I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 62 Pindah markas


__ADS_3

Setelah mereka bertiga sudah terbiasa dengan anggota tubuh barunya kami langsung kembali ke gunung.


"Apa kalian sudah tidak apa-apa?" "Tidak perlu khawatir guru. Kami sudah sehat seperti tidak pernah terjadi sesuatu"(Carmil)


"Benar tangan ini terasa sepertu tanganku sendiri jadi guru tidak perlu khawatir"(Rienne)


"Bahkan kami bisa meneruskan perang"(Alstor)


"Tidak kalian harus istirahat. Perang yang terjadi beberapa kali ini membuat kalian kelelahan. Dan perang berikutnya akan lebih brutal bukan tidak mungkin jika nyawa melayang karena kesalahan kecil"


"Kami mengerti guru"(Rienne,Carmil, Alstor)


Daeva menghampiriku "Guru, pangeran berkunjung"(Daeva)


"Baiklah, arahkan dia ke ruang tamu. Michel siapkan teh dan kue" "Baik tuan"(Michela)


Aku langsung ke ruang tamu dimana disitu sudah ada pangeran Nail bersama salah satu ajudannya dari akademi.


"Sudah lama tidak ketemu. Apa kabarmu Brian?"(Pangeran) "Untuk sekarang semuanya masih dalam kendali"


"Perkataan yang sombong. Sudah 25 tahun menara sihir menguasai segalanya di tanah ini tidak ada yang bisa mengusiknya dari segi apapun tapi kamu sendiri dengan kelompok kurang dari 100 orang bisa membuat menara sihir kelabakan cuma dalam waktu 1 tahu"(Pangeran)


"Bisa dibilang itu karena aku lebih pandai. Mungkin mereka memang mengendalikan hampir disegala bidang. Tapi soal infomarsi aku lebih ahli"


"Itu benar. Pergerakan menara sihir semakin tersudut dan mereka mulai mengeluarkan ultimatum untuk menyerahkan kalian"(Pangeran)


"Aku sudah tahu. Daripada membiarkan sekutu menusuk dari belakang lebih baik mereka memusnahkannya semua"


"Karena hal itu pihak menara sihir ingin mencari diseluruh kerajaan tanpa terkecuali jika ada yang menolak kerajaan itu akan dihancurkan"(Pangeran)


"Khas mereka sekali" "Ini tehnya tuan"(Michela) "Terima kasih Michel" "Apa rencanamu kalau begitu?"(Pangeran)


"Aku akan bersiap pindah darisini. Sedangkan kerajaan ini bagaimana? Memang sudah lama keadaan kerajaan ini stabil tapi apa tidak masalah membiarkan seluruh menara sihir curiga untuk pasokan kristal sihir?"


"Tidak masalah. Bukan cuma kerajaan kami saja yang menerima pasokan kristal sihir dati kalian. Lagipula kami memang berniat mengatakan memiliki hubungan dengan kalian mengingat menara sihir membalikan muka terhadap keadaan kerajaan kami"(Pangeran)


"Apa itu tidak menimbulkan perang?" "Jika perang terjadi kalian akan membantukan?"(Pangeran) "Tentu saja"


Kami sedikit berbincang soal menara sihir, kerajaan ini termasuk pembangunan dan pengesahan pangeran sebagai putra mahkota, dan juga pernikahan pangeran.

__ADS_1


Sudah lama tidak mengobrol santai tanpa perang urat dan pikiran mungkin cuma dengan pangeran ini aku bisa mengobrol seperti ini.


Karena dia tahu kalau aku mau mengambil alih kerajaan ini tidak perlu susah payah dan mereka semua tidak bisa menghentikanku.


Setelah matahari mulai terbenam pangeran kembali ke istana. Dan aku sudah harus bersiap pindah markas.


Pembangunan Deepocean sudah hampir selesai hanya saja masih tidak cocok untuk ditempati sekarang.


Berarti tinggal yang didasar gurun Deepdesert. Bangunannya sudah lama selesai sih, hanya perlu penambahan alat sihir serta mengurus penduduk lokal.


Mereka dikenal sebagai suku gurun. Mereka semua menguasai elemen gurun, pasir, batu atau angin.


Hanya saja penggunaanya tidak sama seperti mage atau pejuang. Karena itu menara sihir juga tidak mau mengurus mereka.


