I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 77 Mana Apocalypse


__ADS_3

Setelah itu aku menunjukkan 2 kerajaan lain yang juga hancur membuat semua raja disana terdiam.


"Aku tahu beberapa dari kalian tidak menyukai tindakan yang aku lakukan selama ini baik berperang dengan menara sihir atau mengancam kekuasaan kalian. Tapi tindakan menara sihir kali ini bertujuan menghancurkan seluruh dunia ini"


Raja dari kerajaan Higrafall mengangkat papannya "Berapa lama waktu penyebaran wabah ini?"(raja Highrafall)


"Sampai sekarang sudah mencapai kerajaan Holice, Oatrice, dan Furmand. Setelah gunung Mali runtuh maka kerajaan Highrafall berikutnya"


Kerajaan Highrafall merupakan kerajaan dengan pertahanan yang terbaik medan disana sangat terjal apalagi mereka memiliki benteng yang menjaga dari sisi gunung.


Tapi letak geografi tempat itu sangat berbahaya bisa dibilang mereka terlalu dekat dengan gunung.


Untuk saja gunung Rafall tempat mereka mendirikan kerajaan hampir tidak pernah terjadi longsor hanya saja jika gunung itu runtuh seluruh kerajaan akan musnah bersamanya.


Meski begitu Highrafall selalu memanfaatkan tambangnya apalagi banyak tambang kristal sihir disana


"Kalian tidak perlu khawatir. Kami sudah menemukan cara mengatasinya hanya saja aku tidak akan bilang kalau ini cara yang baik.


Kami akan meracuni seluruh mana yang ada di dunia ini dan membuat wabah itu musnah.


Hanya saja ada efeknya. Setiap prajurit apalagi mage akan kehilangan kemampuan dan sihirnya tapi ada dampak baiknya setelah kugunakan ini semua kematian akan berhenti tidak akan ada kematian lagi sampai semua wabah ini berakhir"


Kaisar Earland mengangkat tangannya "Apa ada hal seluar biasa itu?"(Kaisar Earland)


"Itu kebenarannya, bukan cuma itu senjata apapun tidak akan bisa melukai manusia saat itu, jadi jangan berperang dalam keadaan seperti ini"


Kaisar Marlef mengangkat tangannya "Apa biayanya? Aku yakin itu semua pasti perlu bayaran kan?"(Kaisar Marlef)


"Tidak perlu khawatir soal bayaran itu semua kami yang tanggung. Tapi bukan berarti ini tidak memiliki dampak buruk ya, semua alat sihir yang tidak dibuat kami akan hancur"


Setelah mendengar ini semuanya mulai ribut.


Meski alat sihir buatan organisasiku cukup laris bukan berarti bisa menyingkirkan alat sihir buatan menara sihir.


Selain kerajaan yang mendukungku kebanyakan orang masih menggunakan alat sihir buatan menara sihir.


Termasuk para kerajaan yang lain ini "Kalian bertanya alasannya? Mudah mana yang beracun jauh lebih kuat daripada mana biasa.

__ADS_1


Alat sihir buatan kami sudah beradaptasi dengan mana itu tapi tidak untuk menara sihir buatan menara sihir"


Rapat terus berjalan berjam-jam beberapa terus mencoba menolak apa yang akan kulakukan. Daripada keselamatan dunia mereka lebih mementingkan alat-alat sihir ampas itu.


Jika tidak ada mana alat sihir itu semua tidak berguna tau. Aku juga mengatakan akan membantu kerajaan yang kesulitan nantinya.


Apalagi pihak menara sihir benar-benar mengisolasikan diri seluruh menara sihir diselimuti barrier yang bahkan menolak mana untuk masuk dan keluar.


Membuatnya tidak bisa didekati. Setelah berdebat lama akhirnya tidak bisa mencapai kesepakatan


"Kalian semua salah paham ya? Aku tidak meminta izin kalian. Aku akan tetap melakukannya aku cuma menawarkan jalan melewati keadaan itu dan meminta kalian mempersiapkan diri. Mana Apocalypse akan dimulai seminggu lagi lebih baik persiapkan diri sebisa mungkin. Rapat ini sudah selesai aku permisi dulu"


Aku langsung pergi banyak hal yang harus kulakukan untuk mengurus hal ini. Tanpa terasa setelah mengurus semua kesibukan tanpa henti.


