I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 73 Sandera?


__ADS_3

Seluruh kerajaan dan kekaisaran dalam keadaan kacau. Selain wabah bahkan mutant menyerang berbagai wilayah tanpa henti.


Ini semua ulah menara sihir yang aku tidak tahu apa alasannya. Akhirnya kami dimintai tolong dan menangkapi mereka satu persatu.


Hampir sebulan lebih tapi menara sihir tetap diam tidak melakukan apapun. Padahal aku terus berkeliaran.


Apa mereka berusaha membuat senjata atau sesuatu? Aku tidak mengerti. Kemarin aku dan Carmil ke Helflish dan kami dapat gunung berapi yang akan dibangun Deepvulcan.


Selain mencegah gunung itu meletus, itu juga akan kugunakan sebagai pabrik kristal elemen api.


Hari-hari yang tenang berakhir saat Daeva membawa kabar yang buruk? Mungkin


Ayah dan Ibu Brian atau bisa dibilang aku diculik atau dibawa paksa.


Dan dibawa ke Monarch didaerah kekaisaran Marlef yang sekarang menyelam kedalam lautan di pelabuhan disana.


Apa tujuan mereka menculik kedua orang tua Brian? Aku ingin tidak perduli tapi akan menimbulkan kecurigaan.


"Apa kamu yakin mereka masih disana?" "Entahlah. Terakhir mereka masuk ke laut lewat pelabuhan Raish"(Daeva)


Pelabuhan Raish berada di kota Raish kota paling timur seluruh benua ini yang langsung berbatasan dengan samudera.


"Aku tidak tahu tujuan mereka. Tapi ayo kita selamatkan keluargaku" "Perkataan anda aneh guru. Seperti tidak perduli terhadap keluarga sendiri"(Daeva) "Aku juga merasa aneh saat dulu meminta kami menjemput orang tua tapi orang tua sendiri dibiarkan saja"(Addon)


Bagaimana aku menjawab soal ini? "Bilang saja kamu tidak kenal dan tidak perduli pada mereka"(Sistem) "Seperti layaknya bangsawan pada umumnya keluargaku menyebalkan begitu juga saudara ku yang sombong diterima di menara sihir karena itu aku tidak begitu akrab mungkin malah sedikit membencinya"


"Aku paham soal itu"(Carmil) "Ya, itu cukup bisa dipahami"(Ansir) Untung saja ada yang mendukungku.


Kami bergerak. Aku dan kelima muridku pergi ke kota Raish, tadinya ingin langsung ke pelabuhan tapi ada barrier disekitar pelabuhan itu.


Bahkan dikota sudah dipenuhi pasukan dan golem dari menara sihir. Semua itu tidak ada apa-apanya dihadapan para muridku.


Dalam sekejap kami sudah tiba di depan Barrier yang dijaga seseorang yang kukenal


Dia adalah Sirha dengan jubah ungu berkacamata dan bertubuh kurus seperti tulang.


Menghadapi dia sekarang adalah hal buruk lebih baik mempersiapkan diri dulu "Space Throne. World Imaginary" Aku dan muridku diam.

__ADS_1


Tapi ada bayangan persis mirip dengan kami tetap berjalan kearah Barrier dan Sirha


"Aku tidak mau melakukan hal ini tapi karena kalian melawan menara sihir lebih baik kalian mati"(Sirha)


Sirha menunjuk kearahku dan tanah yang dikaki hancur seperti kaca yang langsung menelan kami sebelum kaca yang hancur kembali seperti semula dan jadi tanah lagi.


"Apa dia tidak terlihat ya? Apa kalian melihat hal itu?" "Apa?"(Carmil) "Sihir ruang" "Sihir mengerikan tadi? Aku melihatnya"(Clay)


Yang lain hanya saling menatap binggung "Apa cuma terlihat untuk yang cocok dengan ruang?" "Memang seperti itu"(Sistem) "Kalian tunggu disini"


Aku maju dan melihat Sirha awalnya dia mengacuhkanku tapi setelah masuk 100 meter akhirnya dia melihatku


"Bukanya kamu sudah?!"(Sirha) Apa memang aku saja atau ada yang salah dengan matanya "Sepertinya dia tidak sepeka kamu"(Sistem)


"Apa memang cuma kamu saja yang menguasai elemen ruang?" Aku yang lain muncul dari tubuhku.


