I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Chapter 10 Dikejar


__ADS_3

Aku memilih untuk membuka Bronze treasure


~ Bronze treasure terbuka


- Black staff (Magic)


- Empty Grimore


- Dimension bead


Apa gunanya Grimore kosong ini?


"Grimore itu berisi sihir-sihir berbagai tingkat. Selain untuk dipelajari juga bisa diaktifkan secara instan. Dengan Grimore kosong ini kamu bisa mengisi dengan sihir yang langsung bisa diaktifkan dalam sekejap tanpa mengeluarkan mana lagi"(Sistem)


"Oh.. Begitu. Sekarang lebih baik bersiap sebelum kepala akademi mengirimkan pembunuh untuk membunuhku"


Aku pergi dari tempat busuk ini. Mengisi buku sihir dengan sihir tingkat 2 yang sudah kukuasai.


Ada 3 jenis sihir tingkat 2 yang kukuasai secara maksimal bahkan dengan tingkat penuh. Meski cuma bisa kupakai satu kali.


Yaitu Sihir atribut kegelapan Dark ego


Atribut cahaya White world, dan atribut gravitasi Gravitation rotation.


Sihir Dark ego membuat bayangan hitam diriku yang bisa menggunakan setengah dari jumlah mana tubuhku sebagai sihir.


White world membuat daerah 200 Meter disekitarku menjadi terang dan 10 meter disekitarku jadi abu.


Gravitation rotation membuat semua benda dan sihir disekitarku berputar searah jarum jam. Dan ini bisa dibilang perisai terbaik.


Aku memilih Gravitation rotation dan Dark ego. Aku berharap bisa membodohi pembunuh untuk membunuh dark ego, alih-alih diriku.


White world merupakan sihir area yang efeknya terlihat sangat jelas meski dari 1-2 km. Jika aku menggunakan ini seperti berteriak 'Hei aku disini' dan pasti aku akan mati.


Sekarang tinggal mencari pintu keluar.


***


Setelah bertanya pada guru yang lewat. Portal keluar akan dibuka nanti malam jauh dipinggir hutan, bahkan lebih jauh dari kandang milikku.


"Sudah pasti kamu akan dibunuh"(Sistem) "Benar. Dengan malam sebagai penutup, jasadku bisa dilenyapkan begitu saja. Tapi ambil sisi baiknya, karena malam hari lebih mudah bersembunyi kan"


Aku bersembunyi didalam perpustakaan yang hanya ada Claudia disana. Hampir saja aku diusir setelah memohon untuk tinggal sampai malam akhirnya di izinkan.


Begitu waktunya sudah mulai gelap, aku langsung melesat kedalam hutan dan menunggu malam tiba.


"Ada yang datang 3 orang"(Sistem) "tiga? Apa mereka pembunuh?" "Sepertinya ya. Mereka semua tingkat senior. Elemennya cahaya, petir, dan air"(Sistem)


"Apa dia benar-benar memandang tinggi aku ya?" Tiba-tiba seluruh hutan terang benderang dan aku ketahuan meski sudah bersembunyi.

__ADS_1


"Awas!!!"(Sistem) Aku langsung menghindar dari pohon. Petir keluar entah dari mana menyambar pohon itu. Bahkan pohon itu tidak sempat terbakar dan hancur jadi debu.


"Apa kamu bisa melakukan sesuatu?" "Hanya bisa menyembunyikan mana dan kehadiranmu?"(Sistem) "Itu cukup"


Tanah jadi basah dan semua jejak kakiku terlihat.


"Feater weight, shadow hand" Langkah kakiku jadi ringan dan sedikit melayang.


Tangan bayangan keluar dari bawah daun menarikku keatas pohon. Aku bergerak dari pohon ke pohon.


Petir dan laser keluar terus menghancurkan pohon-pohon yang kuinjak.


"Hilangkan keberadaanku sesuai aba-aba dariku" "Apa kamu yakin? Itu tidak bisa menghilangkan tubuhmu"(Sistem) "Aku punya rencana. Darkness trap"


Bayangan menyatu dibawah pohon jadi seperti lubang. Aku masuk kedalam sana.


"Gunakan sekarang"


Aku bisa melihat ketiga orang itu kebingungan.


"Hei jika dia menggunakan sihir cahaya lagi kamu ketahuan lo"(Sistem) "Tenang saja. Lihat apa yang akan kulakukan"


Aku membuka Grimore. Tapi itu kuurungkan saat melihat bola cahaya yang dipegang salah satu sileut penyihir.


