Hukuman Untuk Alana

Hukuman Untuk Alana
Couple


__ADS_3

Setelah menunaikan sholat dzhur , semua langsung menuju ke tempat acara .


Para santri dan santriwati sudah bersiap untuk menampilkan bakat mereka .


Umi dan Abi sudah duduk dikursi didepan podium bersama para tamu dan juga masyarakat sekitar .


Keadaan pesantren sudah sangat ramai ditambah dengan kehadiran para pedagang yang sudah berbaris rapi diluar halaman pesantren .


Ustad Alif dan bang Nizar menjadi MC pemandu acara siang ini .


" Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu " , Salam bang Nizar dan ustad Alif bersamaan .


" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarokatu " , jawab semuanya kompak .


" Alhamdulillah siang ini kita bisa berkumpul ditempat yang mulia ini dengan keadaan sehat wal'afiat dan juga kita doakan untuk kesembuhan guru kita sekaligus pemimpin pondok pesantren ini kyai Abdullah , semoga penyakit beliau segera diangkat dan bisa kembali sehat seperti semula , Aamiin Aamiin ya Allah ya robbal'alamin " , ucap bang Nizar seraya menunjuk sopan kepada Abi .


'' Iya untuk memeriahkan acara Isra Mi'raj nabi Muhammad SAW , siang ini para santri dan santriwati ingin menampilkan bakat terpendam mereka " , balas Ustad Alif yang langsung mendapat tepung tangan .


" Namun sebelum itu mari kita buka acara siang ini dengan membaca sholawat bersama group Hadroh al-barkah " , ucap bang Nizar dan semua langsung bertepuk tangan seraya menyambut kedatangan group Hadroh yang memang sudah terkenal dikota itu .


Acara cukup ramai dan meriah , antusias dari masyarakat sangat luar biasa bahkan halaman pesantren yang luas tak mampu menampung banyaknya orang-orang yang hadir dan mereka sampai rela menyaksikan acara di luar halaman pesantren .


Alana benar-benar merasa senang bisa berada disini dan ikut terlibat dalam acara besar ini , dan ia memutuskan menjadi panitia bersama Nada , yang awalnya Alana ogah-ogahan namun hatinya tergerak juga ingin ikut terlibat .


" Nad memangnya jika ada acara besar dipesantren selalu ramai seperti ini ya ? " , tanya Alana sedikit berteriak karena takut tidak terdengar oleh Nada .


" Iya Ning memang seperti ini bahkan nanti malam bisa lebih ramai lagi " , jawab Nada apa adanya .


Alana hanya mengangguk-anggukan kepala tanda mengerti .


Alana dan Nada mendapat tugas membagikan makanan atau kosumsi kepada yang hadir bersama 8 orang santriwati yang lainnya .


Setelah tugas utama mereka selesai , Alana mengajak Nada untuk jajan .


" Wah banyak sekali " , gumam Alana dengan kedua mata berbinar ketika melihat banyaknya pedagang gerobak .


" Nad kamu mau beli apa ? " , tanya Alana seraya tersenyum .


" Mmm aku mau beli es cincau aja Ning " , jawab Nada yang memang merasakan tenggorokannya mulai kering .


" Nad , aku sudah bilang jangan panggil aku Ning , aku ga suka ! " , ucap Alana seraya menghentikan langkahnya .


" Eh iya maaf Ning , eh Alana " , balas Nada seraya terkekeh .


Lalu mereka melanjutkan langkahnya untuk mendekati pedagang gerobak es cincau .


" Mang 10 ya " , pesan Alana enteng .


" Hah buat siapa aja ? , banyak banget ? " , tanya Nada kaget .

__ADS_1


" Ya sekalian buat yang lain , pasti mereka juga haus " , jawab Alana seraya menunjuk para santriwati yang bertugas sama dengan dirinya dan Nada .


Nada langsung mengangguk mengerti .


" Udah ? " , tanya Nada ketika mereka sudah memegang pesanannya .


" Bentar kita sekalian beli makanannya dong massa cuman minumannya aja " , balas Alana seraya tersenyum .


" Ya udah ayo mau beli apa ? " , tanya Nada .


" Aku mau beli ci- " , ucap Alana seraya berpikir karena ia lupa dengan mana makannya .


" Cilok " , timpal Nada cepat .


Namun Alana dengan cepat menggelengkan kepalanya .


" Cireng , cimin , cibay , cimol " , Nada mengabsen nama makanan yang berawalan kata ci .


" Nah iya itu cimol " , balas Alana dengan cepat .


