
Selepas pulang dari Kampus Zahrana langsung pulang ke rumahnya dan duduk di sofa yang ada di ruang tv-nya.Ia merebahkan tubuh indahnya dan menyalakan tv big screen-nya.
Pukul 12:00 siang ia di bangunkan olah Bi Lyna,kebetulan Bi Vina sedang masak.Biasanya ia dibangunkan olah Bi Vina.
"Nona bangun,maaf ini sudah siang dan sudah waktunya shalat dzuhur" ucap Bi Lyna
Zahrana membuka matanya perlahan,dan berganti dengan posisi duduk
"Oh iya Bi makasih sudah membangunkan saya,kalau begitu saya mandi dulu sekalian shalat dzuhur ya"ucap Zahrana sembari mengucek matanya dan segera bangkit menuju lantai atas
***
Setelah selesai mandi dan shalat dzuhur ia mengganti pakaiannya dengan celana bahan dan atasan panjang sampai ujung lutut,dan segera memakai kerudung pashminanya.
Ia mengambil Handphone nya dari atas laci yang ada di sebelah pembaringannya.Ia mulai membuka situs web dimana bukunya yang dulu di Inggris diterbitkan.Dan sekarang ada pemberitahuan bahwa bukunya akan di cetak dalam Bahasa Indonesia.
Mata kelabunya tampak berbinar.
"Ya Rabb sungguh ini merupakan nikmat darimu sekarang buku ku akan di pasarkan di Indonesia dan dalam versi Bahasa Indonesia,mudah-mudahan buku ku bisa terjual dengan baik"batinnya berkata
Kemudian ia membuka akun Instagram-nya dan ada dua pesan masuk padanya,sejak pertama ke Bandung ia belum pernah lagi menggunakan Handphone-nya dan baru sekarang ia menggunakannya.Ada satu pesan dari temannya di Inggris yaitu Reina,dan satu akun laki-laki yang bernama Kevin Adiputra.
Zahrana mengerutkan dahinya 'Kevin' ucap batinnya kemudian ia melihat foto yang di unggah kevin,dan ternyata benar itu Kevin yang tadi pagi tak sengaja menabraknya.
Satu pesan dari Reina hanya menanyakan kabar dan memberitahunya bahwa dia mendapat nilai terbaik di Universitasnya,ya di London sana.
Jemari lentik Zahrana segera membalas pesan teman baiknya itu.
'Aku disini baik nona Reina,kamu hebat sekarang kamu sudah mulai berubah sedikit-sedikit terus semangat belajar teman baikku' balas Zahrana pada pesan yang dikirim Reina
Kemudian ia membaca pesan dari Kevin.
'Maaf nona jika anda berkenan untuk datang saya akan menunggu nona di cafe yang berada dekat dengan restoran makan sunda yang berada di ciwidey,saya memberimu alamat ini untukmu nona agar anda tidak tersesat,maaf jika saya lancang mengabari nona,saya tunggu jam 19:00 malam nanti itu juga jika anda berkenan.
Salam kenal dari saya Kevin'
'Boleh tuan nanti saya kesana,namun untuk apa jika saya boleh tahu ?'
Namun sayang sampai setengah jam Kevin tak membalasnya lagi.
Zahrana merasa aneh untuk apa lelaki tampan itu ingin bertemu dengannya ? apa maksudnya ? apakah pertemuan pertama tadi membuat lelaki itu jatuh cinta padanya ? Entahlah.
Kemudian ia menaruh kembali Handphone-nya dan merebahkan tubuhnya pada bantal sebagai sandarannya,ia memikirkan kenapa Kevin tiba-tiba ingin bertemu dengannya ?
__ADS_1
Dalam lamunannya ia di kagetkan oleh Video Call dari teman baiknya saat di Inggris yaitu Reina.Kemudian ia mengangkat Video Call tersebut dan terlihat dalam layar Handphone-nya wajah Reina yang sangat cantik mata kelabunya yang tajam namun membuat siapa saja merasa teduh jika menatapnya dan rambutnya yang dari dulu tetap sama sebahu berwarna pirang .
Reina tersenyum pada wajah Zahrana begitupun Zahrana.
Basa-basi mereka menanyakan kabar dan pada akhirnya Reina bicara bahwa sebentar lagi ia akan liburan ke Indonesia tepatnya ke Bandung.Namun ia tak memberitahu waktunya kapan.Zahrana agak kesal karena ia tak di beritahu oleh teman baiknya itu.
Setelah sama-sama selesai bercerita kemudian Reina menutup Video Call tersebut.
***
Pukul 18:30 Zahrana sudah siap untuk berangkat kebetulan tempat yang diminta Kevun tidak terlalu jauh dari rumahnya mungkin dengan waktu seperempat jam sampai.Malam ini ia mengenakan gamis merah menyala dan kerudung pashmina hitam,sungguh anggun Zahrana pada malam ini.
Memang sejak dulu Zahrana sudah biasa bertemu dengan lelaki apalagi saat pertemuan antar penulis di London,ia sering di tanya penulis lain dan kebanyakan lelaki.
