
Setelah kepergian Remaja itu Kompol Endriko dan bawahannya langsung ke Ruangan Humas sekaligus merangkap Ruangan Rapat, mereka memeriksa Memory card tersebut di laptop ng ada di ruangan itu.
"Bagaimana...apa kalian bisa mencari gadis yang di sebut-sebut itu?" Tanya Kompol Endriko setelah bawahannya memeriksa rekaman itu sambil berdecak pinggang.
"Tidak pak?"jawab salah satu bawahannya.
Wajah Kompol Endriko langsung berubah masam.Dia paling tidak suka mendengar jawaban tidak.kemudian dia mengambil alih laptop itu dan memperhatikan rekaman itu dengan seksama.tiba-tiba Kompol Endriko mengerutkan Dahinya.
"Ambil rekaman CCTV yang mengarah ke pintu masuk BANK!!"seru Kompol Endriko tiba-tiba dan bawahannya langsung mengambil dan memberikan Rekaman yang diminta.
Kompol Endriko memandingkan rekaman tersebut,kemudian dia tersenyum simpul saat melihat hasil yang dia temukan.
"Cari gadia Bule ini!!"perintahnya tiba-tiba
Bawahan Kompol Endriko pun bergantian melihat hasil temuan dari atasan mereka.mereka pun kaget saat melihat rekaman itu.
GADIS KECIL....seru mereka serempak. Mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.seorang gadis kecil mengalahkan 5 orang pria dewasa.
"Cari dimana dia tinggal, awasi dan lindung gadis itu. dan pantikan dia WNI atau imigran gelap" ujar Kompol Endriko sambil berlalu dari ruangan humas.yang hanya di angguki oleh bawahannya.
****
Sejak insiden perampokan di BANK.Syani merasak gerak geriknya seperti diawasi.
Begitupun dengan pagi ini,Syani seperti sedang diawasi, saat dia berangkat kesekolah.
"Syani...."teriak Adibah dari kejauhan sambil mengendarai motor metiknya. Adibah yang sudah lengket menjadi semakin lengket dengan Syani sejak insiden di Bank itu.
"Tumben lewat sini...?"tanya syani heran
"Sengaja...kenapa,ngak mau gue jemput?"
"Ngak kok....malah seneng gue dijemput."jawab Syani kemudian duduk di belakang Adibah.
*****
Sesampai disekolah Adibah memarkirkan motornya,dan pergi ke arah taman...
"Lho...kok kita kesini? kenapa kita ngak ke kelas?"tanya Syani heran sambil menatap mata Adibah yang menyiratkan tanda tanya.
"Lo harus jujur sama gue!! apa ada yang lo sembunyiin dari gue selain lo bisa beladiri??" Tanya Adibah dan menatap tajam Syani sambil memegang bahunya.
"KENAPA?? APA LO BENCI SAMA GUE??" Tanya Syani dengan nada suara yang tinggi dan penuh penekanan.
__ADS_1
Adibah kaget.selama 1semester dia kenal dengan Syani,belum pernah dia melihat Syani seperti ini.Padahal mereka sangat dekat,apalagi setelah kejadian di BANK itu.
Adibah melepaskan tangannya dari bahu Syani kemudian dia meraih tangan Syani dan mengenggamnya.
"Maaf...kalau lo marah.tapi gue ngak benci sama lo kok,gue cuma takut kalau terjadi apa-apa sama lo."jawab Adibah dengan sendu."lagian,,beberapa hari ini,gue selalu liat ada yang ngikutin lo setelah keluar dari gerbang."
Syani kembali tersenyum dan memeluk Adibah,kemudia dia meggandeng Adibah ke arah kelas.
"Gue gak papa,lagian kalaupun ada yang ngikutin gue....ya, itu terserah merek dan Isyaallah....gue ngak nyimpan rahasia apa-apa lagi! malah gue yang gak tau lo punya rahasia apa!"ujar Syani kemudian mencolek pinggang Adibah,dan berjalan mundur didepan Adibah.
Mereka saling colek dan bercanda serta tertawa di sepanjang koridor...
"Syani...awas,,"seru Adibah tiba-tiba
Brugg....Syani terjatuh dan menimpa sesuatu...lalu dia menengok kebelakang.Ternyata Syani menabrak seseorang yang sangat berkuasa di sekolah dan orang itu adalah Rayan Mavendra.
Syani mematung seketika karna syok saat dia tau kalau dia menambrak seseorang dengan punggungnya dan duduk manis di atas paha pria itu. Tapi si prianya hanya tersenyum saat melihat Syani duduk di pahanya.