Aku sedikit penasaran juga dengan mereka


Soalnya suku yang terbiasa hidup dipadang pasir itu sudah pasti kuat dan hebat kan.


Aku mengumpulkan semua muridku yang sedang sibuk masing-masing.


"Clay" "Ya guru?"(Clay) "Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan semua yang ada disini ke Deepdesert?"


"1 sampai 2 hari"(Clay) "Baiklah lakukan secepatnya. Drace, berapa banyak doppelgangger yang masih tahap pembuatan?"


"Apa guru memutuskan untuk membuangnya? Jika kita hentikan ditengah jalan, kita harus membuatnya lagi dari awal"(Drace) "Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai selesai?"


"2 hari guru"(Drace) "Selesaikan dalam 1 hari"


"Tapi itu guru.."(Drace) "Aku akan memberikanmu berkat. Balor" "Ya guru"(Balor)


"Bagaimana pembangunan rumah Chimera?"


"Di Deepdesert mengalami sedikit masalah dengan lingkungan meski menggunakan kristal elemen masih membuat beberapa binatang tidak nyaman"(Balor)


"Apa akan membuat mereka mati jika disana?" "Tidak, hanya tidak nyaman saja meski tidak membuat mereka mati tapi bisa membuat mereka depresi dan bisa membuat mereka mengamuk"(Balor)


"Begitu ya. Kalau untuk sementara berarti tidak masalah kan. Rienne" "Ya guru"(Rienne)


"Berapa banyak golem yang kita punya?"

__ADS_1


"Untuk yang raksasa tidak ada disini guru. Mereka masih di Space monarch untuk yang besar ada 30 yang tersedia"(Rienne)


"Jika digunakan semuanya untuk memindahkan peralatan berapa lama?" "Setengah hari selesai guru"(Rienne)


"Baguslah, Dugal, Deva, Desmo. Berapa banyak yang masih perlu perawatan?"


"Sudah tidak ada guru. 5 Orang terakhir yang meninggal sudah kami bereskan tidak ada yang perlu perawatan di Divisi medis guru"(Dugal)


"Semua anggota tubuh simpanan juga sudah selesai dibuat bisa dipindahkan sekarang juga guru"(Deva)


"Baguslah. Lores bagaimana dengan bibit-bibit tanaman rekayasa jenis gurun?"


"Kebanyakan sudah berhasil guru. Jika ditanam di gurun bisa membentuk oasis dengan cepat"(Lores)


"Baiklah. Daeva bagaimana dengan ruang monitor? Bisa dipindahkan?" "Bisa guru tidak ada yang perlu dipersiapkan lagi untuk ruang monitor"(Daeva)


"Bagus. Dengarkan kalian semua cepat selesaikan semuanya dan kita akan pindah ke Deepdesert" "Baik guru"(Semua orang)


Setelah memutuskan semua ini. Kami jadi luar biasa sibuk. Para golem membawa semua barang kecuali divisi Alchemist kedalam Space monarch.


Aku menggunakan Fordibben magic pada Drace yang mengorbankan waktu makan dan tidur milikku.


Pergerakan dan perubahan kami sangat cepat sampai bisa dibilang kacau. Selain makan siang kami tidak berhenti bergerak sama sekali.


Aku juga tidak diam saja. Aku mengubur tambang yang berada dibawah rumah berjaga-jaga agar tidak ada masalah.


Setelah Drace selesai golem langsung memindahkan semua peralatan alchemist dan ini jadi makan siang terakhir kami di Boliverat.


Suasana terasa ceria sambil menikmati makanan bersama semua warga desa. Ratusan makanan berbagai jenis disajikan diatas meja.


Kami makan bersama sambil berpamitan pada seluruh warga desa. Puluhan kali aku mendengar terima kasih atas segala bantuannya.


Beberapa dari mereka cukup kesal dengan kerajaan karena tidak mau mendukung kamj agar tetap tinggal.


Meski menyedihkan keesokan paginya kami sudah bersiap untuk pergi. Michela berpamitan pada warga desa.


Karena Michela yang terus menggantikan tugasku memasak dan mengurus desa lah yang paling sedih meski begitu dia tetap tegar.


"Ayo Michel" "Baik tuan"(Michela) Setelah melambaikan tangan kami semua masuk kedalam Space monarch.

__ADS_1


Setelah didalam kami masuk kedalam portal lagi yang keluar didalam gua yang gelap. Inilah markas baru kami. Deepdesert.


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2