
Setelah menunaikan sholat dzhur , semua langsung menuju ke tempat acara .
Para santri dan santriwati sudah bersiap untuk menampilkan bakat mereka .
Umi dan Abi sudah duduk dikursi didepan podium bersama para tamu dan juga masyarakat sekitar .
Keadaan pesantren sudah sangat ramai ditambah dengan kehadiran para pedagang yang sudah berbaris rapi diluar halaman pesantren .
Ustad Alif dan bang Nizar menjadi MC pemandu acara siang ini .
" Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu " , Salam bang Nizar dan ustad Alif bersamaan .
" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarokatu " , jawab semuanya kompak .
" Alhamdulillah siang ini kita bisa berkumpul ditempat yang mulia ini dengan keadaan sehat wal'afiat dan juga kita doakan untuk kesembuhan guru kita sekaligus pemimpin pondok pesantren ini kyai Abdullah , semoga penyakit beliau segera diangkat dan bisa kembali sehat seperti semula , Aamiin Aamiin ya Allah ya robbal'alamin " , ucap bang Nizar seraya menunjuk sopan kepada Abi .
'' Iya untuk memeriahkan acara Isra Mi'raj nabi Muhammad SAW , siang ini para santri dan santriwati ingin menampilkan bakat terpendam mereka " , balas Ustad Alif yang langsung mendapat tepung tangan .
" Namun sebelum itu mari kita buka acara siang ini dengan membaca sholawat bersama group Hadroh al-barkah " , ucap bang Nizar dan semua langsung bertepuk tangan seraya menyambut kedatangan group Hadroh yang memang sudah terkenal dikota itu .
Acara cukup ramai dan meriah , antusias dari masyarakat sangat luar biasa bahkan halaman pesantren yang luas tak mampu menampung banyaknya orang-orang yang hadir dan mereka sampai rela menyaksikan acara di luar halaman pesantren .
Alana benar-benar merasa senang bisa berada disini dan ikut terlibat dalam acara besar ini , dan ia memutuskan menjadi panitia bersama Nada , yang awalnya Alana ogah-ogahan namun hatinya tergerak juga ingin ikut terlibat .
" Nad memangnya jika ada acara besar dipesantren selalu ramai seperti ini ya ? " , tanya Alana sedikit berteriak karena takut tidak terdengar oleh Nada .
" Iya Ning memang seperti ini bahkan nanti malam bisa lebih ramai lagi " , jawab Nada apa adanya .
Alana hanya mengangguk-anggukan kepala tanda mengerti .
Alana dan Nada mendapat tugas membagikan makanan atau kosumsi kepada yang hadir bersama 8 orang santriwati yang lainnya .
Setelah tugas utama mereka selesai , Alana mengajak Nada untuk jajan .
" Wah banyak sekali " , gumam Alana dengan kedua mata berbinar ketika melihat banyaknya pedagang gerobak .
" Nad kamu mau beli apa ? " , tanya Alana seraya tersenyum .
" Mmm aku mau beli es cincau aja Ning " , jawab Nada yang memang merasakan tenggorokannya mulai kering .
" Nad , aku sudah bilang jangan panggil aku Ning , aku ga suka ! " , ucap Alana seraya menghentikan langkahnya .
" Eh iya maaf Ning , eh Alana " , balas Nada seraya terkekeh .
Lalu mereka melanjutkan langkahnya untuk mendekati pedagang gerobak es cincau .
" Mang 10 ya " , pesan Alana enteng .
" Hah buat siapa aja ? , banyak banget ? " , tanya Nada kaget .
__ADS_1
" Ya sekalian buat yang lain , pasti mereka juga haus " , jawab Alana seraya menunjuk para santriwati yang bertugas sama dengan dirinya dan Nada .
Nada langsung mengangguk mengerti .
" Udah ? " , tanya Nada ketika mereka sudah memegang pesanannya .
" Bentar kita sekalian beli makanannya dong massa cuman minumannya aja " , balas Alana seraya tersenyum .
" Ya udah ayo mau beli apa ? " , tanya Nada .
" Aku mau beli ci- " , ucap Alana seraya berpikir karena ia lupa dengan mana makannya .
" Cilok " , timpal Nada cepat .
Namun Alana dengan cepat menggelengkan kepalanya .
" Cireng , cimin , cibay , cimol " , Nada mengabsen nama makanan yang berawalan kata ci .
" Nah iya itu cimol " , balas Alana dengan cepat .
