
Aku membuka mata, ternyata masih malam melihat Michela yang masih memelukku membuatku sadar.
Kalau aku tidak sendirian didunia ini. Ada Michela yang masih butuh bantuanku mungkin secara batin.
Tapi tetap saja perasaan bersalah itu masih ada. Bukan cuma aku yang punya orang untuk dilindungi, bukan cuma aku yang punya orang yang dicintai atau mencintaiku.
Mereka yang kubunuh juga memiliki orang tua, teman, kekasih, pasangan, bahkan anak juga. Aku merampas semua itu untuk alasan yang bahkan aku sendiri tidak yakin.
"Meski kamu berpikir seperti itu mereka hampir tidak bisa dibilang manusia. Mereka hanya makhluk berdaging yang hidup mengikuti perintah menara sihir. Jangankan orang lain bahkan tubuh mereka, orang tua, atau anak mereka. Bisa mereka serahkan pada menara sihir jika menara sihir menginginkannya,. Jadi jangan terlalu merasa bersalah"(Sistem)
"Kamu benar. Jika bisa aku ingin menyadarkan mereka semua" "Itu tidak mungkin. Mereka pasti sudah membuang semua yang mereka miliki sebelumnya. Jika kamu melepaskan mereka dari pengaruh cuci otak hal yang lebih mengerikan yang terjadi pada Tiffany bisa saja terjadi"(Sistem)
"Aku tidak perduli lagi. Jika kehancuran menara sihir diperlukan aku akan menghancurkannya untuk membuat dunia dengan keadaan lebih baik"
"Kamu benar. Mungkin itulah hal yang tidak kuajarkan pada muridku. Aku harap dunia nanti bisa sesuai dengan mimpimu"(Sistem)
Tapi aku butuh banyak kekuatan untuk melakukan hal itu.
"Light magic shared vision" Layar muncul menampilkan ruang kerja yang gelap.
Erish sedang tidur diatas sofa. Menyedihkan padahal dia Wizard tapi tidur diatas sofa.
Padahal kalau dia mau jangan rumah bahkan kerajaan pun bisa dimiliki dengan mudah.
Baik apa yang bisa kuambil disana ya? Shadow golem bergerak ke benda sihir.
shadow golem bergabung dengan bayangan alat sihir.
"Light magic true eyes" dengan sihir ini aku bisa melihat keadaan, kegunaan, dan bahan untuk membuat benda sihir itu.
Ternyata semuanya sampah. Yang paling canggih adalah microscop khusus untuk melihat mana.
Setelah aku belajar mana Flows aku bisa langsung melihat mana. Buat apa benda itu?
"Kan sudah kubilang kamu itu monster. Kebanyakan orang cuma bisa meraba sekilas seperti melihat diantara kabut. Tapi kamu bisa melihat dengan jelas apa namanya kalau bukan monster"(Sistem)
"Bukan salahku kan kalau terlalu Overpower. Jadi itu semacam benda deteksi mana?"
"Ya, melihat ukurannya yang kecil sepertinya untuk menguji bakat siswa yang masuk"(Sistem)
"Begituya. Tapi tetap saja tidak butuh. Lebih baik melihat buku" Shadow golem pergi ke rak buku. Dan melihat-lihat buku yang ada.
__ADS_1
Ada buku tentang es dan petir. Aku akan mengambilnya
"Dark magic shadow portal" Shadow golem melahap kedua buku dan hilang kedalam bayangan.
Aku sempat melihat pria itu bangun. Tapi Shadow golem sudah kesini. Aku mengambil kedua buku itu dan menatap sistem.
"Kamu ceroboh. Sudah kubilang kalau wizard itu peka pada mana. Jika bukan elemen yang kamu pakai kegelapan dan antistone yang melumuri golem pasti sudah lama ketahuan"(Sistem)
"Jadi bagaimana? Perlukah aku melanjutkannya atau melepaskan hal ini?"
"Lanjutkan lah. Meski tahu dia paling cuma bisa merasakan itu juga hanya samar-samar. Gak bakal ketahuan"(Sistem)
"Baiklah shadow portal" Portal bayangan membawa shadow golem kembali kesana.
Dan yang membuatku terkejut pria itu masih bangun dan mengawasi sekitar.
"Keluar!!! Siapa kamu berani menyusup ke akademi?"(Erish) Aku menatap sistem.
