Hukuman Untuk Alana

Hukuman Untuk Alana
VC Sampai Pagi


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam dan kini Zain sudah berada di tempat penginapan , ia sengaja tidak lembur sampai larut malam bukan karena pekerjaan yang sudah selesai , tapi karena istri kecilnya , Zain sudah sangat rindu ingin mendengar suara istri kecilnya .


Sebelum jam setengah 10 , Zain harus sudah selesai membersihkan diri jangan sampai Alana nanti keburu tidur dan Zain gagal lagi menghubunginya .


Tepat pukul setengah 10 , Zain sudah selesai membersihkan diri dan berganti pakaian , ia langsung mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Alana .


Zain tersenyum ketika nomor yang ia hubungi aktif dan tak menunggu lama panggilannya terhubung .


" Assalamu'alaikum " , Salam dari sebrang sana yang suaranya sangat dirindui oleh Zain .


" Wa'alaikum salam sayang " , Jawab Zain dengan perasaan yang penuh cinta .


" Bang Zain sibuk banget ya ?, kenapa baru menghubungi Alana ? , ga inginkan menyempatkan sedikit waktu untuk menghubungi Alana" , tanya Alana beruntun dan terdengar ia merajuk .


" Maaf sayang " , hanya itu yang bisa Zain katakan namun dalam hati Zain merasa sangat bahagia karena ternyata Alana juga merindukan dirinya .


" Bang Zain jahat " , Balas Alana yang entah kenapa tiba-tiba menitikan air mata .


" Al kamu nangis ? , maafkan aku sayang " , Zain kaget ia tidak menyangka Alana akan menangis .


Zain dengan cepat langsung mengalihkan panggilan telepon menjadi video call namun membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendapatkan persetujuan dari Alana .


" Sayang , mana wajah kamu ? " , tanya Zain pasalnya Alana mengarahkan kamera ponselnya ke arah lain .


" Kamu disana baik-baik aja kan ?, " , Tanya Zain yang seketika menjadi khawatir .


" Sayang jawab aku ", pinta Zain lagi karena Alana tidak menanggapi perkataannya .


" Alana baik-baik aja bang Zain " , Jawab Alana seraya memperlihatkan wajahnya dikamera ponsel .


Zain tersenyum manis .


" Lalu kenapa kamu menangis ?, ada orang yang nyakitin kamu ? , atau terjadi sesuatu ? " , Tanya Zain lagi .


Alana hanya menggelengkan kepalanya pelan , ia sebenarnya sangat malu karena tidak bisa menahan air matanya ketika Zain menghubunginya , rasa senang dan kesal menjadi satu sampai pada akhirnya Alana menitikan air mata .


" Lalu kenapa menangis ? " , tanya Zain penasaran.


" Gapapa , udah jangan dibahas Alana gapapa kok, oh ya pekerjaan bang Zain disana bagaimana ? " , jawab Alana sekaligus bertanya untuk mengalihkan topik pembicaraan .


" Alhamdulillah masih dalam proses pengerjaan sayang , doakan terus ya biar pekerjaan nya cepat selesai biar aku cepat pulang dan bisa peluk-peluk kamu lagi " , Jawab Zain panjang lebar dan membuat Alana tersenyum malu .


" Semoga Allah memudahkan segala urusan bang Zain dan juga melindungi bang Zain dari segala marabahaya didunia dan juga diakhirat " , doa Alana .

__ADS_1


" Aamiin , Masya Allah istri aku semakin pintar " , puji Zain .


" Alhamdulillah dan itu atas bimbingan dari suami aku " , balas Alana seraya tersenyum manis .


" Masya Allah " ,


Zain dan Alana terus mengobrol panjang lebar berbagai cerita keseharian masing-masing sampai tak terasa waktu menunjukkan waktu hampir tengah malam .


" Sayang tidur yu , udah malam nanti kamu bisa telat bangun " , ajak Zain lembut .


" Bang Zain udah ngantuk ya ? " , tanya Alana yang merasa berat untuk mengakhiri sambungan video call dengan suaminya .


" Sedikit sayang , kenapa kamu masih kangen ya ? " , goda Zain seraya terkekeh .


" Dih percaya diri banget anda Gus Zain " , elak Alana walau dalam hati ia bertaka iya .


" Ya udah ayo kita , besok aku telpon lagi ya " , Ajak Zain lagi seraya menguap menahan kantuk .


Alan tidak menjawab namun ia hanya cemberut .