" Tapi tadi yang disebut oleh kamu kayanya enak-enak juga , ya udah yu kita beli semuanya ! " , ajak Alana yang sangat antusias .
Nada hanya menggelengkan kepalanya dan ia hanya bisa menuruti Alana .
Tak lama setelah membeli semua jajanan , Alana dan Nada kembali ke dapur umum .
" Ayo sini semua nya kita makan bersama ! " , Ajak Alana kepada santriwati yang berjumlah 8 orang .
" Ayo ga usah sungkan , aku sengaja beli banyak buat kita makan bareng-bareng " , timpal Alana .
" Iya ayo Ning maksudnya Alana sengaja beli banyak buat kita semuanya " , Balas Nada yang ikut mengajaki teman-temannya .
" Wah makasih banyak Ning " , jawab salah satu mereka dan mulai ikut mengambil es cincau diikuti yang lainnya .
Mereka menikmati makanannya seraya mengobrol santai dan sesekali tertawa kecil . Sampai tiba-tiba mereka dikagetkan dengan kedatangan ustadzah Hawa .
" Assalamu'alaikum " ,
" Wa'alaikum salam warahmatullah ustazah " , jawab semuanya yang langsung berdiri kecuali Alana .
Ustazah Hawa menggelengkan kepala melihat banyak jajanan ditengah-tengah mereka .
" Tugas kalian sudah dikerjakan ? " , tanya Ustadz Hawa .
" Sudah ustazah " , jawab mereka kompak seraya menunduk .
" Lalu kenapa kalian disini ? , kenapa tidak membantu pekerjaan yang lain ? " , tanyanya beruntun .
" Maaf ustadzah " , jawab mereka .
__ADS_1
" Maaf tapi tugas mereka sudah selesai dan tidak ada salahnya kalau mereka istirahat sejenak " , ujar Alana yang merasa tidak suka dengan sikapnya ustadzah Hawa .
" Kamu disini orang baru jadi tidak tahu apa-apa ! " , jawab Ustadzah Hawa seraya menatap Alana .
" Bantu pekerjaan yang lain ! , Assalamu'alaikum " , ucap Ustadz Hawa lalu pergi begitu saja .
Alana sangat geram dan sudah mengepalkan tangannya , ingin rasanya ia menyumpal mulut pedas ustadzah Hawa dengan cimol yang super pedas .
" Udah kalian habiskan dulu makanannya nanti mubazir ! " , Ucap Alana ketika para santriwati akan beranjak .
" Tapi ning - " , tolak mereka karena takut mendapat marah dari Ustadzah Hawa .
Namun tiba-tiba mereka kedatangan Zain .
" Assalamu'alaikum warohmatullah " , Salam Zain yang juga ingin mengecek makanan yang harus dibagikan ke semua yang hadir .
" Wa'alaikum salam warahmatullah Gus " ,
" Wah lagi kumpul ternyata " , ucap Zain seraya tersenyum .
" Saya kesini hanya ingin mengecek saja , apa semua makanan sudah dibagikan kepada yang hadir ? " , ujar Zain menyampaikan tujuannya .
" Sudah Gus " , jawab mereka kompak .
" Alhamdulillah , ya sudah kalau begitu silahkan dilanjutkan maaf mengganggu " , balas Zain ramah .
" Assalamu'alaikum " , pamit Zain .
Dan langsung dijawab semuanya .
Sebelum benar-benar pergi Zain sekali lagi mengamati makanan yang berada ditengah-tengah mereka dan kebanyakan makanan pedas .
" Jangan terlalu banyak makan yang pedas-pedas ! " , ucap Zain lembut seraya mengelus kepala Alana yang tertutup hijab .
Alana mematung seraya menatap kepergian Zain .
" Cie cie ciee " , Ujar semua santriwati dan membuat Alana menjadi salting .
" Kayanya sengaja banget deh buat Alana malu didepan para santriwati " ,batin Alana seraya menunduk malu .
" Udah-udah ayo makan lagi ! , Gus Zain juga ga marah kok " , Ajak Nada dan langsung disetujui semuanya .
" Eh tapi jika dilihat-lihat Ning Alana dan Gus Zain sangat cocok ya , apalagi memakai baju couple " , Ujar salah satu santriwati .
" Hah couple ? ", tanya Alana tidak paham .
" Iya baju Ning Alana dan Gus Zain couple kan ? , dari warna nya aja sama " , jawabnya seraya terkekeh .
Dan Alana baru sadari jika gamis yang dikenakan nya berwarna sama dengan jubah gamis Zain .
__ADS_1
😍😍😍
Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .