I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 34 Menghancurkan lab


__ADS_3

Hancur sudah lorong ini. Jika aku tidak mebgorbankan 12 Heksa golem kami yang mati disini.


"Kupikir akan mudah"(Sistem) "Aku pikir juga begitu" "Aku akan memberikanmu misi. Jadi semangatlah"(Sistem)


~Misi selamatkan sandera


Dan keluarlah hidup-hidup


Hadiah: Biologi Alchemist


Hukuman: Mati


"Lores kesini. Lebih baik cepat" "Aku datang"(Lores) Kita berlari ke lorong, tidak butuh waktu lama. Kami tiba diruangan tempat eksperimen.


Ada 4 orang disini "Gravity magic gravity hole"


Keempat orang itu langsung menempel jadi satu.


Lores langsung berlari kesalah satu kandang. Dimana ada wanita setengah macan yang sedang pingsan disana.


Aku mendekati Lores "Aku akan membuka kandangnya, kamu selesaikan dulu mereka"


"Baiklah"(Lores) "Light magic linked. Michel apa kamu dengar aku?"


Aku menggunakan sihir untuk menghubungkan aku dan Michela "Aku dengar tuan"(Michela) "Baik aku minta tolong untuk kunci ruang bawah tanah, sebentar lagi aku kembali" "Baik"(Michela)


"Space magic dimensional cut" Aku memotong jeruji yang mengurung wanita itu.


Setelah mengikatnya dengan rantai cahaya aku mengirimkan mereka ke ruang bawah tanah rumahku.


"Light magic shared vision" 13 layar keluar didepanku. Itu berhasil dari cube golem yang kusebarkan diluar. Kejadian seperti tadi aku tidak mau mengalaminya lagi.


Dari kedalaman bergerak kumpulan golem, dari lorong di sebelah ada 5 mage, dari didekat pintu masuk ada 5 binatang mutant, dari lorong bagian selatan ada 5 manusia yang digabung dengan senjata sihir.


Kita sudah dikepung. Tapi kenapa mereka terus berdatangan untuk mati ya. Aku mendekati Lores.


"Jika kita mau kembali, kita bisa pergi sekarang" "Aku tidak ingin ada yang mengalami hal ini lagi, jadi aku ingin menghancurkan tempat ini"(Lores)


"Baiklah jika itu maumu. Setelah keluar kita akan mengalami pertarungan lagi. Kali ini cukup sulit" "Baiklah aku akan berusaha"(Lores)


Heksa golem berkumpul didepanku menjadi perisai. Aku berjalan keluar duluan, burung elang datang dan menyerang perisai, diikuti serigala, dan monyet dibelakangnya.


"Earth magic earth spike" Serigala bisa menghindari seranganku begitu juga elangnya tapi kedua monyet terkena duri-duri tanah yang menusuk tubuh mereka.


"Wind magic Cyclone" Dengan aku sebagai pusat angin berputar disekitarku membentuk topan kecil yang membuat elang dan serigala terbang kelangit-langit.


"Aqua canon" Semburan air datang kearahku, membuatnya tergabung dengan topan disekitarku.


Aku keluar dari pusaran air dan angin


"Ice magic below zero" udara dingin membuat air membeku beserta elang dan serigala didalamnya.

__ADS_1


Suara tembakan datang bersama puluhan bola api. Heksa golem langsung membentuk perisai yang menahan serangan itu.


Aku mengangkat tongkatku "Gravity magic great push" Aku mengayunkan tongkatku kebawah membuat spiral air yang membeku hancur dan pecahan esnya melesat dengan cepat seperti peluru.


Beberapa ledakan terjadi karena golem yang hancur. Sayangnya elang dan serigala belum mati.


"Thunder magic..." Serigala melompat menerkam kearahku "Thunder net" Jaring petir terbentuk menahan serigala yang kesetrum disitu.


Jaring petir melesat dengan cepat membelah semua yang dihalanginya membunuh serigala dan kedua elang serta menghancurkan para golem.


"Wind gust"(Lores) Aku menghadap kebelakang dan melihat manusia dengan alat sihir yang diserang dengan sihir angin.


"Gravity magic compress" kelima manusia itu saling menempel. Tapi karena mereka cukup kuat tidak bisa hancur jadi bola.


"Fire blast"(Pria) "Thunder spear"(Pria) "Earth wave"(Wanita) "Aqua spear"(Wanita) "Wind cannon"(Wanita) "Great push" 5 sihir langsung menyerang kearahku.


Untung aku sempat menggunakan sihir gravitasi untuk menahan serangan itu.


"Lores Habisi mereka yang kutahan dulu. Yang ini akan kuatasi" "Aku mengerti, Earth swamp"(Lores)


Aku menatap kelima mage itu "Gravity explode" Seluruh sihir itu tertarik dan menyatu jadi satu sebelum meledak membuat gelombang ledakan kearah mereka.


"Earth wall"(Wanita) tembok tanah keluar menahan seranganku, meski hanya sebentat sebelum hancur juga.


"Nature magic Forest binding" Tanaman dan sulur keluar dari tanah mengikat mereka satu persatu.


"Fire breath"(Pria) "Thunder slash"(Pria) "Water cut"(Wanita) "Wind gust"(Wanita)


"Thunder speed, Thunder slash"(Pria) Salah satu pria yang menggunakan sihir petir sudah muncul didepanku.


