
" Assalamu'alaikum " , salam Zain yang baru masuk kamar .
" Wa'alaikum salam warohmatullah " , jawab Alana dan langsung cepat menyambut dan meraih tangan kanan Zain .
" Bang Zain , Alana boleh pinjaman buku kisah para nabi gak ? " , Izin Alana yang sudah tak sabar .
" Boleh dong tapi kenapa kamu tiba-tiba pengen baca buku itu " , jawab Zain sekaligus bertanya balik .
Zain senang dengan perubahan Alana namun Zain ingin tahu alasan Alana kenapa ingin membaca buku kisah para nabi .
" Alana ingin membaca sekaligus mempelajari nya supaya Alana bisa menjadi orang yang lebih baik lagi " , jawab Alana .
" Aamiin " , balas Zain seraya mengelus kepala Alana lembut lalu ia segera menuju lemari yang berisi koleksi buku-buku nya masih tersusun rapi .
" Al sini kamu mau baca yang mana dulu ! " , Ajak Zain seraya menunjukan koleksi buku-bukunya .
" Mmm Alana mau baca kisah Rasulullah SAW dan para istrinya dulu " , jawab Alana antusias .
Zain mengangguk lalu ia menyerahkan salah satu buku koleksinya .
"Jika kamu ingin baca yang lain , ambil aja ya ! " , ucap Zain seraya menyerahkan buku tersebut .
" Makasih bang Zain " , balas Alana yang langsung menyambut buku itu dengan sangat antusias.
Alana langsung membawa buku tersebut ke arah ranjang dan ia langsung duduk bersandar pada headboard dan mulai fokus membacanya .
Zain tersenyum senang melihat tingkah Alana , lalu ia segera mengambil baju ganti dan membawanya ke kamar mandi .
Setelah Zain mengganti pakaiannya ia segera membaringkan badannya diatas ranjang dan Alana sama sekali tidak meliriknya .
" Fokus banget bacanya Al " , sindir Zain seraya menumpu kepalanya dengan satu tangan dan menghadap ke arah Alana yang fokus membaca .
" Bang Zain jangan gangguin Alana ! , Alana lagi bener-bener pengen fokus baca " , timpal Alana tanpa mengalihkan pandangannya dari buku tersebut .
Zain hanya tersenyum tipis seraya merhatikan istrinya .
Alana yang biasnaya malas sekali belajar bahkan membaca namun kali ini ia sangat semangat untuk membaca buku tersebut .
" Al , aku haus " , adu Zain yang sengaja ingin mengganggu Alana .
" Ya minum kalau haus ! " , jawab Alana tanpa melirik Zain sama sekali .
" Ambilin ! " , pinta Zain manja dan ia memang semata-mata ingin menggoda Alana .
Alana langsung menutup bukunya lalu menatap ke arah Zain , dan setelah itu ia menuangkan air ke dalam gelas yang kebutulan ada diatas nakas .
__ADS_1
" Makasih " , Zain bangun dari berbaringnya dan menerima gelas yang disodorkan Alana .
" Iya sama-sama " , jawab Alana , lalu kembali mengambil bukunya .
Zain merhatikan pakaian istrinya , dan Zain teringat jika Alana sekarang tidak pernah lagi memakai baju seksi bahkan didalam rumah pun Alana memakai baju gamis dan hijabnya .
" Al " , panggil Zain lembut .
" Iya kenapa lagi bang Zain ? " , tanya Alana yang langsung menatap Zain .
" Kita belanja yu ? " , ajak Zain seraya menaik turunkan kedua alisnya .
" Belanja apa ? " , tanya Alana mengerutkan keningnya .
" Belanja apa aja yang kamu mau , ayo ! " , jawab Zain yang langsung menarik tangan Alana .
" Eh eh bentar dulu bang Zain , Alana simpan dulu bukunya dan mau kasih tanda juga biar nanti bisa dilanjutin membacanya " , ucap Alana yang sedikit dengan sikap Zain .
Alana sudah menyimpan bukunya diatas nakas tak lupa ia pun sudah memberi tanda .
" Bang Zain yakin mau pergi dengan pakaian seperti itu ? " , tanya Alana ketika melihat pakaian Zain yang hanya memakai kaos oblong dan celana panjang ala rumahan .