" Tapi tadi yang disebut oleh kamu kayanya enak-enak juga , ya udah yu kita beli semuanya ! " , ajak Alana yang sangat antusias .


Nada hanya menggelengkan kepalanya dan ia hanya bisa menuruti Alana .


Tak lama setelah membeli semua jajanan , Alana dan Nada kembali ke dapur umum .


" Ayo sini semua nya kita makan bersama ! " , Ajak Alana kepada santriwati yang berjumlah 8 orang .


" Ayo ga usah sungkan , aku sengaja beli banyak buat kita makan bareng-bareng " , timpal Alana .


" Iya ayo Ning maksudnya Alana sengaja beli banyak buat kita semuanya " , Balas Nada yang ikut mengajaki teman-temannya .


" Wah makasih banyak Ning " , jawab salah satu mereka dan mulai ikut mengambil es cincau diikuti yang lainnya .


Mereka menikmati makanannya seraya mengobrol santai dan sesekali tertawa kecil . Sampai tiba-tiba mereka dikagetkan dengan kedatangan ustadzah Hawa .


" Assalamu'alaikum " ,


" Wa'alaikum salam warahmatullah ustazah " , jawab semuanya yang langsung berdiri kecuali Alana .


Ustazah Hawa menggelengkan kepala melihat banyak jajanan ditengah-tengah mereka .


" Tugas kalian sudah dikerjakan ? " , tanya Ustadz Hawa .


" Sudah ustazah " , jawab mereka kompak seraya menunduk .


" Lalu kenapa kalian disini ? , kenapa tidak membantu pekerjaan yang lain ? " , tanyanya beruntun .


" Maaf ustadzah " , jawab mereka .

__ADS_1


" Maaf tapi tugas mereka sudah selesai dan tidak ada salahnya kalau mereka istirahat sejenak " , ujar Alana yang merasa tidak suka dengan sikapnya ustadzah Hawa .


" Kamu disini orang baru jadi tidak tahu apa-apa ! " , jawab Ustadzah Hawa seraya menatap Alana .


" Bantu pekerjaan yang lain ! , Assalamu'alaikum " , ucap Ustadz Hawa lalu pergi begitu saja .


Alana sangat geram dan sudah mengepalkan tangannya , ingin rasanya ia menyumpal mulut pedas ustadzah Hawa dengan cimol yang super pedas .


" Udah kalian habiskan dulu makanannya nanti mubazir ! " , Ucap Alana ketika para santriwati akan beranjak .


" Tapi ning - " , tolak mereka karena takut mendapat marah dari Ustadzah Hawa .


Namun tiba-tiba mereka kedatangan Zain .


" Assalamu'alaikum warohmatullah " , Salam Zain yang juga ingin mengecek makanan yang harus dibagikan ke semua yang hadir .


" Wa'alaikum salam warahmatullah Gus " ,


" Wah lagi kumpul ternyata " , ucap Zain seraya tersenyum .


" Saya kesini hanya ingin mengecek saja , apa semua makanan sudah dibagikan kepada yang hadir ? " , ujar Zain menyampaikan tujuannya .


" Sudah Gus " , jawab mereka kompak .


" Alhamdulillah , ya sudah kalau begitu silahkan dilanjutkan maaf mengganggu " , balas Zain ramah .


" Assalamu'alaikum " , pamit Zain .


Dan langsung dijawab semuanya .


Sebelum benar-benar pergi Zain sekali lagi mengamati makanan yang berada ditengah-tengah mereka dan kebanyakan makanan pedas .


" Jangan terlalu banyak makan yang pedas-pedas ! " , ucap Zain lembut seraya mengelus kepala Alana yang tertutup hijab .


Alana mematung seraya menatap kepergian Zain .


" Cie cie ciee " , Ujar semua santriwati dan membuat Alana menjadi salting .


" Kayanya sengaja banget deh buat Alana malu didepan para santriwati " ,batin Alana seraya menunduk malu .


" Udah-udah ayo makan lagi ! , Gus Zain juga ga marah kok " , Ajak Nada dan langsung disetujui semuanya .


" Eh tapi jika dilihat-lihat Ning Alana dan Gus Zain sangat cocok ya , apalagi memakai baju couple " , Ujar salah satu santriwati .


" Hah couple ? ", tanya Alana tidak paham .


" Iya baju Ning Alana dan Gus Zain couple kan ? , dari warna nya aja sama " , jawabnya seraya terkekeh .


Dan Alana baru sadari jika gamis yang dikenakan nya berwarna sama dengan jubah gamis Zain .

__ADS_1


😍😍😍


Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .


__ADS_2