
Sekitar pukul 2 siang Zain mulai bersiap untuk menjemput Alana .
" Bro ana cabut ya " , pamit Zain pada Syahrul .
" Eh iya siap bro hati-hati dijalan " , jawab Syahrul .
" Assalamu'alaikum " ,
" Wa'alaikum salam " ,
Zain menjalankan mobilnya seraya menikmati suara lantunan sholawat dari radio yang ada di mobilnya , sesekali ia mengangguk-anggukan kepalanya mengikuti alunan musik sholawat .
Tak lama mobilnya sampai di gedung sekolah , Zain memarkirkan mobilnya ditempa biasa tapi kali ini ia lebih memilih mengobrol dengan pak satpam karena Nizar sepertinya belum datang untuk menjemput Alena .
Bell pulang sekolah berbunyi , satu persatu siswa siswi mulai meninggalkan kelasnya .
Pak satpam mulai membukakan pintu gerbang dengan lebar , dan Zain ia masih setia duduk didekat pos satpam seraya menunggu kedatangan Alana .
Dari arah yang sedikit jauh Zain bisa melihat Alana yang tengah berjalan beriringan dengan kembarannya yaitu Alena .
Zain merhatikan keduanya memang terlihat sangat berbeda dari cara berpakaian sampai tingkahnya jauh berbeda , bahkan Zain bisa yakin jika Alena adalah seorang perempuan yang Sholehah , yang penurut dan juga tak banyak tingkah berbeda sekali dengan Alana yang bar-bar dan juga banyak tingkah .
" Astagfirullah " , Zain beristigfar seraya langsung memalingkan wajahnya .
" Al " , panggil Zain ketika Alana tak menyadari kehadirannya .
" Eh bang Zain kok nungguin disini ? " , tanya Alana sedikit kaget dan was-was .
" Salam dulu Al " , bisik Alena seraya menyikut kembarannya namun Zain masih bisa mendengarkan suaranya .
Zain hanya tersenyum tipis .
" Assalamu'alaikum " , salam Alana yang seperti terpaksa .
" Assalamu'alaikum bang Zain " , salam Alena seraya menganggukan kepala .
" Wa'alaikum salam " , jawab Zain .
" Ya udah ayo kita pulang " , Ajak Zain dan mempersilahkan kakak beradik itu untuk jalan lebih dulu .
" Lah pertanyaan Alana tadi kan belum dijawab " , batin Alana kesal .
" Atau jangan-jangan bang Nizar tidak bisa menjemput kak Ale , ide bagus tuh aku bisa ajak bang Zain buat anterin kak Ale pulang dan aku bisa pulang ke rumah " , batin Alena lagi .
Ketiga nya berjalan keluar gerbang dan mereka langsung melihat bang Nizar yang tengah berdiri disamping mobilnya .
" Yah rencananya gagal deh " , batin Alana kecewa .
__ADS_1
Sudah hampir seminggu lebih ia tidak pulang ke rumah rasanya Alana sangat rindu dengan suasana rumah apalagi dengan kamarnya.
" Loh ente dari mana Zain , ana cari-cari dari tadi ? '' , tanya bang Nizar ketika melihat kedatangan mereka .
" Duduk dipos satpam , abis tadi ente belum datang dari pada bengong sendiri mending ngobrol sama pak satpam " , Jawab Zain panjang lebar .
Bang Nizar hanya mengangguk mengerti .
Mereka langsung berpamitan dan masuk ke dalam mobil masing-masing .
" Al " , panggil Zain lembut .
Alana langsung melirik ke asal suara dan ia menyadari jika Zain sepertinya sudah tidak marah .
" Iya , kenapa bang Zain ? " , Jawab Alana seraya balik bertanya .
Entah kenapa Alana menjawab dengan kata yang cukup panjang biasanya ia hanya berdeheman untuk menjawab panggilan Zain .
" Kita jalan-jalan dulu , mau gak ? " , Timpal Zain seraya fokus mengemudi .
Alana langsung menghadap ke arah samping dimana Zain tengah mengemudi , ia tak percaya Zain tiba-tiba mengajaknya untuk jalan-jalan .
" Tumben bang Zain ajak Alana buat jalan-jalan ? " , Alana merasa sedikit curiga dan ia kembali membenarkan posisi duduknya untuk menghad ke arah depan .
