
Tidak ada murid tingkat terendah di akademi ini? Bahkan gedung akademi tingkat terendah sudah hancur.
"Apa kalian benar-benar tidak menemukan murid tingkat terendah?" "Benar guru. Semuan bangunan sudah digeledah dan tidak ada kelas yang masih kosong"(Ansir)
"Guru"(Carmil) "Ada apa?" "Di ruang bawah tanah gedung pusat kami menemukan puluhan homunculus gagal"(Carmil)
"Homunculus? Tunjukkan jalannya!" Aku dan yang lain pergi ke gedung pengajaran pusat dimana tempat murid unggul belajar.
Dibagian bawah tanah dipenuhi bau busuk dan bau darah. Begitu sampai diruangan yang dimaksud.
Ada puluhan tabung berisi cairan dengan formula sihir yang tertulis diatasnya. Didalamnya banyak gumpalan daging tidak beraturan yang sepertinya sudah mati.
Ada beberapa yang mirip seperti manusia tapi bisa dipastikan sudah gagal. Semua homunculus ini sudah mati dan tidak berguna sama sekali.
Aku menemukan dokumen tentang pembuatan homunculus ini yang baru dimulai 3 bulan. Karena menara mesin dan Alchemist sibuk mempertahan laboratorium dan KOF.
Mereka tidak mau melibatkan diri terhadap pembuatan homunculus yang bukan dari akademi milik menara sihir mesin dan Alchemist.
Akhirnya kegagalan terus terjadi. Setiap bulan 10 orang dibawa kesini untuk dieksperimenkan sedangkan belum ada murid yang masuk lagi karena seluruh kerajaan menolak memasukkan anak mereka kedalam akademi.
Bulan kemarin 10 orang terakhir dan 10 orang dari kelas normal dan semuanya gagal. Seluruh kegiatan ini dihentikan sementara sampai pihak akademi berhasil mendapatkan anak-anak untuk di eksperimenkan lagi.
Dengan dokumen ini sudah jelas. Semua anak kelas terendah sudah mati tidak ada satupun yang masih hidup.
"Guru?"(Carmil) "Hancurkan semuanya ratakan tempat ini dengan tanah. Kalau kalian sudah selesai temui aku di hutan bagian barat"
"Baik guru"(Semua muridku) Aku pergi dari gedung itu meski perlakuan para murid padaku tidak bisa dibilang baik tapi juga tidak bisa dibilang buruk.
Sebenarnya ada keinginan untuk menyelamatkan mereka juga dan mungkin sedikit harapan melihat mereka terkejut aku selamatkan.
Tapi semua itu tidak ada gunanya lagi sekarang meski nama mereka tidak ada yang kuingat, ya karena aku tidak berkenalan dengan mereka sih.
Tapi tetap saja mereka cuma mau hidup dengan sedikit harapan. Aku berhenti tanpa terasa aku terus berjalan sampai kesini.
Tempat pertama kali aku muncul didunia ini. Dalam keadaan tergantung. Bahkan kayu yang terikat talinya masih ada disini.
__ADS_1
Kandang jelek dan buruk yang bahkan tidak bisa dibilang ini gubuk benar-benar mengerikan.
Aku menatap gubuk itu yang keadaanya lebih hancur lagi banyak lumut yang menempel di kayu begitu juga suara serangga yang bersarang didalam kayu itu.
Lahan yang kosong juga masih ada ditambah dipenuhi rumput sekarang
"Masih berniat membuatnya jadi kuburan mu?"(Sistem) "Mengubur para pemilik menara sihir disini cocok kali ya. Lagipula aku tidak takut sekarang pada menara sihir"
"Benar juga. Setiap langkah yang kamu ambil selalu membawa menara sihir menuju kehancuran. Tapi itu semua tidak akan pernah selesai kan?"(Sistem)
"Sebentar lagi selesai semua muridku bisa dibilang setengah wizard para homunculus bisa menggantikan pasukan mage senior dan ada puluhan chimera untuk membantu perang" "Seharusnya dengan kekuatan itu meruntuhkan satu menara sihir pasti cukup"(Sistem)
"Setelah aku mencapai Elder Wizard aku akan melakukannya" "Benar jadi kamu harus semangat"(Sistem) "Ya tentu--"
~Anda mendapatkan misi Runtuhkan menara sihir mana saja sebelum (59.23.50)
"Sialan kamu masa cuma dikasih waktu 2 bulan" "Semangat!!!"(Sistem) Dasar sistem sia-
"Guru?!"(Ansir) "Sudah selesai?" "Sudah guru"(Carmil) "Kita kembali" Clay membuka portal ke Deepdesert
***
Bahkan meski mereka melempar pisau kecil bisa dipastikan lawan mereka akan mati.
