I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Cahpter 8 Saudara Brian


__ADS_3

Setelah kelas bu Heni, kami semua makan siang. Di kantin dengan lauk seperti kemarin.


Setelah makan siang, aku terkejut karena ada 2 anak yang sudah menungguku dilorong.


Satu laki-laki dan satu perempuan, menurut sistem itu adalah kedua saudara Brian.


Mereka berdua tidak menyukai Brian karena mencoreng nama keluarga.


Yang laki-laki bernama Agler Sanders merupakan anak terjenius dan sombong dari ketiga saudara ini. Dia merupakan kakak dari Brian Sanders dan sudah menjadi mage Junior yang sebentar lagi memasuki mage senior.


Yang kedua Ambers Sanders merupakan adik Brian dan terpilih untuk masuk kedalam menara sihir medis. Kemampuannya dalam menyembuhkan termasuk rank 100 didalam kelasnya.


"Aku mendengar kamu mendapat nilai cukup bagus di pelajaran medis"(Agler) "Itu bukanlah hal yang penting" "Memang, menyembuhkan kelinci saja butuh berjam-jam. Sampah, aku tidak mau ya melihatmu masuk ke menara medis"(Ambers)


"Aku juga tidak ingin kesana" "Lebih baik perbaiki nilai mu sebelum dikeluarkan akademi. Kamu tahu sendiri kan kalau kamu dikeluarkan, ayah akan mengusirmu"(Agler)


"Terserahlah, aku juga tidak perduli kalau tidak bisa pulang kerumah" "Apa kamu mau tetap tinggal sebagai parasit di akademi? Memang hal menjijikan seperti itu cocok untukmu"(Ambers)


"Itu belasan kali lebih baik daripada kembali ketempat aku menderita yang kalian sebut rumah" Aku berjalan meninggalkan mereka, untuk kembali ke kelas.


"Ya keluarga yang kacau"(Sistem) "Aku tidak mengerti darimananya kamu menyebut itu keluarga? Bahkan hubungan saling memanfaatkan kepada orang lain lebih baik daripada keluarga itu"


"Itu adalah hal wajar dikeluarga Sanders. Ayah Brian terancam bangkrut karena tekanan dari menara sihir. Daerah kekuasaannya mengalami paceklik yang berat tahun kemarin. Dengan syarat keberhasilan salah satu dari 3 anaknya Menara sihir rela membantu keluarga Sanders. Dan kedua saudara itu cukup merasa bangga karena bisa masuk menara sihir. Apalagi adik Brian Ambers, hal ini memberikan tekanan pada batin Brian"(Sistem)


"Begitu ya. Menurutku saja, sepertinya sulit untuk dikeluarkan dari akademi"


"Yang sulit tetap hidup saat berhasil keluar, meski pengeluaran adalah ancaman. Pada kenyataannya tidak ada yang pernah keluar hidup-hidup dari akademi. Saat dapat surat peringatan ketiga dari akademi biasanya anak itu akan hilang dan lenyap. Menurutku mereka digunakan sebagai uji coba atau bahan eksperimen"(Sistem)


"Memang tempat yang mengerikan" "bahkan meski berhasil lulus, selama tidak bisa menjadi mage minimal junior tingkat 5 juga digunakan sebagai eksperimen"(Sistem)


"Apa karena mereka yang menguasai seluruh dataran ini ya. Mereka jadi merendahkan nilai manusia" "Begitulah keadaan seluruh dunia saat ini, seharusnya mereka melemah karena perdamaian yang sudah berlangsung lama"(Sistem)


"Karena terlalu antisipasi terhadap pemberontakan dan terlalu lama damai kekuatan berkurang, aku mengerti. Besok pelajaran Pak Simon lagi dan aku belum membuat magic water"

__ADS_1


"Apa sulitnya, dengan kemampuanmu magic water yang dibuat setara dengan magic water kelas senior harusnya tidak ada masalah"(Sistem) "Ya tidak masalah jika, tidak dipaksa kamu membuat tingkat yang lebih rendah daripada tingkat pelajar"


Aku masuk kekelas dan mengumpulkan mana sambil menutup mata. Setiap mana yang kukumpulkan akan menambah point milikku setengah. Sekarang sudah mencapai 10, aku butuh banyak point untuk mengambil sihir yang lebih tinggi.


Bu Shery masuk ke kelas dan pelajaran dimulai. Untuk kelas ini hanya ada 3 mata pelajaran yang terus diulang.


