
Disaat umi lagi asik mengobrol dengan Alana , tiba-tiba terdengar suara Abi yang memanggil umi .
" Umi , mi " , Panggil Abi .
" Iya bi " , jawab umi , lalu umi pamit pada Alana untuk menemui sang suami .
" Zain dan menantu kita sudah datang mi ? ", tanya Abi ketika umi sudah masuk kamar .
" Sudah bi , dan Zain lain sholat berjama'ah dimasjid kalau Alana lagi duduk diruang tamu dan umi barusan sedang mengobrol dengan Alana " , jawab Umi panjang lebar .
" Alhamdulillah " , Abi langsung tersenyum senang .
" Mi , Abi pengen ketemu dengan menantu abi " , Pinta Abi .
" Iya bi tunggu sebentar umi panggilkan Alana ya " , jawab Umi , lalu ia segera keluar kamar untuk memanggil Alana .
" Assalamu'alaikum Abi " , Salam Alana ketika masuk kamar mertuanya .
" Walaikum salam nak " , jawab Abi .
Alana langsung meraih tangan Abi lalu mencium punggung tangan nya .
" Abi bagaimana kabar Abi sekarang ? " , tanya Alana lembut .
" Alhamdulillah nak , Abi sudah jauh lebih baik apalagi ketika melihat kalian ada disini '' , jawab Abi tersenyum pada menantunya .
" Alhamdulillah , maaf Alana baru bisa menjenguk Abi " , balas Alana seraya menunduk .
" Tidak apa-apa nak Abi mengerti kesibukan kalian " , Jawab Abi penuh pengertian .
Alana merasa dirinya begitu beruntung mempunyai mertua yang baik dan selalu mengerti keadaan nya .
Bahkan dengan semua kekurangan yang ada di dalam dirinya , Abi dan umi begitu lapang dada menerima Alana dengan tangan terbuka .
" Assalamu'alaikum " , salam Zain yang baru pulang dari masjid .
" Wa'alaikum salam , Zain kami ada dikamar dan disini juga ada Alana " , jawab Umi sedikit berteriak .
Zain langsung melangkahkan kakinya ke kamar Abi , seraya mengucapkan salam lalu meraih tangan kanan Abi dan mencium punggung tangannya dengan takdzim .
" Abi bagaimana kondisi Abi sekarang ? " , tanya Zain .
" Alhamdulillah Abi sudah jauh lebih baik Zain " , Jawab Abi .
" Tapi kata Alif kedua kaki Abi sekarang sulit untuk digerakkan ? , kenapa Abi tidak mau dibawa ke ruang sakit ? ", tanya Zain beruntun .
" Gapapa Zain , doakan saja semoga Abi bisa secepatnya pulih ", jawab Abi .
__ADS_1
" Tapi Abi sepertinya Abi membutuhkan perawatan khusus biar Abi bisa cepat pulih " , Timpal Zain lagi yang mencoba membujuk Abi .
" Berdoa saja Zain , karena Allah yang maha kuasa atas segalanya " , balas Abi yang keukeuh tidak mau dibawa kerumah sakit.
" Iya Abi , aamiin semoga Abi segera pulih " , jawab Zain , lalu ia pamit untuk ke kamarnya diikuti oleh Alana yang juga ikut pamit .
*
Kini Zain dan Alana sudah berada didalam kamar , Zain duduk dipinggir ranjang seraya memikirkan cara bagaimana agar Abi bisa cepat sembuh .
Sedangkan Alana ia baru menyelesaikan kewajibannya menunaikan sholat .
" Bang Zain , bang Zain pasti lagi memikiran Abi ya ? " , Ujar Alana lalu ia ikut duduk didekat Zain namun masih ada jarak yang lumayan jauh antara keduanya .
Zain hanya melirik Alana sekilas .
" Memang nya Abi sakit apa bang Zain ? " tanya Alana lagi .
" Hipertensi " , jawab Zain singkat .
" Lalu kenapa kondisi Abi bisa seperti sekarang ? " , tanya Alana yang penasaran dan memang ia tidak tahu cerita yang sebenarnya .
~ Flashback On .
Pukul 3 dini hari Abi bangun , dan itu sudah kebiasaannya bangun disepertiga malam untuk melakukan sholat sunnah malam .
