
Semalaman aku berkeliaran dikekaisaran memasuki rumah duke dan Granduke serta menghilangkan efek cuci otak dari menara sihir.
Siangnya aku sudah disini tepat di depan menara sihir yang cukup jauh dari barrier milik mereka.
Menara itu kira-kira memiliki tinggi 1 km lebih hingga menembus awan setinggi apa Monarch diatasnya ya?
"Dengar semuanya kita akan mulai. Daeva!! Gunakan alat sihir didalam Space monarch dan aku akan memindahkan mereka semua"
"Baiklah guru"(Daeva) Daerah sini berbeda dengan akademi yang tertutup karena di pusat kota justru sangat ramai.
400.000 penduduk akan ditempatkan didalam Space monarch sedikit demi sedikit. Jika kurang Space monarch kedua dan ketiga juga akan membantu mengisinya.
Setelah 2 jam sudah tidak ada penduduk disekitar menara sihir dan mereka mungkin akan bersiap
"Clay tembakkan kedua meriam itu!!" "Baik guru"(Clay) Dari kejauhan spiral mana melesat kearah langit dan membuat semuanya bergetar.
Ini adalah serangan pertama ada 3 serangan yang akan dilakukan yang pertama Wizard cannon untuk menghancurkan barrier dari monarch dan yang kedua Black hole cannon yang akan melenyapkan semua tubuh dari monarch.
Yang berikutnya targetnya menara sihir itu adalah Cage distortion yang akan membuat semua ruang yang mengitari menara sihir akan terdistorsi yang membuat tidak ada yang bisa masuk.
Ledakan terjadi dan Monarch terlihat diatas menara sihir. Ukurannya luar biasa besar bahkan sebesar kota ini sendiri.
Laser hitam langsung melesat dan tembus hingga ke tengah monarch dan menghancurkan bagian tengahnya.
Setelahnya ruang dibagian tengah hancur menarik seluruh bagian pesawat itu kedalam meski seluruh bagiannya hancur.
Laser lain datang yang langsung pecah jadi belasan bagian dan membentuk busur yang turun kesekitar kota dan merubahnya jadi kandang raksasa.
"Semuanya sudah selesai. Ayo serang!!!" Golem, Chimera, homunculus, prajurit milikku, dan para murid langsung maju menyerang.
Ledakan terjadi tanpa henti seluruh kota hancur terkena ledakan itu. Para Chimera dengan ganas menghancurkan golem dan mencabik-cabik mage yang menyerang mereka.
Para Homunculus tipe kegelapan berkeliaran menculik para target yang sudah menjadi wizard.
Setelah beberapa kali penculikan tersisa belasan wizard yang langsung dihadapi muridku dan Michela.
Jumlahnya lebih banyak tapi muridku jauh lebih kuat. Bahkan Carmil dan Addon menghadapi 3 sekaligus.
__ADS_1
Tembakan terus dilakukan oleh shooter ruller.
Keadaan jadi jauh sangat mengerikan sepanjang mata memandang kerusuhan dan ledakan terjadi tanpa henti.
Formula di dinding menara menyala. Ratusan komet beragam elemen menyerang kearah prajuritku.
Aku cuma mengayunkan tanganku hingga membuat gelombang yang melenyapkan semua serangan itu bahkan membuat menara bergoyang.
"Siapa yang memberikan keberanian kalian para hama menyerang menaraku!!!"(Liana)
Seluruh tempat berubah jadi hijau, rumput dan tanaman merubah tempat ini jadi hutan
Seluruh prajurit, Chimera dan golem milikku di tumbuhi sulur, lumut dan jamur. Aku mengeluarkan Throne milikku, gelombang yang dibuatnya membuat seluruh tempat jadi panas tapi tidak membuat semua tumbuhan itu hilang.
Aku mengayunkan tanganku gelombang angin disertai api, petir dan es keluar menghancurkan semua tanaman itu
"Pernahkah kamu mendengar bahwa sekumpulan rayap sekalipun bisa meruntuhkan pohon kehidupan?"
Pohon luar biasa besar keluar dari tanah yang tingginya jauh lebih tinggi dari menara sihir dan puluhan buah dan bunga mekar disana.