Mungkin karena itu hanya diwajibkan 1 bulan sekali pada para murid dengan tingkat junior keatas.


Dan aku tidak tahu kenapa setiap guru menargetkanku, lagi-lagi aku ditertawakan seluruh kelas karena membuat golem batu kecil berputar-putar tidak karuan sebelum meledak.


Bahkan bu Shery terang-terangan menghinaku kalau seorang penyihir yang tidak bisa menggunakan mana dengan baik lebih baik berhenti jadi manusia.


Aku mengabaikan bu Shery karena bagiku Guru yang tidak tahu dirinya dipermainkan lebih baik berhenti mengajar.


Dan sampai pelajaran berakhir bu Shery terus menjelek-jelekan diriku. Dan dengan sombongnya mengatakan lebih baik aku tidak ikut kelas saja.


Aku fokus mengumpulkan mana saja selama pelajaran dia.


"Aku juga baru tahu kalau itu adalah hal yang sulit"(Sistem) "Bagaimana kalau membuat keributan?" "Bagus kalau kamu tidak di eksekusi mati"(Sistem) "Tidak mengerjakan tugas?" "Dihukum guru"(Sistem)


"Membolos?" "Kamu tidak bisa kabur darisini. Meski tidak ke kelas pun tidak ada yang perduli. Adanya kamu bakal mati kelaparan karena tidak makan"(Sistem)


"Aku bingung" Aku pergi keperpustakaan dan belajar tentang elemen api. Untungnya Claudia tidak terlihat jadi semuanya lebih mudah.


Aku kembali ke dalam kandangku ditengah hutan. Sambil berjalan, aku memainkan percikan api ditanganku.


"Apa kalau aku membakar hutan ini, aku akan dikeluarkan?" "sudah bagus kalau tidak dibunuh"(Sistem) "Apa kamu tidak bisa membuka penghalang untuk keluar?"


"Kalau bisa sudah kulakukan dari awal"(Sistem) "Tidak berguna" "Itu salahmu sebagai host yang payah"(Sistem)


***


Hari berikutnya dimulai

__ADS_1


Aku tidak mengerjakan tugas dari Samon tapi dia tidak marah. Aku hanya dihukum mengepel lantai seluruh koridor.


Aku meledakkan golem yang disuruh menggerakkannya oleh bu Shery, aku membuat anak ayam mati dengan ilmu medis oleh bu Heni.


Tidak perduli apa yang kulakukan, aku tidak pernah dikeluarkan. Hukuman yang kuterima paling dikekuarkan dari kelas


Hal yang berbeda adalah semakin banyak sihir yang aku bisa. Hampir semua sihir tingkat 1 elemen kegelapan sudah aku kuasai.


Dan elemen api sudah setengah, aku juga sudah mempelajari elemen tanah dan air


Juga beragam cabang sihir alchemist dan medis.


Aku baru mempelajari tentang mesin sihir hanya saja karena kekurangan bahan baku semakin sulit melakukan apapun.


"Kira-kira kemana aku bisa menjual semua ini? Aku yakin pasar sihir dikuasai oleh menara sihir juga"


"Begitulah, satu-satunya cara menjual berbagai barang sihir melalui black market. Tempat dimana para penyihir yang bukan dari menara sihir melakukan transaksi jual beli.


Hanya saja kamu harus keluar dari sini dulu"(Sistem)


Aku memainkan Magic water ditanganku. "Apa benar dengan magic water bisa menembus batas dari mana itu sendiri?"


"Benar hanya saja, harus selama mana milikmu mencapai batas dengan magic water harusnya bisa melampaui batas itu. Hanya saja tanpa ada pengalaman meski sudah mencapai senior sekalipun bisa dengan mudah kalah dengan yang masih junior. Jadi hal ini jangan dijadikan tolak ukur"(Sistem)


"Sebenarnya sudah sampai mana tingkat milikku?" "Kamu sudah junior mage tingkat 2"(Sistem) "Hah aku sudah junior?"


"Jika kamu yang rajin begini belum junior bagaimana yang malas. Jangan merendahkan dirimu"(Sistem)


Begitu ya aku sudah tingkat junior. Dengan mudah, bahkan cuma perlu waktu kurang dari seminggu. Aku yakin jika Agler tahu pasti dia akan muntah darah.


Sekarang bagaimana caranya agar aku bisa dikeluarkan dari akademi saja.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2