Hukuman Untuk Alana

Hukuman Untuk Alana
Tidak Bisa Tidur


__ADS_3

Sekitar pukul set 12 malam Zain baru pulang ke rumah , rumah nampak sudah sepi sepertinya semua orang sudah istirahat .


Zain memutuskan untuk langsung pergi ke kamarnya , seperti biasa Zain mengetuk pintu seraya mengucapkan salam dan setelah menunggu cukup lama dan Alana tidak membukakan pintu , Zain pun langsung memutar handel pintu .


Kedua matanya Zain langsung menyapu keseluruh kamar , dan ia tidak menemukan Alana begitu pun dikamar mandi .


" Kemana Alana ? , Kenapa malam seperti ini tidak ada dikamar ? " , guman Zain yang mulai khawatir .


Zain merogoh ponselnya disaku Koko yang ia kenakan , lalu ia menelpon bang Nizar yang memutuskan tidur bersama ustad Alif .


" Assalamu'alaikum kenapa masih kangen ya ? " , Salam bang Nizar seraya terkek dari sebrang sana .


" Wa'alaikum salam , Zar , Alana gak ada dikamar ? " , timpal Zain tanpa menanggapi candaan sahabatnya sekaligus kakak iparnya .


" Gak ada dikamar ? , maksud Alana hilang ? " , tanya bang Nizar sedikit teriak .


" Ya Allah ga usah teriak-teriak Zar ! , ya ana juga gak tahu tapi coba ente cek ke kamar Alena siapa tahu Alana tertidur disana " , balas Zain meminta bantuan .


" Oh ya udah iya tunggu sebentar ana kesana ! " , jawab bang Nizar .


" Oke , Assalamu'alaikum " , balas Zain yang langsung mematikan panggilan telepon nya .


" Wa'alaikum salam " , jawab bang Nizar .


Lalu bang Nizar segera pamit pada ustad Alif dan langsung menuju rumah Abi .


Zain sudah menunggu diruang tamu , dan ketika bang Nizar datang , mereka langsung menuju ke kamar Alena , beruntung Alena orang nya tidak susah dibangunkan dan baru saja bang Nizar mengetuk pintu beberapa kali terdengar Alena langsung menjawab dan membukakan pintu .


" Ada apa bang ? " , tanya Alena seraya megucek kedua matanya .


" Kak , Alana ada didalam gak ? " , tanya bang Nizar to the poin .


" Ada , nih lagi tidur ", jawab Alena seraya membukakan pintu dengan lebar .


" Syukurlah " , batin Zain lega .


" Jadi gimana ? , mau dipindahin ? '' tanya bang Nizar seraya melirik ke arah Zain .


" Ga usah kasihan nanti tidurnya keganggu , udah biarin aja ana cuman mau mastiin doang " , jawab Zain santai .


" Yakin ? , nanti ente ga bisa tidur lagi ? " , tanya bang Nizar memastikan .


" Yakin lagian kalau mau tidur kan tinggal tidur aja " , jawab Zain mantap , dan langsung dianggukan oleh bang Nizar .


" Ya udah kak maaf ya udah ganggu tidur kamu " , ujar bang Nizar seraya mengelus kepala Alena yang tertutup hijab .

__ADS_1


" Heem " , jawab Alena dengan deheman karena menahan rasa ngantuk .


" Sekali lagi maaf ya Ale " , timpal Zain yang juga merasa gak enak .


" Iya gapapa bang , ya udah pintunya Alena tutup ya Assalamu'alaikum '' , jawab Alena .


" Wa'alaikum salam " ,


Bang Nizar kembali balik ke tempat ustad Alif , dan Zain langsung pergi ke kamarnya .


Zain sudah membersihakan diri dan berganti pakaian , ia langsung naik ke atas ranjang namun sesekali matanya terus merhatikan ke arah samping ke tempat dimana Alana tidur disampingnya .


Zain mengambil ponselnya kedua jarinya mengotak-atik salah satu aplikasi diponselnya .


" Udah besok pasti dikirim " , gumam Zain senang , lalu ia kembali menyimpan ponselnya diatas nakas .


Zain sudah beberapa kali menguap , namun matanya tak bisa diajak kerja sama , matanya enggan untuk tertidur .


" Kalau tahu bakal kaya gini , tadi Alana udah digendong suruh tidur disini " , gumam Zain kesal karena kepikiran terus Alana .