Dan muncul lagi dari tubuhku lainnya. Aku terus membelah diri hingga jadi ada 10


"Space reflection" "Sial ini tidak sesuai dengan yang informasi yang kudapat"(Sirha)


Sirha mengibaskan tangannya dan seluruh ruang terbelah seperti potongan kaca.


Beberapa lainnya menyerang dengan ruang hingga dada dan satu tangan Sirha hancur.


Ruang menumpuk menutupi Sirha dan tubuhnya kembali utuh


Inilah kengerian dari elemen ruang. Seperti aku ini semua kloningku merupakan aku yang asli tidak ada satupun dari mereka yang palsu.


Kemampuan dari elemen ruang itu mendistorsi ruang itu sendiri. Hal itu tentu saja bisa mengakibatkan banyak fenomena aneh seperti barusan.


"Sialan!!! Musnah saja bersama kekaisaran ini"(Sirha) Sirha meninju udara didepannya. Udara itu hancur dan membentuk lubang yang menyedot semuanya.


Aku dan semua kloningku berusaha menghentikan serangan itu. Dan akhirnya serangan itu hilang tapi Sirha sudah kabur entah kemana.


Aku kembali menjadi satu. Itu adalah salah satu kelemahan kemampuan ini. Meski semuanya adalah aku, kami memiliki satu sifat dan satu tujuan.


Jika saja ada pikiran menangkap Sirha pasti dia tertangkap tapi aku mengutamakan Kekaisaran ini akhirnya semua cloningku menggunakan tindakan yang sama.

__ADS_1


Aku tidak bisa melakukan sesuatu yang melanggar sifatku jika bisa pasti salah satu atau malah semuanya akan memburu Sirha.


Aku menghancurkan Barrier yang dijaga Sirha. Tiba-tiba tsunami datang setinggi 10 meter


Aku langsung memasang Barrier mencegah ombak itu datang. Pulau dari besi keluar dari dalam lautan dan terbang keatas.


Ternyata itu Monarch. Ratusan sihir menyerang Barrier milikku. Ledakan terjadi tanpa henti dan tiba-tiba monarch hilang.


"Fatamorgana. Kalian ikuti aku kita kejar monarch itu" "Baik guru"(Kelima muridku)


Semua disini tidak ada yang lebih lemah dari wizard biasa mengejar monarch bukanlah hal yang sulit.


"Dark layer" Kegelapan keluar dari tanganku dan menutupi langit sebelum hilang menyisakan monarch raksasa yang diselimuti kegelapan itu


Ratusan sihir langsung melesat kearah kami


"Aku saja guru. Barrier"(Clay) Clay maju menggunakan Barrier yang menahan sihir itu


"Domain buka"(Alstor) Domain raksasa dimana yang menarik Monarch kebawah terbentuk dibuat oleh Alstor


"Bersama. Domain buka"(Carmil) Lautan dibawah diselimuti api dan dari sana keluar cakar raksasa yang menarik Monarch.


Birsha terbang keatas Monarch "Domain buka" Seluruh awan hitam diselimuti salju turun. Lama-lama longsoran salju turun dari langit.


Aku memotong angin di depanku dan monarch terpotong. Ratusan mage jatuh kedalam lautan api.


Dari sana puluhan wizard maju kearah kami "Disorted space" ruang terpelintir dari ratusan cuma belasan yang bertahan hidup itu saja kehilangan salah satu anggota tubuhnya.


Ledakan terjadi dibawah, potongan monarch jatuh dan membuat ledakan. Meski kehilangan anggota tubuh para Wizard itu menuju kesetiap muridku.


"Guru aku akan menyerahkan ini padamu"(Alstor) Aku mengganguk dan menyaksikan 5 domain muridku yang terbentuk


"Brian!!! Hentikan semua kelakuanmu dan menyerah pada menara sihir"(Agler) Agler disana? Yang benar saja


"Untuk apa? Aku bisa meruntuhkan menara sihir" "Kalau tidak orang tua kita akan mati karena mu"(Amber)


Akhirnya aku melihat Agler dan Amber menyandera wanita dan pria paruh baya.

__ADS_1


Hanya saja wajahnya. Seperti ayah dan ibuku di dunia sebelumnya


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2