Hukuman Untuk Alana

Hukuman Untuk Alana
Hari Terakhir Ujian


__ADS_3

Hari ini Alana begitu tampak senang dan semangat pasalnya hari ini Ujian Nasional akan berakhir dan itu tandanya sekolahnya pun akan segera selesai .


Alana merasa sudah tidak sabar ingin segera menginjakan kakinya diuniversitas favorit dikota .


Dari dulu Alana sudah punya cita-cita ingin menuntut ilmu perguruan tinggi disana bareng Alena .


Alana keluar kamar dengan wajah sumringah dan Zain yang melihat itu langsung ikut tersenyum .


" Kenapa bang Zain senyum-senyum ? " , tanya Alana ketus seraya memalingkan wajahnya .


" Siapa yang senyum-senyum ? " , jawab Zain dan langsung menampilkan wajah coll nya .


Setelan sarapan mereka langsung berangkat ke sekolah Alana , dan seperti biasa setelah memastikan Alana benar-benar masuk ke sekolah Zain kembali menjalankan mobilnya .


Alana melihat Alena yang akan masuk kelas ,


dan ia segera mempercepat langkahnya untuk menyusul sang kakak .


" Assalamu'alaikum " , Salam Alana dari arah belakang .


" Eh Walaikum salam " , jawab Alena kaget pasalnya ia tidak mengetahui keberadaan sang adik .


" Bikin kaget aja sih Al ? " , kesal Alena seraya memajukan bibirnya , sedangkan Alana ia hanya cengengesan tanpa dosa .


" Tumben ceria banget ? , dikasih uang saku lebih ya sama bang Zain ? " , tebak Alena seraya terkekeh .


" Dih ngga tuh bang Zain setiap hari memang ngsih uang saku dengan jumlah yang sama " , jawab Alana , Dan ia merasa malas karna sang kakak pasti selalu menyangkutkan dirinya dengan bang Zain .


" Lalu ? " , tanya Alena lagi .


" Udah udah yu duduk dulu " , Ajak Alana dan disetujui oleh Alena .


Baru saja Alana akan memulai cerita namun bell sudah berbunyi dan tak lama guru pengawas juga masuk kelas .


Suasana kelas yang awalnya sangat ramai kini menjadi sangat hening , siswa siswi mulai sibuk mengerjakan soalnya masing-masing .


" Waktu masih terisa 20 menit lagi , diharapkan teliti agar tidak salah dalam mengisi soal ", Ujar guru pengawas .


Alena sudah menjawab semua soalnya , namun karena waktu masih lama Alana kembali mengeceknya takut ada yang keliru atau kurang tepat dalam menjawab .


" Udah kok , semuanya udah terisi , kalau terus-terusan dicek malah jadi pusing , udahlah kumpulin aja " , gumam Alana pelan .


Alana berjalan ke depan seraya membawa kerja jawabannya .


" Sudah Al ? " , tanya guru pengawas .

__ADS_1


" Iya sudah pak " , jawab Alana mengangguk .


" Sudah dicek lagi waktunya masih lama ? " ,tanya nya lagi .


" Sudah pak bahkan sudah 2 kali dicek " , jawab Alana jujur .


" Ya sudah kamu boleh keluar dulu " , jawab guru pengawas seraya menerima kertas jawaban Alana .


Hampir setiap hari Alana menjadi yang pertama yang mengerjakan soal-soal . Teman-teman kelas nya sudah tidak aneh walau Alana anak yang bandel , banyak tingkah tapi otaknya tak main-main .


seraya menunggu pergantian jam ujian , Alana memutuskan untuk ke kantin .


" Bu seperti biasa ya " , Alana memesan makanan kesukaannya yaitu seblak pedas jeletot .


" Baik neng " , jawab ibu kantin .


Dari semenjak ujian dan kebetulan ia bisa menyelesaikan lebih dulu , kantin adalah tempat ternyaman untuk Alana beristirahat dan kembali membuat semangat setelah memakan makanan favorit nya .


Alana dengan santai memakan seblak pedas jeletot lalu 5 menit sebelum bell berbunyi Alana sudah kembali ke depan kelas sehingga guru pengawas tak mengetahuinya .


" Bu ini uangnya makasih ya Bu " , ucap Alana menyimpan uang 10 ribu .