Segera ia mengambil tas cangklong hitamnya dan membawa kunci mobilnya.
Diperjalanan yang cukup ramai dan membuat macet Zahrana mulai cemas bagaimana jika ia terlambat dan Kevin sudah pergi. Ia tak ingin mengecewakan teman barunya itu.
Pukul 19:00 ia baru sampai dan segera masuk kedalam cafe yang Kevin beritahu padanya.
Suasana cafe tidak terlalu ramai.Dan di sudut cafe tersebut ada laki-laki yang sedang membaca buku sendirian.Ia memperhatikan gerak geriknya sepertinya itu Kevin.Kemudian ia menghampiri meja tersebut.
Betapa terkejutnya saat Kevin melihat didepannya ada sosok indah nan jelita berbalut gamis elegan merah menyala,Kevin tersenyum pada Zahrana dan mempersilahkan Zahrana untuk duduk.
"Jus alpukat saja"ucap Zahrana tersenyum
"Tidak sekalian makan ?"
"Tidak kebetulan sudah tadi di rumah"
Kemudian kevin melambaikan tangan pada sang pelayan untuk memesankan pesanannya.
"Maaf nona jika saya mengganggu waktu nona,sebenarnya saya hanya ingin berkenalan lebih dekat" Ucap kevin tanpa basa basi dan sepasang mata coklatnya menatap dalam sosok dihadapannya itu.
Zahrana agak salah tingkah tatapan Kevin sungguh meneduhkan dan dirinya serasa panas dingin.
"Tidak apa tuan saya juga tidak keberatan"
"Nona mengambil jurusan apa ? dan jika boleh tahu apakah nona merupakan pindahan kampus lain ? " tanya kevin
"Saya mengambil jurusan seni,dan iya saya merupakan pindahan dari kampus di London" jawabnya tersenyum manis
Belum lagi Kevin bertanya pesanan sudah datang dan mereka segera meminum pesanannya.
__ADS_1
Lalu Kevin melanjutkan pertanyaannya.
"Nona apakah anda asli Inggris ?" tanya Kevin sambil menyelidik Zahrana ia memperhatikan wajah dan mata kelabu Zahrana yang nampak tajam namun meneduhkan.
Zahrana terkekeh melihat tingkah laku Kevin karena dari wajahnya terlihat Kevin sedang menyelidik dirinya.
"Iya saya blasteran Inggris-Pakistan,ayahku asli Pakistan dan Ibuku asli Inggris" jawabnya tersenyum dan memperlihatkan lengkungan bibirnya yang ranum dan merah sehat.
Kevin terpaku melihat senyuman Zahrana,namun segera ia mengalihkan pandangannya.
"Tuan Kevin asli Bandung ?"
"iya saya asli Bandung"
"Tuan sudah mau lulus ya dari kampus yang kemarin Zahrana kunjungi untuk mendaftar ?"
Sengaja Zahrana bertanya seperti itu karena dari raut wajahnya,Kevin sudah terlihat berwibawa tatapan yang teduh serta senyuman yang membuat siapa saja terpana akan ketampanannya.
"Saya sebentar lagi lulus tinggal sidang skripsi dan wisuda" ucapnya tersenyum
Zahrana hanya balas menganggukan kepala dan menanggapi senyuman dari Kevin.
Mereka larut dalam obrolan hangat, bagi Zahrana tidak terlalu susah untuk berbicara bahasa Indonesia karena semenjak dulu ia sudah agak hafal tentang bahasa itu dan mempelajarinya lebih dalam,karena sejak dulu ketika ia masih kuliah di Inggris ia berniat untuk liburan ke Indonesia dan sekarang malah tinggal di Indonesia.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 20:40 Zahrana merasa itu sudah agak malam untuk dirinya saat ini.Ia pamit untuk pulang duluan. Kevin hanya bisa mengiyakan karena memang tidak baik untuk gadis pulang terlalu malam.
"Ya sudah saya pulang duluan ya Kevin,besok kita ketemu di kampus" Ucap Zahrana tersenyum dan segera meninggalkan Kevin.
***
Dirumah mewah Zahrana terdapat Bi Vina dan Bi Lyna sedang menunggunya depan rumah wajah para pembantu itu nampak cemas menunggu kedatangan tuam putri yang tinggal di rumah itu.
Seketika wajah mereka berubah bahagia karena Zahrana sudah pulang.Dan segera membukakan gerbang utama.
Zahrana langsung memasukkan kembali mobilnya ke gerasi,dan menghampiri dua pembantunya itu
"Loh kok Bibi belum pada tidur ?" tanya Zahrana
"Kami berdua cemas non,takut nona kenapa-napa karena jam segini belum pulang soalnya ini kan pertama kali nona main disini rasanya asing beda sama di Inggris kan sudah biasa." jawab Bi Vina
"Biasa aja lah Bi aku juga gak kenapa-napa kok,yaudah aku masuk duluan ya pengen tidur cape"
Setelah di kamarnya Zahrana langsung mengganti pakaiannya dengan baju tidur.Dan segera merebahkan tubuhnya pada kasur empuk berbalut sprei ungu muda motif kotak-kotak.
__ADS_1