Zain langsung melihat ke arah dirinya , dan ia hampir melupakan untuk berganti pakaiannya .
" Ya udah , Alana mau ke umi ya sekaligus pamitan " , balas Alana , dan setelah mendapat anggukan dari suaminya Alana langsung keluar kamar untuk mencari umi .
*****
" Kenapa naik mobil ? " , tanya Alana seraya melirik Zain .
Iya Zain sudah menyiapkan mobil untuk mereka pergi , mobil yang sama yang dipakai tadi pagi dengan Abi .
" Lalu mau naik apa ? , pakai mobil lebih aman apalagi cuaca hari ini cukup panas " , tanya balik Zain .
" Alana ingin naik motor " , balas Alana seraya menampilkan wajah memelas .
" Kenapa ? '' , tanya Zain bingung .
" Ya Alana lebih suka aja naik motor dari pada naik mobil , dan bisa cepat nyampe juga " , jawab Alana jujur.
Iya Alana sangat senang menaiki sepeda motor dibandingkan mobil , menurutnya menggunakan motor lebih enak dan bisa menghindari kemacetan .
Zain memikirkan keinginan Alana sebab mereka akan pergi ke batas kota , Zain ingin mengajak Alana kesebuah butik langganannya .
" Ya udah deh tunggu disini sebentar ! " , ucap Zain dan setelah Alana mengangguk mengerti Zain segera masuk mobil dan membawa mobilnya ke garasi .
__ADS_1
Tak lama Zain sudah kembali dengan motor matic nya yang pernah dipakai untuk jalan-jalan malam tempo lalu bersama Alana .
Alana menatap tak berkedip melihat Zain yang mengendari sepada motor dengan menggunakan setelah kain sarung dan baju Koko yang hanya terlihat bagian depannya saja karena tertutup oleh jaket yang dikenakan Zain .
" Ayo " , Ajak Zain lembut setelah ia berhenti dihadapan Alana .
Alana mengangguk dan tersenyum .
Zain lalu mengenakan helm dikepala Alana dengan hati-hati , lalu setelah itu menyuruh Alana untuk segera duduk dibelakangnya .
" Bismillahirrahmanirrahim " , Dengan membaca Basmallah dan doa ketika berpergian Zain segera menjalankan motornya .
Aksi keduanya tak luput dari santri-santriwati dan beberapa pengajar dipesantren , dan secara diam-diam ada yang terbakar api cemburu melihat keromantisan pasangan suami istri itu .
Alana tersenyum senang begitupun dengan Zain yang tak kalah merasa senang namun ia bisa menyembunyikan kesenangan dengan tampang cool nya .
Zain perlahan menarik tangan Alana untuk memeluk pinggangnya .
" Pegangan Al biar ga jatuh " , modus Zain seraya tersenyum lebar dibalik helmnya .
" Al Ttangannya masukkan aja ke dalam saku jaket biar gak kepanasan ! " , Titah Zain yang melihat tangan mulus Alana yang terkena sinar matahari .
Alana tidak menjawab , namun dengan ragu-ragu ia mulai memasukan kedua tangannya ke dalam saku jaket yang dikenakan Zain .
Sepanjang perjalanan Zain mencoba mencairkan suasana dan mencoba lebih dekat lagi dengan sosok istrinya .
Sampai tak terasa mereka sampai disebuah butik yang menjadi langganan Zain .
" Ayo " , Zain menggenggam tangan Alana untuk masuk ke dalam butik .
Dan mereka langsung disambut hangat oleh pemilik butik yang kebetulan tengah mengobrol dengan salah satu pekerjaan nya .
" Assalamu'alaikum ustad , selamat datang kembali di butik kami ! " , sapa pemilik butik .
" Wa'alaikum salam warohmatullah , terimakasih Bu Mega , oh ya Bu saya ingin mencari baju gamis untuk istri saya " , jawab Zain seraya merangkul Alana .
" Masya Allah ternyata Gus Zain sudah menikah dan kemarin pesan baju gamis pasti untuk istrinya ya " , balas Bu Mega .
" Iya betul Bu " , jawab Zain ramah .
Lalu Zain dan Alana diajak untuk melihat koleksi-koleksi baju gamis keluaran terbaru dibutik itu .
🥰🥰🥰
Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .
__ADS_1