Hukuman Untuk Alana

Hukuman Untuk Alana
Ikut Pengajian


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu dan hari ini Alana sudah berniat ingin ikut kelas pengajian atau acara rutin pengajian dipesantren .


Sekitar jam set 9 pagi Alana sudah rapi dengan gamis dan hijab pashmina nya .


" Bang Zain " , panggil Alana pelan .


Zain yang sedari tadi duduk diruang tamu seraya asik dengan ponselnya dan ia tengah menunggu Abi yang lagi bersiap . Iya Zain akan mengantar Abi untuk pengobatan trapi tapi kali ini sengaja berangkat aga siang .


Zain langsung menaruh ponselnya dan melirik ke arah Alana .


Lagi-lagi Zain selalu terhipnotis dengan kecantikan Alana , bukannya menjawab panggilan Alana , Zain malu mengolo menatap Alana .


" Bang Zain ii kok malah bengong ? " , panggil Alana lagi .


" Eh iya kenapa Al ? " , timpal Zain seraya mencoba mengalihkan pandangannya .


" Alana boleh ikut pengajian rutin bersama umi gak ? " , Izin Alana ragu-ragu .


Zain menatap Alana tidak percaya .


" Kamu serius Al ? , maksudnya kamu yakin mau ikut pengajian rutin bareng umi ? " , tanya Zain memastikan .


Alana mengangguk dengan mantap ,


" Iya memangnya kenapa gak boleh ya ? ", tanya balik Alana .


" Eh nggak bukan gitu , kalau kamu mau ikut boleh kok boleh banget " , balas Zain cepat seraya tersenyum .


" Pantas aja udah rapi banget , Masya Allah ternyata mau ikut umi pengajian " , batin Zain bersyukur.


" Beneran ? " , tanya Alana girang , dan Zain langsung mengangguk dengan cepat .


" Makasih " , jawab Alana seraya tersenyum senang .


" Masya Allah sampai kesenangan gitu , bismillah semoga ini awal yang baik untuk istri hamba memperbaiki diri " , batin Zain seraya menatap Alana dengan kedua bibir tersenyum manis .


Tak lama umi datang dengan mendorong Abi yang duduk dikursi roda .


'' Assalamu'alaikum " ,


" Wa'alaikum salam warahmatullah " ,


" Abi sudah siap ? '' , tanya Zain yang langsung berdiri .


" Sudah , ayo kita berangkat ! " , jawab Abi sekaligus mengajak Zain .


" Eh ngomong-ngomong kamu mau kemana sayang ? , mau ikut sama Zain ? " , tanya Umi yang melihat Alana sudah rapi dan cantik .


Alana menggelengkan kepalanya .

__ADS_1


" Alana ingin ikut sama umi " , Jawab Alana pelan .


Umi saling lirik dengan Abi , lalu secara bersamaan melihat ke arah Zain .


" Iya mi , Alana katanya ingin ikut pengajian rutin bareng umi " , ucap Zain tersenyum.


" Alhamdulillah , umi seneng banget kalau kamu mau ikut bareng umi nak " , balas Umi senang .


" Alhamdulillah " , timpal Abi yang juga sangat senang mendengar Alana ingin ikut pengajian.


Mereka sama-sama keluar rumah , lalu Zain dan Abi segera pamit .


" Semangat ikut pengajian nya dan ingat jangan nakal ! , umi itu terkenal galak jika lagi memimpin pengajian ! " , busik Zain ketika ia berpamitan dengan Alana .


Alana langsung melotot pada Zain .


" Gak gak mungkin umi galak , orang umi baik pada Alana " , balas Alana seraya menatap Zain tajam .


" Zain ! " , panggil Umi seraya melotot .


" Becanda umi " , balas Zain seraya menampilkan barisan gigi putih dan rapi nya .


" Assalamu'alaikum " , mobil yang ditumpangi Abi dan Zain perlahan meninggalkan halaman pesantren .


" Wa'alaikum salam warahmatullah " ,


" Iya umi " , jawab Alana seraya mengangguk .


Tak lupa umi mengunci pintu rumah terlebih dulu sebelum berangkat ke masjid yang ada dipesantren .


" Assalamu'alaikum " Salam umi yang baru masuk masjid diikuti oleh Alana .


" Wa'alaikum salam warahmatullah " , Jawab semuanya seraya melirik ke asal suara .


