Hasrat Tuan Muda Arogant

Hasrat Tuan Muda Arogant
BAB 51. KAPAN MENIKAH?_HTMA


__ADS_3

Nyonya Yuan memutar otak untuk memikirkan berbagai macam cara melenyapkan Amor. Ia keluar dari area resepsi pernikahan, menuju parkiran mobil. Nyonya Yuan menghubungi anak buahnya yang sudah ia perintahkan untuk menyabotase, mobil yang akan digunakan oleh Amor dan juga Bernando. Sama seperti hal yang dilakukannya terhadap nyonya Ellen.


"Bagaimana? apa semuanya sudah beres yang saya perintahkan?" tanya Nyonya Yuan dalam sambungan telepon selulernya. Kita harus menjalankan rencana B, karena perencana A sudah gagal.


"Bos tenang saja, serahkan semua kepada saya. Semuanya sudah beres." jawab seseorang yang merupakan anak buah dari ujung telepon.


Sementara di tempat lain, Fauzan terus memperhatikan ruang CCTV. Terlihat sosok Nyonya Yuan lie berdiri di parkiran mobil, sambil menghubungi seseorang. Hal itu membuat Fauzan langsung curiga.


"Apalagi yang akan dilakukan wanita iblis itu. Aku tidak akan membiarkan wanita iblis itu menghancurkan pesta resepsi pernikahan Tuan Bos." gumam Fauzan di dalam hati.


Fauzan langsung memerintahkan beberapa anak buahnya untuk memeriksa mobil yang akan digunakan oleh Amor, dan juga Bernando. Anak buah Fauzan langsung meluncur ke lokasi yang sudah di-share oleh Fauzan. Di sana mereka menemukan mobil yang akan digunakan kedua mempelai, remnya sudah blong akibat rencana yang dilakukan oleh anak buah Nyonya Yuan dan juga.


"Maaf Bos, sepertinya kecurigaan Bos memang benar. Rem mobil yang akan digunakan oleh Tuan Bernando, Remnya sudah Blong. Sepertinya ini disengaja dilakukan seseorang." ucap anak buah Fauzan memberitahu hal yang sebenarnya. Apa yang mereka lihat di mobil yang akan digunakan oleh Bernando dan juga Amor.


Fauzan langsung berlalu ke pelaminan, untuk memberitahu agar mereka tidak menggunakan mobil yang sudah disabotase oleh anak buah Nyonya Yuan. Fauzan menceritakan semua yang ia ketahui kepada Bernando. Hal itu membuat Bernando geram.


"Tolong kamu perintahkan anak buah kita untuk menangkap Nyonya Yuan, dan sekap dia. Buat wanita iblis itu menyesal akan apa yang telah ia lakukan terhadap istriku Amor dan juga Ibu dan Ayah mertuaku." perintah Bernando yang sudah sangat geram melihat kelakuan Nyonya Yuan yang sesukanya.


Ini sudah termasuk tindakan kriminal. Ini tidak sudah tidak bisa main-main lagi


Kau harus segera melakukannya, aku yakin dengan kemampuan yang kamu miliki. Kamu bisa menjalankan perintah, yang sesuai dengan apa yang kuinginkan. Sehingga aku percaya penuh kepadamu." ucap Bernando kepada Fauzan dibalas anggukan dari Fauzan.


Qori yang melihat Fauzan berada di atas pelaminan sambil mengobrol bersama Bernando. Datang menghampiri mereka untuk segera mengucapkan selamat buat Bernando dan juga Amor."


"Selamat untukmu Amor, dan juga kamu Bernando. Aku harap hubungan rumah tangga kalian menjadi rumah tangga, yang dapat menjadi contoh bagi kami, yang belum melangkah hubungan sampai ke jenjang pernikahan." ucap Qori kepada Amor sambil memeluk Amor memberikan kecupan hangat di wajah cantik Amor.

__ADS_1


Tampak Bernando mengembangkan senyumnya, menatap Qori dengan tatapan seksama. Ia tidak menyangka Qori dapat sedekat Itu kepada Amor. Padahal Ia mengetahui, awalnya Qori tidak terima kalau wanita lain akan bersanding dengannya. Tapi melihat ketulusan dari Qori, Bernando mengetahui Qori sudah ikhlas benar-benar melepas Bernando untuk Amor, Sang Dewi penolong untuknya.


Bernando yang melihat kehadiran Alex juga di sana, mengembangkan senyumnya. "Kalian kapan lagi? sudah sepantasnya kalian menjalin hubungan yang lebih serius. Usia sudah cukup untuk menjalin hubungan rumah tangga. Mau nunggu apa lagi?" ucap Bernando kepada Alex dibalas tawa dari Alex.


