
Pangeran yang datang sekarang memiliki rambut hitam dan wanita disebelahnya memiliki rambut coklat dan kedua wajahnya berbeda jauh daripada sebelumnya.
Melihat mereka yang memasuki ruang tamu.
"Saya sudah mendengar kedatangan pangeran. Maafkan saya karena tidak bisa menyambut anda dan nona cantik didepan anda"
"Seperti biasanya kamu. Baiklah kenalkan aku pangeran kerajaan ini Nail Von Harness dan ini tunanganku Fiona Marlice"(Pangeran)
"Senang bertemu anda pangeran Nail, Nona Fiona" "Ya terima kasih atas segalanya"(Fiona)
Keduanya duduk diatas sofa. Baru duduk sebentar, Deva dan Desmo datang membawa 3 cangkir teh dan beragam kue kering.
"Guru... Kami bawa teh dan kue"(Deva&Desmo) "Kalian ini. Sudah tahu aku tidak begitu suka teh" "Sekalian untuk tamu anda"(Desmo) "Silahkan.. Dicoba juga kuenya kami yang memanggangnya sendiri"(Deva) "Guru kami pergi dulu"(Deva&Desmo)
Mereka gadis yang ceria. Aku tahu itu kepribadian asli mereka.
"Tidak kusangka bisa menikmati kue dan teh saat rakyat pada kelaparan"(Pangeran Nail)
"Ehmm... Ini enak bahkan lebih enak dari buatan akademi"(Fiona) "Jadi apa kabar kalian? Pasti berat saat kembali kesini kan?"
Pangeran Nail tetap diam sambil menikmati teh yang dibawa Deva.
"Benar cukup berat. Meski sekarang sudah lebih baik. Barrier yang kamu buat hebat juga, aku bahkan mengira kalau kerajaan itu sebenarnya sangat kecil"(Pangeran Nail)
"Tentu saja. Kalau tidak bisa menipu 2 mage junior mana bisa menipu 2 utusan menara sihir" "Benar juga"(Pangeran Nail) "Aku dengar kamu menghancurkan laboratorium milik menara sihir ya?"(Fiona)
"Benar" "Apa.. Eksperimen disana kamu selamatkan?"(Fiona) "Sayang sekali hampir mereka semua mati ditanganku. Mereka yang melawanku atau yang mati karena tidak kuat menanggung eksperimen itu. Hanya sedikit yang bisa hidup"
"Begitu ya"(Fiona) Fiona bersandar dibahu Pangeran Nail. Dan pangeran mengelus bahunya.
"Aku tidak tahu kalau mereka semengerikan itu dulu. Bodoh sekali menggangap mereka akan menolong kerajaan ini"(Pangeran Nail)
"Tentu saja. Mungkin kita harus tau bagaimana pertemuan mereka. Light magic Shared vision"
5 layar muncul menampilkan raja yang duduk diatas meja makan kosong dan 2 utusan yang menggunakan jubah berbeda. Kedua utusan itu hanya Grand magus setaralah denganku.
Yang satu dari menara sihir mesin yang satu lagi dari menara sihir Archanist. Terlihat jelas tatapan merendahkan dari mereka.
"Sepertinya keadaan anda cukup baik"(Mage menara sihir mesin) "Semakin sulit tanpa bantuan dari menara sihir kami sepertinya tidak bisa bertahan 1 bulan lagi"(Raja)
"Begitu ya. Bagaimana kalian bertahan selama ini?"(Mage menara sihir mesin)
__ADS_1
"Kami menemukan salah satu bangsawan menimbun bahan pangan untuk warga.
Aku hanya berharap setelah putra mahkota kembali dia bisa menyelesaikan keadaan ini"(Raja)
"Kami juga sulit membantu lagi. Jika tidak ada tambang kristal sihir sulit untuk mempertahankan alat sihir"(Mage menara sihir mesin) "Kami tahu. Hanya saja tidak ada tambang kristal sihir ditanah kami. Saya hanya berharap agar putra mahkota kembali untuk menerima tahtaku dan bisa membangun kerajaan didaerah lain"(Raja)
"Apa maksudmu? Murid dari akademi tidak boleh pergi sebelum lulus kamu tahu sendirikan soal itu"(Mage menara sihir)
"Saya tahu. Hanya saja, keadaan kerajaan kami sudah parah dan akan hancur lebih baik putra mahkota kembali untuk meneruskan tahta"(Raja)
"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya kalau semua murid akademi tidak diizinkan keluar dari akademi sebelum lulus.
Juga sepertinya kami dari pihak menara sihir sulit untuk mempertahankan pemberian kristal sihir. Jadi untuk sementara sampai pangeran lulus kami akan fokuskan padanya agar bisa menanggung masa depan kerajaan ini"(Mage menara sihir)
"Jadi pihak menara sihir akan menangguhkan kristal sihir?"(Raja) "Itu bukan kemauan kami hanya saja keadaan sudah terlalu sulit bahkan jika kami menagih bayaran untuk kristal sihir yang dipakai selama ini kalian akan memiliki hutang pada menara sihir selamanya"(Mage menara sihir)
"Jadi kami harus bagaimana?"(Raja) "Kusarankan untuk mengungsikan semua rakyatmu agar tempat ini tidak jadi tanah berhantu"(Mage menara sihir)
"Jadi kalian ingin memutus hubungan?"(Raja) "Ya jika itu menurutmu. Lagipula ngapain nanggung beban seluruh rakyat kerajaan ini?
Bikin susah dan rugi"(Mage menara sihir)
"Baiklah jika itu mau kalian. Aku akan minta tolong pada orang lain"(Raja) "Silahkan saja kalau ada yang mau menolong"(Mage menara sihir)
Mereka tertawa saat meninggalkan tempat itu. Aku sudah menanamkan shadow golem pada mereka. Jadi aku bisa terus mengawasi mereka.
Mereka berdua terbang tapi tidak langsung pergi dari kerajaan. Malah mengelilingi seluruh kerajaan ini sekali.
"Apa kamu merasakan mana mereka?"(Mage menara sihir mesin) "Tidak. Mereka seolah-olah tidak pernah ada disini"(Mage menara sihir Archanist)
"Apa mereka memang tidak pernah kesini?"(Mage menara sihir mesin)
"Sepertinya begitu. Aku merasa tanah disini agak aneh. Seperti penggunaan mana yang jauh lebih banyak dengan hasil yang lebih menyedihkan"(Mage menara sihir Archanist)
"Memang itu keadaan kerajaan menyedihkan ini. Sampai sempat dikira ada tambang kristal sihir yang lebih besar daripada kerajaan Terrais"(Mage menara sihir mesin)
Mereka terus terbang sambil berbicara sampai berhenti dipinggir kota tepatnya didepan Barrier yang kubuat.
"Ternyata luas kerajaan ini kecil sekali"(Mage menara sihir mesin) "Ini mah jauh darikata kecil. Kenapa disebut kerajaan seharusnya desa Boliverat"(Mage menara sihir Archanist)
"Tidak ada lagi yang bisa dilihat, ayo kembali"(Mage menara sihir Mesin)
__ADS_1
"Ada gunung disana. Mau di cek?"(Mage menara sihir Archanist)
"Kayaknya tidak perlu lagipula itu sudah pernah diperiksa selain monster jelek yang berupa kobold tidak ada apapun lagi"(Mage menara sihir mesin)
"Baiklah kalau begitu. Kita kembali, ngomong-ngomong kamu mau kemana sehabis ini?"(Menara sihir Archanist)
"Kekota Series aku ada tugas di lab disana"(Mage menara sihir mesin)
"Kerajaan Terrais? Apa tidak sulit kesana?"(Mage menara sihir Archanist)
"Tentu saja tidak. Aku mau memberitahu soal ini pada Erish dulu soalnya dia yang memaksa hal ini"(Menara sihir Mesin)
"Benar juga. Darisana ke Terrais juga masih cukup jauh"(Mage menara sihir Archanist) "Ya aku akan menggunakan portal yang disana untuk pergi ke Terrais"(Mage menara sihir mesin)
"Benar juga. Aku ingin menghancurkan tempat menjijikan ini"(Mage menara sihir Archanist) "Tidak perlu nanti hancur sendiri. Ngapain ngotorin tangan untuk makhluk tidak berguna seperti mereka"(Mage menara sihir Mesin)
Setelah pergi dari kerajaan mereka berpisah satunya ke akademi sihir dibawah Erish yang satunya pergi kekaisaran Marlef.
Kekaisaran itu merupakan tempat akademi dimana aku berhasil melarikan diri. Aku akan menunggu sebentar untuk mendapat lokasi fasilitas lain yang akan kuhancurkan.
Mage menara sihir mesin setelah bertengkar dengan Erish dia menggunakan portal dan muncul dikota padang pasir.
Sepertinya itu kota Series. Dia berjalan hingga disebuah gedung dari batu setinggi 3 lantai yang tidak memiliki pintu ataupun jendela.
Apa disana lab milik menara sihir mesin? Sepertinya terlalu kecil.
Mage itu menggunakan mana, sebelum diteleportasikan kesuatu ruangan gelap.
Diruangan itu aku bisa melihat banyaknya formula teleportasi sepertinya ada 10. Tempat macam apa itu?
"Apa itu Transit dimension?"(Sistem) Kegunaan tempat itu apa?
"Transit dimension, adalah titik telerpotasi yang menjadi simpul ke teleportasi lainnya
Mudahnya seperti tengah jaring laba-laba"(Sistem)
"Aku mengerti tentang itu" Mage itu berjalan ke salah satu pola dan berteleport lagi ke bangunan yang terbuat dari besi.
Jadi disanalah Laboratorium menara sihir mesin. Tunggu saja akan kuhancurkan nanti.
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1