Berbeda dengan prajurit milikku, para penembak itu kebanyakan perempuan.
Mereka merupakan penduduk dari pulau kecil di dekat Deepocean. Para pria dewasa disana telah lama meninggal karena badai saat menangkap ikan.
Karena mereka berada di wilayah Deepocean perlu aku mengurus mereka. Hasilnya ternyata banyak anak perempuan disana cukup berbakat dalam melempar tombak untuk memancing.
Jadi cukup banyak juga yang mau gabung dengan kami. Akhirnya terpaksa aku membuat 2 divisi lagi.
Warriors ruller dan Shooter ruller. Keduanya kudaftarkan sebagai guild resmi di seluruh kerajaan yang berhubungan baik dengan kami.
Tentu saja hal itu membuat keributan dengan guild tentara bayaran yang ada disetiap kerajaan sehingga pertarungan terus terjadi.
__ADS_1
Meski sebenarnya itu semua hanya keributan kecil. Guild tentara bayaran disetiap kerajaan itu cuma cabang saja.
Hal ini terjadi karena tindakan menara sihir yang mulai keluar batas. Mereka mengancam akan memerangi para kerajaan yang berhubungan dengan Magic ruller.
Karena itu Guild tentara bayaran memutuskan membuka cabang diberbagai kerajaan demi meraup keuntungan dari hal ini.
Tapi berbeda dengan guild tentara bayaran itu tujuanku membuat 2 divisi itu untuk melatih orang yang mau bergabung juga bantuan sukarela bagi kerajaan yang berhubungan baik dengan kami
Karena kerajaan lain cukup mewaspadai para mage mereka lebih percaya pada tentara bayaran.
Karena itu perlakuan ku ini mendapat sambutan yang cukup baik kecuali untuk guild tentara bayaran.
Beberapa mata-mata juga bergabung ingin mencuri teknik yang kubuat sendiri disana.
Hanya saja aku tidak bodoh dan membiarkan itu terjadi.
Aku menuliskan teknik itu di pilar batu yang berada di semua tempat dari divisi buatanku.
Agar tidak dicuri, selain itu ada formula sihir cahaya dan kegelapan.
Setelah bisa dipastikan mereka berkhianat bahkan memiliki niat untuk itu mereka akan lupa metode dan pelatihan itu.
Berkat ideku tidak ada kebocoran informasi apapun apalagi soal pelatihan itu. Untuk kepala kedua divisi itu merupakan anak yang belum lama dilatih di Deepocean atau Deepdesert tapi kemampuannya sudah setingkat dengan wizard.
Untuk divisi Shooter Ruller adalah wanita usia 20 tahun dengan nama Sami merupakan wanita yang luar biasa kuat dan hebat serta alih menggunakan senjata jarak jauh apapun itu.
Untuk divisi Warrior ruller adalah pria yang pernah kutemui dulu dan ikut perang beberapa kali denganku.
Pria yang bernama Desan memiliki elemen campuran gurun cocok dengan elemen api dan angin. Kuat dalam berbagai senjata dan yang paling kuat di divisi ini.
Selain hal itu Carmil, Birsha, Addon, dan Alstor sudah naik tingkat menjadi wizard sedangkan aku sudah sampai di wizard puncak dan masih berusaha untuk naik tingkat.
Elder Wizard masih berhubungan dengan domain cuma jauh berbeda dengannya untuk menjadi Elder Wizard sudah bisa menekan mana itu sendiri.
Hal ini disebut Mana Throne Setelah bisa membentuk Throne semua elemen yang bersangkutan akan melemah jauh dan akan memiliki kekebalan pada elemen yang paling dikuasai.
__ADS_1
Hanya saja sekarang aku belum mencapainya itu mungkin setelah bisa aku akan jauh lebih kuat dari para pemilik menara sihir.
**TO BE COUNTINUE...***