"Wah sepertinya mereka jadi lebih peka"(Sistem)
"Kamu memang tidak bisa dipercaya" Tiba-tiba aku kepikiran ide bagus.
"Jangan senyum seperti itu. Menjijikan"(Sistem)
"Sudahlah lagipula sebagian karena campur tangan kamu" "Rencana apa yang ada dikepalamu?"(Sistem)
"Kita hancurkan dari dalam. Erish adalah kepala akademi disana jika kita mengendalikan golem sedikit. Dia akan mengamuk dan merusak kepercayaan pada akademi. Selanjutnya tinggal melakukannya pada antar akademi hingga ke menara sihir"
"Sepertinya itu tidak akan meruntuhkan menara sihir"(Sistem) "Memang tapi bisa merapuhkannya. Informasi dan kepercayaan selalu jadi senjata dan perangkap dalam perang. Karena itu shadow golem tercipta"
"Memang tidak ada yang bisa mengalahkanmu dalam hal licik seperti itu"(Sistem)
Shadow golem menyatu dengan bayangannya seperti dia tidak terlalu peka. Karena masih saja berteriak menyuruh keluar.
Aku menyudahi ini. Rencana ini harus dijalankan sedikit demi sedikit tidak bisa terburu-buru.
Mengingat ini masih malam aku memutuskan untuk tidur lagi. Keesokan paginya setelah sarapan aku memulai mengajarkan yang lain tentang teknik magic body.
Hanya saja memiliki kelemahan. Selain aku mereka cuma bisa memasukan elemen yang sesuai dengan tubuh mereka.
Setelahnya aku akan pergi ke kerajaan Rochlake bersama Lores. Dengan teleport semuanya jadi mudah.
__ADS_1
Kami kedesa setelah aku dan Lores menyamar. Desanya bernama Bluecal desa yang cukup tenang dan ramai.
"Lewat sini"(Lores) Lores memanduku ke daerah kumuh hingga sampai disebuah rumah kayu sederhana yang tidak memiliki pintu.
"Apa yang terjadi?"(Lores) Lores langsung berlari kedalam. Aku hanya berjalan dibelakangnya.
Ada 1 kerangka manusia dilantai. Apa ini salah satu keluarga Lores? Tidak butuh waktu lama Lores kembali dan jatuh terduduk didepan kerangka dan menangis.
Aku hanya diam saja terkadang memang kesendirian yang bisa membantu mengobati.
Setelah cukup lama Lores menangis sekarang dia diam seperti patung.
Aku mendekatinya "Apa kamu menemukan mayat lain?" Lores menggelengkan kepala.
"Mungkin mereka ditangkap menara sihir. Untuk dijadikan Eksperimen"(Sistem)
"Apa kamu mau mencarinya?" "Bahkan aku tidak tahu apa ibu dan adikku masih hidup. Bagaimana aku mencarinya?"(Lores)
"Apa kalau masih hidup mau kamu cari mereka?" "Jika masih hidup aku mau menemui mereka"(Lores) "Itu saja sudah cukup"
Aku berkeliling rumah ini yang memang tidak besar. Setelah diperhatikan ada beberapa bekas air dan tebasan benda tajam.
Aku juga menemukan noda darah diatas lantai. Lores datang melihat noda darah ini.
Milik siapa darah ini?
Aku menatap Lores "Kemarikan tanganmu sebentar" Lores mengulurkan tangannya.
Aku menusuk dengan mana ujung jarinya hingga darah menetes di lantai.
"Light magic micro vision" Cahaya keluar redup dari mataku menatap kedua darah dilantai.
Aku bisa melihat sedikit kemiripan gen didalamnya. Meski tidak bisa diuji dan pastikan aku yakin kalau darah ini milik anggota keluarga Lores.
"Dark magic Trance" Garis hitam terlihat dari noda darah dan menuju keluar. Ini bukan darah dari tulang itu.
"Sepertinya keluargamu yang lain tidak disini"
"Benarkah? Dimana mereka?"(Lores) "Ayo kita caritahu dimana keluargamu yang lain"
Kami keluar dari rumah. Menyusuri garis itu hingga keluar desa.
__ADS_1
"Sepertinya mereka diculik. Apa kamu mau mencarinya?" "Tentu saja. Aku harus menemukan dan menyelamatkan mereka"(Lores)
**TO BE COUNTINUE...***