Walau dengan kondisi seperti itu abi tetap berusaha menjalankan kewajibannya .
" Bi , Abi kenapa ? , Abi sakit ? " , tanya Umi yang melihat abi terus memijat kepalanya .
" Ngga mi , Abi gapapa kok hanya sedikit pusing " , jawab Abi lalu mencoba untuk bangun .
Baru saja ingin melangkahkan kakinya ke kamar mandi , tiba-tiba Abi langsung terjatuh dan tak sadarkan diri .
" Abi , Abi , Abi bangun... " , Panggil Umi seraya mengguncangkan tubuh Abi pelan .
Namun sang suami tak kunjung bangun .
Dan akhirnya umi meminta bantuan pada santri-santri yang kebetulan akan berangkat ke masjid melakukan sholat tahajud .
Abi dibaringkan ditempa tidur dan Alif dengan cepat langsung memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Abi .
Tak lama dokter datang dan langsung memeriksa keadaan Abi yang sudah siuman beberapa menit yang lalu .
Sang Dokter menyarankan agar Abi dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan khusus , tapi Abi menolak ia hanya ingin dirawat dirumah saja oleh sang istri .
" Dok jadi suami saya sakit apa ? " , tanya Umi seraya mengelap sisa cairan bening diujung matanya .
__ADS_1
" Penyakit Hipertensi pak Kyai kembali kambuh bu Nyai " , Tutur sang dokter .
" Sebaiknya pak Kyai dibawa ke ruang sakit agar mendapatkan perawatan khusus " , saran dokter .
" Ngga dokter , saya ingin tetap dirumah saja biar istri saya yang merawat saya " , jawab Abi dengan suara lemahnya .
" Baik pak Kyai , semoga pak Kyai segera kembali pulih " , jawab Dokter yang tak ingin memaksa .
Dokter menuliskan resep obat untuk pak Kyai dan meminta pak kyai untuk meminum nya setiap hari sesuai aturan dokter .
*
Siang hari ketika Abi bangun tidur , tiba-tiba ia merasakan tubuh bagian kirinya sulit untuk digerakkan .
Dan setelah memanggil dokter kembali ternyata Abi terkena stroke ringan tapi Abi masih tetap dengan pendiriannya ia tetap tidak mau dibawa kerumah sakit .
~ Flashback Off .
" Kasihan Abi " , ucap Alana ketika sudah mendengarkan cerita Abi dari Zain .
" Iya , tapi begitulah Abi sangat sulit jika diajak ke rumah sakit " , balas Zain lemah .
Alana sangat prihatin melihat kondisi Abi , kini Abi hanya berbaring ditempat tidur tapi walau pun sebagain tubuhnya sulit untuk digerakan Abi mah bisa bicara dengan jelas .
" Bang gimana kalau kita bawa Abi buat pengobatan alternatif , siapa tau Abi mau ? " , Ide Alana .
" Iya memang rencana besok aku dan Alif akan membawa Abi ke pengobatan alternatif " , jawab Zain apa adanya .
Alana langsung bangun dari duduknya lalu ia mengambil dompet didalam tasnya .
" Abang bisa pake uang ini buat pengobatan Abi maaf jika hanya sedikit tapi jika masih kurang Alana akan meminta uang pada papah " , Alana menyodorkan uang 50 lembar berwarna merah muda .
Uang saku pemberian dari Zain , Alana sisihkan karena memang jumlahnya cukup banyak .
Zain tersenyum manis pada Alana , ternyata Alana begitu tulus sayang pada Abi dan umi .
" Uangnya simpan aja , ini buat keperluan kamu untuk pengobatan Abi Insha Allah aku ada tabungan " , ucap Zain lembut .
" Tapi pasti akan membutuhkan biaya besar bang " , elak Alana .
" Iya tapi Insha Allah tabungan aku cukup untuk pengobatan Abi " , jawab Zain lagi lembut .
" Hemmm " , Alana berdehem dan kembali duduk dipinggir tempat tidur seraya memegang uang ditangannya yang berjumlah 5 juta .
Bukan Alana ingin merendahkan Zain atau keluarganya , melihat dari rumah Umi dan Abi yang sederhana dan terlihat seperti orang biasa , Alana jadi ingin membantu untuk pengobatan sang mertua .
😍😍😍
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .