
Tubuh Geniviere hilang seperti tidak pernah ada. Apa ini ulah Sirha? Mereka berlima muncul tanpa luka hanya kelelahan saja.
"Benar-benar kuat"(Deon) "Apa-apaan dia itu?"(Maverick) "Kamu kemana saja aku hampir mati tahu"(Geniviere) "Sulit membuat penahan ruang disini"(Sirha)
"Siapa bilang kamu selamat?" "Ap-"(Geniviere)
Kepala Geniviere terpisah dari tubuhnya tanpa aku melakukan apapun
Tubuh Geniviere jatuh kebawah yang lain terlalu shock untuk bertindak.
"Giliranku kan?" Seluruh tempat berubah jadi padang jarum, dengan jarum dari besi setinggi 1 meter dan rapat seperti sikat.
Gravitasi luar biasa menarik mereka kebawah, yang langsung membuat mereka bertahan sekuat tenaga.
"Sialan!!!"(Maverick) Bola disekitar Maverick mengeluarkan sihir kearahku, yang hanya dengan satu ayunan tanganku, semua itu langsung hilang.
"Kalian terlalu keras kepala" Batu raksasa muncul menutupi seluruh tempat dan bergerak turun dengan luar biasa
"Eliseo"(Deon) "Aku tahu"(Eliseo) Bola api kecil terbentuk ditangan Eliseo.
"Oh, kalian tidak bisa" Tangan bayangan raksasa muncul dari bayangan bagian bawah dan berusaha menarik mereka
Cahaya keluar dari salah satu bola milik Maverick. Dia menunjuk kearahku dan ratusan peluru petir melesat kearahku.
Bayangan menutupi tubuhku dan menahan serangan itu. Raksasa bayangan keluar dari bawah batu raksasa tepat diatas keempat orang itu.
Raksasa batu itu mengeluarkan 4 tangan yang langsung menangkap keempat orang itu
"Eliseo!!!"(Deon) "Menyingkir!!"(Eliseo)
Ledakan terjadi ular api raksasa menabrakan tubuhnya keraksasa bayangan
"Disaster. Explosion"(Deon)
Ledakan besar terjadi yang langsung menghancurkan seluruh batu itu. Ledakan terus merambat dan membuat seluruh batu itu jadi pasir
Aku mengerti prinsip sihir milik Deon. Kalau begitu, bagaimana dengan ini? Gelombang angin terjadi yang langsung menerbangkan mereka kebawah
Eliseo mengayunkan tangannya dan membuat angin besar yang mendorong mereka.
Dengan bantuan Deon angin itu jadi tornado. Kali ini kalian akan tamat. Swipe
Seluruh tempat berubah jadi didalam lautan yang membuat mereka bertiga tidak bisa bernafas.
Rumput laut memanjang dan mengikat kaki mereka berempat. Eliseo mengayunkan tangannya dan membuat paus dan hiu dari air yang langsung menyerangku.
Dengan satu dorongan tanganku. Lautan ini sampai terbelah jadi dua dan keempat orang itu terbenam kedalam dasar tanah.
__ADS_1
Rumput laut dan terumbu karang langsung tumbuh disekitar mereka dan mencegah mereka bergerak.
Aku memutar tanganku dan seluruh lautan membentuk planet air raksasa diatas kepalaku
Seluruh permukaan bola lautan mengeluarkan duri air dengan ayunan tanganku setiap duri air berubah jadi duri es yang langsung melesat kearah mereka.
Tanah langsung menelan mereka melindungi mereka semua "Dimension slash" Seluruh ruang terbelah dan hancur.
Aku kehilangan kendali dari ruang yang kubuat. Tempat ini langsung berubah jadi diatas awan yang terjadi badai.
Deon menunjuk kearahku dan ratusan petir menyambar kearahku. Semua petir ini menyambar tanganku.
Dan ditanganku yang satunya petir berkumpul. Dan seluruh tempat ini berubah lagi jadi didalam kobaran api.
Api setinggi langit dan semuanya adalah api disini. Ratusan ular dan rantai api semuanya menyerang kearahku.
Aku mengayunkan tangan ku dan membuat semua api itu hilang. Tapi api itu kembali dan memenuhi tempat ini lagi.
10 Raksasa api terlihat berusaha menangkapku. Gelombang udara menghancurkan kepala mereka.
Tiba-tiba seluruh tempat kembali berubah. Aku kembali muncul dilangit dengan dikelilingi meriam yang menembakkan sihir kearahku.
"Hancur!!" Seluruh meriam sihir itu hancur dan aku merubah tempat ini jadi padang pasir.
Hanya untuk melihat ruang ini kembali terbelah dan berubah jadi didalam gunung berapi.
"Kalau begitu jangan salahkan aku" Dengan aku sebagai pusatnya seluruh lava tersedot kearahku, begitu juga gunung ini yang hancur jadi kecil dan tersedot juga.
Ditanganku ada bola hitam yang menyedot semuanya tanpa batas. Seluruh tempat berubah jadi awan badai.
Hanya saja semuanya tersedot "Space throne Black hole" Tidak perduli sihir apa yang digunakan semuanya akan terhisap.
"Mirror space"(Sirha) Bola hitam lain muncul dan langsung menarik bola hitam milikku
"Oh sialan" Aku membiarkan kedua bola hitam itu
"Space seal" Kedua bola hitam saling menarik hingga menghancurkan ruang dan musnah bersama ruang itu.
Untung saja aku sempat menyegel ruang.
"Menyebalkan. Kamu akan jadi targetku dulu"
"Tunggu dul-"(Sirha) Tubuhnya langsung terbelah 2
Dan hilang, aku mencari sekitar dan akhirnya menemukannya "Aku-"(Sirha) Tubuhnya langsung hancur tapi kembali hilang lagi.
Kali ini dia tidak terlihat lagi "Aku tidak mau mati disini. Aku pergi"(Sirha) "Tunggu dulu kamu tidak bisa pergi begitu saja"(Deon)
__ADS_1
Sirha kabur. Nanti aku akan membunuhnya sekarang urus ketiga orang ini dulu baru perang ini sudah berakhir.
"Jangan meremehkan kami!!"(Maverick) KOF muncul entah dari mana dan terus maju kearahku.
Ratusan sihir melesat kearahku yang langsung lenyap hanya dengan satu ayunan.
Cahaya keluar dari tanganku membentuk matahari yang langsung membakar segalanya.
Hanya saja KOF itu tidak tergores sedikitpun. KOF itu semakin dekat denganku dan aku akhirnya melihatnya formula penyegel ruang yang tertulis diseluruh bagian KOF itu.
Kalau begitu Dimensional cut. Seluruh KOF itu hancur jadi potongan dadu sebelum meledak.
Karena KOF yang menarik perhatian, aku tidak memperhatikan sekitarku yang sudah berubah.
Badai salju terjadi, tubuhku ditahan angin agar tidak bergerak, air laut langsung membentuk gunung yang mengurungku.
Dan akhirnya aku jadi gunung es. Maverick muncul didepan gunung dan membuat formula disitu.
Apa kamu pikir aku akan diam saja disini. Dasar bodoh. Gunung es membuat rahang besar yang menggigit Maverick.
Hanya saja Maverick sempat menahanya dengan beberapa bola yang membentuk Barrier disekitarnya
"Dimensional Cut" Seluruh bola itu terbelah begitu juga tangan kiri Maverick yang terpotong
"Sialan. Padahal sedikit lagi"(Maverick) Aku muncul di punggung Maverick dan menusuk punggunya yang tembus ke dadanya.
"Apa kamu lupa sekuat apa aku dasar bodoh"
Tempat berubah jadi di kaki gunung. Dan longsong salju raksasa terjadi.
Maverick berusaha melepaskan diri. Beberapa bola besi lain keluar dan menembakkan beragam sihir kearahku
"Sepertinya temanmu yang lain juga ingin menguburmu" "Lepaskan ak-"(Maverick)
Jantung Maverick hancur dengan tanganku.
Tubuhnya jatuh kedalam tumpukan salju.
Sekarang tinggal 2 lagi. Aku mengulurkan tangan dan dinding api raksasa tercipta.
Semua salju itu mengenai dinding api dan mulai mencair. Tiba-tiba petir menyambar tubuhku. Apa dia tidak bosan menggunakan ini?
Dan aku tersadar setelah melihat Tsunami setinggi ratusan meter dibelakangku.
Bukanya ini agak tidak masuk akal ya.
Tapi aku bisa menahan keduanya sekaligus. Tapi petir terus menyambar diriku hingga tidak sempat aku bertahan dari kedua serangan itu.
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE....***