Sudah saatnya aku memulainya. Pagi-pagi semua markas dan fasilitas milik kami sudah dikosongkan.


Aku menyegel semua tempat itu dengan sihir ruang bahkan udara sekalipun tidak bisa masuk kesana.


Semua murid, orangtua, dan pekerja milikku sudah pindah kedalam 3 Space monarch.


Dan sekarang aku disini sendirian.


"Aku mulai" "Setelah menggunakan sihir itu kamu harus masuk ketempat tanpa mana yang kamu buat jika tidak mau menyerap mana beracun"(Sistem)


"Aku tahu. Fobidden magic Eternal blessing"


Dari tubuhku keluar cahaya yang langsung menyinari setiap manusia atau binatang yang terkena olehnya.


Ratusan ledakan terjadi mengeluarkan asap hijau diseluruh tempat. Aku langsung membuka portal dan masuk kedalamnya.


Dari shadow golem aku bisa melihat kabut hijau memenuhi seluruh tempat bahkan air juga jadi hijau.


Semua alat sihir buatan menara sihir meledak membuat banyak kekacauan. Kapal-kapal yang masih berada di pelabuhan juga tenggelam satu demi satu.


Keributan terjadi aku menduga akan perlu waktu paling tidak seminggu dan keributan lain terjadi yang akan memerlukan waktu 2 bulan sebelum reda.


Sisanya aku cuma bisa berharap pada semua kerajaan disana, jika para penduduk memberontak seluruh kerajaan disana akan rubuh dan hancur.

__ADS_1


Aku berpindah kedalam Taman Elysium. Seluruh taman ini kubawa kedalam celah ruang sebelum kupasangkan rotasi agar tidak terbawa arus ruang.


Dengan rotasi taman ini hanya akan memutari dimensi ruang sebelumnya dan tidak akan hanyut dalam arus ruang.


"Tuan"(Michela) Michela datang dan memelukku. Aku masih agak canggung dengan Michela setelah kejadian ciuman waktu itu.


Tapi tidak dengannya, malah secara terang-terangan melakukan hal seperti ini dan membuatku malu.


Tanpa terasa aku menyerap banyak sekali mana disini "Ayo kita pulang dulu"


"Baik tuan"(Michela) Kami pergi ke ujung bagian hutan dimana ada barrier yang menutupi rumah 2 lantai.


Aku dan Michela masuk dengan mudah. Didalam Barrier tidak ada mana sedikitpun disini


"Tuan, ayo kita makan dulu. Aku sudah masak beberapa makanan"(Michela) "Baiklah"


Michela memang gadis yang cantik jujur saja bukan cuma sekali aku membayangkan menjalin hubungan dengannya.


Tapi karena dia cantik membuatku merasa kalau dia harusnya merasakan bertemu dengan pria lain, berteman, tertawa bersama, jatuh cinta dan hidup bebas seperti itu.


Bukan denganku yang hanya hidup untuk menghancurkan menara sihir. Tidak memiliki keinginan, cita-cita ataupun ambisi.


Sejak awal hidup di dunia ini terasa hambar dan kosong. Meski aku berhasil bertahan sampai sekarang, aku masih merasa ini bukan duniaku.


Meski aku bisa membuat hubungan dengan yang lain aku masih meras kalau aku itu asing dan selalu sendirian disini.


Michela menyajikan makanan dan duduk disampingku. Kami makan bersama "Sepertinya kamu sudah pandai memasak"


"Tuan, telat memujinya. Aku sudah bisa memasak sejak tahun lalu. Jika hal seperti ini saja tidak bisa bagaimana aku bisa melayani tuan"(Michela)


"Michel, apa benar kamu tidak mau bebas?"


"Apa tuan sudah tidak menginginkan Michel lagi?"(Michela)


"Bukan, hanya saja apa kamu akan tetap jadi budakku sampai mati?"


"Ya, selamanya aku akan tetap milik tuan"(Michela) "Aku menyerah membujukmu. Cuma aku masih bingung kenapa kamu bertahan? Kamu tidak harus jadi budak untuk tetap disisiku"

__ADS_1


"Karena aku mencintai tuan. Tanda budak ini rasanya seperti tuan akan selalu bersamaku. Ini tanda kalau tuan tidak akan pernah membuangku dan aku tidak akan pernah kehilangan tuan"(Michela)


**TO BE COUNTINUE....***


__ADS_2