Identitas

Identitas
Bandung lautan api 3...


__ADS_3

HAPPY READING...


####


Syani bangun dengan kedua mata yang sudah bengkak karna menangis semalaman.


"Ya allah.... Mall mana yang jadi target mereka??" tanya Syani dalam hati.


Sisil yang baru bangun langsung mendapati Syani sedang melamun di tepi tempat tidur mereka sambil menggaruki kepala dan menarik rambutnya karna frustasi.


"Lo jangan kayak gini,, lo ngak sendirian. kita pasti bakal buntu lo kok!!" bujuk Sisil agar Syani tidak menarik rambutnya terus. Syanipun menghentikan kegiatannya yang menarik rambut.


"Gue ngak tau Mall mana yang bakal jadi target mereka!!"


"Kan bisa kita cari nanti. kita bikin daftar Mall yang tersebar disini. cukup Mall yang besar dengan pengunjung yang paling ramai saja, lalu kita saling berpencar. jadi kalau ada orang asing yang mencurigakan kita dekati mereka dan curi dengar percakapan mereka." tutur Sisil


"Tapi itu butuh waktu lama. direkam dulu baru di kirim. kalau ketahuan gimana itu kan bahaya buat kalian!!" sanggah Syani dengan suara yang agak tinggi.


Sisilpun terdiam. ia memikirkan semua perkataan Syani yang benar adanya. lalu Sisil tersenyum lebar, ia ingat sesuatu yang ia miliki.


"Gue lupa... kalau gue punya earpiece di rumah. kita bisa gunakan itu, gue bakal minta orang rumah buat antar benda itu kesini." seru Sisil.


"Tapi itu mustahil. jarak Jakarta Bandung itu ngak dekat." sanggahnya lagi.


"Kan ada pesawat!!" seru Sisil lagi sambil nyengir. "gue bakal lakuin apapun asal gue ngak lihat lo stres begini." tuturnya kemudian.


Syani hanya diam menatap Sisil yang sedang menghubungi seseorang yang ada di rumahnya. ia tidak menyangka kalau study tournya kali ini membawa begitu banyak cerita dalam kehidupannya.


*


Hari yang ditunggu-tunggu Jack akhirnya datang. menunggu sehari ibarat menunggu satu minggu baginya.


"Jack, die Mission kann jetzt erledigt werden.." ( Jack,, misi sudah bisa dilakukan sekarang ) ujar salah satu anak buahnya.


" alle bewegen sich zu ihren jeweiligen Positionen!!" ( semua bergerak ke posisi masing-masing!! ) perintah Jack pada belasan anak buahnya. ia mengintruksikan agar mereka bergerak cepat namun tenang agar misi mereka berjalan dengan lancar tanpa kesalahan sedikitpun.


Jack benar-benar bawahan yang sangat loyal pada tuannya. bahkan bisa dibuktikan dari cara bekerjanya yang teliti dengan rencana tersusun rapi. ia bahkan sampai menyadap semua panggilan yang masuk dan keluar dari lokasi yang menjadi target mereka.


" Sagen Sie ihm, dass sein Job immer noch derselbe ist, beobachten Sie jede verdächtige Geste und schalten Sie alle Alarme aus." (katakan padanya kalau tugas dia masih tetap sama , awasi setiap gerak gerik yang mencurigakan dan matikan semua alarm yang ada.) sambungnya lagi pada anak buahnya yang bisa berbahasa Rusia.


"Jack skazal, chto tvoya rabota vse ta zhe, sledi za kazhdym podozritel'nym zhestom i vyklyuchay vse budil'niki." ( kata Jack tugasmu masih tetap sama , awasi setiap gerak gerik yang mencurigakan dan matikan semua alarm yang ada. ) kata anak buah Jack pada hecker asal Rusia itu.


"Khorosho. eto moya yedinstvennaya obyazannost'?" (baiklah. apa hanya itu tugasku?)

__ADS_1


"Benar. kembalilah pada pekerjaanmu." jawab bawahan Jack


Hecker asal Rusia pun kembali menyentuh alat kerjanya sambil memperhatikan layar datar yang menampilkan keadaan di lokasi yang menjadi target mereka.


*


Seperti biasa Syani selalu menyamar saat ia sedang melakukan sesuatu begitupun dengan kali ini ia harus menutupi warna rambut dan mata hijaunya yang sangat mecolok. Syani menggunakan wig yang panjangnya sebahu agar ia mudah menyembunyikan earpiece yang menempel di telinganya.


"Kita berpencar, dan jangan lupa saling kontek.!" perintah Syani setelah tiga sahabatnya yang lain datang untuk membantu. "tujuan kita adalah Mall yang pengunjungnya sangat rami." serunya lagi.


Merekapun berpencar mencari Mall yang berkemungkinan menjadi targetnya Jack.


namun ada satu tempat yang mereka lewati yang tidak mereka masukkan dalam daftar Mall yang mungkin menjadi targetnya Jack.


****


Matahari sudah kembali keperaduannya, sedangkan Syani dan semua sahabatnya bahkan belum menemukan titik terang dimana pastinya lokasi yang menjadi targetnya Jack.


"AAAKKKKHHHHHHHH..... SIALAN.... BRENGSEKKK.... BAJINGANNNN.... AAAKKHHHHHH....." Syani kembali berteriak sambil memaki dengan keras di penginapan bahkan Syani sampai menangis histeris. ia tidak tau harus bagaimana lagi. mereka sudah memeriksa Mall yang mereka masukkan dalam daftar bahkan mereka nekat masuk kedalam ruang keamanan salah satu Mall terbesar.


Syani yang masih histeris tidak tau kalau dia sudah melakukan kesalahan besar. kesalahan yang tidak ia sangka-sangka. ia tidak tau kalau tempat yang ia lewati tadi adalah tempat yang sebenarnya ia cari. tempat yang berdapak sangat besar, bukan hanya korban jiwa tapi juga kerugian materi. karna tempat itu terletak di tengah-tengah antara Hotel bintang lima dan juga SPBU yang memiliki jalur pipa bawah tanah dan langsung terhubung ke Depot minyak yang berdekatan dengan kilang minyak. itulah sebenarnya yang dituju oleh Jack. sebuah pengalihan yang berdampak sangat besar.


Saat ini Jack yang duduk santai di dalam mobil van berwarna hitam sambil menunggu laporan dari anak buahnya.


"Ok,,bereite die Gegenstände vor!" ( ok. persiap barang-barangnya ) jawabnya.


Setelah anak buah Jack melakukan apa yang di perintahkan olehnya, ia pun memulai aksinya.


Jack menembakkan laser pointer biru berkekuatan tinggi ke arah titik yang sudah mereka tandai di Mall yang dilewati oleh Syani dan semua sahabatnya. benda itupun terbakar dengan sangat cepat hingga apinya menjalar dengan cepat ketempat yang lain.


Api semakin besar, Pengunjung Mall pun berteriak panik, histeris bahkan ada juga yang sudah meraung-raung minta tolong, mereka terkurung didalam karna sensor sliding door sudah dirusak oleh Jack. petugas yang berada di dalam Mall mencoba mematikan apinya secara manual. karna thermatic system atau apapun jenis alat keamanan telah di rusak oleh Jack bahkan alarm kebakaran dan juga kamera cctv juga sudah disabotase oleh orang-orang Jack.


Sedangkan pengunjung yang berada diluar kelihatan panik dan juga takut. mereka berteriak minta tolong pada orang-orang yang ada disekitarnya. warga sekitarpun juga berusaha menolong dengan berbagai cara, ada yang mencoba memecahkan pintu kaca yang terbuat dari bahan anti pecah dan sebagian dari merekapun juga ada yang sudah menghubungi Damkar. api semakin berkobar membakar gedung Mall yang terkunci itu. suara minta tolongpun hilang ditelan api sedangkan aroma daging panggang mulai tercium. Bahkan pengunjung hotel berhamburan keluar karna api sudah menyambar spbu dan hotel bintal lima yang ada di sebelahnya.


Damkar yang dihubungi belum juga datang sedangkan bahaya yang sangat besar ada di depan mata. spbu pun meledak disusul dengan meledaknya Depot minyak tidak lama setelah itu kilang minyakpun menyusul. api menjulang sangat tinggi, semua yang ada disana habis terbakar.


Damkar yang baru menerima panggilanpun langsung menuju lokasi kebakaran, mereka kaget saat melihat kondisi gedung yang sudah terbakar habis.


Warga yang ada disekitar menjadi marah dan juga menagis, mereka menagisi korban yang tidak bisa menyelamatkan dirinya dan terbakar hidup-hidup. sedangkan Damkar baru datang, setelah semuanya habis terbakar.


"Kenapa anda baru datang??" tanya salah satu warga dengan nada tinggi.


"Kami sudah dari tadi menghubungi Damkar, kenapa baru datang sekarang!!" timpal yang lainnya.

__ADS_1


"Kami langsung datang kesini begitu menerima panggilan." jawab petugas damkar sedikit heran.


Petugas damkarpun mulai melakukan pekerjaan mereka. lima belas unit mobil damkar tidak cukup mematikan api yang berkobar sangat besar.


Jack membuktikan perkataannya. Bandung benar-benar terang malam ini apalagi di sekitar pantai, lokasi dimana depot dan kilang minyak berada. benar-benar sangat terang.


Bandung lautan api kembali terulang semuanya habis tidak ada yang bisa di selamatkan.


Setelah puas memandangi kobaran api yang ia ciptakan bersama Black yang menonton secara live, Jack pun pergi meninggalkan daerah sekitar lokasi dengan tenang dan senyum bahagia di bibirnya. Jack pergi menuju penjara tempat salah satu sahabatnya ditahan.


" Sag ihm, mach sofort die zweite Mission, sobald die Polizei ausgeflippt ist!" ( katakan padanya, segera lakukan misi kedua begitu polisi kalang kabut! ) perintah Jack pada salah satu bawahannya.


Bawahan Jack pun mematuhi perintahnya. ia menyampaikan perintah Jack pada hacker dengan berbahasa Rusia. kemudian si hacker pun mematuhinya.


Jack dan belasan anak buahnya menuju lokasi penjara tempat Earnest salah satu orang kepercayaan Black ditahan.


Polisi yang mendapat kabar kalau salah satu Mall, Hotel dan SPBU di daerah mereka terbakar. apa lagi tidak ada satupun korban yang ada didalam Mall berhasil keluar dengan selamat.


Pamanya Kia kaget begitupun juga dengan Ridho, bawahan sekaligus juga sahabat dari Kompol Endriko. mereka tidak percaya apa yang dikatakan oleh Syani benar-benar terjadi.


Sedangkan Kapolda benar-benar kaget saat ia dihubungi langsung oleh bawahannya yang ada di kantor Polda. bahkan ia mendapat kiriman berupa video saat kebakaran dari bawahanya yang kebetulan lewat di lokasi kejadian. ia hanya bisa pasrah sambil menyesali dirinya yang begitu bodoh tidak mempercayai sedikitpun informasi yang ia dengar.


*


Di dalam sel tempat Earnest di kurung sudah bersiap-siap untuk keluar. ia mendapatkan pesan rahasia dari sesama napi yang satu sel dengannya.


Tidak lama kemudian Polda dan Polsek benar-benar kacau setelah mereka menerima kabar tentang depot dan kilang minyak yang meledak dan membakar apapun yang berada disekitarnya. ditambah lampu dan sistem keamanan mereka mati, Polsek Bandung benar-benar dibuat sangat kacau oleh Jack.


Setelah Earnest mendapat sinyal berupa mati lampu dan pintu sel terbuka, Earnest bergegas keluar bersama keempat bawahannya yang dikurung dipenjara yang sama. mereka berhasil keluar tanpa hambatan sedikitpun.


"lange nicht gesehen!!" ( lama tidak bertemu )


seru Jack begitu melihat Earnest sudah berada didepannya. Earnest hanya tersenyum kemudian memeluk Jack dengan erat.


"wie ist black jetzt??" ( bagaimana keadaan black sekarang?? ) tanya Earnest sambil mengganti baju tahanan dengan baju santai yang telah disiapkan oleh Jack.


" Du scheinst nicht black zu wissen...." ( kau seperti tidak mengenal black saja ) jawab Jack.


" Nun sitzen wir unsere Mission fort. was sich verzögert..." ( sekarang kita lanjut dengan misi kita. yang tertunda ) seru Earnest. Jack dan Earnest pun pergi meninggalkan lokasi penjara.


.....


jika ada nama, tempat,tokoh,atau profesi yg sama,ini hanyalah fiktif belaka utk menguatkan isi cerita dan tidak bermaksud utk menyinggung siapa pun.

__ADS_1


jangan lupa like dan komen nya ya??? 🙏🙏🙏


__ADS_2