Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 58. MEMBERONTAK _HTMA


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan menuju Markas, Nyonya Yuan terus memberontak meminta kepada anak buah Bernando untuk segera melepaskannya. "Lepaskan aku !!! teriak Nyonya Yuan.


"Diam!!!


"Kau sudah berani bertindak lebih jauh kepada Nyonya Amor, maka kau harus menanggung akibatnya. Jangan kamu kira, kita akan tinggal diam, setelah apa yang kamu lakukan terhadap Nyonya Amor dan juga kedua orang tuanya?" ucap anak buah Bernando dengan suara lantang.


Membuat Nyonya Yuan menatap mereka dengan tatapan tajam. Seolah-olah dirinya ingin segera menelan anak buah Bernando hidup-hidup.


"Tidak perlu menatapku seperti itu. Aku tidak takut sama sekali. Apa yang ingin kau rencanakan, terhadap kami. Yang pasti untuk saat ini, kau harus bertobat dan jangan pernah melakukan kejahatan lagi. Kau sudah tua, Tapi otak kau taruh di mana?


"Tidak perlu mengguruiku, sekarang lepaskan aku. aku akan membuat kalian semuanya menyesal telah memperlakukan ink kepada aku." teriak Nyonya Yuan. Tapi anak buah Bernardo tidak peduli sama sekali.


"Lepaskan aku!


Sementara di saat yang bersamaan, Bernando dengan Amor berada di mobil yang sama terus menguatkan Amor. Agar tidak merasa trauma, akan apa yang ia alami, tidak akan terjadi lagi hal yang sama seperti yang dirasakan beberapa waktu yang lalu.


Jangan menangis. Aku tidak ingin melihat air matamu menetes di wajah cantikmu Ini. Aku ingin melihat senyuman darimu. Tidak apa-apa, kita gagal pergi bulan madu hari ini. lain kali, masih ada waktu kok kau jangan khawatir, Mami juga akan memahami akan apa yang terjadi kepada kita." ucap Bernando mencoba tetap menenangkan istrinya..


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam kemudian, mereka tiba di markas. Di mana Soraya sudah berada di sana, dan saat ini nyonya Yuan akan dibawa juga ke sana bertemu dengan Soraya. Sejujurnya Amor tidak tega melihat Soraya dan nyonya Yuan dihukum oleh suaminya.

__ADS_1


Tapi karena kesalahan yang mereka lakukan sudah sangat patal, sehingga Amor pun bertekad dan tidak melarang Bernando untuk memberikan pelajaran kepada Nyonya Yuan dengan soraya.


Apa yang sudah mereka lakukan belum sebanding dengan apa yang mereka dapatkan saat ini. Yang pasti aku tidak ingin membiarkan wanita wanita iblis itu menyakiti orang terdekat ku lagi.


Ketika Nyonya Yuan sudah tiba di lokasi di mana keberadaan Soraya saat ini. Soraya terhenyak melihat Nyonya Yuan sudah berada disana.


"Mami Kenapa bisa ada di sini? katakan mom ada apa? Soraya menangis menatap Nyonya Yuan yang sama persis kondisinya seperti Soraya sendiri.


"Tidak perlu kau menangis, sekarang bagaimana kita terlepas dari orang-orang jahanam ini. Aku tidak akan memberikan ampunan kepada orang-orang ini." ucap Nyonya Yuan sambil menatap Amor, Bernando, Qori dan Alex secara bergantian dengan tetapan Membunuh.


"Bukan malah menyesali segala apa perbuatannya kepada Nyonya Ellen, Tuan Daniel dan juga Amor. justru ia ingin menaruh dendam kepada Bernardo dan juga Amor karena sudah memberikan pelajaran yang berarti kepada mereka.


Wanita wanita iblis seperti kalian, tidak pantas mendapatkan harta kekayaan kedua orangtua ku. Karena kalian Aku kehilangan ayah dan ibuku. Manusia serakah seperti kalian tidak pantas untuk mendapatkan harta itu. lebih baik harta kekayaan kedua orang tuaku, aku sumbangkan kepada anak-anak Panti asuhan, yang paling membutuhkannya dibandingkan wanita iblis seperti kalian.


Kalian tidak pantas disebut manusia. Karena apa yang kalian lakukan terhadap kedua orang tuaku, sama saja seperti perlakuan seorang binatang. Yang tidak tahu berterima kasih. Kalian sudah ditampung oleh kedua orang tuaku tapi kalian ingin menguasai segalanya.


"Apa kalian kira aku akan tinggal diam? tentu tidak. Aku tidak akan tinggal diam. Karena apa yang kalian lakukan terhadapku di masa lalu begitu menyakitkan. Justru kamu Soraya, menuduhku melakukan yang tak senonoh dan tahu mengatakan kalau aku hamil diluar nikah.


Jika memang aku hamil di luar nikah, mana buktinya? kau menuduhku seperti itu agar kalian memiliki alasan untuk mengusirku dari rumah kedua orang tuaku. Tapi Tuhan tidak akan membiarkan umatnya teraniaya oleh kalian.

__ADS_1


Manusia iblis seperti kalian memang benar-benar harus dilenyapkan dari muka bumi ini. Kalau saja membunuh tidak dosa, Mungkin aku yang lebih dulu membunuh kau Soraya. Apa salahku kepadamu sehingga kau melakukan itu kepadaku?Aku tidak pernah mengusik kehidupanmu, Tapi kau selalu mengusikku. Jika kau ingin mengusirku dari rumah, hanya karena harta warisan yang dimiliki kedua orang tuaku, maka kau salah besar.


Karena ayahku tidak mungkin sebodoh yang kalian pikirkan. Ayahku pasti sudah tahu rencana yang kalian lakukan. Sehingga mempercayakan aset miliknya kepada kuasa hukumnya.


"Mengapa tidak langsung kepada Nyonya Yuan, itu semua karena ayahku mengetahui rencana busuk kalian. Jadi Ayah mempercayakannya langsung kepada kuasa hukumnya yang jujur.


Jangan kalian kira, aku tidak mengetahui apa yang kalian lakukan terhadap Tuan Gani. kalian berusaha mengancam dan ingin membunuhnya, jika tidak bersedia mengalihkan aset milik ayah dan ibuku menjadi atas nama kalian. Tetapi Tuan Gani kuasa hukum yang jujur. Sehingga dia pun tidak melakukan keserakahan seperti yang kalian inginkan.


Tidak semua orang bisa kalian sogok dengan uang yang kalian miliki. Seperti Tuan Gani, karena dirinya jujur dia tidak mau menerima sogokan dari kalian. Sehingga dia tidak pernah setuju pengalian aset milik ayahku menjadi atas nama kalian. Walaupun berbagai macam cara kalian lakukan agar dia melakukannya.


Aku juga mengetahui kalau kalian berencana ingin membunuh Tuan Gani. Agar kalian bisa bebas menguasai harta kekayaan kedua orang tuaku. Itu tidak perlu kalian tutup-tutupi. Aku sudah sangat mengetahuinya apa yang ada di dalam pikiran kalian.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya emak yang berjudul Antara Kutub Utara dan Selatan

__ADS_1


__ADS_2