" Iya itu jika kamu , aku hanya kasihan aja sama kamu apalagi sebentar lagi mau ujian nasional kan pasti otak kamu butuh refreshing " , jawab Zain panjang lebar .
" Mau ngga atau mau langsung pulang aja ? " , tanya Zain yang melihat Alana hanya bengong melamun .
" Boleh " , Jawab Alana singkat .
" Jadi kita jalan-jalan dulu ? " , tanya Zain memastikan dan Alana hanya menganggukan kepalanya .
" Mau kemana ? '' , tanya Zain seraya memecahkan keheningan yang selalu terjadi .
" Terserah " , jawab Alana santai .
" Hufhhhh..... , " , Zain menghembuskan nafasnya kasar .
Jika cwe sudah bilang kata terserah , Zain pasti akan bingung sendiri ditambah ia baru pertama kali jalan berdua dengan seorang cwe , Zain harus benar-benar menggunakan kepekaannya .
" Kita ke hotel ? " , entah ada ide dari mana rasanya Zain ingin menggoda Alana .
" Mau ngapain ? ", tanya Alana cepat dengan kedua mata membulat sempurna .
" Tadi katanya terserah " , jawab Zain sambil menahan tawanya .
" Iya tapi bukan ke hotel lagian hotel tempat buat jalan-jalan apa ? " , balas Alana seraya melipat kedua tangannya didada .
__ADS_1
" Terus kalau jalan-jalan harus nya kemana ? " , tanya Zain lagi .
" Iya ke mall atau ke alun-alun atau ke taman ya kemana ke tapi bukan hotel " , jawab Alana sedikit kesal .
" Ya udah kalau gitu kita ke mall aja ya " , keputusan Zain dan langsung mendapat anggukan dari Alana .
Tak lama mobil Zain sudah sampai di mall besar yang ada dikota , Zain terlebih dulu memarkirkan mobilnya .
Lalu mereka segera ke luar mobil , namun sebelum mereka benar-benar keluar mobil tangan Zain dengan cepat menahan tangan Alana .
" Kenapa lagi ? '' , tanya Alana yang sudah tidak sabar ingin segera turun .
" Pakai ini ! ", Zain menyodorkan jaket miliknya .
" Buat apa ? " , tanya Alana dengan kening berkerut , ia merasa aneh dicuaca panas seperti ini Zain malah menyuruhnya memaki jaket .
" Pakai aja , kalau ngga kita ga jadi ke mall " , jawab Zain santai namun terdengar seperti ancaman .
" Rese " , gumam Alana dengan bibir cemberut namun ia tetap mengikuti permintaan Zain .
" Ya udah ayo keluar " , ajak Alana lagi dan Zain langsung mengangguk .
Zain tersenyum setidaknya dengan Alana memakai jaket bentuk tubuhnya yang bagaikan gitar spanyol tak terlihat oleh banyak orang , karena Alana memakai kemeja seragam yang sangat pas dengan bentuk tubuhnya .
Kedua nya berjalan beriringan , Alana cukup senang menghirup udara didalam mall sudah lama rasanya ia tidak pergi ke mall besar yang ada dikota .
" Kita makan dulu " , ajak Zain dan Alana langsung mengangguk setuju .
Sesampai disebuah tempat makan yang da dimall mereka duduk didekat jendela yang pemandangan nya langsung tertuju ke arah jalanan yang ramai dengan kendaraan yang beralu lalang .
Mereka langsung dihampiri oleh seorang pelayan yang membawa buku menu .
" Silahkan mas , adek mau pesan apa ? '' , Ujar nya sopan .
" Spaghetti bolognese dan minumnya jus lemon aja " , ucap Zain seraya memberikan kembali buku menu .
" Samain aja tapi minumnya aku jus alpukat aja " , timpal Alana .
" Baik , mohon ditunggu " , balas sipelayan dan langsung pamit pergi .
Alana kembali melihat ke arah jalanan melalui jendela merhatikan setiap kendaraan yang berlalu lalang .
Namun tiba-tiba perhatiannya tertuju pada seseorang yang mengenakan sepeda motor dan berboncengan dengan seorang perempuan yang terlihat sangat mesra kebetulan ia berhenti tepat lurus pandangan Alana lalu tak lama segera melaju kembali .
😍😍😍
Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .
__ADS_1