"Apa idemu?"(Sistem) "Tenang saja" Cahaya menyebar ke seluruh hutan lagi.


Cahaya ditanganku menutupi bayangan tempatku berada.


Dan aku aman. Aku bisa melihat mereka bertiga bertengkar.


"Sekarang bagaimana?"(Sistem) "Grimore dark ego" Bayangan menyerupai ku keluar langsung menyerang para penyihir.


Aku langsung melarikan diri kearah pinggir hutan.


"Kenapa kamu tidak membuat bayangan itu berlari kearah lain?"(Sistem) "Karena akan ketahuan. Lawan kita 3 penyihir senior dengan sekali serang bayangan itu akan hilang. Tapi berbeda jika menyerang mereka, mereka akan panik dan melupakan kalau itu sihir"


"Jadi itu rencanamu"(Sistem)


Ledakan terdengar dan suara pohon rubuh terdengar dengan keras.


"Ego ku sudah hilang" Untung saja aku sudah jauh kedalam hutan. Aku menabrak dinding tidak terlihat dengan keras.


"Apa ini?" "Barrier yang dibuat dari sihir ruang"(Sistem) "Pantas saja tidak terasa apapun" Aku mengeluarkan amplop dengan stempel dari kepala akademi.


Sedikit takut kalau ini palsu dan aku tidak bisa keluar. Tapi kalau begitu harusnya misiku gagal dong?


Aku coba mempercayai sistem dulu.


"Apa yang kamu tunggu? Tempelkan amplop itu pada barrier"(Sistem) "Baiklah"

__ADS_1


Saat aku menempelkannya. Tanganku menembus barrier, baru merasa senang.


Seluruh udara jadi merah terang. Seperti menyentuh dinding darah.


"Lari!!! Para penyihir senior mengejar"(Sistem)


"Sialan aku harusnya tau kalau kepala akademi itu tidak semudah itu memberikan ini"


Aku keluar dari barrier dan menggunakan sihir gravitasi. Zero gravirty. Hal ini membuatku bisa terbang dengan cepat diantara pepohonan.


Manaku habis paling tinggal menggunakan 4 sihir tingkat 1. Untung saja aku sudah menjadi penyihir junior tingkat 6.


Aku menggunakan 3 black doll dan membentuk siluet ku untuk menyebar, mengumpan para pengejarku.


Hanya satu sihir tingkat 1 dan satu sihir tingkat 2 yang bisa kugunakan. Ini sangat berbahaya.


Tidak lama sebelum semua boneka yang kusebar lenyap. Gawat bahkan beberapa sudah mengarah kesini.


"Ada cara agar mereka terkecoh tidak?" "Tidak!! Kamu tidak memiliki mana lagi. Dan tidak sempat membuat kloning atau homunculus susah untuk kabur"(Sistem)


Bagaimana caranya? Apa yang harus kulakukan? Aku bisa melihat beberapa pohon diangkat dan dikembalikan. Mereka mengobrak-abrik hutan hanya untuk mencariku?


Sangat keterlaluan. Cahaya juga bersinar dimana-mana seperti senter. Suara keras dari perintah si tua kepala akademi juga terdengar berkali-kali.


Bahkan aku melihat beberapa golem dengan bentuk seperti bola mata dari batu terbang dilangit.


"Disana!!!"(penyihir) Suara itu terdengar seperti suara petir yang menggelegar. Aku ketahuan. Aku berusaha lari dengan gila-gilaan.


Tidak lama suara petir asli terdengar menyambar dengan ganasnya, suara api dan ledakan terjadi, hujan deras turun yang airnya tajam seperti jarum. Seluruh hutan ini seperti neraka.


Belum lagi tangan batu, badai, topan, tangan kegelapan, laser. Bayangan tentang hebatnya dunia fantasi berubah jadi horor.


Aku cuma bisa membuat sihir Gravity shield untuk mengalihkan semua serangan itu.


Untungnya para penyihir cuma menyerang dengan membabi buta saja.


Bahkan aku bisa dibilang tertutupi oleh debu dan ledakan sihir mereka. Tentu saja nyawaku sudah diujung jarum.


"Kemana dimension bead akan mengirimku?"


"Aku tidak tahu. Tanpa kordinat kamu bisa dikirim kemana saja"(Sistem) "Lebih baik dari pada mati"


Aku meminum satu magic water dan membuat patung tanah dan menghancurkan dimension bead.


Pusaran ruang muncul seperti portal dan menarikku entah kemana. Sebelum pergi aku bisa melihat tempatku berada hancur lebur di bombardir dengan sihir.


Mereka semua tidak waras.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2