I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 39 Pencegahan


__ADS_3

Setelah mengurus beberapa hal aku pergi ke istana. Aku muncul dibalik pilar ruang tahta dimana Carlice dan raja sedang bicara.


"Jadi Tiffany sudah baik-baik saja?"(Raja)


"Sudah yang mulia selain syok tidak ada masalah apapun pada tubuhnya"(Carlice)


"Baguslah, sekarang tinggal mengurus masalah menara sihir"(Raja)


"Tapi bagaimana dengan yang mulia Leonardo?"(Carlice)


"Putra mahkota sudah meninggal. Lebih baik kamu ingat itu, siapkan pengkatan putra mahkota baru. Anakku diluar kerajaan akan datang besok"(Raja) "Baik yang mulia"(Carlice)


"Aku pikir tidak perlu terburu-buru untuk mengangkat putra mahkota baru"


Aku berjalan keluar dari tempatku sembunyi.


"Apa maksudmu?"(Raja) "Sebentar lagi mereka akan datang dan menyelidiki kerajaan ini. Lebih baik gunakan itu untuk menekankan kalau tidak ada masa depan lain selain ditangan putra mahkota. Dengan begitu bisa mengecoh mereka"


"Kapan mereka akan datang?"(Raja) "Masih dalam tahap rencana. Aku akan kabari jika sudah jelas kapan mereka akan tiba. Ada beberapa hal lagi yang ingin kubicarakan.


Yang pertama tentang Tiffany. Dia harus mati"


"Apa!!! Kamu tidak bisa-"(Carlice) "Katakan dulu alasanmu"(Raja) "Seperti yang mulia ketahui kalau aku sudah membersihkan efek cuci otaknya. Tapi hanya itu yang sempat. Ada penanda khusus didalam tubuh Tiffany yang tidak bisa ku selesaikan dalam waktu singkat. Meski aku sempat mengacaukannya hingga tidak bisa dilacak dari jauh tapi beda cerita kalau mereka sudah dikerajaan ini"


"Kau benar. Jadi cara satu-satunya hanya membunuhnya?"(Raja) "Benar, karena tidak ada pergerakan Tiffany tidak ada yang tahu apa dia ada dikerajaan ini atau tidak. Inilah yang membuat menara sihir ragu. Tapi saat mereka tahu kalau Tiffany ada dikerajaan ini perang akan meletus. Sekarang aku belum siap menghadapi perang ini. Bisa dipastikan kerajaan akan musnah"


"Baiklah aku mengerti. Urus saja agar tidak menimbulkan masalah"(Raja) "Baiklah yang mulia" "Yang mulia. Itu kan anakku calon putri mahkota, apa anda benar-benar akan?"(Carlice)


"Ya. Kamu memiliki putri lain kan. Bawa saja dia kekerajaan ini untuk menggantikan putrimu"(Raja) "Hamba mengerti yang mulia"(Carlice)


"Ada satu lagi yang mulia" "Apa itu?"(Raja)


"Seluruh pinggiran kerajaan akan saya musnahkan agar mengurangi beban kerajaan"


"Baik lakukan saja semaumu"(Raja) "Kalau begitu saya pamit" Aku menggunakan Shadow world.


Baiklah satu langkah sudah selesai tinggal mengurus pembersihan kepribadian para korban.


Aku sekarang sudah dirumah. Melihat para korban berlatih menggunakan sihir.


7 orang yang dicampur dengan binatang selain Lorianne dan Lerry sisanya laki-laki


Olsen yang memiliki kaki burung unta


Dan Delvern yang memiliki tanduk kijang.


Aku keruang bawah tanah dulu untuk memeriksa keadaan kedua orang yang sekarang berbaring diatas ranjang.

__ADS_1


Aku melihat makanan yang dibawa Michela yang tidak disentuh. Aku memeriksa mereka, salah satunya sudah sekarat dan aku tidak bisa melakukan apapun.


"Kamu sudah datang"(Pasien kritis) "Ya, aku sudah datang" Aku memeriksa pasien ini yang keadaanya tidak lebih baik.


"Sepertinya ini aku akan mati"(Pasien kritis)


"Begitulah, aku sudah bilang sebelumnya"


"Kalau begitu bisakah kamu membunuhku saja?"(Pasien kritis)


"Aku tidak bisa memberikan dukungan apapun karena sangat mengetahui keadaanmu begitu juga tidak bisa memberi tahukan kabar palsu atau harapan palsu padamu"


"Lagipula sekarang aku sendirian. Tidak memiliki teman, dan keluarga jadi tidak masalah jika aku mati"(Pasien kritis)


"Jadi begitu ya. Kalau begitu aku akan membuat ini cepat dan tidak menyakitkan"


"Terima kasih"(Pasien Kritis) "Dark magic Dark swalow" Kegelapan menyelimuti seluruh tubuhnya dan menghilangkan tubuhnya.