Tangannya diselimuti petir dan mengayun kearahku "Wind magic wind cannon. Gravity magic push" Aku mendorong serangan petir dengan angin dan mendorong pria itu ke tembok.


"Fire explode"(Pria) "Water serpent"(Wanita) "Push" Bola api dan ular air datang. Hanya dengan satu sihir gravitasi keduanya lenyap.


Pria yang satu lagi muncul didepanku "Fire fist"(Pria) "Raise height" Tinju api raksasa menghantam pertahanan dari armor golem.


Aku memukulkan tongkatku dimana golem yang disitu membentuk palu besar. Pria itu terkena pukulanku dan membuatnya lubang ditanah.


"Water cut"(Wanita) "Thunder beam"(Wanita) "Earth cannon"(Wanita) Air bertegangan tinggi datang kearahku, bersama laser petir dan batu berkecepatan tinggi.


"Earth magic Iron wall" Dinding besi disekitar terkelupas dan menyatu membentuk dinding besar yang menahan 3 serangan itu sekaligus.


"Gravity magic great push" Aku menendang tanah yang membuat ledakan hingga kedua orang malang itu terbang bersama dinding besi kearah para wanita diujung.


Ledakan terjadi diujung sana "Earth magic earth bind" Tanah yang ada disekitar mereka menutupi seluruh tubuh mereka dan menenggelamkan tangan dan bagian tubuh bawah mereka.


Lores datang dan melihat kelima mage itu


"jadi mereka sudah?"(Lores) "Belum" "Baiklah"(Lores) Lores langsung kesana dan membunuh mereka semua.


"Light magic shared vision" 13 layar keluar lagi. Mereka tersebar, hanya para binatang yang bergegas kesini sepertinya ini binatang yang tersisa hanya berjumlah 20.

__ADS_1


Terisisa 10 mage dan mereka fokus di ruang tengah, ada 10 manusia yang bergabung dengan alat sihir dan mereka bergerak perlahan disetiap lorong. Untuk golem tersisa 1, dan ini sangat besar hingga memenuhi satu lorong dan gerakannya lambat.


Aku merubah jadi sudut pandang shadow golem. Adik Lores belum ketemu dan masih banyak orang lain yang juga belum ketemu.


Aku menemukannya tidak begitu jauh dari sini. Ada 3 ruangan tempat manusia yang tersisa.


1 ruangan dimana banyak manusia tidak stabil, 1 ruangan dimana berisi para anak-anak, dan ruangan terakhir berisi mereka yang kehilangan akal.


Kami ketempat ruangan dimana anak-anak terkurung. Beberapa manusia setengah alat sihir menghalangi. Kami dengan mudah mengatasi mereka.


Kami sampai, setelah membuka pintu banyak jeruji yang didalamnya banyak anak-anak.


"Lerry!!"(Lores) Lores berlari keanak dengan ekor ular.


Aku memperhatikan sekitar selain Lerry ada 3 anak yang memiliki keadaan mirip salah satunya perempuan.


Perempuan itu dibelakang kepalanya terhubung dengan ular "Kita selamatkan mereka dulu" "Ya"(Lores) Aku mengirim seluruh anak-anak dengan shadow portal.


"Kita bereskan tempat ini" "Ya, tempat ini seharusnya tidak ada"(Lores) Kami pergi menyelamatkan mereka yang tidak stabil sayangnya mereka yang kehilangan akal tidak bisa diselamatkan hingga terpaksa Lores membunuh mereka.


Golem menghalangi jalan. Golem itu memiliki roda sebagai kakinya, badannya besar dengan 2 tangan dan 4 laras besi yang mengarah kedepan.


keempat laras menembak bola api kearahku.


"Wind magic wind shield" bola api mengenai perisaiku. Tangan besar miliknya menghantam perisai


"Earth cannon"(Lores) Bola batu menghantam golem itu. Tangannya mundur mengambil batu itu.


"Thunder magic Thunder bolt" Petir keluar dari tanganku menyambar keempat laras dan kedua tangannya.


"Fire tongue"(Lores) Api langsung membakar golem itu hingga jadi merah membara.


"Water magic aqua cannon" Semburan air mengenai tubuh golem itu membuat asap mengepul dan menutupi tempat ini.


"Gravity magic push" gravitasi menekan golem itu hingga gepeng ketanah. Dan golem itu meledak.


Semuanya jadi lancar, para mage mati dibunuh Lores dan kami menemukan ruang obat dan kristal sihir.


Untuk kristal sihir aku mengambil semuanya tapi obat-obatan dan alat akan kuhancurkan bersama tempat ini.


"Baiklah saatnya kembali" "Bagaimana caranya? Seperti saat kita masuk?"(Lores)


"Aku sudah lelah menggunakan itu"


Aku mengeluarkan kristal ungu. Setiap kali menggunakan ini aku harus menghancurkannya. Ini menyakitkan bagiku.


Kristal membuka portal ungu. Lores langsung masuk kesana. Cube golem yang tersebar membuat ledakan satu demi satu. Seluruh tempat ini mulai hancur.


Aku masuk kedalam portal dan meninggalkan tempat itu untuk hancur.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2