I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 51 Serangan kerajaan Holice


__ADS_3

Keesokan harinya aku kembali ke tebing Darson dan melihat sungai hitam yang mengalir.


Meski sungai ini tidak bisa disentuh karena terbuat dari mana. Beberapa kali mana di sungai itu meletus kelangit dan membuat hujan es hitam.


"Jadi inilah elemental river. Baiklah saatnya bekerja" Aku menempelkan alat sihir dengan bentuk ember besar dari besi.


Terdapat banyak formula elemen air dan kegelapan disitu. Sekarang aku mulai


"Aktifkan" Formula itu bersinar dan seluruh sungai tertarik kearah benda dan memutarinya.


Membentuk pusaran elemen sekarang tinggal pengeluarannya. Aku naik keatas tebing dan berusaha mencari tempat yang cukup jauh.


Setelah berada diatas lapangan kosong akh memasang barrier dan membuat lubang sedalam 10 meter.


Aku menjatuhkan alat sihir sebesar ponsel yang terbuat dari besi. Aku menuang puluhan kristal kedalamnya dan menutup dengan elemen ruang.


Langit jadi cerah dan cuaca mulai cerah.


"apa-apaan ini? Ulah ku kah?" "Begitulah dengan mengendalikan Elemental river fenomena semburan mana akan diminimalisir"(Sistem)


"Aku baru tahu soal itu" Aku berjalan kembali ke benteng. Dimana disana Saron dan Iris sedang menatap langit yang cerah.


"Kamu yang lakukan?"(Saron) "Begitulah. Dengan mengendalikan pengeluaran mana dan pengumpulan hal ini bisa terjadi"


"Baguslah"(Saron) "Aku tidak tahu kamu sehebat itu"(Iris) "Aku pun tak menyangka bisa begini"


Aku berjalan ke arah rumah besar dari batu dan besi. Didalamnya ada puluhan kristal mana serta beberapa kristal elemen api, dan cahaya.


Didalam tempat ini ada lahan pertanian yang sudah dipenuhi tumbuhan. Aku memeriksa beberapa hal.


Konsep benda ini seperti rumah kaca didunia ku dulu. Hanya saja tidak terbuat dari kaca begitu juga atapnya. Karena kupikir tidak perlu bagaimanapun langit selalu gelap.


Tapi kejadian hari ini sedikit diluar dugaan.


Beberapa warga merawat seluruh tanaman ini dengan baik.


Melihat semuanya lancar aku keluar melihat kebun dibelakang bangunan ini. Kebun dibelakang bangunan ini merupakan perkebunan khusus.


Dimana pohon yang tumbuh merupakan rekayasa sihir yang bisa tetap hidup dalam cuaca ekstrim ditempat ini.


Pohonnya seperti pohon kelapa dengan batang biru seperti es dan memiliki buah hitam.


Apa yang harus kulakukan dengan kebun ini ya? Iris mengambil buah itu dan mengupasnya seperti jeruk.


Didalamnya ada buah lain dengan warna jernih seperti es. Iris memakan buah itu.

__ADS_1


"Rasanya masih menakjubkan. Asam, dingin, juga manis"(Iris)


"Aku juga berpikir seperti itu. Tidak menyangka tanaman seperti ini bisa dibuat dalam satu hari"(Saron) "Dan sekarang aku bingung. Meski keliatan luar biasa pohon ini hanya bisa tumbuh ditempat gelap dan dingin"


Membuat kanopi untuk menutupi seluruh tempat ini apa akan bekerja?


"Aku perlu membuat sesuatu. Bisa aku pinjam tempat kalian sebentar?"


"Tentu"(Saron) Aku masuk kedalam benteng ke tempat yang merupakan ruang kerja Saron.


Aku membuat 4 tiang besi dengan formula dan penerima mana.


Setelah setengah hari aku akhirnya selesai. Dengan membawa 4 tiang itu aku kembali keperkebunan itu.


Dan keadaannya sedikit mengkhawatirkan. Beberapa pohon telah kehilangan kejernihan es nya. Beberapa telah mulai rusak.


Aku tahu ini akan kejadian tapi ini terlalu cepat. Aku memasang 4 tiang disetiap sisi perkebunan.