Aku menatap ranjang kosong itu beberapa saat. Ternyata kesepian bisa membawa kematian juga ya.


"Kenapa kamu berasumsi seperti itu?"(Sistem) "Karena mereka semua tidak ada yang memiliki keinginan untuk hidup"


"Bagaimana kamu tahu?"(Sistem) "Mungkin.. Karena aku pernah merasakannya"


Aku berjalan keluar, dan berpikir untuk membuat satu kuburan untuk pria yang terakhir.


Masalahnya cuma bagaimana cara mempertahankannya. Tapi itu bukan masalah setelah menanamkan pasak pada setiap pinggiran.


"Baiklah akhirnya selesai. Space magic Reflected barrier" Seluruh pinggiran kota menghilang hanya menampakkan tanah tandus.


Untuk menipu menara sihir ini diperlukan.


Aku kembali kerumah dan aku melihat Loraine di halaman.


"Anda sudah kembali"(Lorianne) "Bagaimana perkembangan mu?" "Masih sulit untuk memanfaatkan seluruh tubuh untuk bergerak"(Lorianne)


"Itu karena kamu belum menguasai tubuhmu sepenuhnya. Bagaimana kalau latihan sebentar?" "Latihan?"(Lorianne)


"Kamu perlu banyak pengalaman sayang sekali tidak ada hewan untuk teman berlatih"


"Baiklah. Ayo kita berlatih"(Loraine)


Lorianne memiliki elemen gurun. Yang merupakan campuran bumi dan angin. Kemampuan terbesarnya mempengaruhi area.


Jadi keunggulan dari Desert tiger adalah menutupi pandangan mangsanya dan menerkamnya.


Kelemahan dari Lorianne selain minimnya pengalaman adalah dia wanita. Kebanyakan wanita itu cepat panik.

__ADS_1


Karena itu fokus yang kuajarkan adalah bertahan dulu sebelum menyerang.


"Aku mulai. Wind magic Gale"


Angin menyelimuti tubuhku dan aku menghilang dari pandangan Lorianne.


"Earth magic Earth dome"(Lorianne)


Dinding batu membentuk setengah lingkaran dimana Lorianne didalamnya. Bagus sekali


"Wind cannon" Aku meninju dinding batu dan menggunakan meriam angin.


Dinding batu langsung hancur. Kupikir kuat ternyata tidak sekuat itu. Setelah asap debu hilang muncul batu didepanku.


"Wind shield" Ledakan terjadi dan aku terpental kembali ketanah.


"Earth bind"(Lorianne)Tanah dikakiku jadi lembek dan menenggelamkanku.


"Earth magic earth wall" "Wind magic cyclone"(Lorianne) Topan besar yang dibuat Lorianne menghancurkan dinding tanah yang kubuat dan menerbangkan sekitar.


"Wind magic Gust" Ledakan angin menghancurkan sekitar dan menghilangkan topan itu.


Tanah disekitarku lebih tinggi. Sejak kapan aku masuk kedalam lubang? Gelombang tanah menutup bagian atas lubang.


"Wind shield" Perisai angin berhasil menahan tanah yang masuk tapi tetap saja aku terkubur.


Tanah disekitar jadi duri yang menusuk seluruh bagian perisai. Aku tidak tahu darimana dapat ide untuk melakukan ini?


Meski tidak bisa tembus ini cukup kemajuan yang hebat. Hal yang mengejutkan kembali datang.


Tanah jadi semakin padat dan duri tanah disekitarku jadi semakin keras dan tajam yang menembus perisai anginku sedikit demi sedikit.


Luar biasa juga dia. Tapi cukup sampai disini.


"Earth magic...." Pernafasanku!!! Oksigen disini semakin tipis.


Duri-duri tanah menembus perisai dan menusuk seluruh tubuhku. Lumayan juga kali ini kamu menang.


Golem armor membentuk bola yang menutupi seluruh tubuhku. Jujur saja perkembangannya cukup mengejutkan.


Aku keluar dari lubang ini dengan ledakan tentunya.


"Cukup bagus kali ini aku kalah" "Benarkah? Terima kasih atas ajarannya selama ini"(Lorianne)


"Tapi ingat dalam pertarungan selalu ada variabel lain. Apalagi aku ini bukan harimau, aku tidak tahu banyak tentang kebiasaan mereka yang aku tunjukkan hanya cara melawan manusia dengan 2 elemen angin dan bumi. Jadi jangan lengah dan meremehkan lawanmu nanti"


"Aku mengerti"(Lorianne) "Sepertinya kamu sudah siap untuk mengusir jiwa harimau itu dari tubuhmu"

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2