Alana sedikit berlari untuk sampai didepan kelas nya , lalu ia segera duduk dan menunggu pengawas keluar .


" Pak " , Alana mengangguk ketika pengawas sudah keluar kelas .


" Oya Al tadi pagi kamu mau cerita apa ? '' ,tanya Alena yang sedari tadi penasaran .


" Aku senang - " , ucap Alana namun lagi-lagi cerita nya harus terpotong karna pengawas sudah masuk kelas .


" Yah ga jadi lagi " , keluh Alena .


" Nanti udah ini ya kak , semangat tinggal 1 mata pelajaran lagi " , jawab Alana sedikit berbisik seraya mengepalkan tangan ya .


Alena langsung mengangguk , dan kini kelas kembali hening .


Seperti dimata pelajaran yang lain Alana lebih dulu menyelesaikan menjawab semua soal ujian , namun kali ini ia lebih memilih diam dikelas dan menunggu beberapa temannya mengumpulkan soal jawaban baru dirinya akan ikut mengumpulkan .


Dan sisa waktu ujian tinggal 5 menit lagi , satu persatu temannya mulai mengumpulkan kertas jawaban dan Alana baru mengikuti .


Alana kembali duduk dibangkunya , namun tiba-tiba ponsel dalam sakunya bergetar pertanda ada pesan baru masuk .


Namun Alana tak langsung membukanya ia menunggu guru pengawas keluar kelas lebih dulu .


" Oke semua sudah mengumpulkan kertas jawaban ? " , tanya guru pengawas .

__ADS_1


" Sudah pak " , jawab semuanya kompak .


" Oke kalau gitu bapak pamit undur diri dan selamat untuk kalian semua kini tinggal menunggu hari kelulusan , Assalamu'alaikum " , Ucap pengawasan tak lupa mengucapkan salam .


" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarokatu " , jawab semuanya .


Alana mulai mengambil ponselnya didalam saku , lalu melihat pesan yang tadi masuk .


" Faisal " , gumam Alana membaca notifikasi yang muncul dilayar ponselnya .


Alana segera membuka kolom chat dengan tersenyum .


" Al kita jalan yu , lagian ujian sudah selesai dan tinggal menunggu hari kelulusan , ayolah sekali ini aja jalan pleass " , pesan dari Faisal .


" Gimana ya ? , aku harus berasalan apa sama bang Zain ? ," gumam Alana mencari-cari alasan .


" Ya udah lah aku pergi diam-diam aja '' , gumam Alana lagi .


" Tapi kalau bang Zain ketemu sama kak Ale dan bang Nizar bisa bahaya juga " , Alana terus bermonolog mencari-cari alasan agar bisa pergi bareng Faisal .


" Al katanya mau cerita " , ucap Alena .


" Bentar kak bentar Alana lagi pusing ini " , jawab Alana seraya terus berpikir .


" Pusing kenapa sih ? , ujian kan udah selesai lagian kami selalu jadi yang pertama ngumpulin kertas jawaban " , tanya Alena heran .


Dan Alana sama sekali tidak menanggapi perkataan Alena .


" Ya udah mau pulang gak ? , apa mau nginap disini ? " ,tanya Alena lagi .


" Ya mau lah tapi kak Ale duluan aja ya " , jawab Alana karena ia sudah mempunyai ide .


" Kenapa harus duluan ? " , tanya Alena yang seperti mulai curiga .


" Aduhh Alana sakit perut kak tadi habis makan seblak pedas jeletot dikantin , Alana ke kamar mandi dulu ya , kak Ale duluan aja " , jawab Alana yang mulai berakting dan ia langsung menuju kamar mandi .


" Gapapa kali ya aku pergi bareng Faisal lagian dirumah juga bosan kan bang Zain kerja " , gumam Alana setelah berada dikamar mandi .


Dan ia sudah mengirim pesan pada Faisal untuk menunggunya terlebih dulu dan memastikan jika Alena sudah pulang lebih dulu .


Alana juga meminta Faisal untuk nanti pergi secara diam-diam lewat belakang sekolah karena Alana yakin bang Zain sudah menunggunya didepan sekolah .


Drrrrt... ,


Ponsel Alana kembali bergetar dan itu dari Faisal yang memberi tahu jika Alena sudah pulang .

__ADS_1


😍😍😍


Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .


__ADS_2