Pandangan semuanya langsung tertuju kepada seseorang yang berjalan dibelakang umi .


Semua jama'ah yang sudah hadir langsung bersalaman dengan Umi dan juga Alana .


" Maaf umi bukannya ini menantu umi ya ? " , tanya salah satu ibu-ibu .


" Iya benar Bu Lela ini menantu saya Alana " , jawab Umi tersenyum .


" Mari ibu-ibu kita duduk ! " , ajak Umi setelah semua bersalaman .


Alana duduk bersama para ibu-ibu , iya kebanyakan jama'ah pengajian umi adalah ibu-ibu dan hanya ada beberapa anak gadis yang seumuran Alana .


Umi duduk dipaling depan dan menghadap ke arah para jama'ah .


Umi memulai memimpin membaca Al-Qur'an lalu diikuti oleh semua para jama'ah .

__ADS_1


Dan setelah itu semua jama'ah bergantian membaca satu persatu .


Semua jama'ah fokus mendengarkan bacaan setiap orang dan jika ada yang salah maka umi atau yang lain langsung membenarkan nya .


Kini giliran Alana , Alana melihat kepada umi dan umi langsung mengangguk dan tersenyum seolah memberi kepercayaan kepada Alana kalau Alana bisa .


Alana memulai membaca ta'aud lalu melanjutkan membaca ayat selanjutnya .


Semua melebarkan telinganya fokus mendengarkan bacaan Alana dan ternyata Alana bisa menyelesaikan membaca satu ain tanpa ada yang salah .


Umi tersenyum kepada Alana , lalu kini giliran orang lain yang membaca sampai semua jama'ah yang berjumlah 30 orang mendapatkan giliran membaca satu ain .


Setelah semua membaca satu ain , lalu umi kembali memimpin membaca satu ayat dan diikuti semua jama'ah .


Sebelum menutup acara pengajian umi memberikan sedikit ceramah .


Alana menatap umi dengan takjub , ia sangat bersyukur mempunyai ibu mertua yang sangat baik dan pintar dalam berdakwah .


Umi berbicara dengan lantang dan juga menyampaikan dengan sangat jelas .


Rasanya Alana ingin kembali terus belajar agar bisa menjadi seperti umi , bukan hanya menjadi istri dan seorang ibu yang baik namun umi juga pintar mengaji dan berdakwah .


Acara pengajian ditutup dengan berdzikir dan berdoa , lalu setelah itu kembali bersalaman sebelum membubarkan diri dari tempat pengajian .


" Ternyata menantu umi pintar juga membaca Al-Qur'an kita semua sampai tak percaya " , Ujar salah satu jama'ah .


" Alhamdulillah " , jawab Umi seraya tersenyum ramah .


Para jama'ah mulai pamit meninggalkan masjid satu persatu , sampai kini hanya tinggal umi dan Alana yang berada didalam masjid .


" Umi , suara umi bagus banget ketika tadi membawa ayat suci Al-Qur'an belum lagi umi juga pintar berdakwah , Alana merasa bersyukur banget punya ibu mertua seperti umi " , Ujar Alana panjang lebar .


" Masya Allah Alhamdulillah umi juga bersyukur punya menantu seperti kamu sayang selain cantik kamu juga pintar membaca Al-Qur'an nak " , balas Umi seraya menyentuh dagu Alana .


" Umi bisa aja tapi Alana harus banyak belajar dari umi agar suatu saat Alana juga bisa menjadi seperti umi " , balas Alana seraya tersenyum .


" Aamiin , kapan pun kamu mau kita belajar sama-sama ya , umi juga masih harus banyak belajar nak " , timpal Umi seraya mengelus bahu Alana lembut .


" Makasih umi " , ucap Alana memeluk umi .


" Sama-sama sayang , ya udah kita pulang yu !" , jawab Umi sekaligus mengajak Alana .


Keduanya sama-sama meninggalkan masjid . Sepanjang perjalanan Alana terus bertanya hal-hal yang belum ia tahu .


Sedikit-sedikit Alana ingin belajar tentang ilmu agama karena ia sangat minim sekali pengetahuan tentang ilmu agama bukan orang tuanya tidak mengajarkan namun karena sikap keras kepalanya Alana sedikit susah untuk menerima hal itu .


🥰🥰🥰


Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .

__ADS_1


__ADS_2