Hukuman Untuk Alana

Hukuman Untuk Alana
Sikap Faisal


__ADS_3

" Al kamu gapapa ? " , tanya Alana khawatir , dan ia sangat kesal dengan tingkah Faisal yang tiba-tiba datang dan memanggil Alana .


" Kamu gak liat ya kalau Alana lagi sarapan ? , gak bisa apa ucapakan salam dulu jangan sembarang manggil orang aja " , omel Alena kesal .


" Gue ga ada urusan sama lu ", jawab Faisal acuh .


" Al kita perlu bicara " , Ajak Faisal yang langsung menarik tangan Alana begitu saja .


" Faisal kamu apa-apa sih main tarik orang sembarangan ? " , tanya Alena yang semakin kesal .


" Kak , Alana tidak apa-apa kok , kak Ale tunggu aja dikelas , Alana mau bicara dulu dengan Faisal " , Ucap Alana seraya menampilkan wajah memohon agar Alena membiarkan Alana berbicara berdua dengan Faisal .


Dengan berat hati Alena membiarkan Faisal membawa Alana pergi dan ia berharap Alana segera menyelesaikan hubungan dengan Faisal .


Sementara itu Faisal membawa Alana ke belakang sekolah .


" Al jujur sama aku , kamu sebenarnya kenapa ? " , tanya Faisal seraya menatap Alana lekat .


" Memangnya aku kenapa sal ? " , tanya Alana yang malah berbalik bertanya .


" Al kamu gak usah bohong , aku tahu kamu menyembunyikannya sesuatu dari aku " , Timpal Faisal seraya menggenggam tangan Alana .


Alana hanya diam menunduk ia tak sanggup jika harus jujur sekarang tentang pernikahannya , Alana tidak mau hubungan nya dengan Faisal berakhir .


" Al jawab jangan diam terus " , ucap Faisal sedikit meninggikan suaranya dan membuat Alana langsung kaget.


" Aku tidak apa-apa Faisal " , jawab Alana cepat .


" Kamu bohong Al , sudah berapa hari kamu sengaja menghindar dari aku dan kamu juga pasti sengaja tidak mengaktifkan hp kamu " , Timpa Faisal panjang lebar mengutarakan kekesalannya .


" Hp aku rusak tidak bisa nyala Faisal " , bohong Alana seraya membuang muka .


" Oke " , jawab Faisal seraya tersenyum miring .


" Lalu tadi siapa yang mengantar kamu ? " , tanya Faisal lagi .


" Maksud kamu apa ? " , tanya balik Alana berpura-pura .


Jika sampai Faisal tahu Alana diantar oleh Zain , orang yang pantas disalahkan adalah Zain , iya karena Zain yang meminta mengantarkan Alana ditambah ia sengaja memberhentikan mobilnya didekat area sekolah .


" Alana aku tahu kalau kamu diantar oleh laki-laki lain , aku yakin yang mengantarkan kamu bukan bang Nizar " , balas Faisal seraya terus menatap Alana .


" Lalu kalau bukan bang Nizar , menurut kamu siapa sal ? " , timpal Alana dan ia mencoba untuk tetap santai agar Faisal tidak curiga .


" Alana sudah cukup kamu berbohong ! , aku melihat kamu dan Ale diantara oleh mobil yang berbeda dan aku yakin kamu diantar laki-laki lain " , Bentak Faisal .

__ADS_1


Alana tersentak kaget , ia baru pertama kali dibentak oleh seseorang bahan kedua orang tua atau keluarga nya belum pernah membentak Alana seperti yang dilakukan Faisal .


" Rupanya kamu ingin bermain-main dengan aku Al , bahkan tidak seperti biasanya kamu membawa bekal sarapan ke sekolah " , ucap Faisal seraya mencengkram kuat tangan Alana .


" Auw... Faisal sakit " , Ringis Alana namun Faisal malah semakin kuat mencengkram tangan Alana .


" Faisal aku mohon lepasin tangan aku " , mohon Alana dengan kedua mata yang mulai berkaca-kaca .


" Kamu jangan pernah main-main dengan aku Al " , ucap Faisal seraya menghempaskan tangan Alana kasar , lalu ia pergi meninggalkan Alana begitu saja .


Alana memegang tangannya seraya menangis , ia tak percaya dengan sikap Faisal yang begitu kasar bahkan berani melukai nya .


Alana dengan cepat mengusap air matanya karena takut ada yang melihat , Alana segera kembali ke kelas sebum bell berbunyi .