"Kamu jangan tertawa, aku serius bertanya kepadamu. "Kapan kalian akan menikah, aku sudah tidak sabar melihat wanita yang ada di hadapanku ini bersanding dengan lelaki yang berhasil menaklukkan hatinya. "ucap Bernando Sambil tertawa cengengesan menatap Qori dengan tatapan penuh tanya.


"Nanti kalau tiba saatnya, Kalian pasti akan tahu jadi lebih baik kalian slow aja. Dan nikmati acara resepsi pernikahan kalian ini. Dan jangan lupa banyak-banyak makan, agar bertenaga nanti. Jangan lupa, nanti malam malam pertama." ucap Qori Sambil tertawa cengengesan membuat Bernando langsung mencetak kepala Qori.


Alex yang melihat interaksi antara Bernando dengan Qori pun tersenyum melihat keduanya bercanda gurau. Terlihat Qori begitu bahagia, menyaksikan lelaki yang pernah ia cintai, bersanding dengan wanita yang dicintai oleh Bernando sendiri.


Di saat mereka sedang bercanda gurau dan tertawa cengengesan, Tanpa mereka sadari beberapa kolega bisnis dan juga tamu undangan sudah berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada Bernando, dan juga Amor. "Ya sudah Aku turun dulu ya, sudah banyak tamu yang ingin mengucapkan selamat kepada kalian berdua." ucap Qori Dan langsung meninggalkan pelaminan disusul oleh Alex dari belakang.


****


Anak buah Fauzan mengevakuasi mobil yang sudah di sabotase oleh anak buah. Mereka berharap tidak ada seorang pun yang menggunakan mobil itu hingga mengakibatkan korban sesuai dengan rencana jahat Nyonya Yuan


Bernando dan Amor sudah berada di rumah dan ternyata kamar yang selamat ini ditempati oleh Fernando sudah di desain sedemikian rupa kamar yang sangat mewah dan desain interiornya juga disulap serba mewah juga.


"Sayang kamu yang sudah siapin ini semua?" tanya Amor kepada Bernando yang sudah sah menjadi suaminya.


"Iya Sayang, apa kamu suka?


"Iya aku sangat menyukainya Sayang. Kok kamu tahu aku suka dengan bunga mawar putih? tanya Amor kepada suaminya.


Bernando tertawa cengengesan. "Bagus deh, kalau kamu suka." ucap Bernando dan langsung memeluk Amor dari belakang. "Akin Kana Lang, Amor." puncak Bernando kepada Amor. Membuat Amor langsung memutar tubuhnya, dan mengalunkan tangannya di jenjang leher milik Bernando.

__ADS_1


Amor tersenyum menatap Bernando dengan tatapan penuh cinta. lalu Bernando memberikan kecupan hangat di bibir ranum Amor.


"Sayang, hari sudah semakin malam. Lebih baik Amor mandi duluan ya. Soalnya badan Amor sudah terasa lengket banget. Dan kaki Amor terasa pegal dan kebas." ucap Amor berniat untuk segera membersihkan diri.


"Untuk mengirit waktu, lebih baik kita mandi bareng." ujar Bernando membuat Amor melorotkan matanya, kepada Bernando.


"Jangan menatapku seperti itu sayang, kan tidak apa-apa kita mandi bareng. Toh kita sudah sah menjadi suami istri, jadi tidak masalah dong. Kau sudah sah menjadi Nyonya Bernando, pewaris tunggal dari perusahaan ternama di kota ini. Jadi tidak masalah, kalau kita mandi bareng." ucap Bernando sambil mengedipkan matanya ke arah Amor.


Amor langsung berlalu masuk ke dalam kamar mandi. Terlihat Bernando tertawa ngakak. Karena dirinya berhasil menjahili istrinya, melihat tingkah istrinya yang masih malu-malu terhadapnya.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya. Amor kebingungan karena dirinya lupa membawa handuk beserta baju ganti ke kamar mandi.


"Aduh, apa yang harus aku lakukan sekarang. aku lupa membawa baju ganti dan juga handuk. Semua ini gara-gara Bernando yang ngerjain aku. Aku juga lupa deh, bawa pakaian dalam milikku dalam hati


Sudah lebih dari 40 menit Amor masih berada di dalam kamar mandi. Ia tidak ingin keluar telanjang bulat, tidak mengenakan benang pun melekat di tubuhnya. "Loh kok lama banget istriku, di dalam kamar mandi. Seharusnya dia sudah siap. Katanya dia ingin istirahat. Tapi mandinya lama banget." gumam Bernando dalam hati, sehingga ia berniat memanggil istrinya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya emak


__ADS_1


__ADS_2