Bunga paling besar mekar dan wanita muncul disana dengan gaun yang terbuat dari kelopak bunga dan jubah dari daun merah diatas kepalanya ada mahkota bunga yang masih bergoyang dan tercium harum bahkan sampai disini.
"Tanah? Kami tidak cuma didalam tanah, baik permukaan, lautan, jurang bahkan langit kami akan ada disana!!"
Puluhan buah raksasa melesat kearahku. Buah-buah itu terbelah hingga membentuk bintang bagian tengahnya memiliki ratusan duri dan taring.
Dengan satu tatapan buah itu langsung jatuh ketanah dan membuat ledakan dari ledakan itu keluar pohon yang memiliki sulur dengan kepala bergerigi juga menyerangku.
Bola api raksasa muncul didepanku langsung membakar setiap sulur yang mendekat. Bola api itu maju dan membakar pohon itu sampai musnah dan terbang kelangit.
Seluruh daun pohon raksasa ikur terbakar jadi abu, Liana mengayunkan tangannya dan membuat ribuan sulur menyelimuti pohon itu.
Ledakan besar terjadi dilangit. Dari ledakan itu turun ribuan komet yang dengan cepat melesat kearah pohon raksasa
Angin pelan tertiup. Ratusan dandelion raksasa berterbangan mengenai komet api itu dan lenyap bersamanya
Liana kembali menampakan dirinya lagi tapi pohon raksasa tidak bisa mengeluarkan daun lagi "Bahkan bukan Elder Wizard tapi kamu berani menantangku!!!"(Liana)
__ADS_1
Ratusan dahan raksasa turun dan menyerang kearahku "Meski belum sepenuhnya jadi Elder Wizard. Aku puluhan kali lebih kuat dari kamu!!!"
Semua dahan dan ranting yang lebih besar dari rumah berhenti bahkan bagian depannya hancur didepanku.
Aku mengulurkan tangan petir berkumpul disitu beserta awan hitam membentuk pusaran.
Petir raksasa keluar menghancurkan semua dahan pohon itu langsung menuju kearah Liana.
Pohon mengeluarkan puluhan akar, sulur hingga batang untuk melindungi Liana.
Petir raksasa milikku terbelah dan terus melesat kelangit.
Awan gelap memenuhi langit dan suara gemuruh petir bersautan dan ribuan petir turun tanpa henti diseluruh kota menyambar pohon raksasa Liana tanpa ampun.
Ratusan pohon setinggi pohon tempat Liana keluar dan tumbuh diseluruh kota. Petir menghancurkan setiap pohon tapi pohon terus tumbuh.
Beberapa pohon tumbang dan rubuh kearah pasukanku bahkan ada pohon yang sengaja ingin menimpa pasukanku.
"Space throne mass teleport" Semua pasukanku yang disana hilang bersamaan membuat ini jadi pertarungan 1 lawan 1 dengan Liana
Aku menghentakan kakiku dan seluruh tanah berubah jadi Lava membara. Pilar-pilar lava keluar dari lautan lava membakar pohon yang masih berdiri.
Tiba-tiba seluruh lava hilang digantikan padang yang dipenuhi daun maple merah dan langit gelap disertai awan hitam berubah jadi hujan bunga dan daun
Pohon-pohon maple setinggi langit menutupi seluruh kota ini. Seolah-olah aku yang jadi lebih kecil dari semut berada di hutan yang dipenuhi pohon maple.
Angin badai bertiup seluruh daun Maple yang besarnya lebih besar daripada rumah melesat seperti pedang lurus kearahku.
Aku menunjuk kearah kumpulan daun itu dan semuanya langsung hancur. Gempa terjadi kaki raksasa muncul saat aku menatap keatas.
Ternyata itu adalah Liana yang tubuhnya lebih besar daripada pohon maple disini
"Apa kamu tahu seberapa kecil kamu dibandingkan denganku!"(Liana)
Suaranya menggema seperti badai bahkan semua pohon disini terdorong seperti terkena badai secara langsung.
Jadi ini kekuatan Elder Wizard? Ternyata memang tidak ada apa-apanya. Baiklah kita mulai pertunjukkannya.
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE....***