I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 21 Membangun mana origin


__ADS_3

Antistone apa itu? "Itu sejenis bebatuan khusus yang bisa menghalau dan menolak mana. Hal ini juga bisa membuat mana terkurung dan tidak bisa keluar"(Sistem)


"Sepertinya itu bahan yang hebat" "Kamu salah. Itu sampah terburuk, dengan dunia yang mengandalkan mana sesuatu yang tidak bisa dipengaruhi mana adalah sampah"(Sistem)


"Itu bukan sampah, hanya saja para penyihir tidak tahu cara menggunakannya. Sekarang hanya bagaimana caranya untuk membuat mana Origins?"


Mana origins adalah mana yang sangat banyak, yang dikurung untuk menjadi bahan bagi sekitarnya.


"Pertama, coba buat lubang dulu di dinding. Siapa tahu, mana yang terkurung didalam tanah bisa keluar"(Sistem)


Aku mengambil pipa hitam, ini sempat kubuat dan juga dilapisi sihir sederhana. Aku meraba-raba setiap tempat.


Ada beberapa titik tertentu yang kurasakan memiliki mana dengan jumlah cukup banyak.


Aku merasakannya. Aku menusuk dinding kayu dengan pipa itu.


Dinding kayu retak, dan aku merasa mencapai tanah. Hanya saja aku terus mendorongnya


Sampai hanya tersisa ujungnya saja.


Aku merasakannya, mana yang mengalir masuk. Meski hanya sedikit, sampai aku ingin menghancurkan seluruh dinding.


"Bagus sekarang buat runenya dulu"(Sistem)


Baiklah kalau begitu. Aku mengambil kuas dan tinta yang sebelumnya sudah kuisi dengan mana.


Aku membentuk simbol aneh diseluruh tempat ini, simbol ini adalah rune. Rune sejenis huruf yang diisi dan mengalirkan mana.


Setelah 1 atau 2 jam mungkin aku sudah selesai membuat semuanya. Lantai penuh dengan simbol-simbol aneh. Aku merasa jadi penganut ajaran sesat.


Aku meletakkan 4 kristal sihir tingkat 3 disetiap ujungnya. Aku bisa merasakan mana yang tiba-tiba melimpah bahkan dari pipa lebih banyak mana yang keluar.


"Tinggal bagian luar"(Sistem) Aku jadi kembali lemas. Aku harus menutupi seluruh dinding bagian luar dengan rune?


Melukisnya satu demi satu adalah hal menyebalkan. Meski begitu aku tetap keluar dan melakukannya.


Michela keluar dan membantuku. Hingga akhirnya malam seluruh dinding rumah termasuk kaca sudah berhasil kulukis dengan rune.


Setelah kami selesai, mana menyatu dengan rune dan menutupi seluruh rumah. Jadi dinding penuh coretan sudah tidak terlihat.


"Baiklah, ayo tidur" "Baik tuan. Aku lelah sekali"(Michela) Kami naik kelantai 2. Aku mengeluarkan ranjang yang aku simpan.


Sayang aku tidak sempat membuat alas ranjang. Jadi hanya bisa menggunakan ini diatas lantai.

__ADS_1


Kami berdua tidur dengan nyenyak mungkin karena lelah.


Tanpa terasa sudah pagi. Aku sudah harus memikirkan rencana untuk menarik perhatian para penduduk.


Aku membuat api dengan kuali besar aku akan membuat sup kental. Aku masih memikirkan harus bagaimana memancing penduduk berkumpul.


Baru saja setengah matang, para penduduk mulai berdatangan. Dan memohon agar diberi sedikit.


Aku meminta Michela agar mentertibkan mereka semua serta memberikan mangkuk dan sendok untuk makan nanti.


Semuanya bisa terbilang cukup lancar, dengan menurut para warga mengambil jatah makan dengan tenang.


Aku terus melakukan hal ini 2X sehari setiap hari selama satu minggu. Sebelum kejadian sedikit tidak terduga datang.


Beberapa warga menolak untuk bekerja saat aku memintanya. Mereka hanya ingin tetap makan dan tidur saja.


Tadinya aku pikir mereka tidak dapat makan dibagian tengah kota hanya karena terlalu jauh. Ternyata karena malas.


Dengan sedikit paksaan, ancaman, hadiah, dan nasihat cukup banyak warga yang mau mulai bercocok tanam.


Beragam pohon buah mulai ditanam. Dan makanan pokok seperti kentang dan ubi juga mulai ditanam.


Setelah seminggu aku meletakkan Paradise field tanah mulai bisa ditanam lagi. Aku juga melihat keadaan sungai, setelah sedikit menggali di gunung dan tentu saja dengan bantuan alat sihir yang kubuat belum lama ini.


Air sungai mulai mengalir, hal ini membuat pertanian kembali berkembang. Semakin banyak warga yang berada dipinggiran datang.


Setelah meminta untuk tenang dan mundur.


Prajurit mendatangiku.


"Kami disini untuk menahan anda"(Prajurit)


"Aku tahu. Berikan alasannya!!"


"Anda dicurigai melakukan hal ilegal termasuk memasuki wilayah kerajaan tanpa izin"(Prajurit) "Baiklah itu cukup"


Aku dan Michela diikat dan dibawa dengan kuda. Para warga hampir saja bertarung dengan semua prajurit.


Setelah aku berjanji akan kembali mereka semua akhirnya tenang. Aku dan Michela dibawa kepusat kota.


Selama diperjalanan tidak ada warga yang terlihat hanya beberapa rumah kosong yang terbengkalai.


Tidak ada beberapa warga yang terlihat hanya saja keadaannya tidak separah sebelumnya. Apa mereka juga mampir kedaerahku?

__ADS_1


Mulai mendekati pusat kota, para warga yang mengantri makanan kembali terlihat. Mereka menatap curiga melihat aku dan Michela.


Mungkin karena angka kejahatan yang tinggi dan kerajaan tidak bisa mengurusnya melihat aku yang ditangkap memberikan perhatian tersendiri.


Tidak menunggu lama Aku dan Michela sudah sampai di istana. Beberapa prajurit memeriksa aku dan Michela untuk mengambil semua senjata.


Dan kami dibawa masuk ke Istana. Aku sudah tahu tujuan kami jadi aku tetap diam. Keadaan istana cukup kacau.


Tidak ada pelayan atau dayang yang selalu kulihat dan baca di komik atau novel. Istana malah terasa kosong.


Beragam karya seni yang luar biasa indah dibiarkan berdebu dan rusak. Aku dibawa ke ruang tahta dimana ada pintu yang berhiaskan emas dan permata.


Prajurit membuka pintu besar itu dan mendorong kami berdua hingga jatuh berlutut.


Michela hampir saja melawan tapi setelah melihat aku menggelengkan kepala, Michela kembali diam.


"Jadi kamu yang disebut penyelamat dari timur?"(Raja) "Salam hormatku pada yang mulia"


Aku menundukan kepala ku tapi bisa mendengar suara langkah kakinya yang mendekatiku.


"Seseorang Imigran gelap, pengacau karena kamu membagikan makanan dan menyediakan lahan untuk bertani. Tidak ada lagi yang mengurus lahan dari menara sihir"(Raja)


"Bukanya saya sudah mengatakan jika lebih baik memutuskan hubungan dengan menara sihir?" "Lalu aku harus percaya padamu? Seorang buronan dari menara sihir yang tidak tahu apa kejahatanmu?"(Raja)


"Apa yang membuatmu yakin jika aku ini jahat? Jika benar begitu bukanya rakyat yang kuberi makan sudah lama kugunakan. Anda tahu sendiri kan sejahat apa seorang mage yang benar-benar jahat"


"Yang jelas. Aku ingin kamu berhenti baik memberikan makanan atau membuat mereka bertani untuk keuntunganmu?"(Raja)


"Padahal jasa saya lebih terlihat daripada lahan dari menara sihir yang bahkan tidak bisa menumbuhkan rumput"


Sudah 2 minggu orang dari menara sihir tidak datang lagi. Setelah alat yang mereka punya sudah mati karena tidak ada kristal sihir.


Mereka tidak kembali sama sekali.


"Yang mulia sendiri tahu siapa yang bisa lebih diandalkan. Dan penawaran saya dulu masih berlaku"


"Kamu pikir aku percaya kalau kamu bisa membuat kristal sihir"(Raja) Aku membuka portal yang menjatuhkan 20 kristal sihir tingkat 1


"Untuk sekarang hanya sebanyak ini yang bisa kubuat. Tapi nanti. Aku tidak tahu seberapa banyak yang bisa aku miliki. Bagaimana ? Masih menolakku?"


Raja menatap aku dan kristal sihir bergantian.


Dan diam tidak mengatakan apapun.

__ADS_1


Aku juga diam menunggu dengan tenang.


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2