
Ketika Bernando mengatakan kepada Amor akan menjelaskan mengapa Bernando hari ini pulang larut malam, Amor seolah tidak peduli. mendengar alasan dari Bernando. Amor memilih meninggalkan Bernando begitu saja. Terlihat dari raut wajah Amor kesal melihat Bernando.
"sayang kamu jangan seperti ini, aku akan menjelaskannya semua. Amor tetap saja melangkahkan kakinya menaiki anak tangga berniat untuk segera istirahat. Karena Jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam. Itu artinya dia harus segera Tiur.
"Aku bertemu dengan Soraya adik Tirimu." teriak Bernando yang mampu membuat Amor menghentikan langkahnya.
"Apa maksudmu?
"Iya, aku bertemu dengan Soraya dan memberikan hukuman kepadanya, atas apa yang ia lakukan terhadap Qori Dan juga kamu.
Amor mengerutkan keningnya. Ia tidak paham Mengapa Bernando mengetahui kalau Soraya merupakan adik tirinya.
"Bagaimana kau tahu kalau Soraya itu adik tiriku?
"Iya aku mengetahuinya setelah aku menyelidiki Siapa kamu sebenarnya semenjak melihatmu 2 tahun yang lalu.
"Di mana kau bertemu dengan Soraya?
"Anak buahku yang menemukannya di kota Antipolo provinsi Rizal. Setelah ia mengetahui kalau wanita yang ia bunuh." yaitu Qori masih hidup.
"Bunuh?
"Maksud kamu apa? Amor menghampiri Bernando. Ia terhenyak mendengar adik tirinya itu, ingin membunuh seseorang.
"Iya, Soraya berniat ingin membunuh Qori. dengan cara melakukan rekayasa kecelakaan yang menimpa Qori beberapa minggu yang lalu.
__ADS_1
Kalau saja kau tidak menyelamatkan Qori mungkin Qori sudah mati..
"Jadi maksudmu, kecelakaan itu merupakan rekayasa?
"Iya, kecelakaan yang menimpa Qori itu unsur sengaja. Soraya membayar supir Truk itu untuk menabrak mobil Qori saat Qori mengendarai mobilnya sendiri. Ia mencintai lelaki yang lagi dekat dengan Qori yaitu Tuan Alex.
Pria yang bersama Qori bercumbu mesra di ruangannya itu adalah Alex. Dia pria yang membuat Soraya mampu melakukan hal nekat terhadap Qori. Soraya menyukai Alex tetapi Alex tidak menyukai Soraya dan memilih untuk bersama Qori.
karena Merasa tersaingi Soraya tidak mau kalah dari Qori Ia pun berniat untuk menghabisi nyawa Qori dengan cara melakukan kecelakaan rekayasa dengan membayar super truk yang menabrak mobil milik Qori.. mendengar penjelasan dari Bernando Amor benar-benar terhenyak Ia tidak menyangka adik tirinya seorang kriminal.
"Kamu serius? tanya Amor penuh selidik.
"Iya, aku serius tidak mungkin aku berbohong kepadamu. Bahkan Ibu kandungmu sendiri meninggal, bukan karena murni kecelakaan itu semua rekayasa dari Nyonya Yuan.
"Dari mana kau tahu itu semua tanya Amor penuh selidik. Itu tidak penting bagimu, sekarang aku telah mengumpulkan bukti-bukti untuk menjebloskan mereka ke dalam penjara. Saat ini Soraya tidak bisa kami jebloskan ke dalam penjara. Karna Nyonya Yuan memberikan uang suap, kepada pihak kepolisian. Agar menyatakan kecelakaan yang menimpa Qori itu merupakan murni kecelakaan.
"Tapi kesalahan Apa yang dilakukan ibuku sehingga Nyonya Yuan tega membunuh ibuku? tanya Amor sambil menangis sesungguhkan.
"Ibumu tidak bersalah. Hanya saja Nyonya Yuan ingin menguasai harta kekayaan milik keluarga kalian.
Sepertinya mereka sudah berada di atas awan. Karena mereka telah berhasil mengusirmu dari rumah peninggalan kedua orang tuamu. Tapi kau tenang saja, aku akan menyelesaikan ini semua. Dan mereka akan membayar segala apa yang mereka lakukan terhadap Qori Dan juga kamu.
