I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 27 Menculik tunangan putra mahkota


__ADS_3

Sudah satu bulan, menara sihir kesini sebulan yang lalu untuk mengganti kristal sihir untuk alat sihir buatan mereka.


Tentu saja kali ini mereka datang lagi. Tapi tidak perduli apa yang mereka lakukan dan seluar biasa apa kristal sihir yang mereka gunakan itu percuma.


Sejak aku berhasil menghubungi putra mahkota. Aku tahu beberapa hal.


Pertama tunangan putra mahkota adalah putrinya Carlice pantas saja sikapnya agak aneh dan terus membicarakan akademi setiap aku kesana.


Yang kedua kalau putri itu sudah lebih dulu satu tahun masuk keakademi dan sudah mencapai mage junior tingkat 3. Bakatnya melebihi Agler Sanders.


Yang ketiga kenyataan kalau tunangannya sudah dicuci otaknya oleh menara sihir.


Hal ini membuat putra mahkota marah pada menara sihir dan mendukung penuh apa yang akan kulakukan.


Aku juga meminta izin untuk menggunakan penjara kosong milik istana. Untung saja Carlice tidak tahu kalau putrinya akan dikurung disini.


Kerajaan ini sengaja menjaga batas makanan yang diberikan pada warga untuk menipu menara sihir.


Untung saja mereka tidak kedaerah pinggir, jika tidak sudah lama terbongkar hal ini.


Bulan lalu count Notch dieksekusi secara tertutup.


Karena dia korupsi dari bantuan menara sihir begitu juga makanan para warga. Untungnya hal ini tidak diketahui warga.


Meski namanya kerajaan tempat itu tidak memiliki bangsawan selain Carlice. Mereka sudah pergi sejak 20 tahun lalu kecuali Notch dan Carlice.


Notch adalah mata-mata yang dikirim menara sihir untuk mencari tambang kristal sihir. Hanya saja tidak ada kristal sihir dibawah tanah maupun digunung.


Setelah bertahun-tahun sampai sekarang menara sihir meneliti tempat ini dan sudah terbukti puluhan orang sudah jadi korban.


Karena kelaparan ini tidak ada yang perduli akan hal itu. Tapi sekarang mulai terkuak hal ini.


Putra mahkota sudah dapat beberapa orang yang bisa dipercaya untuk membantunya juga para siswa tingkat terendah untuk kujadikan sekutuku nanti.


Keadaan pinggir kota sudah bisa dibilang pulih hanya saja ekonomi belum berjalan.


Kebanyakan mereka hanya berkebun, bertani, dan beternak setelah itu hasilnya untuk dimakan bersama dan juga bayar pajak.


Dengan tambahan sihir semua sayuran bisa dipanen setiap bulan dan semua hewan berbadan lebih besar daripada biasanya.


Bahkan ayam saja hampir sebesar angsa saking besarnya. Jadi masa mereka hidup juga jauh lebih singkat. Bahkan hampir tidak ada dari mereka yang bisa hidup lebih dari 3 tahun untuk sapi, kambing, dan domba.


Ayam malah hanya 2 bulan. Bisa dibilang daerah pinggiran sudah lepas dari masalah kelaparan.

__ADS_1


1 bulan lagi berlalu


Menara sihir memutuskan angkat tangan atas keadaan kelaparan di kerajaan. Aku merasa sudah saatnya aku bergerak.


Sudah lama aku memberikan 2 cube golem pada putra mahkota. Golem ini berisi 4 sihir level 2 Fire explosion dan Fire blast.


Aku juga memberikan 2 shadow golem yang berguna untuk memindahkan mereka semua.


Rencanaku adalah, menarik perhatian seluruh penyihir tingkat tinggi disana dengan menghancurkan Barrier.


Membuat kesempatan bagi putra mahkota untuk meledakkan kelas saat pelajaran mesin sihir.


Dan memindahkan semua teman sekelas putra mahkota dan juga seluruh siswa tingkat terendah untuk kesini dengan Shadow golem.


Masalahnya cuma bisakah aku tetap hidup? Karena hal ini aku terus menunggu waktu saat Wizard dan Grand magus tidak ada ditempat.


Besok adalah waktu aku menyerang akademi nah malam ini saatnya aku menculik putri Carlice.


Aku sudah berada didalam area penjara. Disini kosong karena para tahanan sudah mati. Dan 20 tahun terakhir tidak ada yang masuk kesini lagi.


Aku membuka satu jeruji. Yang ada kursi ditengah-tengah penjara.