Adibah yang menyadari raut wajah Syani, kemudian membantunya bangun dari paha Rayan,sambil merapikan rok Syani yang sedikit berantakan.
"Sorry...!! Are you okay?"tanya Syani merasa bersalah karna menabrak orang dan menimpanya.
"I'm okay..."jawab Rayan sambil mengulurkan tangannya.
"I am rayan...and you?" Tanya Rayan pura-pura tidak kenal.
"Isyani..."jawab Syani
"met for the second time, but only met each other's eyes..."ucap Rayan sambil memamerkan senyumannya yang sejuta pesona..
Syani mengerutkan alisnya.dia tidak mengerti apa maksud Rayan.ketika Syani ingin bertanya,tiba-tiba saja bel tanda masuk berbunyi.Syanipun pergi bersama Adibah menuju kelasnya dengan hati yang penuh tanda tanya.
"Wait for me 2 years more Isyani...!!" Ujar Rayan di kejauhan sambil melambaikan tangan dan mengedipkan matanya.
Syani semakin heran dengan orang yang baru ditemuinya.dia hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Rayan yang menurutnya sangat aneh.
****
Saat di kelas Syani menjadi tidak fokus setelah mendengarkan perkataan Rayan.
"Syani...Tolong fokus dengan pelajaran bapak saat ini!!masalah dengan si dia nanti aja di pikirin pas jam istirahat" ujar Pak Tama sambil menggoda Syani.
Ciieee..suitt...suuiitt....goda murid-murid yang lain ikutan.Syani hanya tersenyum malu-malu.
__ADS_1
"kalo Syani udah punya si dia, trus nasib gue gimana nihhh....??"ujar Faiz ikutan mengoda.
Kelas Syani pun menjadi riuh.bukannya fokus belajar mereka malah jadi bercanda dan menggoda Syani.Pak Tama selaku wali kelas hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak didiknya .
"Kalo tadi boleh lah sama si dia,tpi kalo sekarang gue maunya sama lo!!"ujar Syani mulai membalas godaan temannya.
Seisi kelas tertawa mendengar perkataan Syani yang belum pernah mereka dengar satu kalipun.Faizpun pura-pura memanyunkan bibirnya.seolah-olah dia cemburu...semakin hebohlah kelas Syani karna tingkahnya dan Faiz.
"Sudah..sudah..lanjutin nanti pas istirahat..!!" ujar Pak Tama yang merasa sudah cukup memberi mereka waktu menghilangkan perasaan jenuh.
Mereka pun kembali fokus dalam belajar.tanya jawabpun mereka lakukan silih berganti..
2 jam kemudian bel istirahat berbunyi..mereka pun merapikan meja mereka masing--masing. Sebagian dari mereka ada yang kekantin ada yang ketaman dan ada juga memilih tinggal dikelas.
"Yuk kekantin.!!"Ajak Syani sambil berdiri hendak meninggalkan kelasnya
"Gak usah..kita dikelas aja."
"eehhhh...kenapa??"Tanya Syani,kemudian duduk kembali di bangkunya.
"gue bawa bekal lebih dari rumah...lagian ada yang mau gue tanya sama lo."ucap Adibah yang mendadak serius.
"Lo mau nanya apa?"
"Tentang orang yang mulai ngikutin lo!!"
"Ooo...udah biarin aja mereka ngikutin gue, meraka kan gak ngapa-ngapain gue."jawab Syani sambil menenangkan Adibah sahabatnya.
Tak terasa,jama istirahatpun habis.murid-murid kembali ketempat meraka masing-masing.Tak lama kemudian masuk Pak Tama Wali kelas Syani
"Anak-anak...untuk hari ini,kelas kita cukup sampai disini.karna Bapak dan guru yang lain ada rapat mendadak....sebagai gantinya Bapak akan kasih tugas kelompok,dan kelompok kalian adalah teman sebangku... tugasnya berupa makalah tentang 'ekonomi masyarakat bawah' dan sekarang BUBAR..."
Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk keluar.mereka keluar dengan hati yang sangat BAHAGIA.karna jarang-jarang bagi mereka pulang cepat.
******
Syani dan Adibah langsung pergi ke pemukiman kumuh. mereka mewawancarai penduduk yang tinggal di pemukiman itu.
Tanpa mereka sadari sekelompok preman mendekat dan mulai menggoda Syani dan Adibah.karna tidak ingin berkelahi,Syani berusaha menghindar dengan memasuki gang-gang sempit yang ada di pemukiman itu.
Bukannya menjauh dari preman Syani dan Adibah malah masuk perangkap,mereka memang sengaja menampakkan diri agar Syani dan Adibah lari dan memasuki gang-gang sempit itu.
........
__ADS_1