Zain mengacak rambutnya kesal , ia langsung bangun dari berbaringnya dan kembali mengenakan kain sarung dan mengambil jaket , Zain memutuskan untuk kembali ke tempat ustad Alif .


*****


Pagi hari sebelum melakukan banyak kegiatan karena hari ini pasti pesantren akan sangat ramai dengan acara Isra Mi'raj yang akan dimulai ba'da Dzuhur .


Menu hari ini umi sudah memasak soto bandung .


Seperti biasa Umi terlebih dulu mengambilkan makanan untuk Abi , dan seraya menunggu Bang Nizar dengan usil menggoda sahabat nya yang tak lain adik iparnya .


" Oh ya dek kamu kalau mau tidur bareng Alena lain kali izin dulu ya sama suami kamu " , Ujar bang Nizar seraya tersenyum dan melirik ke arah Zain .


" Memangnya kenapa bang ?, Alana kan hanya kangen aja pengen tidur bareng kak Ale ", tanya Alana polos .


" Semalam ada yang bisa tidur Al gara-gara kamu gak ada dikamar " , jawab bang Nizar seraya terkekeh .


" Serius nak ? " , tanya Abi yang juga ikut terkekeh .


" Iya Abi dan akhirnya beliau memutuskan tidur ditempat ustad Alif " , jawab bang Nizar seraya menahan tawanya .


" Masya Allah Zain " , timpal umi seraya menggelengkan kepala .


Dan yang lain hanya bisa terkekeh sedangkan Alana hanya bisa menunduk malu dan Zain ia hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal seraya menampilkan barisan giginya .


Setelah puas menggoda Zain , semua langsung menikmati sarapan nya .

__ADS_1


Dan dipertengahan mereka menikmati sarapan terdengar suara dari luar .


" Assalamu'alaikum paket " ,


" Wa'alaikum salam warohmatullah " , jawab semuanya .


" Biar Zain aja Umi , itu pasti paket Zain " , Ucap Zain seraya berdiri dari duduknya .


Tak lama Zain sudah kembali , dan ia sudah menyimpan paketnya terlebih dulu dikamar .


Setelah selesai sarapan bang Nizar mengajak Zain untuk segera ke ruang Aula melihat persiapan santri / santriwati yang akan ikut memeriahkan acara Isra Mi'raj nanti .


Iya acara ba'da Dzuhur sampai maghrib khusus untuk santri /santriwati yang akan menunjukan bakatnya , ada yang berpidato , membawa kitab kuning , membaca ayat suci Al-Qur'an , bersholawat dan ada juga pertunjukan drama seputar kisah isra Mi'raj kanjeng nabi Muhammad SAW .


Sebelum meninggalkan rumah , Zain lebih dulu mengajak Alana ke kamar dan sudah pasti menjadi bahan candaan oleh bang Nizar .


" Ada apa bang Zain ? '' , tanya Alana ketika mereka sudah berada dikamar .


" Al aku punya sesuatu buat kamu " , jawab Zain seraya membuka lemari dan mengeluarkan sesuatu dari sana .


" Ini buat kamu ", Ucap Zain seraya menyodorkan paperbag yang berukuran cukup besar .


" Apa ini ? " , tanya Alana bingung .


" Buka aja " , jawab Zain seraya tersenyum .


Alana menatap Zain dengan tatapan penuh arti , lalu ia mulai membuka isi paprrbag itu .


" Baju gamis ? " , gumam Alana serya menatap Zain .


" Iya aku harap kamu pakai baju ini untuk nanti acara , kamu bisa pilih mau pake yang mana untuk acara nanti siang dan juga malam " , jawab Zain lembut .


" Jadi paket tadi pagi ? " , tanya Alana seraya menatap Zain .


" Iya itu baju itu isi paketnya " jawab Zain tersenyum .


" Makasih ", ucap Alana dengan menunduk .


" Iya sama-sama " , jawab Zain .


" Tapi yang harus bilang makasih seharusnya aku , aku dengar cerita kamu dari umi dan aku merasa terharu dan juga bangga , makasih ya " , Ujar Zain panjang lebar seraya mengelus kepala Alana lembut .


Lalu setelah itu Zain pamit dan meninggalkan Alana sendiri dikamar dengan perasaan yang sulit diartikan .


😍😍😍

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .


__ADS_2