I Reincarnation With Wizard System

I Reincarnation With Wizard System
Part 72 Diskusi dengan para putra mahkota


__ADS_3

3 Putra mahkota muncul di Sky Castle memaksa aku untuk menjemput mereka dan membawanya ke ruang diskusi di Deepocean


Disebuah ruangan besar yang terbuat dari kaca khusus dengan pemandangan dasar laut membuat semua ini terasa menakjubkan.


Bahkan para Pangeran itu juga menunjukkan ekspresi takjub melihatnya "Silahkan duduk para putra kaisar"


Mereka menatapku dan duduk "Sepertinya kamu tidak tahu sopan santun ya"(PM Marlef)


"Tidak ada jamuan, ataupun pelayan apa kalian terlalu miskin?"(PM Lucas)


"Harap dimaklumi saja bekas rakyat jelata ini"(PM Earland)


"Maaf jika aku tidak tahu sopan santun. Tapi kalian tahukan kalau disini status tidak penting kita bicara dengan keadaan setara disini" "Setara? Hanya kumpulan orang seperti kalian?"(PM Lucas) "Sudah bagus kami tidak marah kamu rendahkan. Sekarang kamu anggap kami setara denganmu"(PM Marlef)


"Terus, kalau aku lakukan itu kalian mau apa? Menyerang kami? Yang benar saja. Menara sihir saja berhasil kami rubuhkan meski baru satu, sampai saat ini menara sihir tidak bisa menangkap keberadaan kami sedikitpun. Apalagi kekaisaran. Meski 3 kekaisaran memutuskan untuk bergabung dengan menara sihir aku tidak takut. Berapa banyak Wizard yang kalian miliki? Berani menandingi kesepuluh murid ku dan yang lain. Bahkan jika aku ingin membunuh kaisar kalian tidak perlu waktu lama dan tidak akan ada yang tahu"


Mereka semua langsung diam dan ciut. Untuk memaksa lawan dan memenangkan negoisasi perlu menegaskan siapa yang lebih kuat dan menyudutkan lawan.


Dengan begitu banyak keuntungan yang akan kuperoleh. Apalagi meski kekaisaran terlihat kuat tindakanku menghancurkan menara sihir membuat ketiga kekaisaran cukup ketakutan.


Jika senjata yang sama yang kugunakan untuk menembak Monarch diarahkan ke istana tidak ada satupun dari mereka yang bisa menahannya jadi aku tidak perlu takut pada kekaisaran.


"Bagaimana jika kami memutuskan untuk membantu menara sihir"(PM Lucas)


Lihatlah orang bodoh ini dengan wajahnya yang sombong.


Dari awal pilihan kalian cuma mendukungku atau netral yang semuanya akan berakhir jika aku kalah.


Tapi apa ini kalian memilih memihak menara sihir? Sebelum mengurusku yang entah berhasil ditemukan atau tidak mengurus kalian lebih dulu adalah hal yang paling mudah.


"Terserah, menghancurkan 3 kekaisaran juga bukan hal yang buruk. Sudah lama kekaisaran menjadi salah satu kekuataan terkuat kan. Mungkin menggantikannya bukan hal yang buruk"

__ADS_1


"Tapi kalian akan kerepotan mengurus kami juga menara sihir bersamaan kan?"(PM Marlef) "Kata siapa? Ingat senjata yang kugunakan untuk menghancurkan benda terbang milik menara sihir? Kamu pikir itu cuma ada 1? Aku punya 10 menggunakan semuanya juga bukan hal yang buruk dengan kekuataan dan sumber daya yang bisa kugunakan aku bisa membuatnya lagi dengan mudah. Kalian tidak memiliki wizard setara dengan pemilik menara sihir jadi serangan senjata itu tidak bisa kalian tanggung"


Sekarang mereka terdiam aku tidak tahu tujuan mereka kesini itu apa? Menawarkan bantuan? Bantuan apa yang kalian berikan?


Memberikan persediaan? Apa kami kelihatan kekurangan untuk itu? Mengancam? Siapa yang bisa mengancam kami saat berani menghancurkan menara sihir?


"Aku tidak tahu tujuan kalian kesini. Tapi yang jelas kalian dari awal tidak memiliki apapun disini. Kekuasaan, kekuataan, kepintaran bahkan menilai kondisi saja tidak bisa. Kalian harusnya tahu kalau kalian yang membutuhkan kami bukan sebaliknya"


Mereka semua terdiam dan menunduk panik mengingatkanku pada wajah anak-anak yang dipanggil guru BK saat didunia ku dulu.