"Dark magic shadow portal"


"Light magic Holy chain" Dari tanganku keluar rantai cahaya yang langsung mengikat erat-erat wanita itu.


"Siapa kamu? Kenapa aku bisa disini? Aku tidak akan mengatakan apapun tentang menara sihir"(Wanita itu)


"Katakan siapa namamu? Aku akan mengembalikanmu ke rumah ayahmu"


"Aku Tiffany. Lebih baik kembalikan aku ke akademi atau seluruh menara sihir akan memburumu"(Tiffany)


"Tidak bisa. Ayahmu memintaku menjemputmu" "Aku tidak memiliki siapa-siapa. Menara sihirlah yang mengurusku dari kecil"(Tiffany)


Keadaan ini aneh. Daripada cuci otak lebih mirip dengan amnesia.


"Sepertinya menara sihir menyegel seluruh ingatan tentangnya"(Sistem)


"Bisa jadi. Apa kamu yakin hanya dengan sihir tingkat 3 bisa melepasnya?" "Sepertinya sedikit sulit. Lebih baik dengan sihir tingkat 4 True world"(Sistem) "Apa itu tidak membuat keributan?" "Tentu saja tidak. Seluruh tempat ini terbuat dari Antistone cahaya apapun tidak akan terlihat keluar"(Sistem)


"Begitu. Light magic True world" Seluruh lantai langsung menjadi putih dan cahaya menyinari seluruh sel.


"Apa yang kamu lakukan? Lihat saja menara sihir akan membalaskan dendamku. Argh...."(Tiffany) Memangnya sesakit itu apa?

__ADS_1


Seluruh penjara bersinar terang. Mataku sakit jika terus melihatnya. Sinarnya cukup lama sampai 20 detik baru hilang.


Tiffany dalam keadaan tidak sadarkan diri.


"Hey dia tidak mati kan?" "Seharusnya sih tidak. Sihir yang kamu gunakan paling cuma membuatnya ingat, mungkin buta"(Sistem)


"Buta?! Kenapa kamu tidak bilang dari tadi?"


"itukan cuma masalah kecil. Dengan sedikit mana kamu bisa menyambung saraf yang putus"(Sistem)


"Kecil darimana? Apa yang harus kukatakan pada pangeran? 'Maaf aku membutakan tunanganmu, tenang saja sudah kuoperasi kok' Kan tidak mungkin"


"Tinggal diam saja. Tidak perlu bicarakan apa-apa"(Sistem) "Aku benar-benar sulit mempercayaimu"


Tiffany membuka mata dan melihat ke sekeliling. Untung saja dia tidak buta.


"Dimana ini?"(Tiffany) "di kerajaan Boliverat"


"Aku ingin bertemu ayah"(Tiffany) "Katakan dulu siapa namamu?" "Tiffany Marchie ayahku Carlice Marchie"(Tiffany)


"Baiklah, kita akan menemui ayahmu" "Terima kasih"(Tiffany) Aku melepas rantai yang mebgikatnya.


"Bisa kamu ceritakan bagaimana keadaanmu di akademi?" "Akademi?"(Tiffany)


Tiffany menatapku sebentar, dan air mata mengalir kepipinya.


Dan dia berubah jadi histeris "Sakit... Kepalaku sakit..."(Tiffany) "Ada apa? Apa kamu baik-baik saja?" "Sihir True world tidak menghilangkan ingatannya. Kemungkinan dia akan merasakan trauma"(Sistem)


"Apa??!!!" "Aku... Aku.... Aku menyiksanya... Membunuhnya.... Aku..."(Tiffany) "Sialan tidak ada waktu. Light magic dream flash"


Dari tanganku keluar cahaya sekejap membuat Tiffany pingsan. Aku mengangkatnya, aku harus menjelaskan pada Carlice dulu tentang ini.


Shadow world. Aku berpindah kekamar tidur Carlice yang kebetulan dia belum tidur.


"Apa yang kamu lakukan disini?"(Carlice)


"Menyingkir dulu" Aku meletakkan Tiffany keatas ranjang.


"Tiffany? Nak.. Bangun nak.. Kamu kenapa? Apa yang kamu lakukan?"(Carlice)


"Biarkan dia istirahat. Kita bicara diluar" Aku keluar dengan Carlice dan membicarakan apa yang terjadi dan kulakukan pada Tiffany.


Hal ini membuat muka Carlice pucat tapi dia tetap diam. Membuat seluruh rumah terasa sunyi dan tidak bersuara.

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2