" Al kamu baik-baik aja kan ? " , tanya Alana ketika melihat kedatangan Alana .


Alana tersenyum dan mengangguk .


" Tangan kamu kenapa Al ? " , tanya Alena ketika melihat Alana yang memegangi tangan kirinya .


" Oh ini aku hanya merasa pegal aja kak " , jawab Alana seraya langsung menyembunyikan tangannya ke belakang takut Alena melihat bekas kemerahan ditangannya .


" Kamu yakin ? , coba aku lihat " , tanya Alena yang semakin khawatir .


" Yakin kak , Alana gapapa kok " , jawab Alana tersenyum dan terus menyembunyikan tangannya .


*****


Alana dan Alena berjalan bersama menuju gerbang sekolah . Pelajaran hari ini telah selesai mereka ikuti dan waktunya mereka untuk kembali pulang .


" Al kamu dijemput kan ? " , tanya Alena seraya melirik adiknya sekilas .


Alana ia hanya mengangkat kedua bahunya pertanda tidak tahu .


Sesampainya didepan gerbang mereka langsung merluaskan pandangannya dan ternyata bang Nizar tengah mengobrol dengan Zain didekat mobil yang mereka parkirkan tak jauh dari gerbang sekolah .


Alana merasa was-was takut Faisal melihatnya , ia merluaskan pandangannya mencari sosok Faisal seblum ia dan Alana berjalan mendekat ke arah bang Nizar dan Zain .


" Assalamu'alaikum " , Salam Alana yang langsung dijawab oleh bang Nizar dan Zain .


Alana dan Alena langsung mencium punggung tangan bang Nizar .


" Loh kamu gak cium tangan suami kamu Al ? " , tanya bang Nizar heran .


" Oh iya " , gumam Alena seraya menampilkan barisan giginya yang putih rapi dan bersih .

__ADS_1


Alana dengan cepat langsung meraih tangan Zain dan menciumnya dengan cepat .


sedangkan Alana ia hanya menangkup kedua tangannya didada .


" Ya udah kita langsung pulang atau mau makan dulu diluar ? " , tanya Bang Nizar .


" Aduh maaf bro , ana masih ada kerjaan lain kali aja ya kita makan diluar " , tolak Zain sopan .


" Oke beres pak bos " , jawab bang Nizar santai dan ia sangat mengerti kesibukan Zain .


Mereke langsung berpamitan dan masuk ke dalam mobil masing-masing .


Alana melambaikan tangan kepada Alena dan bang Nizar sebenarnya ia ingin ikut pulang dengan Alana dan bang Nizar tapi saat ini kondisi Alana tidak baik-baik saja , ia takut malah menimbulkan masalah baru .


Oh ya sedari tadi Alana terus menyembunyikan tangan kirinya dibalik tas yang ada di punggungnya , dan sejak kejadian tadi pagi Faisal tidak ada mendatangi Alana lagi , mungkin Faisal masih marah dengan Alana .


" Kenapa tangannya ? " , tanya Zain yang sedari tadi merhatikan Alana .


" Gapapa " , jawab Alana singkat .


Dan Zain hanya mengangguk lalu kembali fokus mengemudi , sebelum sampai apartemen , Zain lebih dulu berinisiatif membelikan makanan untuk Alana .


Tak lama Zain dan Alana sampai diapartement , Zain mengantarkan Alana terlebih dulu sampai masuk apartemen , ia memastikan dengan sendiri jika Alana sudah masuk apartemen .


" Al aku masih ada kerjaan dikantor " , Ucap Zain seraya menyodorkan makanan yang ia beli tadi .


" Iya ", jawab Alana seraya menerima makanan yang disodorkan oleh Zain .


Namun sebelum Zain meninggalkan Alana , tanpa sengaja ia melihat bekas kemerahan ditangan kiri Alana .


Zain mengikuti langkah Alana untuk masuk ke apartemen .


" Al " , panggil Zain .


Alana langsung berbalik badan dan kaget mengetahui Zain mengikuti dirinya .


" Al duduk di sofa " , pinta Zain , lalu ia dengan cepat berjalan ke dapur .


Alana bingung namun ia menurut begitu saja .


Zain sudah kembali dengan membawa wadah kecil berisi air hangat dan kotak P3K .


Zain dengan lembut meraih tangan kiri Alana , lalu mulai mengompresnya dan terakhir mengolesinya dengan obat luka memar .


😍😍😍

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .


__ADS_2