Aku tidak menyukai kejahatan yang mereka lakukan. Apalagi itu terhadap wanita yang aku sayangi dan cintai seperti kamu. Soraya berada di tanganku. Kau tenang saja." ucapnya sambil meraih tubuh Amor ke pelukannya karena melihat Amor terus menangis sesungguhkan mendengar kenyataan yang disampaikan oleh Bernando kepada Amor.
"Sudah, besok kita akan selesaikan semua. Lebih baik kau istirahat. Pasti kau sudah capek kan! Maafkan aku, sudah terlambat pulang. Karena aku menyelesaikan permasalahan ini semua. Anak buahku sudah memberikan pelajaran kepada Soraya. Begitu juga dengan Qori, aku pergi menemui Soraya dengan anak buahku bersama Qori.
__ADS_1
Qori?
"Iya, aku membawa Qori ke sana. Karena dia salah satu korban kejahatan yang dilakukan oleh Soraya. Kau tidak lihat kaki Qori saat ini, harus memakai pen. Karena mengalami patah tulang saat kecelakaan beberapa minggu yang lalu. Tapi puji Tuhan kondisi Qori saat ini, sudah semakin membaik dengan bantuan medis dan alat-alatnya yang canggih. Membuat Qori dapat pulih." ucap Bernando sambil mengelus pundak wanita kesayangannya.
"Sudahlah, Ayo saya antar ke kamarmu. Kau istirahat. Tidak perlu menangis besok akan kita bertemu dengan Soraya. Bagaimana bisa Soraya berniat jahat kepada Qori, Aku tidak menyangka Soraya dan Nyonya Yuan mampu melakukan itu semua. Aku dan tidak bisa mengampuni Soraya begitu saja.
"Aku ingin meminta penjelasan darinya, mengapa dia tega melakukan ini kepadaku. apalagi kepada ibuku. Mereka tega membunuh ibuku. Aku juga sudah memiliki firasat kalau ibuku meninggal bukan karena kecelakaan. Tetapi unsur kesengajaan.
Tapi karena aku masih kecil. Saat itu tidak memiliki bukti-bukti yang kuat dan tidak berani memberitahunya kepada ayahku saat itu. Ayahku yang merasa sangat sedih kala itu membuatku tidak berdaya. Tangis Amor semakin pecah ketika ia mengingat masa-masa dirinya Masih bersama nyonya Ellen dan Tuan Daniel.
Bahkan Tuan Daniel juga meninggal. Sebenarnya bukan karena sakit. Tetapi karena Yuan lie memberikan racun sedikit demi sedikit ke makanan Tuan Daniel. Sehingga Tuan Daniel tidak mati mendadak tetapi Tuan Daniel meninggal secara pelan-pelan. Itu semua dilakukan oleh nyonya Yuan agar dirinya dapat menguasai harta kekayaan milik Tuan Daniel.
"Sudah, aku sudah mengatur strategi Bagaimana caranya agar harta kekayaan yang seharusnya milikmu kembali kepadamu. "Kekayaanku sendiri pun tidak bisa aku habiskan. Tetapi cara mereka itu salah dengan menghabisi nyawa orang lain, mereka berleha-leha hidup di atas tangismu. Dan aku yakin Tuan Daniel dan nyonya Ellen tidak merasa tenang selama masalah ini tidak diusut tuntas, dan mereka dihukum atas apa yang sudah mereka lakukan terhadap kedua orang tuamu.
Amor terus menangis, lalu Bernando menuntun Amor masuk ke dalam kamarnya. "Tidurlah, aku tidak ingin kau sakit. Melihat kesedihan di hatimu saja aku tidak sanggup. Hal itulah yang membuatku, tidak langsung memberitahu kepadamu.
Karena aku tidak ingin kau menangis seperti ini. Tapi ternyata kau menuduhku yang tidak Tidak, sehingga aku dengan terpaksa memberitahunya kepadamu. Sebenarnya aku ingin memberitahunya kepadamu, setelah aku berhasil merebut kembali segala apa yang seharusnya menjadi milikmu, dan menghukum Nyonya Yuan dan soraya sesuai dengan kesalahan yang ia lakukan terhadap keluargamu.
Tapi kau sepertinya tidak percaya begitu saja kepadaku. Sehingga aku pun terpaksa memberitahunya saat ini." ucap Bernando sambil memberikan tubuh Amor di atas tempat tidur miliknya. Sementara dirinya duduk di tepi ranjang. Masih setia memegang tangan Amor memberikan kekuatan kepada Irene yang menangis setelah mendengar kenyataan yang sebenarnya.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓
__ADS_1
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak. "Antara kutub Utara dan Selatan (You & me)"