I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 44 Menjatuhkan Floating lab


__ADS_3

Dengan shadow portal dan golem, aku berhasil membawa 12 orang bersamaku.


Tujuan kita yang pertama membawa semua Homunculus yang belum sempurna dan belum dibawah kendali menara sihir.


"Baik. Kita pecah jadi 3 tim salah satunya 5 orang. Tim pertama yang akan membawa semua homunculusnya. Tim kedua menghancurkan semua formasi teleportasi.


Tim ketiga mengambil alih ruang kendali.


Tim pertama di pimpin Clay, Tim kedua di pimpin Birsha, tim terakhir aku sendiri yang memimpin"


Aku, Dugal, Addon, Alstor dan Delvern akan pergi keruang kendali.


Clay, Deva&Desmo, dan Rienne akan membawa semua homunculus.


Birsha, Lores,Carmil, dan Daeva akan menghancurkan semua formula telerpotasi.


Masing-masing dari kami dilengkapi pisau Antistone, magic gun, dan 5 golem.


2 Golem armor, 1 shadow golem, 2 Beetle golem, dan 1 cube golem. Meski gegabah perlu persiapan matang kan.


Magic gun meski namanya terlihat seperti senapan kenyataanya cuma tongkat seperti biasa. Hanya saja ditongkat ini terdapat pola sihir setiap elemen yang bisa diaktifkan sekali.


Aku menjelaskan rute untuk kedua tim. Ya, agar mereka tidak nyasar.


"Ingat, jika ada kesempatan. Tusuk musuh kalian dengan pisau, mereka tidak akan bisa menggunakan sihir. Sebelum menyelesaikan tujuan jangan terlalu banyak membunuh. Mengerti?"


"Ya, kami mengerti guru"(semuanya kecuali Olsen dan Delvern) Pintu besi dihancurkan dan dibawa oleh Rienne.


Tim ku dan tim pertama berpisah mengambil jalan yang berbeda.


Didepan jalan dihadang 5 mage dengan 5 golem humanoid.


"Penyusup!!"(Pria) "Aktifkan peringatan"(Pria 3) "Ice strom"(Birsha) Ratusan jarum es melesat tanpa ampun mengenai mereka semua.


"Raise height"(Alstor) Mereka yang ingin pergi tidak bisa pergi karena badan mereka jadi berat.


"Gravity magic Push" Dengan sihirku mereka semua terpental hingga menghantam tembok.


"Fire strom"(Carmil) Percikan api terlihat disekitar Carmil sebelum melesat dan tanpa sadar jadi sebanyak butiran debu.


Ledakan terjadi membakar mereka semua.


"Kita berpisah disini" "Semoga berhasil guru"(Lores) "Kalian juga"


Kami berpisah tim ku mengambil jalan lurus dan tim kedua mengambil jalan kekiri.


Perjalanan semakin berbahaya satu demi satu mage dan homunculus menyerang.


Homunculus meski tubuh mereka lebih lemah sedikit dari manusia mereka cukup ahli bekerja sama dan menggunakan sihir.


Belum lagi golem yang muncul tanpa henti.


Didepan ada pintu besi yang sudah tertutup


"Alstor" "Aku mengerti guru. Compress"(Alstor)


Pintu besi mulai menciut dan berkumpul jadi bola. Hanya saja cukup lambat.


"Compress" Dengan bantuan sihirku pintu besi jadi bola besi dalam sekejap.


Dari dalam puluhan mage mengepung begitu juga golem dengan ukuran yang besar dengan 2 laras panjang.


"Ternyata dugaan Erish benar kalian adalah pengkhianat"(Mage menara sihir mesin)


Mage itu masih disini sejak kunjungan ke kerajaan.

__ADS_1


Karena alasan adanya dialah aku memilih memimpin tim ini. Karena cuma aku yang sudah Grand magus.


Dia memiliki nama Bern seorang Grand magus yang menjaga dan memimpin seluruh bagunan ini.


"Dasar makhluk tidak tahu diri. Sudah kami rawat sekarang malah berani berkhianat"(Bern)


"Berkhianat? Apa melakukan eksperimen padaku adalah jenis perawatan?"(Alstor)


"Sepertinya aku masih ingat semua hinaan yang kalian berikan"(Dugal)


"Apa kamu pikir penderitaan kami selama ini karena siapa?"(Addon) "Bahkan kalian tidak mau mengurus tanganku. Dan beraninya kalian mengatakan aku tidak tahu terima kasih"(Alstor)


Tangan berotot milik Alstor jadi kecil dan mana ditubuhnya meningkat pesat.


"Hal seperti ini mana bisa kalian selesaikan seumur hidup"(Alstor)


Tubuh Alstor cukup unik bisa dibilang dia seperti konsep pertama manusia dengan kristal sihir.


Kedua tangannya bisa menyerap dan menyimpan mana secara tidak sadar bisa dibilang dia setengah Magic body.


Setelah berhasil menguasai magic body. Dengan mudahnya dia bisa merubah bentuk ototnya untuk segala hal.


"Cih. Sampah tetaplah sampah. Blazing star"(Bern) Bola api raksasa muncul diatas kepalanya tidak hanya satu melainkan 10


"Wind magic wind explode" Seluruh bola api meledak secara bersamaan membuat Bern terkejut.


"Jika kamu mengenal mereka, seharusnya kamu mengenalku kan" Aku menatap Bern tapi dia hanya diam saja.