"Katakan tujuan kalian? Jika masalah murid-murid atau pasukan kalian tidak perlu khawatir aku cuma ingin menggantikan menara sihir menjaga dunia ini. Dan menghentikan tindakan semena-mena dari itu. Jadi jangan berharap aku akan mendukung kekaisaran setelah menara sihir hilang"


Akhirnya mereka mengutarakan sesuatu juga. Beberapa ingin membeli peralatan sihir ukuran besar, beberapa ingin persenjataan, beberapa ingin ilmu tapi aku menolak mereka semua dengan alasan yang bisa membuat kekaisaran kalian marah besar


"Semua milikku hanya untuk rakyat jelata untuk kalian para bangsawan terhormat lebih baik cari cara lain"


Mendengar penolakan keras dariku wajah mereka menunjukkan ekspresi yang sama. Kekecewaan, penyesalan, amarah dan terhina


Aku benar-benar tidak mau memikirkan kekaisaran yang membuat pusing itu. Ada banyak hal yang harus kuurus.


Setelah sebulan lagi akhirnya aku mencapai Elder Wizard sempurna. Meski jujur selain lebih banyak mana yang bisa kugunakan hampir tidak ada perbedaan lain.


Daeva muncul di pintu kamarku "Guru. jejak saudara anda berhasil kami temukan"(Daeva)


Sejak tidak ditemukannya mereka di akademi waktu itu aku sudah memusatkan pencarian mereka.


Agler dan Ambers keduanya cukup dinilai berbakat sampai bisa dipastikan bergabung dengan menara sihir. Tidak mungkin mereka digunakan sebagai bahan homunculus kan.


Hanya saja setelah 3 bulan lebih bahkan mungkin lebih lama lagi tanda-tanda mereka tidak ada baik di menara sihir elemen dan medis.


Termasuk di akademi seolah-olah mereka hilang bersamaan dengan kaburnya aku dari akademi.

__ADS_1


"Dimana mereka?" "Di menara elemental kekaisaran Earland"(Daeva) "Keduanya? Bagaimana dengan lambang jubahnya?"


"Mereka masih menggunakan seragam akademi"(Daeva) "Aneh. Meski harusnya mereka belum lulus tapi mereka tidak pernah terlihat sama sekali selama hampir 2 tahun. Kemana tujuan mereka?"


"Terakhir ruang teleportasi"(Daeva) "Sebenarnya kemana mereka akan pergi? Apa ada mana ruang dimanapun itu di benua ini?"


"Tidak guru. Sekarang kami masih mencari keberadaan mereka dengan jelas"(Daeva)


Liana sudah tahu siapa aku. Apa mereka digunakan sebagai sandera? Tapi hubunganku dengan keluarga buruk.


Jawabannya cuma eksperimen manusia untuk dapat sampel dna milikku. Tapi itu juga tidak terlalu berguna.


Jika tujuan mereka membuat homunculus atau cloning dengan kemampuan sepertiku.


Mereka cuma bisa dapat sampah.


Aku benar-benar tidak tahu dan mengerti tujuan mereka "Untuk sekarang siaga. Dan laporkan jika ada hal penting yang berkaitan dengan mereka!!"


"Baik guru"(Daeva) Melakukan pergerakan sekarang tidak mungkin. Keadaan kami sangat kacau dan tidak siap untuk perang lagi.


Apalagi dengan kejadian sebelumnya pasti menara sihir sudah bersatu untuk saling menguatkan.


Sekuat apapun aku tidak mungkin menang melawan keenamnya sekaligus. Tapi anehnya aku merasa ada hal yang mengejutkan yang akan terjadi.


Lebih baik bersiap untuk segala situasi jika ada hal yang akan terjadi nanti. Semua yang kubangun dan kubuat meski cuma memakan waktu sebentar itu karena keunggulanku.


Jika ternyata mereka memiliki sesuatu yang membahayakanku yang disembunyikan maka aku dalam keadaan berbahaya.


Bisa-bisa keadaan ini akan berbalik dan aku akan sulit unggul lagi.


**TO BE COUNTINUE....***

__ADS_1


__ADS_2