" Ayo sekarang kita ambil wudhu dulu , lalu tidur tapi panggilan video call tetap berlanjut ya " , Ujar Zain dan seketika Alana langsung tersenyum dan mengangguk cepat , Zain memang paling bisa mengerti perasaan istrinya .


Alana sudah kembali ke atas tempat tidur ia sudah berbaring seraya menghadap ke arah layar ponselnya yang sengaja ia taruh disampingnya .


" Iya sayang " , jawab Zain yang langsung mengarahkan kamera ponselnya .


Zain lansung mengajak Alana untuk membaca dia tidur sama-sama , namun kelihatannya Alana masih segar dan enggan untuk tertidur .


" Tidur sayang udah malam ! " , instruksi Zain lembut .


" Iya tahu kata siapa siang " , jawab Alana seraya terkekeh.


Dan Zain langsung ikut terkekeh.


" Kita baca surah Al-mulk sama-sama yu , setelah itu kita tidur ya " , Ajak Zain .


" Tapi Alana belum hapal semuanya bang Zain " , jawab Alana jujur .


" Gapapa , kita belajar sama-sama ya ! " , balas Zain tersenyum .


Zain dan Alana mengucapkan ta'awudz sama-sama lalu Zain membaca surah Al-mulk yang diikuti oleh Alana .


Setelah menyelesaikan membaca surah Al-mulk Zain dan Alana mengucapkan selamat malam dan mulai memejamkan kedua mata dengan panggilan video call yang terus berlangsung.

__ADS_1


" Anna uhibbuka fillah Zaujati " , Ucap Zain sebelum benar-benar memejamkan kedua matanya .


" Anna uhibbuki fillah Zauji " , jawab Alana pelan namun masih bisa didengar oleh Zain.


Keduanya benar-benar tertidur setelah saling mengutarakan perasaannya masing-masing , dipisahkan oleh jarak membuat keduanya saling lengket dan baru tersadar jika mereka saling membutuhkan dan tidak bisa berjauhan lama-lama .


Pukul setengah 3 dini hari Zain terjaga lebih dulu dan ia langsung melihat ke arah layar ponsel yang memperlihatkan istrinya yang masih tertidur cantik .


" Masya Allah begitu indah ciptaan-Mu ya Rabb , makasih ya Rabb engkau telah hadirkan ia dihidupku dan jagalah keluarga kecil kami yang baru ingin dimulai ini " , Batin Zain tersenyum mengamati wajah Alana yang tertidur .


" Sayang " , panggil Zain lembut .


" Sayang , ya Zaujati " , panggil Zain lagi , dan panggilan keduanya berhasil mengusik tidur Alana .


" Mmmm bang Zain " , Alana langsung mengucek kedua mata .


" Masih nagantuk ya ? , kita sholat malam dulu yu ! " , Tanya Zain sekaligus mengajak Alana .


" Ayo bang Zain ", Jawab Alana seraya tersenyum .


Alana dan Zain sama-sama mengambil air wudhu lalu melaksanakan qiamul lail secara sendiri ditempat masing-masing .


Panggilan Video call mereka masih berlanjut dan setelah berdzikir dan bermunajat kepada sang pencipta , kali ini Zain tidak muruja'ah Al-qur'an untuk menunggu waktu subuh , tapi Zain mendengarkan muruja'ah istrinya dan sesekali ia membenarkan bacaan Alana yang sedikit kurang pas .


Sampai terdengar suara adzan subuh , Alana menyudahi membaca ayat suci Al-Qur'an dan mereka mulai berpamitan untuk melaksanakan sholat subuh berjama'ah ditempat masing-masing .


" Semangat terus belajar ya sayang , jaga diri baik-baik " , pesan Zain lembut .


" Iya bang Zain , bang Zain juga jaga diri baik-baik jangan lupa jaga kesehatan juga , jangan sampai telat makan ! ", Pesan Alana perhatian .


" Iya sayang" , jawab Zain tersenyum .


" Ya udah aku matiin panggilan video call nya ya , nanti abis makan siang kalau ada waktu aku hubungi lagi " , pamit Zain tersenyum .


" Iya , bang Zain hati-hati kerja nya , cepat pulang " , Balas Alana sendu .


" Iya doain terus ya biar kerjaannya cepat selai " , timpal Zain yang langsung dianggukan Alana .


Setelah mengucapkan kata salam Zain langsung mematikan sambungan video callnya karena Alana tidak mau mematikan lebih dulu , jika masih ada waktu Zain pun tidak ingin mematikan sambungan video callnya namun ia dan Alana harus segera bersiap untuk sholat subuh .


🥰🥰🥰


Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏🙏🙏 .

__ADS_1


__ADS_2