuan lie bersama dengan putrinya Soraya. Sedang shopping di sebuah mall ternama di kota Manila."Apa kamu sudah puas belanjanya? tanya Nyonya Yuan kepada putrinya.


"Sangat puas, akhirnya kita dapat menikmati harta kekayaan Amor." ucap Soraya sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Kok tidak dari dulu ya kita melakukan hal yang sama." ucap Soraya kepada nyonya Yuan lie. semenjak Tuan Daniel meninggal dunia, kini yang menangani Hotel milik Tuan Daniel ditangani oleh Nyonya Yuan. Yang seharusnya Hotel itu ditangani oleh Amor sendiri. Nyonya Yuan menghubungi seseorang. Yang tak lain dan tak bukan adalah salah satu pengacara keluarga Daniel.


Nyonya Yuan berniat untuk mengalihkan kepemilikan hotel milik Tuan Daniel menjadi atas namanya sendiri. "Saya ingin bertemu dengan Tuan Gani. ucap Nyonya Yuan kepada salah satu wanita yang duduk di resepsionis kantor kuasa hukum Tuan Gani.


"Maaf Nyonya Tuan Gani saat ini sedang ada tanah." sahut wanita yang berparas cantik itu ramah kepada Nyonya Yuan.


"Saya ada perlu dengannya."


"Iya Nyonya tapi Tuan Gani masih ada klien yang sedang berada di ruang kerjanya." tidak bisa membantah Nyonya Yuan lie memilih untuk menunggu disana.

__ADS_1


Nyonya Yuan sudah menunggu cukup lama di sana. Tetapi sang resepsionis tak kunjung memintanya masuk ke dalam ruang kerja Tuan Gani. Yang mana Di ruang kerja Tuan Gani ada Bernando bersama asistennya Fauzan. Maksud Bernando datang menghampiri Tuan Gani, untuk meminta kepada tuan Gani menjadi kuasa hukum perusahaan miliknya. Padahal Ia mengetahui kalau Tuan Gani merupakan kuasa hukum keluarga Tuan Daniel orang tua kandung Amor.


Setelah menunggu sekitar 2 jam lamanya Bernando dan Fauzan keluar dari ruang kerja Tuan Gani setelah ada kesepakatan di antara mereka. Nyonya Yuan menatap Tuan Gani dengan tatapan penuh tanya.


"Silakan nona." ucap resepsionis itu kepada Nyonya Yuan mempersilahkan masuk ke ruang kerja Tuan Gani.


Tuan Gani yang sudah melihat kehadiran Nyonya Yuan di sana, sudah mengetahui apa maksud dan tujuan menghampirinya. Tanpa Nyonya Yuan sendiri memberitahu. Tetapi ia memegang teguh Amanah dari Tuan Daniel untuk tidak dapat mengalihkan kepemilikan Hotel itu menjadi nama Nyonya Yuan


To the point saja. Saya datang kesini untuk mengatakan sesuatu kepadamu. "Aku ingin mengalihkan nama kepemilikan Hotel milik suami saya menjadi nama saya." ujar Nyonya Yuan to the point


Saya istrinya, sudah pantas saya yang memiliki hak atas harta kekayaan suami saya. Dan Lagian Amor sudah tidak tahu entah ke mana perginya. Dia sudah mencoreng nama baik keluarga kami." ucapnya meminta kepada Tuan Gani untuk segera mengalihkan harta kekayaan milik Tuan Daniel, menjadi atas namanya. Tetapi Tuan Gani menolaknya mentah-mentah membuat amarah Nyonya Yuan memuncak.


"Apa hakmu menahan-nahan harta kekayaan suami saya. Harta kekayaan suami saya itu adalah hakku, bukan hakmu. Jangan Kau ribut yang bukan hakmu. karena kau hanya seorang pengacara keluarga saya."


"Maaf Nyonya, tidak sedikitpun terbesit di hatiku untuk merebut harta kekayaan Tuan Daniel. Tetapi semua ini aku lakukan atas amanah Tuan Daniel sendiri. Jadi tolong jangan fitnah saya." ujar Tuan Gani meminta kepada Nyonya Yuan tidak berbicara seberangan terhadapnya.


Sementara Bernando yang Mendengar pembicaraan keduanya pun mengembangkan senyumnya. Bernando memilih untuk tidak pergi dari kantor itu, dan ia menguping sedikit pembicaraan Tuan Gani dengan Nyonya Yuan.

__ADS_1


Nyonya Yuan lie juga meminta kepada Tuan Gani untuk tidak meladeni Nyonya Yuan. Bernando sudah memberitahu maksud dan tujuan Nyonya Yuan untuk mengusir Amor dari rumah kedua orang tua Amor.


"Maaf Nyonya tapi bagaimanapun itu tidak bisa kita lakukan karena harta kekayaan itu milik Amor." Nyonya Yuan langsung menggebrak meja kerja Tuan Gani.


Membuat Tuan Gani sontak emosi dan mengusir Nyonya Yuan keluar dari ruang kerjanya. "security....! teriak Tuan kami memanggil petugas keamanan yang bekerja di sana untuk menyeret Nyonya Iwan dari ruang kerjanya karya Nyonya Iwan tak kunjung keluar dari ruang kerja Tuan Gani.


"Siap Tuan, Ada yang bisa saya bantu?" ucap security yang bertugas di sana.


"Seret dia dari sini aku tidak ingin melihat wajahnya di sini lagi. Teriak Tuan Gani meminta petugas keamanan yang bekerja di di kantor kuasa hukum miliknya menyeret Nyonya Yuan keluar dari ruang kerjanya


"Kau ingin merebut harta kekayaan suamiku, sehingga kau tidak mengalihkan kepemilikan harta kekayaan milik suamiku menjadi atas namaku. Aku tidak akan terima ini, lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan kepadamu." teriak Nyonya Yuan sambil diseret oleh petugas keamanan yang bekerja di kantor kuasa hukum Tuan Gani.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓

__ADS_1


__ADS_2