"Sepertinya Cashel menyembunyikan kenyataan tentangku. Aku adalah siswa pertama yang berhasil melarikan diri akademi"


"Jadi kamulah awal mula semua ini!! Fire bolt"(Bern) Aku mengulurkan tangan "Wind vortex" Angin membentuk pusaran didepanku.


Membuat serangan Bern yang seperti petir berputar dan terkumpul ditengah pusaran.


"Bisa dibilang seperti itu" Aku mengayunkan tanganku.


"Kenapa kamu bisa tahu nama salah satu dekan akademi?"(Bern) "Salah satu? Mungkin lebih dari itu. Nama, kebiasaan, kesukaan, tabiat aku tahu semuanya karena aku sudah mengawasi kalian selama ini"


"Jadi kamulah yang memata-matai kami. Itulah alasan kamu harus mati. Aku akan membunuh kalian semua. Radiance sun"(Bern)


Bola api raksasa kembali muncul diatas kepala Bern dan mengeluarkan gelombang api kearah kami.


"Strom shield" Angin membentuk dinding raksasa didepanku menahan semua gelombang api.


"Kuserahkan semua disini pada kalian! Aku akan mengurus dia dulu"


"Kami mengerti"(Semua anggota)


"Tornado lance" Dinding angin tadi memutaru tubuhku hingga membentuk tornado api raksasa yang ujungnya mengarah pada Bern.


Tornado itu melesat kearah Bern. Bola api raksasa menghalangi seranganku. Meski tidak lama sebelum bola api itu hancur.


Ledakan api menghancurkan tornado itu.


Dan membuat awan api raksasa disitu.


"Wind spear" 10 tombak angin terbentuk disekitarku dan melesat menuju awan api.


Tidak ada suara apapun, aku yakin kalau serangan itu tidak mengenainya. Benar saja 5 cahaya merah melesat kearahku.


Aku terbang menghindari semua laser itu.


Bert muncul didepan mataku "Sun wrath"(Bert)


Tangan Bert jadi merah terang dan ledakan api besar mengarah kearahku.

__ADS_1


"Tempest" Angin kencang menahan serangan api itu.


"Fire lasser"(Bert) 5 laser terbang dari sekitar Bert kearahku. Sudah kuduga kehebatan seorang Grand magus.


Hanya saja dia menghadapiku "Wind spear" 5 tombak angin menabrak kelima laser dan lenyap bersama.


"Dark magic shadow ego" Dari bayangannya keluar bayangan menyerupaiku dan menusuj Bert yang lengah dengan pisau batu.


"Apa? Bagaimana bisa?"(Bert) "Sudah berakhir, Dark slash" Aku muncul didepannya dengan elemen kegelapan menyelimuti tanganku aku memenggal kepala Bert.


Tubuh Bert jatuh tanpa kepala. Menurutku saja atau terlalu mudah? Aku melihat sekitar seluruh tempat kacau berantakan.


Api, bayangan, bahkan pohon mengacau disegala tempat. Ledakan terjadi menandakan kehancuran golem lain.


"Guru, kami sudah menyelamatkan semua homunculusnya"(Clay) "Guru formasi teleportasi terakhir sudah hancur"(Birsha)


"Baiklah. Kita jatuhkan benda ini. Kalian hancurkan semuanya baik golem ataupun musuh yang ada. Aku akan memgambil ruang kendali" "Mengerti"(Clay, Birsha)


Aku pergi ke ruangan diujung yang dijaga lebih banyak golem.


"Gravity magic gravity hole, space magic disorted space, Fire magic star fire"


Semua golem saling menempel, bola api raksasa muncuk ditengah mereka, ruangan terdistorsi memisahkan aku dan mereka.


Semua golem terbakar didalam sana


"Space magic dimension compress"


Kotak ruang yang terdistorsi mulai mengecil hingga sebesar bola pingpong dan meledak.


Menghancurkan lorong dan pintu ruang kendali. Aku dengan santai masuk kedalam.


Didalam ada puluhan kristal yang diukir formula.


Juga ada beberapa formula yang mengatur gravitasi, angin, api, petir, bahkan cahaya.


"Jadi disinilah. Beberapa mage keluar dari pintu menatapku.


Sebelum mereka menyerang aku sudah menembakkan Wind spear yang langsung menembus jantung mereka.


"Baik. Kalian semua berkumpul di ruang kendali. Aku akan menjatuhkan benda ini"


Aku mengubah sedikit formula angin untuk menaikkan kecepatan.


Mengubah formula gravitasi agar bagian belakang lebih berat, jadi bisa dengan mudah terbang keatas.


"Guru"(Alstor) "Baguslah kalian sudah tiba"


Mereka semua sudah disini. Aku mengaktifkan kristal teleportasi dan membuka portal.


"Kalian kembali dulu, nanti aku menyusul"


"Baiklah guru"(Birsha) Mereka memasuki portal dan hilang.


Aku mematikan kristal itu dan menghancurkannya. Sekarang tinggal menjatuhkan benda ini.


Aku mematikan semua formula yang membuat benda ini langsung jatuh kebawah.


Tepat diatas laut. Baiklah tugasku sudah selesai. Shadow portal.


Dan kehancuran lab terbang itu membawa banyak perubahan terutama bagi menara sihir. Apalagi itu bukan yang terakhir.


**TO BE COUNTINUE...***


****Saya sebagai Author mau meminta maaf karena urusan kerjaan sepertinya akan sulit upload dalam beberapa hari. Mohon dimaklumi bagi para pembaca.

__ADS_1


Terima kasih**


__ADS_2