Tiangnya memanjang dan mengeluarkan dinding hitam antar tiang. Hingga seperti kubus raksasa yang mengurung semua kebun ini didalamnya.


Baiklah urusan disini sudah selesai. Aku keluar dan menatap benteng yang bobrok


"Baguslah dengan bantuanmu semuanya jadi aman dan pasti kita bisa bertahan hidup"(Saron)


"Karena pihak menara sihir maupun kerajaan Holice tidak akan membiarkannya"


Aku menghabiskan 3 hari untuk membangun benteng baru.


Untung saja ada bantuan golem jadi pekerjaan jadi lebih cepat. Terutama golem baru buatan Balor dan Rienne.


Dari kecil sampai besar, mereka telah bekerja keras. Yang besar ada 3 jenis yang pertama Giant arm bentuknya seperti gorila dengan tangan yang besar.


Golem ini sangat kuat bisa memindahkan batu sebesar rumah dengan mudah, Yang kedua ada Spray golem.


Seperti namanya golem ini bisa menembakkan cairan semen juga cat yang membantu dalam pengecoran.


Selain itu golem ini juga cocok untuk menyerang. Yang terakhir golem terbang ukurannya lebih besar daripada pesawat milikku.


Dragonfly golem Memiliki bentuk seperti capung dengan 5 pasang sayap dan 10 kaki


yang bisa dengan mudah membawa benda berukuran raksasa terbang.


Beberapa meriam juga berhasil dipasang terutama meriam jenis baru. Meriam yang menembakkan jenis sihir dengan formula.


Aku menyambungkan elemental river dengan benteng agar bisa mulai bekerja. Aku tidak merubuhkan benteng lama melainkan membuat lapisan lebih pada benteng itu.

__ADS_1


Agar bagian dalamnya tidak berubah tapi bagia luarnya lebih kuat. Pertahanan sudah, Makanan sudah, prajuritnya yang belum ada.


Hanya ada sekitar 50 prajurit yang ada. Mereka bisa menggunakan teknik bertarung dengan mana.


Selain keuntungan tempat ini hampir tidak mungkin sih benteng ini bisa bertahan dari serangan kerajaan Holice tanpa henti.


Prajurit datang melaporkan sesuatu pada Saron dan membuat wajah Saron menjadi pucat.


Saron langsung berlari kearah benteng tanpa melihat kebelakang lagi


"Sepertinya ada masalah" "Pasti kerajaan Holice lagi"(Iris) "Kenapa panik begitu? Senjata udah ada yang harusnya panik mereka kan?"


"Bukanya itu wajar ya?"(Iris) "Benar juga" Aku dan Iris berjalan kearah benteng. Setelah berjalan beberapa menit kami tiba diatap benteng.


Dari seberang tebing terlihat ratusan prajurit dengan tombak, kapak, dan pedang yang berjalan.


Sepertinya mereka akan ke selatan dulu. Karena itu satu-satunya penghubung kedua tebing.


"Kenapa harus sekarang?"(Saron) "Tenang saja mereka bukan apa-apa"


Aku mengeluarkan lempengan besi kecil.


"Ini adalah benda pengatur Terminal di dalam tebing. Kamu bisa menggunakannya dengan mengalirkan mana pada benda ini. Seperti ini"


Aku mengalirkan mana pada salah satu formula. Mana air dan kegelapan menjulang kelangit membuat pusaran awan hitam.


"Dan hal mengerikan seperti ini akan terjadi"


Dari pusaran awan hitam turun hujan es hitam yang ukurannya sebesar manusia.


Darisini suara prajurit yang dihajar sampai mati itu tidak terdengar. Padahal melihat batu es raksasa menimpa prajurit jadi daging giling itu sangat luar biasa.


Kami memperhatikan prajurit itu mulai kocar-kacir dan beberapa jatuh kedalam jurang dan mati.


Sambil aku menjelaskan tentang benda ini dan penggunaanya.


Meriam besar mulai membidik para prajurit yang mundur.


Laser hitam dan putih melesat dengan ganas membekukan dan menghancurkan tubuh prajurit yang terkena serangannya.


Meriam formula juga mulai menembakkan tombak hitam raksasa. Adegan itu berubah dari peperangan jadi pembantaian.


Aku cuma bisa mengatakan betapa singkatnya hidup bagi kalian.


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2